50% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
489 tayangan45 halaman

RKJM SD Pabuaran 1: Rencana Peningkatan Mutu

1. Dokumen ini merupakan bab pendahuluan dari Rencana Kerja Jangka Menengah SDN Pabuaran 1 yang membahas latar belakang, tujuan, dan landasan hukum penyusunan dokumen tersebut. 2. Tujuan penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. 3. Penyusunan didasarkan pada undang-undang dan peraturan terk

Diunggah oleh

Reimanda Azzuri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
50% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
489 tayangan45 halaman

RKJM SD Pabuaran 1: Rencana Peningkatan Mutu

1. Dokumen ini merupakan bab pendahuluan dari Rencana Kerja Jangka Menengah SDN Pabuaran 1 yang membahas latar belakang, tujuan, dan landasan hukum penyusunan dokumen tersebut. 2. Tujuan penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. 3. Penyusunan didasarkan pada undang-undang dan peraturan terk

Diunggah oleh

Reimanda Azzuri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kondisi ideal yang diharapkan dalam sebuah lembaga pendidikan khususnya SDN
Pabuaran 1 UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang
adalah terselenggaranya pelayanan pendidikan yang dapat memenuhi ketentuan dari PP 19
tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dengan pemenuhan 8 standar nasional
pendidikan yaitu standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar pendidik
dan tenaga kependidikan, standar, pengelolaan, standar sarana dan prasarana, standar
penilaian dan standar pembiayaan.

Aka tetapi kondisi yang ada yang dialami oleh SDN Pabuaran 1 hingga saat ini
belum dapat memenuhi dari apa yang disyaratkan oleh ketetntuan PP 19 tahun 2005. Dari
kedelapan standar tidak satupun yang dapat terpenuhi. Setiap standar masih ada bagian-
bagian yang masih perlu ditingkatkan dan dikembangkan agar dapat mencapai standar
[Link] dari kesenjangan antara harapan dan kenyataan yang ada di sekolah
kami maka kami susun program kegiatan/kerja untuk dapat mencapai kondisi yang
diharapkan dalam jangka waktu tertentu yaitu selama empat tahun . Program kerja 4
tahunan ini kami namakan dengan Rencana Peningkatan Mutu

Rencana Peningkatan Mutu ini sebagai acuan Pendidikan di satuan pendidikan dan
sebagai dasar untuk melaksanakan proses pendidikan serta untuk meningkatkan mutu
pendidikan dalam usaha mencerdaskan anak bangsa di SDN Pabuaran 1 pada khususnya dan
di Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya. Rencana Kerja Sekolah ini
diharapkan dapat menjadi pedoman dan tuntunan arah langkah bagi seluruh sumber daya
manusia di SDN Pabuaran 1 dalam mengembangkan berbagai kegiatan pembelajaran yang
lebih operasional serta mampu mewujudkan keunggulan sekolah secara akademik maupun
non akademik.

Rencana Peningkatan Mutu Sekolah disusun untuk panduan pelaksanaan program


selama 4 tahun ke depan. Penyusunan program ini dimaksudkan untuk mengembangkan 8
standar nasional pendidikan yaitu standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses,
standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar, pengelolaan, standar sarana dan
prasarana, standar penilaian dan standar pembiayaan. Penyusunan program peningkatan
mutu dilaksananakan dengan mempertimbangkan masukan dari pemangku kepentingan
pendidikan yaitu semua dewan guru, komite sekolah dan unsur dinas pendidikan .
Penyususnan RKJM juga dilakukan melalui proses analisis lingkungan baik internal maupun
eksternal dengan memperhatikan kekuatan dan kelemahan yang ada. Disamping itu juga
mempertimbangkan hasil evaluasi diri sekolah serta analisis kebutuhan sekolah.

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


2

B. Landasan Hukum
Rencana Peningkatan Mutu Sekolah SDN Pabuaran 1 ini dilandasi oleh kebijakan-kebijakan
yang dituangkan dalam peraturan perundang-undangan sebagai berikut:

1. Undang-undang No. 20 tahun 2003; tentang Sistem Pendidikan Nasional;


2. Undang-undang No. 25 tahun 2005 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan.
4. Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
5. Permendiknas No. 13 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Kepala Sekolah
6. Permendiknas No. 22, 23, dan 24 Tahun 2006 tentang SI dan SKL
7. Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses
8. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
9. Permeniknas nomor 28 tahun 2010 tentang Tugas Tambahan Guru sebagai Kepala
Sekolah
10. Permendiknas No. 20 Tahun 20007 tentang Standar Penilaian
11. Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana
12. Permendiknas No. 69 Tahun 2009 tentang Standar Pembiayaan
13. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2016/2017

C. Maksud dan Tujuan


[Link]

Rencana Kerja Jangka Menengah Sekolah ini dibuat dengan maksud :

a. Sebagai acuan bagi sekolah untuk menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran


b. Dapat digunakan sebagai panduan bagi sekolah dalam menentukan kebijakan sekolah
c. Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh warga sekolah dalam memajukan pendidikan
d. Sebagai tolak ukur bagi keberhasilan pendidikan baik akademik maupun non akademik
2. Tujuan

a. Menjamin agar perubahan atau tujuan sekolah yang telah ditetapkan dapat dicapai
dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko kecil.
b. Tersedianya panduan bagi sekolah dalam memanfaatkan subsidi baik subsidi dari
pemerintah maupun dari nonpemerintah.
c. Pedoman untuk terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar pelaku sekolah,
antar sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten dan antar waktu
d. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan
berkelanjutan
e. Dapat dijadikan tolak ukur bagi keberhasilan implementasi berbagai program
peningkatan mutu pendidikan di sekolah

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


3

f. Membantu sekolah dalam menyusun anggaran secara bijaksana untuk meningkatkan


kualitas pendidikan
g. Untuk memberikan gambaran keadaan sekolah secara menyeluruh di masa empat tahun
mendatang
h. Sebagai pedoman dalam menemukan arah kebijakan sekolah dan landasan komitmen
bersama seluruh komponen sekolah.
i. Sebagai acuan dalam menentukan skala prioritas program sekolah.
j. Untuk memacu peningkatan prestasi sekolah dalam bentuk pengembangan fisik maupun
non fisik
k. Untuk membangkitkan partisipasi orang tua dan masyarakat dalam upaya berinteraksi
secara aktif dalam pengembangan program sekolah.
l. Untuk mendorong pemerintah dan instansi terkait lainnya agar memberikan pembinaan
maupun kerjasamanya dalam program pengembangan sekolah.
D. Metode Penyusunan
[Link] bersama pengetahuan Rencana Peningkatan Mutu Sekolah kepada semua
warga sekolah.
2. Penyusunan Rencana Peningkatan Mutu Sekolah melalui diskusi dan musyawarah
bersama guru dan komite sekolah
3. Sosialisasi Rencana Peningkatan Mutu Sekolah kepada wali murid atau masyarakat pada
umumnya dan semua pihak ( stake holder ) yang berkepentingan terhadap sekolah

E. Kerangka Pemikiran
[Link] Antar Program

Penyelenggaraan pendidikan berjalan dengan efektif dan efisien serta terarah


diperlukan perencanaan yang baik. Program dan perencanaan disusun bertahab dan hirarkhis.
Bertahab dimaksudkan bahwa program disusun berdasarkan waktu pencapaian, dicapai dalam
waktu satu tahun ( Rencana Kerja Tahunan ), Program yang diselesaikan selama kurun waktu
4 (empat ) tahun disebut Rencana Kerja Jangka menengah ( RKJM ), sedangkan jika selesai
mebutuhkan waktu 8 ( delapan ) tahun atau lebih disebut Program jangka Panjang. Rencana
Kerja Tahunan, Rencana Peningkatan Mutu Sekolah saling kerkaitan dan berkelanjutan.
Keberhasilan Rencana Kerja Tahunan akan berpengaruh terhadap Rencana Peningkatan
Mutu, dan keberhasilan Rencana Peningkatan Mutu Sekolah akan memberikan dampak
keberhasilan rencana Program jangka Panjang.

2. Kegiatan dalan Rencana Peningkatan Mutu

Rencana Peningkatan Mutu Sekolah merupakan rencana yang disusun untuk kerja
selama 4 (empat ) tahun. RKJM ini meliputi pelaksanaan 8 standar yaitu standat isi, SKL,
proses, sarana prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan, pengelolaan, penilaian ,
pembiayaan.

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


4

Penyusunan Rencana Peningkatan Mutu Sekolah (RKJM) sesuai amanat dari Peraturan
Menteri Nomor 19 Tahun 2007 tentang standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan
Dasar dan Menengah merupakan gambaran tujuan yang akan dicapai oleh satuan pendidikan
dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan
perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan. RKJM sebagai salah satu
proses dan prosedur pengelolaan sekolah untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat,
melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan ketersediaan sumber daya. Selain dari pada
itu RKJM merupakan dokumen tentang gambaran kegiatan sekolah di masa depan untuk
mencapai tujuan dan sasaran sekolah yang telah ditetapkan.

Materi dasar penyusunan RKJM adalah hasil Evaluasi Diri Sekolah (EDS) berkaitan dengan 8
(delapan) standar pendidikan yang telah ditetapkan acuannya dalam Peraturan Pemerintah RI
No 19 Th 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) Pasal 2 ayat (1) yaitu meliputi:
standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga
kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan serta standar
penilaian. Dari delapan standar tersebut jika belum memenuhi angka minimal maka sekolah
harus memprioritaskan rencana kerja pada aspek-aspek yang belum memenuhi SNP.

Alur kerja penyusunan RKJM adalah sebagai berikut:

PERSIAPAN PENYUSUNAN RPMS PENGESAHAN

1. Pembentukan Tim 1. Menetapkan kondisi 1. Penyetujuan oleh rapat


Pengembang Sekolah sekolah saat ini (EDS) Komite Sekolah
(TPS) 2. Pengesahan oleh pihak
2. Pembekalan/Orientasi 2. Menetapkan kondisi sekolah berwenang
TPS yang diharapkan (SNP) [Link] kepada pemangku
3. Menyusun program kegiatan dan kepentingan
indikator kinerja
4. Menyusun Rencana Anggaran
Sekolah
5. Menyusun RKT BAB II
& RKAS

KONDISI UMUM

A. Kondisi Masa Lalu


Kualitas sumber daya manusia dan sumber daya lingkungan yang ada belum dapat
memenuhi amanat dari standar nasional pendidikan. Dalam menentukan Rencana Peningkatan
Mutu Sekolah diperlukan analisis . Analisis lingkungan strategis yang ada dari mulai dari kondisi
sosial , kondisi ekonomi, kondisi politik, kondisi keamanan, kondisi budaya, pengembangan IPTEK.
Semua kondisi yang ada di lingkungan ini memberikan pengaruh terhadap kkeberhasilan program
pendidikan di sekolah.

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


5

SD Negeri pada awal didirikan masih jauh dari standar yang diatur dalam Standar Nasional
Pendidikan (SNP) maupun Standar Pelayanan Minimal (SPM).

B. Kondisi Sekarang

Cita-cita Kemendiknas dalam pembangunan pendidikan nasional lebih menekankan pada


pendidikan transformatif, yaitu menjadikan pendidikan sebagai motor penggerak perubahan dari
masyarakat berkembang menuju masyarakat maju. Untuk mewujudkan hal tersebut kemudian
pemerintah kemudian menetapkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai acuan pelaksanaan
pendidikan di seluruh Indonesia dan dalam rangka menjamin mutu pendidikan nasional.

Analisis kondisi saat ini menggambarkan tingkat ketercapaian pelaksanaan program dengan
segala kelebihan dan kekurangan yang ada. Keberhasilan saat ini akan menjadi pedoman dan
petunjuk waktu yang akan datang , sedangkan kekurangan merupakan kesenjangan antara harapan
dan kenyatan yang ada sehingga perlu direfleksi aktor ketidak berhasilan dan menjadikan progran
bagi waktu/tahun berikutnya. Berikut secara lengkap digambarkan analisis kondisi saat ini yang
meliputi 8standar nasional pendidikan .

Berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah (EDS) di SDN Pabuaran 1 Jika dibandingkan dengan
SNP maka kondisi saat ini dapat dideskripsikan sebagai berikut:

1. Standar Isi
Yang sudah memenuhi Standar Pelayanan Minimal ( SPM ) apabila telah memenuhi nilai 2

Gambar 2.1 Analisis standar isi

Berdasarkan gambar 2.1 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar isi
masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,77 poin. Aspek-aspek yang

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


6

perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu pada aspek layanan bimbingan dan konseling,
struktur kurikulum dan pengembangan kurikulum.

2. Standar Proses

Gambar 2.2 Analisis Standar Proses

Berdasarkan gambar 2.2 sebagian besar pemenuhan komponen standar proses belum
memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,62 poin. Aspek-aspek yang perlu peningkatan agar
memenuhi SNP yaitu pada aspek pelaksanaan pembelajaran, kualitas pengelolaan kelas,
sumber belajar, kualitas RPP, perencanaan proses pembelajaran.

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


7

[Link] Kelulusan

Gambar 2.3. Analisis Standar Kelulusan

Berdasarkan gambar 2.3 pemenuhan standar kelulusan masih sangat jauh dari harapan
untuk dapat memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 0,90 poin. Semua aspek perlu
peningkatan untuk memenuhi SNP , karena yang baru memenuhi SNP baru satu aspek
berprestasi

4. Standar PTK

Gambar 2.4. Analisis Standar PTK

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


8

Berdasarkan gambar 2.4 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar iPTK
masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,46 poin. Aspek-aspek yang
perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu guru

5. Standar Sarana dan Prasarana

Gambar 2.5. Analisis Standar Sarana dan Prasarana

Berdasarkan gambar 2.5 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen rata-rata 1,57
poin. Aspek-aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu adalah laboratorium
TIK dan bahasa, tempat bermain, gudang, jamban, UKS, Tempat ibadah, ruang guru , ruang
pimpinan, laboratorium IPA, Ruang perpustakaan ruang kelas

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


9

1.6. Standar Pengelolaan

Gambar 2.6. Analisisi Standar Pengelolaan

Berdasarkan gambar 2.6 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar sarana
dan prasarana masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,57 poin.
Aspek-aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu adalah evaluasi rencana,
kemitraan , akses laporan, realisasi visi misi, rencana kerja sekolah, sosialisasi visi misi
tujuan, mekanisme penetapan

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


10

7. Standar Pembiayaan

Berdasarkan gambar 2.7 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar


Pembiayaan masih ada yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,48 poin. Aspek-
aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu adalah Realisasi biaya
nonpersonalia, penyusunan RAPBS

8. Standar Penilaian

Gambar 2.8 Analisis Standar Penilaian

Berdasarkan gambar 2.8 pemenuhan belum meliputi seluruh komponen standar


penilaian masih banyak yang belum memenuhi SNP dengan nilai rata-rata 1,37 poin.
Aspek-aspek yang perlu peningkatan agar memenuhi SNP yaitu adalah penilaian oleh

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


11

pemerintah, penilaian oleh pendidik, teknik penilaian, penilaian secara menyeluruh dan
obyektif

B. Tantangan yang Dihadapi

Tantangan sekolah merupakan kesenjangan kondisi nyata sebagai hasil EDS dengan
kondisi yang diharapkan. Tantangan utama diklarifikasi dengan melakukan pembandingan nilai
hasil EDS dengan SNP. Berdasarkan hasil Evaluasi Diri Sekolah yang telah dilakukan maka ada
beberapa tantangan yang dihadapi yaitu:

1. Standar Isi

Kurikulum SDN Pabuaran 1 seperti konselor dan narasumber. Orientasi kurikulum juga
harus mendukung mata pelajaran yang di US-kan. Selain itu kegiatan ekstrakurikuler di
sekolah harus dapat melibatkan seluruh siswa terlebih kelas 1 dan kelas 2.

2. Standar Proses

Tantangan yang ada pada muatan standar proses diantaranya:

a. Penyusunan RPP oleh guru dikembangkan dengan tidak hanya mengacu pada silabus
saja akan tetapi juga berorientasi pada kondisi sekolah dan peserta didik.
b. Optimalisasi pemanfaatan lingkungan sekolah dan perpustakaan sebagai sumber belajar
oleh segenap warga sekolah
c. Peningkatan pengelolaan kelas dengan baik, berkualitas dan menyenangkan sehingga
anak didik lebih bahagia dalam belajar dan mencapai ketuntasan minimal mulai dari
kelas 1 sampai dengan kelas 6.
3. Standar Kompetensi Lulusan

Tantangan yang dihadapi diantaranya:

a. Meningkatkan penggunaan berbagai referensi belajar oleh siswa dalam memahami


kompetensi dasar suatu materi untuk pelajaran IPA, IPS, PKn dan PAI bagi siswa kelas
4, 5 dan 6
b. Peningkatan kebiasaan berperilaku santun oleh siswa kelas 1, 2 dan 6 terhadap Guru
c. Pembiasaan merealisasikan karya seni dan budaya, kebugaran jasmani, serta
penggunaan teknologi yang sehat dalam pendidikan di sekolah bagi seluruh siswa SD
Negeri Pabuaran 1
4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Tantangan yang dihadapi diantaranya:

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


12

a. Memaksimalkan sistem perekrutan PTK yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan


yang dibutuhkan
b. Meningkatkan kualitas dan memvasilitasi seluruh guru kelas dalam mencapai
kompetensi yang dipatok oleh SNP
5. Standar Sarana dan Prasarana

Tantangan yang dihadapi yaitu memenuhi tersedianya sarana prasarana penunjang


pembelajaran sebagai berikut:

Tabel II.1

Sarana Prasarana yang Dibutuhkan

NO Jenis Jumlah Ket

1. Ruang Kelas 2 lokal Ruang kelas I dan II

2. UKS 1 Peralatan dan fasilitas lain

3. Perpustakaan 1 Fasilitas

4. Ruang Guru 1 Fasilitas

5. Mushala 1 Fasilitas

6. Tempat bermain dan olahraga 500 m2 Fasilitas

7. Gudang 1 Ukuran dan fasilitas bermain

8. Laboratorium IPA, TIK, Bahasa 1 Gedung

9. sirkulasi 1 Bangunan

10 Ruang kantin 1 Bangunan dan fasilitas

11 Ruang khusus Inklusi 1 Bangunan dan fasilitas

Tabel II.1 Kebutuhan sarana prasarana pendidikan

6. Standar Pengelolaan

Tantangan yang dihadapi berkaitan dengan standar pengelolaan diantaranya:

a. Mengembangkan visi, misi serta tujuan sekolah dengan mekanisme yang akuntabel
serta sesuai dengan SNP kemudian mengimplementasikannya dalam seluruh kegiatan
pendidikan di sekolah
b. Melakukan kemitraan dengan pihak-pihak terkait yang dapat mendorong cepatnya
proses pendidikan yang berkualitas, seperti departemen-departemen, instansi

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


13

pemerintah, penegak hukum, lembaga sosial dan swadaya masyarakat, serta


perusahaan- perusahaan yang komitmen dengan pendidikan
c. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bersahabat di tengah pemukiman
penduduk yang heterogen dan majemuk
d. Melaksanakan pelayanan mutu pendidikan serta evaluasi PTK minimal setahun sekali

7. Standar Pembiayaan

Tantangan yang dihadapi berkaitan dengan standar pembiayaan diantaranya:

a. Efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran sekolah dengan memperhatikan skala


prioritas yang telah ditetapkan oleh aturan yang berlaku
b. Akuntabilitas dalam pelaporan sesuai mekanisme yang telah di atur dalam peraturan
terkait

8. Standar Penilaian

Tantangan yang dihadapi berkaitan dengan standar penilaian diantaranya:

a. Melaksanakan penilaian dengan menggunakan teknik penilaian yang berlaku dan diakui
tingkat akurasinya
b. Melakukan penilaian secara adil, sahih, menyeluruh dan transparan menyangkut mata
pelajaran yang disampaikan serta perilaku siswa terkait budi pekerti
Hasil evaluasi diri ecara detail dan rinci upaya dan rekomendasi yang diperoleh dari hasil EDS
untukmasing-masing standar adalah sebagai berikut:

Tabel 2.1 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Isi

ASPEK) REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Kegiatan Ekskul Pengembangan kegiatan ekstrakurikuler sesuai minat siswa

Pendokumentasian dan pelaporan kegiatan ekstrakurikuler

Beban Belajar Pemenuhan Jam Belajar

Struktur Kurikulum Struktur kurikulum telah sesuai pedoman dari BSNP

Pengembangan Pengintegrasian Pengembangan Karakter dalam Mata Pelajaran


Kurikulum

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


14

Mengembangkan KTSP dilaksanakan di tingkat satuan pendidikan

Tabel 2.2 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Proses

Aspek REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Ekstrakurikuler Peningkatan dalam setiap item kegiatan ekstrakurikuler

Pelaksanaan Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis penelitian tindakan kelas


pembelajaran
Optimalisasi pemanfaatan alat peraga

Pembelajaran dengan prisip aktif learning dengan menggunakan berbagai


media dan metode pembelajaran

Optimalisasi penerapan model-model pemeblajaran inovatif ( problem base


learning, CTL, Group discussion, cooperative learning )

Mengembangkan pembelajaran berbasis ICT

Kualitas pengelolaan Peningkatan efektifitas pemanfaatan waktu pembelajaran


kelas
Peningkatan pemahaman karakteristik siswa yang memerlukan kebutuhan
khusus

Sumber belajar Belum tersedianya sarana pembelajaran berbasis ICT

Belum tercukupinya buku teks pelajaran bagi semua siswa

Kualitas RPP Penyusunan RPP masih dilaksanakan di tingkat KKG gugus

Perencanaan Proses Proses perencanaan pembelajaran perlu memperhatikan karakteristik


pembelajaran peserta didik

Tabel 2.3 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Kelulusan

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Berprestasi Telah mencapai prestasi akademik maupun non akademik dari tingkat
kecamatan, kabupaten dan nasional

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


15

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Menjaga tubuh serta Peningkatan pelaksanaan kegiatan kebersihan kelas,kebersihan


lingkungan lingkungan, kegiatan jumat bersih , dan penyediaan kantin sekolah
yang sehat

Melaksanakan dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat

Kebugaran Jasmani Pelaksanaan senam pagi sebelum KBM setiap hari Sabtu agar
serta hidup sehat ditingkatkan dan dikembangkan

Mengekspesikan seni Mengekspresikan seni budaya pada even-even sekolah yag sesuai
dan budaya pada saat rapat pleno, tutup tahun, kegiatan pentas seni lainnya

Mengenali menganalisis Peningkatan dan pemahaman tentang gejala alam pada pembelajaran
gejala alam pada mata pelajaran yang ada materi gejala alam

Belajar Iptek secara Peningkatan proses KBM


efektif

Menegakkan aturan Meningkatkan didiplin dan tanggung jawab pada siswa

Pembiasaan pendidikan karakter, tidak ada siswa terlambat masuk


sekolah

Berakhlak mulia Membiasakan akhlak mulia dalam kehidupan di sekolah dan di


masyarakan

Melaksanakan ajaran Meningkatkan kegiatan praktek agama di sekolah dan pemantauan


agama terhadap siswa

Berkomunikasi secara Membiasakan berbahasa yang sopan santun dan lemah lembut kepada
efektif dan santun siapapun

Siap melanjutkan Penjelasan dan bimbingan kelanjutan studi pada siswa dan orang tua
pendidikan ke jenjang
berikutnya

Biasa hidup bersih sehat Membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat
dan bugar
Kegiatan senam pagi secara efektif

Produktif dan Mengusahanan kebun sekolah dan mengefektifkan kegiatan koprasi


bertanggung jawab sekolah dan kantin sekolah

Berbagai sumber belajar Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar

Penggunaan alat peraga dan media belajar yang ada di sekolah secara
efektif

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


16

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Percaya diri dan Mengerjakan PR di rumah , tidak ada siswa yang tidak mengerjakan
bertanggung jawab pR ketika diberi tugas oleh guru

Mengerjakan PR sampai selesai

Tidak menyontek teman

Tabel 2.4 Rekomendasi peningkatan mutu Standar PTK

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Kualifikasi tenaga Tenaga pustakawan berijasah S1


Kependidikan

Kompetensi Guru Perlu peningkatan komptensi guru melalui diklat dan seminar

Semua guru sudah S1, hanya 1 guru yang berijazah SMA

Tenaga guru masih muda namun masih perlu peningkatan kompetensi


melalui kegiatan diklat dan seminar

Tabel 2.5 Rekomendasi peningkatan mutu Standar Sarana dan Prasarana

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Laboratorium TIK Mangajukan proposal Lab TIK

Laboratorium bahasa Mengusahakan laboratoriun bahasa, mengusulkan proposal Lab Bahasa


pada dinas

Tempat bermain/olah Tempat bermain ada,aman hanya masih perlu perindang agar tidak
raga terlalu panas

Sirkulasi Peningkatan kebersihan , dan perlu juga ruang sirkulasi yang


menghubungkan gedung yang berhadapan

Gudang Terlalu sempit dan tidak muat menanpung kearsipan yang ada di sekolah,
sehingga perlu adanya pembuatan gudang yang memadai

Jamban belum memenuhi rasio 1 : 20 tapi perlu peningkatan kebersihan

Ruang UKS Administarsi cukup lengkap namun perlu sarana dipan dan alat-alat serta
obat-obatan ringan

Ruang tempat Sudah sesuai standar ukurannya namun kelengkapan adaministrasi dan
beribadah sarana pendukung yang tidak lengkap

Ruang guru Belum adanya ruang guru karena masih 1 ruangan dengan ruang
pimpinan

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


17

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Ruang Pimpinan Ruang pimpinan ukuran memenuhi standar namun sarana parasaran
belum memenuhi standard an masih menyatu dengan ruang guru.

Laboratorium IPA Belum punya laboratorium ipa. Mengkomunikasikan dan mengajukan


proposal ke dinas pendidikan

Ruang Perpustakan Belum adanya ruang perpustajaan

Ruang kelas Ada 10 ruang kelas tetapi mebelair meja kursi murid masih ada
kuri/meja kelas rusak .

Ruang kelas belum ada sarana untuk pembelajaran dengan menggunakan


IT. Pengajuan bantuan pembelajaran e-Learning

Bangunan 90 % bangunan kuat kokoh. Bangunan ruang Perpustakaan yang


kuarang kuat karena pengaruh kondisi tanah

Lahan Kondisi lahan wilayah SDN Pabuaran 1 berada pada tempat yang
datar , sehingga memudahkan penataan ruang dan bangunan, Juga berada
di tengah-tengan masyarakat yang mendukung tercapainya standar
jumlah siswa , meskipun juga masih akan ditingkatkan pencapaian
standar siswa setiap rombel.

Satuan Pendidikan Satuan pendidikan SDN Pabuaran 1

Tabel 2.6 Rekomendasi peningkatan mutu Pengelolaan

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Sekolah menerapkan sistem Peningkatan sistim informasi mmanagemen untuk mencapai


informasi manajemen yang mudah tujuan secara optimal
diakses oleh warga sekolah

Sekolah menerapkan sistem


informasi manajemen yang mudah
diakses oleh warga sekolah

Kepala sekolah menerapkan Peningkatan pemanfaatan sumber daya yang ada secara
kepemimpinan yang efektif maksimal untuk mencapai tujuan

Partisipasi Warga sekolah Peningkatan partisipasi warga sekolah guru karyawan siswa ,
masyarakat, wali murid, komite sekolah. Pemerintah desa dan
semua instansi yang terkait sebagai stake holder sekolah

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


18

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

secara maksimal untuk mencapai tujuan

Sekolah sudah melakukan Sekolah mengikuti peraturan akreditasi yang berlaku


akreditasi sesuai dengan peraturan
yang berlaku

Kepala sekolah melakukan Peningkatan kegiatan monitoring, evaluasi dan supervisi serta
evaluasi pendayagunaan pendidik pemantauan pada guru

Sekolah menjalin kemitraan Peningkatan jalinan kerjasama dengan mobil hijau, KLH
dengan lembaga lain danKP4 KP, untuk mempersiapkan sekolah adiwiyata

Sekolah menciptakan lingkungan Peningkatan penciptaan kondisi lingkungan sekolah yang


yg kondusif untuk kegiatan rindang sejuk dan nyaman sehingga semua warga sekolah
pembelajaran merasa nyaman bekerja dan belajar di sekolah

Program peningkatan mutu Melaksanakan program peningkatan mutu secara efektif dan
sekolah efisien

Sekolah menyediakan akses Akses laporan pengelolaan keuangan dilakukan setiaap ada
laporan pengelolaan keuangan pertemuan apa saja, rapotan, rapat komite, rapat pleno, secara
sekolah secara transparan dan lisan dan berkala .
akuntabel
Laporan tertulis baru disampaikan pada dinas pendidikan.

Mengusahakan laporan tertulis pada masyarakat

Sekolah menyusun pedoman Penyususnan pedoman pengelolaan sekolah


pengelolaan sekolah

Realisasi visi dan misi ke dalam Penyusunan RKJM dan RKT


rencana kerja sekolah

Kepemilikan rencana kerja sekolah Penyusunan RKS

Sosialisasi visi, misi, dan tujuan Sosialisasi visi misi dan tujuan sekolah kepada warga
sekolah sekolah/ stake holder sekolah

Cakupan dan Mekanisme Melaksanakan penyusunan visi misi dan tujuan sekolah sesuai
Penetapan Visi, Misi dan Tujuan dengan mekanisme yang sudah ditetapkan.
Sekolah

Tabel 2.7 Rekomendasi peningkatan standar pembiayaan

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Dokumen Laporan Peningkatan Dokumen Laporan Operasi Non Personalia

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


19

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Pembiayaan Operasi
Nonpersonalia

Dokumen Laporan Peningkatan Dokumen Laporan Operasi Non Personalia


Pembiayaan Operasi
Nonpersonalia

Realisasi Pengelolaan Merealisasikan Pengelolaan Pembiayaan Operasi Nonpersonalia


Pembiayaan Operasi
Nonpersonalia

Realisasi Besaran Pembiayaan Merealisasi kan Besaran Pembiayaan selain Operasi


selain Operasi Nonpersonalia, Nonpersonalia, ATS dan BAHP
ATS dan BAHP

Besaran Standar Biaya Operasi Menetapkan dan mengalokasikan besaran Standar Biaya Operasi
Nonpersonalia Nonpersonalia

RAPBS dan RAKS disusun Meningkatkan kerjasama komite dalam rangka penyusunan
bersama-sama dengan Komite RAPBS dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi orang
Sekolah dan tua siswa
mempertimbangkan
kemampuan ekonomi orang
tua siswa

Tabel 2.8 Rekomendasi peningkatan standar penilaian

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

Penilaian oleh Meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan instrument


pemerintah penilaian sehingga nanti dapat meningkatkan prestasi siswa secara
khusus dan prestasi sekolah,prestasi pendidikan dalam arti yang lebih
luas

Penilaian oleh pendidik Peningkatan kemampuan guru dalam menyusun melaksanakan dan
menindaklanjuti hasil penilaian peserta didik sehingga penilaian
bermakna bagi siswa dan guru itu sendiri

Teknik-teknik penilaian Mengembangkan teknik-teknik penilaian pada guru baik tes mapun
nontes. Tertulis maupun non tertulis ( unjuk kerja, lisan,
performance/praktek dll ) disesuaikan dengan karanteristik materi/KD
yang akan disusun perangkat penilaiannya.

Penilaian secara Peningkatan penilaian secara menyeluruh baik penilaian proses


menyeluruh maupun hasil belajar siswa. Sehingga penilaian akan betul-betul
bermakna bagi siswa tidak hanya sekedar hafal tetapi faham yang lebih

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


20

ASPEK REKOMENDASI UNTUK PENINGKATAN MUTU

penting, mulai dari pengamatan proses, ulangan harian , UTS, UAS


dan UKK adalah satu penilaian yang utuh dan saling berlesinambungan

BAB III

PROGRAM PENINGKATAN MUTU SEKOLAH

A. Visi Sekolah

“MEWUJUDKAN SEKOLAH UNGGUL DALAM PRESTASI YANG BERBUDI


PEKERTI”.

B. Misi Sekolah

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


21

1. Menyiapkan generasi yang berpotensi dibidang IPTAQ dan IPTEK


2. Membentuk sumber daya manusia yang aktif, kreatif dan inovatif sesuai dengan
perkembangan zaman
3. Membentuk generasi yang berbudi pekerto

B. TUJUAN SEKOLAH
SDN Pabuaran 1 UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Pabuaran
Serang dalam tahun 2016/2017

1. Mampu mencapai nilai rata-rata Ujian Sekolah 21,00


2. Mampu meningkatkan prestasi Ujian Sekolah peringkat 2 besar kecamatan
3. Mampu menyiapkan siswa kelas VI 90 % diterima di sekolah negeri.
4. Mampu meraih prestasi kejuaraan olahraga bulu tangkis, tenis meja, dan sepak takraw di
tingkat Kabupaten.
5. Mampu meraih prestasi kejuaraan dalam kegiatan kompetisi/lomba keagamaan di tingkat
Kabupaten
6. Mampu meraih prestasi kejuaraan dalam kegiatan kompetisi/lomba MIPA dan mata
pelajaran lain di tingkat kabupaten
7. Mampu membiasakan pola hidup bersih dan sehat
8. Mampu menjadi sekolah Adiwiyata kabupaten
9. Mampu meraih prestasi juara dokter kecil tingkat Provinsi
10. Mampu meraih prestasi juara lomba Kesenian di tingkat Provinsi
11. Mampu membiasakan siswa membaca buku di perpustakaan
12. Memiliki kepribadian dan budi pekerti yang luhur, jujur, tanggung jawab, disiplin

13. Memiliki akhlak yang mulia, dapat mengamalkan ajaran agama hasil proses pembelajaran
dan kegiatan pembiasaan

14. Memiliki dasar keterampilan dan kesenian sebagai bekal untuk hidup mandiri

C. Sasaran Sekolah

Berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi, dapat dirumuskan sasaran sekolah sebagai berikut:

1. Pada tahun 2019 rata-rata nilai US siswa adalan 240.00 dan mulai tahun pelajaran
2016/2017 diadakan tambahan jam belajar bagi siswa kelas 5 (lima)
2. Pada tahun 2017 dapat menambah ruang kelas baru, dan ruang computer, perbaikan ruang
perpustakaan
3. Pada tahun 2018 melengkapi sarana dan fasilitas ruang ibadah, kantin, komputer di sekolah

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


22

4. Tahun pelajaran 2016/2017 sudah terbentuk kelompok Olimpiade MIPA, OOSN, PKP, dan
lomba keagamaan
5. Tahun 2018 membentuk dan melaksanakan tim pelaksana sekolah adiwiyata
6. Pada tahun 2017 nilai akreditasi adalah B gemuk dengan peningkatan nilai/skor
7. Tahun 2019 mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan ( sekolah adiwiyata)
8. Pada tahun 2019 sudah terbentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana
9. Prosentase siswa kelas 6 yang lancar membaca Al Quran dan rutinitas menjalankan shalat
lima waktu sebagai berikut:
a) tahun 2016 sebanyak 50%
b) tahun 2017 sebanyak 65 %
c) tahun 2018 sebanyak 80 %
d) tahun 2019 sebanyak 100%
10. Tahun 2016 diadakan pelatihan atau workshop riset sederhana dan PTK serta lomba riset
tingkat sekolah

D. Identifikasi Fungsi-Fungsi yang Diperlukan Setiap Sasaran

Untuk mencapai sasaran sekolah maka diperlukan identifikasi fungsi-fungsi dari setiap sasaran
sebagaimana tertuang dalam tabel berikut:

Tabel III.1

Identifikasi Fungsi-Fungsi Setiap Sasaran

NO SASARAN FUNGSI-FUNGSI

1. Nilai rata-rata nilai UN siswa pada tahun 2019 adalah Pendidik, Peserta didik, Kurikulum,
240.00 dan tambahan jam belajar bagi siswa kelas 5 Sarana Prasarana, Pembiayaan

2. Menambah ruang kelas baru, dan fasilitas ruang lain Penyelenggara Sekolah, Pemerintah
dan laboratorium

3. Melengkapi fasilitas sarana ibadah Sarana prasarana

4. Terbentuk kelompok Olimpiade MIPA, dan lomba Peserta didik, pendidik,


keagamaan

5. Nilai akreditasi adalah A /nilai meningkat Pendidik, Tenaga kependidikan

6. Terbentuk tim pengembang kurikulum dan tim Kurikulum, pendidik,


pelaksana penyelenggara pendidikan

7. Peningkatan prosentase siswa lancar baca Al Quran, Kurikulum, Pendidik,


dan rutinitas shalat lima waktu

8. Pelatihan atau workshop riset sederhana dan PTK Kurikulum, Pendidik

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


23

serta lomba riset tingkat sekolah

E. Analisis SWOT

Setiap fungsi yang terdapat dalam setiap sasaran kemudian dianalisis lebih lanjut
tingkat kesiapannya dengan mengacu pada kriteria ideal yaitu Standar Nasional Pendidikan,
naskah akademik atau konsep dan pedoman lainnya yang relevan. selain itu dapat juga
dilakukan justifikasi sendiri pada kriteria ideal yang bersifat umum. Bila hasil analisis ternyata
tingkat kesiapan ”siap” pada faktor internal (kondisi telah memenuhi kriteria ideal) berarti
merupakan kekuatan, dan jika ”tidak siap” merupakan kelemahan. Bila hasil analisis ternyata
tingkat kesiapan ”siap” pada faktor eksternal (kondisi telah memenuhi kriteria ideal) berarti
merupakan peluang, dan jika ”tidak siap” merupakan tantangan.

Berdasarkan fungsi pada sasaran yang telah ditentukan, maka dapat diperoleh analisis
SWOT sebagai berikut:

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


Tabel III.2

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Nilai rata-rata nilai US siswa pada tahun 2019 adalah 240.00 dan tambahan jam belajar bagi siswa kelas 5
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Pendidik Internal:

Guru kelas 4, 5 dan 6 memiliki  Guru kelas 4, 5, 6 memiliki  100% Guru kelas 4, 5 dan 6 
kompetensi dalam bidang pelajaran sertifikat kompetensi sudah bersertifikat kompetensi
yang di UN-kan dan berpengalaman dalam
Eksternal: bimbingan belajar
 Dinas
memfasilitasi  Ada pelatihan bedah kisi-kisi US
 Pelatihan sukses US oleh Dinas pembekalan sukses US untuk dan pembekalan sukses US oleh
Pendidikan dan bedah kisi-kisi US Guru Dikdas 
bagi guru kelas 6
Peserta didik Internal:

Siswa bersemangat, patuh, aktif dan  Siswa aktif dan mau  Siswa bersemangat, aktif, patuh 
bekerja sama dalam belajar bekerjasama dalam belajar dan mau bekerjasama dalam
Eksternal: belajar

 Dukungan orang tua yang penuh dalam  Tingkat kepercayaan dan  Orang tua mendukung proses
belajar dukungan orang tua siswa belajar siswa baik di sekolah dan
cukup kuat di rumah 

Kurikulum Internal:

 Pengetatan ketuntasan minimal dan  Materi kurikulum relevan  KTSP sekolah sudah 
memaksimalkan program remedial dengan perkembangan mempertimbangkan
serta pengayaan kognitif peserta didik perkembangan kognitif anak
25

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Eksternal:  Pengembangan kurikulum


dengan melibatkan unsur guru,
 Banyaknya variasi perkembangan konselor, kepala sekolah,  Pengembangan kurikulum belum 
kurikulum baik di dalam negeri komite sekolah, dan nara melibatkan pihak-pihak terkait
maupun luar negeri sumber, dan pihak-pihak lain (eksternal)
yang terkait.
Sarana Prasarana Internal:

Tersedianya perpustakaan, ruang kelas  Sekolah dilengkapi ruang  Ruang kelas masih kurang, 
dan laboratorium yang cukup untuk kelas yang sesuai dengan rasio perpustakaan belum memenuhi
mendukung pembelajaran student siswa, perpustakaan, standar, dan belum ada
active learning laboratorium laboratorium serta tempat
Eksternal: bermain/berolahraga

 Adanya bantuan dari pemerintah  Sekolah menjalin kemitraan  Kemitraan yang dilakukan
maupun swasta dalam pengadaan dengan pihak lain sekolah belum maksimal
ruang kelas, perpustakaan dan 
laboratorium
Pembiayaan Internal:

 Tersedianya anggaran sekolah yang  Sekolah menyusun RKA-S  Sekolah menyusun RKA-S 
memadai untuk sukses US dengan pedoman pengelolaan dengan pedoman pengelolaan
biaya investasi dan biaya investasi dan operasional
operasional
Eksternal:
 Ada subsidi biaya operasional US
 Adanya bantuan dari pemerintah  Pemerintah dari Pemerintah provins dan

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


26

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

maupun swasta dalam mensukseskan provinsi/kabupaten kabupaten 


US mensubsidi biaya operasional
US

Tabel III.3

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Menambah ruang kelas baru, perpustakaan dan laboratorium

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Penyelenggara Internal:
Sekolah
Tersedianya perpustakaan, ruang kelas  Sekolah dilengkapi ruang  Ruang kelas masih kurang, 
dan laboratorium yang cukup untuk kelas yang sesuai dengan perpustakaan belum memenuhi
mendukung pembelajaran student active rasio siswa, perpustakaan, standar, dan belum ada
learning laboratorium yang nyaman laboratorium serta tempat
Eksternal: bermain/berolahraga

 Adanya bantuan dari pemerintah maupun  Sekolah menjalin kemitraan  Kemitraan yang dilakukan sekolah
swasta dalam pengadaan ruang kelas, dengan pihak lain belum maksimal
perpustakaan dan laboratorium 

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


27

Pemerintah Internal:

 mengajukan proposal pengadaan ruang  tersedianya sarana dan  Sudah mengajukan proposal 
kelas baru, perpustakaan dan prasarana belajar yang pengadaan ruang kelas baru ke
laboratorium memungkinkan Pemda
berkembangnya potensi
peserta didik secara optimal

Eksternal:

 Tersedianya Dana Alokasi Khusus bagi  Pemerintah menyediakan  Pemerintah mengalokasikan
sekolah swasta maupun negeri dari APBN dana dari APBN untuk anggaran untuk pengembangan
pengembangan sarana sarana prasarana
prasarana sekolah

Tabel III.4

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Pembuatan sarana ibadah

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


28

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Sarana Internal:
Prasarana
Tempat Ibadah terintegrasi dengan sekolah  Tersedianya sarana ibadah  Belum ada tempat ibadah yang 
Eksternal: untuk menunjang belajar terintegrasi di lingkungan sekolah

 Fasilitas dan sarana ibadah alternatif di


sekitar sekolah  Ada kerjasama dengan  Telah menjalin kerjasama dengan
pengelola tempat ibadah di pengelola tempat ibadah di sekitar
sekitar sekolah sekolah 

Tabel III.5

Analisis SWOT Untuk Sasaran: Terbentuk kelompok Olimpiade MIPA, Rebana, dan lomba keagamaan

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


29

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Pendidik Internal:

 Guru Pembina Olempiade MIPA,  Ada tim Guru Pembina  Belum ada tim Guru Pembina 
OOSN,PKP, dan lomba keagamaan kelompok Olimpiade MIPA, kelompok Olimpiade MIPA, PKP,
OOSN,PKP, dan lomba dan lomba keagamaan
keagamaan
Eksternal:
 Belum ada Pelatihan kisi-kisi
 Pelatihan kisi-kisi sukses olimpiade MIPA  Ada Pelatihan kisi-kisi sukses olimpiade MIPA serta 
serta banyaknya event lomba MIPA, rebana sukses olimpiade MIPA serta belum banyaknya event lomba
dan keagamaan banyaknya event lomba MIPA, OOSN,PKP, dan keagamaan
MIPA, OOSN,PKP,dan
keagamaan
Peserta Didik Internal:

Kelompok Olimpiade MIPA, OOSN,PKP,  Setiap perlombaan MIPA,  selalu berpartisipasi dalam lomba 
dan lomba keagamaan rebana dan keagamaan selalu MIPA, OOSN,PKP,dan keagamaan
Eksternal: ikut serta
 Orang tua siswa turut
 Dukungan yang kuat dari orang tua siswa berperan serta  dukungan yang kuat dari orang tua 
siswa dalam perlombaan

Tabel III.6

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


30

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Nilai akreditasi adalah A

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Pendidik Internal:

Guru dan Kepala Sekolah menjalankan  Dokumen administrasi guru  Dokumen administrasi guru dan 
tugas pokok dan fungsi serta menyusun dan kepala sekolah lengkap kepala sekolah belum lengkap dan
dokumen administrasi dan teratur teratur
Eksternal:

 visitasi dan uji kompetensi pendidik serta  Guru lulus visitasi dan uji  Sebagian guru ada yang belum
pendampingan kompetensi guru lulus visitasi dan uji kompetensi 

Tenaga Internal:
Kependidikan
 Kemampuan mengelola administrasi  Tenaga administrasi  Tenaga administrasi mempunyai 
sekolah mempunyai kualifikasi kualifikasi pendidikan minimal
pendidikan minimal SMA/SMK dan mampu mengelola
SMA/SMK administrasi sekolah
Eksternal:

 Tersedianya lulusan SMA/SMK  Lulusan SMA/SMK yang  Banyaknya lulusan SMA/SMK 


siap kerja yang telah siap kerja

Tabel III.7

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Terbentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dialog empat bahasa

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


31

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Kurikulum Internal:

Evaluasi KTSP  KTSP dievaluasi dan  KTSP sudah dievaluasi dan 


Eksternal: dikembangkan ditindaklanjuti oleh internal
sekolah
 Berkembangnya Metode pembelajaran 4
bahasa dan kurikulum Internasional  Sudah mengaplikasikan  belum ada pengaplikasian model 
model dialog empat bahasa dialog empat bahasa dan kurikulum
dan kurikulum internasional
Pendidik Internal:

Tim pelaksana dialog empat bahasa  Sudah ada tim pelaksana  belum ada tim pelaksana dialog 4 
Eksternal: dialog 4 bahasa bahasa

 Melimpahnya lembaga bahasa  Melakukan pelatihan dan  belum ada pelatihan dan
pembekalan pelaksanaan pembekalan pelaksanaan 
komunikasi 4 bahasa komunikasi 4 bahasa
Penyelenggara Internal:

 tim pengembang kurikulum  Yayasan membentuk tim  yayasan belum membentuk tim 
pengembang kurikulum pengembang kurikulum
sekolah
Eksternal:

 Melimpahnya lembaga bahasa dan lembaga  Kerjasama denggan lembaga


pendidikan bertaraf internasional /dinas  

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


32

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Tabel III.8

Analisis SWOT Untuk Sasaran:Peningkatan prosentase siswa lancar baca Al Quran dan ibadah lima waktu

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Kurikulum Internal:

Jumlah jam belajar Al Quran  Minimal jumlah jam belajar  Jam belajar Al Quran selama 30 
Eksternal: Al Quran adalah 30 menit menit

 berkembangnya metode pengajaran Al  Menerapkan salah satu  Sudah menerapkan salah satu
Quran metode pengajaran Al Quran metode pengajaran Al Quran 

Pendidik Internal:

Jumlah pengajar Al Quran  Rasio pengajar Al Quran  Rasio pengajar Al Quran 1:10 
Eksternal: memenuhi kriteria 1:5

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


33

 SDM pengajar Al Quran yang melimpah  Guru Al Quran merupakan alumni


dari pesantren/TPA  Guru Al Quran adalah pondok pesantren yang sudah
alumni pondok pesantren pernah khatam Al Quran 
yang telah khatam Al Quran

Tabel III.9

Analisis SWOT Untuk Sasaran: Pelatihan atau workshop riset sederhana dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) serta lomba riset tingkat sekolah

TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap

Kurikulum Internal:

 Intergrasi budaya penelitian dengan  Pembelajaran di sekolah  Budaya riset belum sepenuhnya 
pelajaran mengajarkan bidaya riset dilakukan dalam kegiatan belajar
mengajar

Eksternal:  Adanya lembaga


pendidikan/praktisi  Banyak lembaga/praktisi
 Banyaknya sekolah dan lembaga pendidikan yang bisa diajak pendidikan yang bisa dimintai 
pendidikan yang melakukan riset di tingkat kerjasama untuk melatih kerjasama dalam pelatihan metode
sekolah metode penelitian di tingkat penelitian
SD
Pendidik Internal:

 Melakukan penelitian tindakan kelas  Setiap guru pernah  Belum ada guru yang melakukan 
Eksternal: melakukan PTK PTK

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


34

 Pelatihan PTK oleh Pengawas atau Dinas


Pendidikan
 Lomba PTK tingkat Kabupaten  Dinas Pendidikan  Ada pelayanan pelatihan PTK dan 
memberikan pelayanan setiap tahun diadakan lomba PTK
pelatihan PTK dan
mengadakan lomba PTK

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


35

F. Alternatif Langkah Pemecahan Persoalan

Berdasarkan sasaran yang telah di tentukan dan analisis SWOT maka dapat diambil langkah solusi
sebagai berikut:

1. Mengoptimalkan KKG lebih ke arah sukses US dan dilakukan bedah kisi-kisi US baik
di tingkat sekolah maupun kecamatan
2. Mengadakan bimbingan belajar intensif untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa
Indonesia dan IPA bagi kelas 5 dan 6
3. Memenuhi fasilitas sarana prasarana belajar di sekolah
4. Mengoptimalkan modal semangat belajar siswa dan peranserta orang tua siswa dalam
program sekolah melalui pertemuan setiap triwulan sekali
5. Pengembangan kurikulum sekolah dengan melibatkan lembaga atau pihak yang
dipandang professional dan legitimate dalam bidang pendidikan
6. Mengalokasikan biaya operasional sekolah (BOS) untuk peningkatan nilai kelulusan
siswa
7. Mengajukan bantuan kepada pemerintah dalam pengadaan ruang kelas baru,
laboratorium, perpustakaan dan sarana ibadah dan kelengkapan sarana/fasilitas ruang
8. Menjalin kerjasama dengan penduduk sekitar atau lembaga untuk dapat menggunakan
sarana ibadahnya dalam tempo sementara
9. Membentuk tim olimpiade MIPA, OOSN, PKP, kegiatan keagamaan beserta guru
pembimbingnya
10. Berusaha untuk berpartisipasi dalam setiap perlombaan yang melibatkan peserta usia
sekolah dasar
11. Mengadakan pelatihan atau workshop sukses olimpiade MIPA
12. Mengoptimalkan kelengkapan administrasi tenaga pendidik dan kependidikan dalam
melaksanakan program kerja dan tugas pokok serta fungsinya
13. Mempertahankan, memfasilitasi dan mengupayakan tenaga pendidik dan kependidikan
yang memenuhi kualifikasi minimal
14. Mengadakan diklat yang mendukung kualifikasi guru baik dari Diknas maupun dari
sekolah sendiri serta mengajukan permohonan bimbingan persiapan akreditasi kepada
dinas
15. Melakukan evaluasi KTSP secara rutin dan terprogram kemudian ditindaklanjuti
16. Membentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dan mengonsultasikan
pelaksanaannya dengan lembaga atau pihak memiliki kompetensi di bidang pendidikan
17. Mendorong penyelenggara pendidikan agar ikut aktif dan berperan serta dalam
pengembangan kurikulum

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


36

18. Melakukan kerjasama dengan lembaga penyelenggara pendidikan bertaraf internasional


dalam pengembangan kurikulum berbasis wawasan global
19. Mengembangkan budaya belajar Al Quran setiap pagi dengan menambah jumlah
pengajar sesuai dengan kriteria minimal 1:5 dan optimalisasi peran madrasah diniyah
dalam menunjang peningkatan siswa yang lancar membaca Al Quran, melakukan
pemamntauan pelaksanaan shalat lima waktu oleh orang tua dan guru
20. Mengadakan diklat atau workshop guru mengenai penelitian sederhana untuk siswa
sekolah dasar dengan cara bekerjasama dengan lembaga atau pihak yang berkompeten
21. Mendorong guru untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas serta menfasilitasi diklat
penelitian tindakan kelas bagi guru di lingkungan sekolah

G. Menyusun Program Peningkatan Mutu


1. Sasaran 1: Nilai rata-rata nilai US siswa pada tahun 2019 adalah 240.00 dan tambahan
jam belajar bagi siswa kelas 5
Rencana: Mengoptimalkan KKG lebih ke arah sukses US dan dilakukan bedah kisi-kisi
US baik di tingkat sekolah maupun kecamatan, bimbingan belajar yang intensif bagi
siswa kelas 5 dan 6 serta memenuhi fasilitas pendukung belajar, mengalokasikan dana
BOS untuk peningkatan nilai kelulusan siswa

a. Program 1: Optimalisasi KKG lebih ke arah sukses US


b. Program 2: Bedah kisi-kisi UN di tingkat sekolah dan kecamatan
c. Program 3: Bimbingan belajar intensif bagi siswa kelas 5 dan 6
d. Program 4: Pemenuhan fasilitas penunjang belajar
e. Program 5: Mengoptimalkan dana BOS untuk peningkatan nilai kelulusan siswa
2. Sasaran 2: Menambah ruang kelas baru, perpustakaan dan laboratorium
Rencana: Mengajukan bantuan kepada pemerintah dalam pengadaan ruang kelas baru,
laboratorium, perpustakaan serta mengoptimalkan lingkungan sekitar sekolah sebagai
laboratorium pembelajaran

a. Program 1: Mengajukan proposal bantuan pengadaan ruang kelas baru,


perpustakaan, laboratorium
b. Program 2: Memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah sebagai laboratorium
penunjang pembelajaran
3. Sasaran 3: Melengkapi sarana dan fasilitas tempat ibadah
Rencana: Mengusahakan bantuan pengadaan tempat ibadah serta menjalin kerjasama
dengan penduduk sekitar atau lembaga (Takmir masjid/ Pondok pesantren) untuk dapat
menggunakan sarana ibadahnya dalam tempo sementara

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


37

a. Program 1: Mengusahakan bantuan pengadaan tempat ibadah


b. Program 2: menjalin kerjasama dengan penduduk sekitar atau lembaga (Takmir
masjid/ Pondok pesantren) untuk dapat menggunakan sarana ibadahnya dalam tempo
sementara
4. Sasaran 4: Terbentuk kelompok Olimpiade MIPA, OOSN, PKP. dan lomba keagamaan
Rencana: Membentuk tim olimpiade MIPA, OOSN, dan keagamaan beserta guru
pembimbingnya; Berpartisipasi dalam setiap perlombaan yang melibatkan peserta usia
sekolah dasar; Mengadakan pelatihan atau workshop sukses olimpiade MIPA

a. Program 1: Membentuk tim olimpiade MIPA, OOSN,PKP, dan keagamaan beserta


guru pembimbingnya
[Link] 2: Berpartisipasi dalam setiap perlombaan yang melibatkan peserta

usia sekolah dasar

B. Mengadakan pelatihan atau workshop sukses olimpiade MIPA


5. Sasaran 5: Nilai akreditasi adalah A
Rencana : Mengoptimalkan kelengkapan administrasi tenaga pendidik dan kependidikan
dalam melaksanakan program kerja dan tugas pokok serta fungsinya; Mempertahankan,
memfasilitasi dan mengupayakan tenaga pendidik dan kependidikan yang memenuhi
kualifikasi minimal; Mengajukan bimbingan akreditasi kepada dinas;

a. Program 1: Mengoptimalkan kelengkapan administrasi tenaga pendidik dan


kependidikan dalam melaksanakan program kerja dan tugas pokok serta fungsinya
b. Program 2: Mempertahankan, memfasilitasi dan mengupayakan tenaga pendidik dan
kependidikan yang memenuhi kualifikasi minimal
Program 3: Mengajukan bimbingan akreditasi kepada dinas

6. Sasaran 6: Terbentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dialog empat
bahasa
Rencana: Melakukan evaluasi KTSP secara rutin dan terprogram kemudian
ditindaklanjuti; Membentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dan
mengonsultasikan pelaksanaannya dengan lembaga atau pihak memiliki kompetensi di
bidang pendidikan; Mendorong penyelenggara pendidikan agar ikut aktif dan berperan
serta dalam pengembangan kurikulum; Melakukan kerjasama dengan lembaga
penyelenggara pendidikan bertaraf internasional dalam pengembangan kurikulum
berbasis wawasan global

C. Program 1: Melakukan evaluasi KTSP secara rutin dan terprogram kemudian ditindaklanjuti

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


38

D. Program 2: Membentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dialog 4 bahasa serta
mengonsultasikan pelaksanaannya dengan lembaga atau pihak memiliki kompetensi di bidang
pendidikan
E. Program 3: Mendorong penyelenggara pendidikan agar ikut aktif dan berperan serta dalam
pengembangan kurikulum
F. Program 4: Melakukan kerjasama dengan lembaga penyelenggara pendidikan bertaraf
internasional dalam pengembangan kurikulum berbasis wawasan global
7. Sasaran 7: Peningkatan prosentase siswa khatam Al Quran
Rencana: Mengembangkan budaya belajar Al Quran setiap pagi dengan menambah
jumlah pengajar sesuai dengan kriteria minimal 1:5 dan optimalisasi peran madrasah
diniyah dalam menunjang peningkatan siswa yang khatam Al Quran

G. Program 1: Mengembangkan budaya belajar Al Quran setiap pagi dengan menambah jumlah
pengajar sesuai dengan kriteria minimal 1:5
H. Program 2: Optimalisasi peran madrasah diniyah dalam menunjang peningkatan siswa yang
khatam Al Quran
8. Sasaran 8: Pelatihan atau workshop riset sederhana dan PTK serta lomba riset tingkat
sekolah
Rencana: Mengadakan diklat atau workshop guru mengenai penelitian sederhana untuk
siswa sekolah dasar dengan cara bekerjasama dengan lembaga atau pihak yang
berkompeten; Mendorong guru untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas serta
menfasilitasi diklat penelitian tindakan kelas bagi guru di lingkungan sekolah

Program 1: Mengadakan diklat atau workshop guru mengenai penelitian sederhana untuk
siswa sekolah dasar dengan cara bekerjasama dengan lembaga atau pihak yang
berkompeten

Program 2: Mendorong guru untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas serta


menfasilitasi diklat penelitian tindakan kelas bagi guru

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


39

H. Jadwal Kegiatan
Tabel III.10

Jadwal Kegiatan

2016/2017 2017/2018 2018/2019 2020/2021 PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN

1 Pengembangan a. Optimalisasi KKG lebih ke


        Kepala Sekolah
Kompetensi Lulusan arah sukses US
(Bidang Akademik dan
b. Bedah kisi-kisi US tingkat
Non Akademik) sekolah dan kecamatan     Kepala Sekolah

c. Bimbingan belajar intensif         Kepala Sekolah


bagi siswa kelas 5 dan 6
d. Mengoptimalkan dana BOS
untuk peningkatan nilai         Kepala Sekolah
kelulusan siswa
e. Berpartisipasi dalam setiap
perlombaan yang melibatkan         Kepala Sekolah
peserta usia sekolah dasar

2 Pengembangan a. Melakukan evaluasi KTSP     Kepala Sekolah


Kurikulum/KTSP secara rutin dan terprogram
kemudian ditindaklanjuti

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


40

2016/2017 2017/2018 2018/2019 2020/2021 PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN
b. Membentuk tim pengembang
kurikulum dan tim pelaksana
dialog 4 bahasa serta
mengonsultasikan  Kepala Sekolah
pelaksanaannya dengan
lembaga atau pihak memiliki
kompetensi di bidang
pendidikan
3 Pengembangan a. Mengadakan pelatihan atau
Pembelajaran workshop sukses olimpiade  Kepala Sekolah
MIPA
b. Optimalisasi peran madrasah
diniyah dalam menunjang
peningkatan siswa yang         Kepala Sekolah
khatam Al Quran

c. Mengadakan diklat atau


workshop guru mengenai
penelitian sederhana untuk
siswa sekolah dasar dengan   Kepala Sekolah
cara bekerjasama dengan
lembaga atau pihak yang
berkompeten

4 Pengembangan Sistem Meningkatkan teknik penilaian


        Kepala Sekolah
Penilaian guru

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


41

2016/2017 2017/2018 2018/2019 2020/2021 PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN
5 Pengembangan a. Mengoptimalkan kelengkapan
Pendidik dan Tenaga administrasi tenaga pendidik
Kependidikan dan kependidikan dalam         Kepala Sekolah
melaksanakan program kerja
dan tugas pokok serta
fungsinya
b. Mempertahankan,
memfasilitasi dan
mengupayakan tenaga     Kepala Sekolah
pendidik dan kependidikan
yang memenuhi kualifikasi
minimal
c. Mengembangkan budaya
belajar Al Quran setiap pagi
dengan menambah jumlah  Kepala Sekolah
pengajar sesuai dengan
kriteria minimal 1:5

d. Mendorong guru untuk


melakukan Penelitian
Tindakan Kelas serta
menfasilitasi diklat penelitian  Kepala Sekolah
tindakan kelas bagi guru di
lingkungan sekolah

6 a. Pemenuhan fasilitas         Kepala Sekolah


penunjang belajar

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


42

2016/2017 2017/2018 2018/2019 2020/2021 PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN
Pengembangan Sarana b. Mengajukan proposal bantuan
dan Prasarana Sekolah pengadaan ruang kelas baru,     Kepala Sekolah
perpustakaan, laboratorium

c. Memanfaatkan lingkungan
sekitar sekolah sebagai
laboratorium penunjang         Kepala Sekolah
pembelajaran

d. Mengusahakan bantuan
pengadaan tempat ibadah  Kepala Sekolah

7 Pengembangan a. Menjalin kerjasama dengan


Manajemen Sekolah penduduk sekitar atau
lembaga (Takmir masjid/
Pondok pesantren) untuk     Kepala Sekolah
dapat menggunakan sarana
ibadahnya dalam tempo
sementara

b. Mengajukan bimbingan  Kepala Sekolah


akreditasi kepada dinas
c. Mendorong penyelenggara     Kepala Sekolah
pendidikan agar ikut aktif dan
berperan serta dalam
pengembangan kurikulum

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


43

2016/2017 2017/2018 2018/2019 2020/2021 PENANGGUNGJAWAB


NO NAMA PROGRAM KEGIATAN
Gj Gn Gj Gn Gj Gn Gj Gn KEGIATAN
d. Melakukan kerjasama dengan
lembaga penyelenggara
pendidikan bertaraf
internasional dalam  Kepala Sekolah
pengembangan kurikulum
berbasis wawasan global

8 Pembinaan a. Membentuk tim olimpiade


Kesiswaan/Ekstrakuriku MIPA, Rebana dan keagamaan     Kepala Sekolah
ler beserta guru pembimbingnya

b. Memaksimalkan kegiatan         Kepala Sekolah


ekstra kurikuler
9 Budaya dan Meningkatkan kerjasama antara Kepala Sekolah
Lingkungan Sekolah warga sekolah dengan warga        
sekitar

10 Penanaman Karakter Pembiasaan Kepala Sekolah


(Budi Pekerti)        
Keteladanan

Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SDN Pabuaran 1


BAB IV

PENUTUP

Penyelenggaraan pendidikan yang beroirentasi pada mutu serta peningkatan kualitas SDM
peserta didik merupakan amanat dari Undang-undang yang wajib dilaksanakan oleh satuan
pendidikan. Implementasi pedidikan yang bermutu membutuhkan perencanaan yang matang dan
sistematis serta memiliki perspektif ”esok harus lebih baik dari pada saat ini”.

Penyusunan Rencana Peningkatan Mutu Sekolah yang ideal berdasarkan pedoman dan
ketentuan yang diatur dalam permendiknas nomor 19 tahun 2007 tentang standar pengelolaan
pendidikan dan peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan
penyelenggaraan pendidikan menjadi harapan bagi semua pihak. Disadari bahwa setiap sekolah
masing-masing memiliki kelebihan di satu sisi dan memiliki kekurangan di sisi lainnya. Oleh
karenanya kami terbuka untuk menerima kritik dan saran baik dari pihak internal maupun ekternal
dalam rangka menuju standarisasi yang lebih baik.
RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH

(RKJM)

SDN PABUARAN 1
UPTD PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KEC. PABUARAN

TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Anda mungkin juga menyukai