0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan9 halaman

Proses dan Prinsip Electroplating

Electroplating merupakan proses pelapisan logam pada permukaan benda lain menggunakan arus listrik melalui larutan elektrolit. Makalah ini membahas pengertian, prinsip dasar, dan proses electroplating yang meliputi tahapan seperti penghalusan permukaan, persiapan, pembersihan, pencelupan ke dalam larutan pelapis logam seperti nikel dan krom, hingga pengeringan hasil pelapisan.

Diunggah oleh

Mãüç Ãfîf
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan9 halaman

Proses dan Prinsip Electroplating

Electroplating merupakan proses pelapisan logam pada permukaan benda lain menggunakan arus listrik melalui larutan elektrolit. Makalah ini membahas pengertian, prinsip dasar, dan proses electroplating yang meliputi tahapan seperti penghalusan permukaan, persiapan, pembersihan, pencelupan ke dalam larutan pelapis logam seperti nikel dan krom, hingga pengeringan hasil pelapisan.

Diunggah oleh

Mãüç Ãfîf
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ELECTROPLATING

MAKALAH
Untuk memenuhi tugas mata kuliah
Kimia Teknik
yang dibina oleh bapak Heru Suryanto

Oleh
Muhammad Aditya Rizky
Muhammad ‘Afifuddin
Mochamad Vikri Aziz
Muhammad Raffli Putra Wardana
180514627510
180514627540
180514627532
180514627515
Offering E2

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN
November 2018

i
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL…………………………………………………………i
DAFTAR ISI …………………………………………………………………...ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang…………………………………………………………..1
1.2 Rumusan Masalah……………………………………………………….1
1.3 Tujuan……………………………………………………………………1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian electroplating..………………………………………………2
2.2 Prinsip dasar electroplating……………………………………………..3
2.3 Proses electroplating…………………………………………………….4
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ………………………………………………………………6
3.2 Saran …………………………….……………………………………….6
DAFTAR RUJUKAN……………………………………………………………7

ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang

Kehidupan masyarakat modern tidak bisa terlepas dari benda-benda yang


dibuat dengan proses elektroplating. Komponen dan aksesori kendaraan bermotor,
aksesoris mebel, kursi lipat, berbagai alat perkantoran, alat-alat pertanian, jam
tangan, aksesori rumah tangga, dan berbagai alat-alat industri dilakukan pengerjaan
akhir melalui proses elektroplating. Elektroplating ditujukan untuk berbagai
keperluan mulai dari perlindungan terhadap karat seperti pada pelapisan seng pada
besi baja yang digunakan untuk berbagai keperluan bahan bangunan dan konstruksi.
Pelapisan nikel dan khrom umumnya ditujukan untuk menjadikan benda
mempunyai permukaan lebih keras dan mengkilap selain juga sebagai perlindungan
terhadap korosi. Elektroplating (electroplating) atau lapis listrik atau penyepuhan
merupakan salahsatu proses pelapisan bahan padat dengan lapisan logam
menggunakan bantuan arus listrik melalui suatu elektrolit.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka disusunlah makalah ini
dengan rumusan masalah sebagai berikut:
1. Apakah itu electroplating ?
2. Mengenal prinsip dasar electroplating ?
3. Bagaimana proses electroplating ?

1.3 Tujuan
1. Pembaca dapat mengetahui apa yang di namakan electroplating.
2. Pembaca dapat mengerti prinsip dasar electroplating.
3. Pembaca dapat mengetahui proses electroplating.

1
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian electroplating


Electroplating merupakan salah satu cabang dari ilmu kimia (elektrokimia)
yang membahas tentang energy atau arus listrik yang menyebabkan suatu reaksi
atau perubahan kimia serta energy listrik yang di hasilkan melalui suatu reaksi
kimia,hasil reaksi-reaksi pada suhu yang amat tinggi melalui perubahan energy
listrik menjadi panas.
Dalam electroplating proses yang terjadi adalah melalui elektroforesis
yaitu gerakan partikel koloid dalam medan listrik dengan menghasilkan dua
electrode (suatu penghantar yang dapat berbentuk batangan, kepingan, atau kawat
yang digunakan untuk memancarkan atau mengendalikan aliran partikel-partikel
yang bermuatan, baik dalam suatu cairan, gas, atau semi konduktor). yang dialiri
arus kearah, koloid bermuatan negative bergerak kearah anode, sedangkan koloid
bermuatan positif ke katode. proses ini digunakan untuk memisahkan atau
penguraian campuran. setelah koloid itu terpisah atau melapisi anode tersebut
sehingga terbentuk lapisan tipis yang biasanya disebut plate.

Pelapisan logam dapat berupa lapis seng (zink), galvanis, perak, emas,
brass, tembaga, nikel dan krom. Penggunaan lapisan tersebut disesuaikan dengan
kebutuhan dan kegunaan masing-masing material. Perbedaan utama dari pelapisan
tersebut selain anoda yang digunakan, adalah larutan elektrolisisnya. Dalam
penelitian yang baru belakangan ini (tahun 2004), dilakukan oleh Tadashi Doi dan
Kazunari Mizumoto, mereka menemukan larutan baru (elektrolisis) yang
dinamakan larutan citrate ( kekerasan deposit mencapai 440 VHN).
Proses electroplating mengubah sifat fisik, mekanik, dan sifat teknologi
suatu material. Salah satu contoh perubahan fisik ketika material dilapis dengan
nikel adalah bertambahnya daya tahan material tersebut terhadap korosi, serta
bertambahnya kapasitas konduktifitasnya. Adapun dalam sifat mekanik, terjadi
perubahan kekuatan tarik maupun tekan dari suatu material sesudah mengalami
pelapisan dibandingkan sebelumnya.

2
Karena itu, tujuan pelapisan logam tidak luput dari tiga hal, yaitu untuk
meningkatkan sifat teknis/mekanis dari suatu logam, yang kedua melindungi logam
dari korosi, dan ketiga memperindah tampilan (decorative)

2.2 Prinsip dasar electroplating


Kita mengenal istilah anoda, katoda, larutan elektrolit. Ketiga istilah
tersebut digunakan seluruh literatur yang berhubungan dengan pelapisan material
khususnya logam dan diilustrasikan seperti pada Gambar 1.

Gambar 1. Anoda, Katoda dan elektrolit

 Anoda adalah terminal positif, dihubungkan dengan kutub positif dari


sumber arus listrik. Anoda dalam larutan elektrolit ada yang larut dan ada
yang tidak. Anoda yang tidak larut berfungsi sebagai penghantar arus
listrik saja. Sedangkan anoda yang larut berfungsi selain penghantar arus
listrik, juga sebagai bahan baku pelapis.
 Katoda dapat diartikan sebagai benda kerja yang akan dilapisi,
dihubungkan dengan kutub negatif dari sumber arus listrik.
 Elektrolit berupa larutan yang molekulnya dapat larut dalam air dan terurai
menjadi partikel-partikel yang bermuatan positf atau negatif.

Karena electroplating adalah suatu proses yang menghasilkan lapisan tipis


logam di atas permukaan logam lainnya dengan cara elektrolisis, maka perlu kita
ketahui skema proses electroplating tersebut.

3
2.3 Proses electroplating
1. Butting yaitu proses penghalusan permukaan barang yang akan dilapisi.
dalam proses penghalusan tersebut menggunakan emery (amplas) yang
berupa kain 120-130 kali putaran.
2. Preparasi yaitu proses inspeksi keseluruhan kondisi barang yang akan di
elektroplating. setelah inspeksi dilakukan, barang yang akan diplating
ditempatkan pada rig yang disesuaikan dengan bentuk dan dimensi barang
tersebut.
3. Degreding yaitu proses pembersihana dari kotoran, minyak, cat, ataupun
lemak. dalam proses pembersihan ini digunakan larutan NaOH (air sabun)
sebagai metalcleaner. alat yang digunakan dalam proses ini adalah bak yang
terbuat dari plat seng yang didalamnya berisi larutan NaOH yang
dipanaskan selama 30-60 menit dengan suhu 60-70 derajat, dengan
konsentrasi larutan 20 gr/liter-100 gr/liter. Bak yang digunakan
150x120x70 Cm. setelah pelaksanaan proses ini, lalu dilaksanakan proses
pembilasan dengan menggunakan air.
4. Pickling yaitu proses pencelupan setelah degreding ke larutan picking yang
terbuat dari asam Klorida (HCL) 32% yang berfungsi untuk menghilangkan
koral pada permukaan barang. proses ini dilakukan selama 3-5 menit lalu
dibilas dengan air sebanyak 3 kali ditempat yang berbeda.
5. Etching yaitu proses pembukaan pori-pori dengan menggunakan larutan
asam sulfat (H2SO4 10%) yang digunakan untuk mempercepat proses
pelapisan nickel chrome. proses ini dilakukan selama 3-5 menit. lalu dibilas
dengan menggunakan air yang mengalir.
6. Nickel Plating yaitu proses pelapisan logam dengan menggunakan logam
nickel sebagai pelapisnya. Tujuannya adalah untuk melindungi logam dasar
dari serangan korosi larutan elektrolit. Bahan yang digunakan adalah nickel
sulfat. benda yang akan dilapisi dicelupkan dalam larutan elektrolit selama
15 menit dengan temperatur 55-65 derajat celcius.
7. Chrome Plating yaitu proses finishing pada proses elektroplating Nickel.
Fungsinya sebagai usaha untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi,
aus, dan anti gores, serta meningkatkan aspek dekoratif terhadap benda yang

4
dihasilkan sehingga menjadi mengkilat dan halus permukaannya.
pencelupan selama 15-60 menit pada temperatur 40-55 derajat celcius
dalam larutan chromic acid.
8. Drying yaitu proses pengeringan dari chromplating yang terdiri dari 2 cara
yaitu dengan media pencelupan air panas suhu 60 derajat celcius untuk
pembersihan dan dengan cara menganealing (mengoven) barang yang sudah
dilapisi.

5
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari makalah ini bisa diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Teknik pelapisan logam tidak hanya dengan cat, tapi ada juga yang
namanya electroplating yaitu pelapisan logam dengan logam yang
menggunakan sistem arus listrik.
2. Prinsip dasar electroplating yaitu menggunakan penamaan anoda, katoda,
dan elektrolit. Yang anoda merupakan kutup positif, katoda yaitu kutub
negatif dan elektrolit yaitu larutan yang molekulnya dapat larut dalam air
dan terurai menjadi partikel baik muatan positif maupun negative.
3. Untuk proses electroplating secara garis besar ada 8 cara, dimulai dengan
pembersihan logam yang akan dilapisi hingga pengeringan dari cairan
yang dipakai.
3.2 Saran
Saran saya untuk proses electroplating adalah selalu utamakan keselamatan,
kesehatan, kerja karena pada proses electroplating kita berhadapan langsung
dengan cairan kimi yang berbahaya. Gunakanlah sarung tangan dan master agar
terhindar dari cairan kimia. Jika terkena segera mencuci tangan agar tidak melukai
sel kulit.

6
DAFTAR RUJUKAN
Gautama Pria. 2009. Mengenal Cara Pelapisan Logam ( Bagian 1)
([Link] diakses
pada 20 November 2018
Fadil. 2017. Electroplating ([Link]
[Link]) diakses pada 20 November 2018
Nafhan chabib. 2012. Cara pelapisan logam ([Link]
[Link]/2012/02/[Link]) diakses
pada 29 November 2018

Anda mungkin juga menyukai