A.
Analisa Data
No Data Etiologi Problem
1 DS : Masalah pada Nyeri Akut
Persalinan
Pasien mengatakan nyeri
setelah dilakukan operasi Tindakan Operasi
soctio cesaria
Paien mengatakan nyeri Trauma Jaringan
bertambah saat bergerak
DO : Insisi Pembedahan
Luka operasi bersih Sectio Caesaria
Luka tampak tertutup
Panjang luka 10 cm
Skala nyeri 5
Tanda tanda vital
Td : 100/80 mmHg,
Nd : 80 x/menit,
Rr : 24 x/menit,
Sh : 36,6 0C
2. DS : Tindakan Operasi Intoleransi Aktifitas
pasien mengatakan belum
dapat berdiri dan berjalan Luka Insisi
pasien mengatakan aktifitas
dibantu oleh keluarga dan Hambatan
Aktivitas
perawat
DO :
Kelemahan Fisik
Pasein tampak lemah
Aktifitas pasien tampak
dibantu oleh keluarga
Pasien tampak berbaring
Adanya luka operasi di
abdomen
3. DS : Trauma Jaringan Ganguan pola tidur
Kulit
Pasien mengatakan tidak dapat
istirahat dengan cukup Adanya Luka
Insisi
Pasien mengatakan mengantuk
DO : Bonding dan
attchement
Pasien tampak mengantuk
Pasien hanya tidur 4 jam Bayi rewel
Pasien mengatakan sering
terjaga dan memberikan ASI Ketidakmampuan
mempertahankan
pada anak kenyamanan
Terdapat lingakaran hitam di
sekitar mata
B. Diagnosa Keperawatan
1. Nyeri akut berhubungan dengan insisi pembedahan Sectio Caesaria
2. Intoleransi aktifitas berhubungan dengan kelemahan fisik
3. Gangguan pola tidur berhubungan dengan ketidakmampuan mempertahankan kenyamanan
C. Intervensi Keperawatan
No Dx. Tujuan dan Intervensi Rasional
Keperawatan Kriteria Hasil (NIC)
(NOC)
1 Nyeri akut NOC : NIC :
berhubungan Tingkat Nyeri 1. Lakukan 1. Untuk
dengan insisi Kontrol Nyeri pengkajian menentukan
pembedahan Sectio Tingkat nyeri secara tindakan
Caesaria Kenyamanan komeperhensif selanjutnya
Setelah dilakukan 2. Observasi reaksi 2. Untuk
asuhan nonverbal dan menentukan
keperawatan ketidaknyamana pengkajian skla
selama 1x24 jam n nyeri
diharapakan pasien 3. Kurangi faktor 3. Dapat
tidak mengalami presipitasi nyeri mengurangi
nyeri dengan 4. Ajarkan teknik rasa nyeri
kriteria hasil : relaksasi 4. Melancarkan
Mampu 5. Kaji tanda-tanda aliran darah dan
mengontrol vital mengurangi
nyeri 6. Kolaborasi rasa nyeri
Mampu pemberian 5. Menentukan
mengenali nyeri analgetik tindakan yang
Tanda-tanda akan dilakukan
vital normal 6. Mengurangi
rasa nyeri
2 Intoleransi aktifitas NOC : NIC :
berhubungan Self Care : 1. monitoring
1. mengetahui jika
dengan kelemahan ADLs TTV sebelum
ada masalah pada
fisik Toleransi dan setelah
Aktifitas latihan psien
Knservasi 2. Observasi
2. menentukan
Energi adanya
tindakan
Setelah dilakukan pembetasan
asuhan keperwatan klien dalam selanjutnya
3x24 jam melakukan
3. menghindari
diharapakan klien aktifitas
terjadinya cidera
dapat beraktifitas 3. Bantu pasien
tanpa keluhan dalam 4. mencegah
dengan kriteria melakukan
kelehan
hasil aktivitas
5. mepermudah
Mampu 4. monitor pola
melakukan tidur dan mobilisasi pada
aktifitas sehari- istirahat pada
pasien
hari (ADLs) pasien
memverbalisasi 5. ajarkan pasien
kemampuan teknik ambulasi
otot dan
kemampuan
berpindah
3. Gangguan pola NOC : 1. Determinasi 1. Dapat
tidur berhubungan Anxiety efek-efek
meningkatkan
dengan reduction medikasi
kualitas tidur
ketidakmampuan Comfort Level terhadap pola
mempertahankan Pain Level tidur 2. Agar pasien
kenyamanan Rest : extent 2. Jelaskan
dapat
and Pattern pentingnya tidur
memanfatkan
Setelah dilakukan yang adekuat
asuhan keperwatan 3. Ciptakan waktu tidur
3x24 jam lingkungan
3. Membuat
diharapakan yang nyaman
pasien tidur
gangguan pola 4. Diskusikan
tidur dengan dengan pasien dengan nyenyak
kriteria hasil dan keluarga
4. Menciptakan
Jumlah jam tentang teknik
tidur yang
tidur dalam tidur pasien
batas normal 6- 5. Instruksikan nyenyak
8 jam untuk
5. Menentukan
Pola tidur, memonitor tidur
tindakan
kualitas tidur pasien
dalam batas selanjunya
normal
D. Implementasi Keperawatan
No Hari/Tgl Jam Implementasi Respon Hasil Paraf
Dx
1 13.00 1. Melakukan pengkajian 1. pasien tampak kooperatif
nyeri secara 2. pasien tampak meringis
komeperhensif menahan nyeri
1 13.15 2. Mengobservasi reaksi 3. pasien tampak mengerti
nonverbal dan cara meminimalisir nyeri
ketidaknyamanan 4. pasien tampak mampu
1 13. 30 3. Mengurangi faktor melaksanakan teknik
presipitasi nyeri relaksasi
1 13.40 4. Mengajarkan teknik 5. TD :110/80 mmHg, RR :
relaksasi 24x/menit, S : 36,5 0C, N
1 13.50 5. mengkaji tanda-tanda : 80x/menit
vital 6. Nyeri berkurang setelah
1 14.10 6. mengkolaborasi diberikan analgetik
pemberian analgetik
2 14.15 7. memonitoring TTV 7. Tidak terjadi
sebelum dan setelah peningkatan yang
latihan signifikan setelah latihan
2 14.30 8. mengobservasi adanya 8. Pasien dapat mengerti
pembetasan klien dalam tentang pembatasan
melakukan aktifitas aktivitas
2 14.45 9. membantu pasien dalam 9. Keluarga membantu
melakukan aktivitas seluruh aktivitas pasien
2 15.00 10. menitor pola tidur dan 10. Pasien tidur malam
istirahat pada pasien hanya 4 jam karena psien
2 15.15 11. mengajarkan pasien selalu terbangun
teknik ambulasi 11. Pasien tampak mampu
mengikuti instruksi dari
perawat
3 15.30 12. mendeterminasi efek- 12. Pasien dapat menghidari
efek medikasi terhadap hal-hal yang
pola tidur mempengaruhi tidur
3 16.00 13. menjelaskan pentingnya 13. Pasien dapat mengerti
tidur yang adekuat dalam memanfaatkan
3 16.30 14. meniptakan lingkungan waktu tidur
yang nyaman 14. Keluarga pasien dan
3 16.50 15. mendiskusikan dengan pasien berusahan
pasien dan keluarga mencipatakan
tentang teknik tidur lingkungan yang nyaman
pasien 15. Pasien dan keluarga
3 17.00 16. menginstruksikan untuk mengerti tentang teknik
memonitor tidur pasien tidur
16. Keluarga dan pasien
dapat memahami tujuan
tidur
CATATAN PERKEMBANGAN
Tanggal Diagnosa Evaluasi Tanda
Waktu Keperawatan Tangan
Nyeri akut berhubungan S :
dengan insisi
pembedahan Sectio pasien mengatakan luka operasi di
Caesaria
abdomen
pasien mengatakan nyeri pada luka
operasi
O:
Luka tampak bersih
Panjang luka 10 cm
Skala nyeri 4
A : Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
Intoleransi aktifitas
S:
berhubungan dengan
pasien mengatakan tidak dapat
kelemahan fisik
melakukan aktivitas
pasien mengatakan seluruh aktifitas
dibantu oleh keluarga dan perawat
O:
pasien tampak terbaring
adanya luka operasi
tanda-tanda vital
TD : 100/80 mmHg
N : 80 x/menit
RR : 24 x/menit
S 360 C
A : Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
Gangguan pola tidur S :
berhubungan dengan pasien mengatakan susah tidur
ketidakmampuan
mempertahankan pasien mengatakan tidur tidak
kenyamanan
nyenyak
O:
Pasien hanya tidur 4 jam
Pasien mengatakan sering terjaga
dan memberikan ASI pada anak
Terdapat lingakaran hitam di sekitar
mata
A : Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan