0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
94 tayangan2 halaman

Prosedur Pengendalian Epidemiologi AFP

Standar operasional prosedur pengendalian epidemiologi AFP (lumpuh layu) di Puskesmas Pasirjambu meliputi (1) penemuan semua kasus AFP dan pelacakannya, (2) pengumpulan dua spesimen tinja setiap kasus, dan (3) pemeriksaan spesimen di laboratorium untuk mendeteksi sirkulasi virus polio.

Diunggah oleh

marlin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
94 tayangan2 halaman

Prosedur Pengendalian Epidemiologi AFP

Standar operasional prosedur pengendalian epidemiologi AFP (lumpuh layu) di Puskesmas Pasirjambu meliputi (1) penemuan semua kasus AFP dan pelacakannya, (2) pengumpulan dua spesimen tinja setiap kasus, dan (3) pemeriksaan spesimen di laboratorium untuk mendeteksi sirkulasi virus polio.

Diunggah oleh

marlin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOP PENGENDALIAN EPIDEMIOLOGI AFP

(LUMPUH LAYU)
[Link] :
B/343/SOP/VI/2017
STANDAR
No Revisi : 00
OPERASIONAL
Tanggalterbit :
PROSEDUR
06/04/2017
Halaman : 2/ 2

Ditanda tangani oleh : Kepala Puskesmas Pasirjambu

PUSKESMASPASIRJAMBU
Jl. Stasion Cisondari No.1
[Link] Setiawan,SKM
NIP: 196708031991031006
1. Pengertian Merupakan suatu kegiatan pengamatan yang dilakukan terhadap semua kasus
lumpuh layuh akut (AFP) pada anak usia kurang dari 15 tahun (<15 tahun) yang
merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit polio.
2. Tujuan 1. Menemukan semua kasus AFP yang ada di suatu wilayah
2. Melacak semua kasus AFP yang ditemukan di suatu wilayah
3. Mengumpulkan dua spesimen semua kasus AFP sesegera mungkin setelah
kelumpuhan
4. Memeriksa spesimen tinja semua semua kasus AFP yang ditemukan di
Laboratorium Polio Nasional
5. Memeriksa spesimen kontak terhadap Hot Case untuk mengetahui adanya
sirkulasi VPL
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Pasirjambu nomor 440/113SK/A/5/2017 tentang Pemegang
program upaya kesehatan masyarakat.
4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor: 483/MENKES/IV/2007 Tentang Pedoman
Surveilans Acute Flaccid Paralysis (AFP)

5. Prosedur / Langkah- 1. Mengisi format pelacakan (FP-1) antara lain:


langkah a. Menanyakan riwayat sakit dan vaksinasi polio serta data lain yang
diperlukan
b. Melakukan pemeriksaan fisik kasus AFP
2. Mengumpulkan 2 spesimen tinja dari setiap kasus AFP yang kelumpuhannya
kurang dari 2 bulan
3. Menjelaskan kepada orang tua tentang pentingnya rehabilitasi medik dan cara-
cara perawatan sederhana untuk mengurangi/ mencegah kecacatan akibat
kelumpuhan yang diderita
4. Mengupayakan agar semua kasus AFP mendapatkan perawatan tenaga medis
terdekat. Bila diperlukan dapat dirujuk ke dokter spesialis anak (DSA) atau
dokter spesialis saraf (DSS) untuk rehabilitasi medik sedini mungkin
5. Mencari kasus tambahan. Pencarian kasus tambahan dilakukan dengnan
menanyakan kemungkinan adanya anak berusia <15 tahun yang mengalami
kelumpuhan pada daerah tersebut kepada: Orang tua penderita, toma, kader
SOP PENGENDALIAN EPIDEMIOLOGI AFP
(LUMPUH LAYU)
[Link] :
B/343/SOP/VI/2017
STANDAR
No Revisi : 00
OPERASIONAL
Tanggalterbit :
PROSEDUR
06/04/2017
Halaman : 2/ 2

Ditanda tangani oleh : Kepala Puskesmas Pasirjambu

PUSKESMASPASIRJAMBU
Jl. Stasion Cisondari No.1
[Link] Setiawan,SKM
NIP: 196708031991031006
dan guru.
6. Melakukan follow up (kunjungan ulang) 60 hari terhadap virus AFP dengan
spesimen tidak adekuat atau hasil laboratorium positif virus polio vaksin

6. Hal – hal yang perlu 1. Memastikan kasus supek lumpuh layu sebelum melakukan tindakan.
diperhatikan

1. Lintas Program
7. Unit Terkait
2. Jejaring Surveilans (Puskesmas, Lab, Rumah Sakit)
3. Lintas Sektor.

8. Dokumen terkait 1. Laporan hasil kegiatan


2. Laporan AFP

9. Rekaman historis -

No Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan Tgl.

Anda mungkin juga menyukai