0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
100 tayangan2 halaman

Indikasi dan Manfaat Zink dalam Kesehatan

Zink berperan penting dalam tubuh sebagai mikronutrien yang dapat menghambat enzim INOS dan mencegah hipersekresi epitel usus selama diare. Zink juga berperan dalam epitelisasi dinding usus, meningkatkan absorpsi zat besi dan elektrolit, serta regenerasi epitel intestinal. Zink diserap buruk dari saluran pencernaan dan didistribusikan ke seluruh tubuh terutama di eritrosit, leukosit, dan organ vital lainnya. Zink dieksk

Diunggah oleh

Elsha Joldha
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
100 tayangan2 halaman

Indikasi dan Manfaat Zink dalam Kesehatan

Zink berperan penting dalam tubuh sebagai mikronutrien yang dapat menghambat enzim INOS dan mencegah hipersekresi epitel usus selama diare. Zink juga berperan dalam epitelisasi dinding usus, meningkatkan absorpsi zat besi dan elektrolit, serta regenerasi epitel intestinal. Zink diserap buruk dari saluran pencernaan dan didistribusikan ke seluruh tubuh terutama di eritrosit, leukosit, dan organ vital lainnya. Zink dieksk

Diunggah oleh

Elsha Joldha
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.

Zink

Farmakodinamik :

Zinc merupakan salah satu mikronutrien yang penting dalam tubuh. Zinc dapat
menghambat enzim INOS (Inducible Nitric Oxide Synthase), dimana ekskresi
enzim ini meningkat selama diare dan mengakibatkan hipersekresi epitel usus.
Zinc juga berperan dalam epitelisasi dinding usus yang mengalami kerusakan
morfologi dan fungsi selama kejadian diare. Zinc menghambat induksi cAMP,
sekresi cairan klorida dengan menghambat channel kalium basolateral dalam studi
in-vitro dengan ileum tikus. Zinc meningkatkan absorbs air dan elektrolit,
regenerasi dari epitel intestinal, meningkatkan enzim brush border.

Farmakokinetik :

 Absorbsi : Berat molekul unsur zinc adalah 65,37 dan zinc sulfat adalah
287,5. Setiap gram zinc sulfat mewakili 3,5 milimol Zn. Kelarutannya
adalah 1 dalam 0,6 ml air dan tidak larut dalam alkohol. Zinc diserap dengan
buruk dari saluran pencernaan (GIT) (hanya 20 hingga 30%), duodenum,
dan ileum. Zinc endogen diserap kembali dalam ileum dan usus besar,
menciptakan sirkulasi enterohepatik.
 Distribusi : Setelah penyerapan, zinc terikat dengan protein metallothionein
di usus. Zinc didistribusikan secara luas ke seluruh tubuh terutama disimpan
dalam eritrosit, leukosit, otot, tulang, kulit, ginjal, hati, pankreas, retina, dan
prostat. Tingkat pengikatan adalah 60 - 70% untuk albumin plasma, 30 -
40% untuk alfa 2 makroglobulin, dan 1% untuk asam amino seperti histidin
dan sistein. Konsentrasi plasma puncak terjadi sekitar dua jam.
 Metabolisme
 Ekskresi : Zinc diekskresikan terutama dalam feses (90%) dan hanya sedikit
ditemukan dalam urin, karena ginjal memainkan peran kecil dalam mengatur
kandungan Zn tubuh.

Indikasi :

Defisiensi Zink, Diare, Wilson’s disease

Efek samping :
Mual, muntah, nyeri perut, anemia.

Interaksi obat :

 Penggunaan bersama dengan kuinolon akan menurunkan absorbsi kuinolon.


 Penggunaan bersama dengan tetracycline akan menurunkan efektivitas dari
tetracycline.

Sediaan & Posologi :

Tablet 20 mg, Sirup 10mg/5ml, Drop 10mg/ml.

Umur < 6 bulan : ½ tablet ( 10 Mg ) per hari selama 10 hari

Umur > 6 bulan : 1 tablet ( 20 mg) per hari selama 10 hari.

Anda mungkin juga menyukai