DAFTAR ISI
DAFTAR ISI .........................................................................................................
BAB 1 PENDAHULUAN ....................................................................................
A. Latar Belakang ....................................................................................
B. Rumusan Masalah ..............................................................................
C. Tujuan .................................................................................................
BAB 2 PEMBAHASAN ......................................................................................
1. Pengertian Pendidikan Profesi Guru (PPG) .......................................
2. Tujuan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) ..............................
3. Penyelenggaraan Program Profesi Guru (PPG) .................................
4. Persyaratan bagi LPTK penyelenggara program PPG ......................
5. Kualifikasi akademik calon peserta didik PPG .................................
6. Beban belajar program PPG ..............................................................
7. Kurikulum pendidikan profesi guru ..................................................
8. Sistem pembelajaran program PPG ...................................................
9. Uji kompetensi program PPG ............................................................
10. Persyaratan Dosen Program PPG ......................................................
BAB 3 PENUTUP ................................................................................................
A. Kesimpulan ...........................................................................................
B. Saran .....................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................
LEMBAR KONTRIBUSI ANGGOTA ................................................................
LEMBAR PERTANYAAN ..................................................................................
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dunia pendidikan tidak pernah lepas dari yang namanya guru.
Sertifikasi guru merupakan terobosan dunia pendidikan dalam
meningkatkan kualitas guru, sehingga ke depan semua guru harus
memiliki sertifikasi sebagai lisendi sebagai ijin mengajar. Dengan
demikian upaya profesioanalisme guru akan menjadi kenyataan sehingga
tidak semua orang dapat menjadi guru, dan tidak pula banyak orang
menjadikan pekerjaan ini sebagai batu loncatan. Hal ini merupakan
konsekuensi logis dari Undang- Undang Sisdiknas, Standar Pendidikan
Nasional (SNP) serta Undang-undang Guru dan Dosen, yang di
realisasikan dalam berbagai peraturan pemerintah, termasuk PP tentang
guru.
Guru yang profesional adalah guru yang memiliki seperangkat
kompetenasi (pengetahuan, keterampilan, dan perilaku) yang harus
dimiliki, dihayati dan dikuasai oleh guru dalam melaksanakan tugas
keprofesionalannya. Kompetensi yang harus dimiliki oleh guru
berdasarkan Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan
dosen menyatakan bahwa kompetensi guru meliputi kompetensi
kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang
diperoleh melalui pendidikan profesi. Profesi merupakan pekerjaan,
yang dapat terwujud sebagai jabatan seseorang yang ia tekuni
berdasarkan keahliannya melaui proses pembelajaran.
Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan suatu wahana bagi
guru untuk mengaplikasikan ilmu untuk mendapatkan profesionalisme
guru. Berdasarkan undang-undang profesi yang disahkan oleh Dewan
Perwakilan Rakyat, guru ditetapkan sebagai profesi oleh karena itu guru
harus mempunyai kompetensi yang dapat diandalkan. Pendidikan Profesi
Guru (PPG) yang dilakukan guru merupakan salah satu wadah agar guru
2
mendapatkan pengalaman profesi yang sapat diandalkan. Dalam
Pendidikan Profesi Guru (PPG) guru akan dihadapkan pada kondisi rill
aplikasi bidang keilmuan. Pendidikan Profesi Guru (PPG) tidak hanya
kegiatan mengajar yang harus ditempuh oleh guru, tetapi juga
menyangkut kemampuan berpartisipasi, membangun atau
mengembangkan potensi pendidikan.
B. Rumusan masalah
1. Apa pengertian Pendidikan Profesi Guru (PPG)?
2. Apa tujuan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG)?
3. Bagaimana penyelenggaraan Program Profesi Guru (PPG)?
4. Apa persyaratan bagi LPTK penyelenggara program PPG?
5. Apa kualifikasi akademik calon peserta didik PPG?
6. Apa beban belajar program PPG?
7. Apa kurikulum pendidikan profesi guru?
8. Apa sistem pembelajaran program PPG?
9. Apa uji kompetensi program PPG?
10. Apa persyaratan Dosen Program PPG?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui
2. Untuk mengetahui
3. Untuk mengetahui
4. Untuk mengetahui
5. Untuk mengetahui
6. Untuk mengetahui
7. Untuk mengetahui
8. Untuk mengetahui
9. Untuk mengetahui
10. Untuk mengetahui
3
BAB I
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Undang-undang RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional (UU-Sisdiknas), Undang-undang RI No.
14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UU-GD) dan
Peraturan Pemerintah RI No. 19 tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan (PP-SNP) mengamanatkan
bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik,
kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani
serta memiliki untuk mewujudkan tujuan pendidikan
nasional. Berdasarkan produk hukum tersebut dinyatakan
bahwa guru adalah pendidik profesional.
Kualifikasi akademik minimal guru adalah S1/D-IV
yang dibuktikan dengan ijazah yang dikeluarkan oleh
Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) baik
negeri maupun swasta yang telah terakreditasi.
Sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat
pendidikan untuk guru yang telah memenuhi persyaratan
sertifikasi sebagai upaya peningkatan mutu guru
diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran,
layanan bimbingan dan konseling serta kepengawasan
pada satuan pendidikan formal secara berkelanjutan.
Pelaksanaan sertifikasi dapat dibedakan menjadi dua yaitu:
1. Sertifikasi guru dalam jabatan.
4
Berdasrkan Peraturan Pemerintah RI No. 74 tahun
2009 tentang guru, pelaksanaan Sertifikasi Bagi Guru
Dalam Jabatan dilakukan denga dua cara yaitu ujian
kompetensi melalui penilaian portofolio dab pemberian
sertifikat pendidikan secara langsung bagi guru yang
memenuhi persyaratan.
Peserta sertifikasi melalui penilaian portofolio yang
belum mencapai skor minimal kelulusan diharapkan:
a. Melengkapi portofolio.
b. Mengikuti Pendidikan Dan Latihahan Profesi Guru
(PLPG) yang dakhiri dengan ujian.
Peraturan Pemerintah RI No. 74 tahun 2009 tentang
Guru memiliki limit waktu sampai tahun 2014, oleh karena
itu Kementrian Pendidikan Nasional mengeluarkan
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 9 tahun 2010
tentang Program Pendidikan Profesi Bagi Guru Dalam
Jabatan. Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan:
a. Program pendidikan profesi guru bagi guru dalam
jabatan yang selanjutnyadisebut program
pendidikan profesi guru (PPG) adalah program
pendidikan yang diselenggaran untuk
mempersiapkan guru agar menguasai kompetensi
guru secara utuh sesuai dengan standar nasional
pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat
pendidik.
b. Program PPG bertujuan utuk menghasilkan guru
profesional yang memiliki kompetensi dalam
5
mrencanakan, melaksanakan, dan menilai
pembelajaran, menindak lanjuti hasil penilaian
dengan melakukan pembimbingan, dan pelatihan
peserta didik, dan mampu melakukan penilaian dan
mengembangkan keprofesian secara berkelanjutan.
2. Sertifikasi bagi guru pra jabatan
Sertifikasi bagi guru pra jabatan diperoleh melalui
Pendidikan Profesi Guru (PPG), hal ini berdasarkan pasal
10 ayat 1 Undang-undang RI No. 14v tahun 2005
tentang Guru dan Dosen, serta pasal 4 ayat 1 peraturan
pemerintah No. 74 tahun Guru.
Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Republik Indonsia No. 8 tahun 2009 Tentang Program
Pendidikan Profesi Guru Prajabatan menyatakan bahwa
yang dimaksud dengan:
a. Pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi
setelah program sarjana yang mempersiapkan
peerta didik untuk memiliki pekerjaan dengan
persyaratan keahlian khusus.
b. Program pendidikan profesi guru pra jabatan yang
selanjutnya disebut program pendidikan profesi
guru ( PPG) adalah program pendidikan yang
diselenggarakan untuk memepersiapkan lulusan
S1 kependidikan dan S1/DIV non kependidikan
yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar
menguasai kompetensi guru secar utuh
sesuaidengan standar nasional pendidikan
sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidikan
6
profesional pada pendidikan anak usia dini,
pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
B. Tujuan Program Pendidikan Profesi Guru
1. Untuk menghasilkan calon guru yang memiliki
kompetensi dalam merencanakan.
2. Melaksanakan dan menilai pembelajaran.
3. Menindak lanjuti hasil penilaian dengan melakukan
pembimbingan dan pelatihan peserta didik.
4. Mampu melaksanakan penelitian dengan
mengembangkan profesionalitas secara berkelanjutan
C. Penyelenggaraan program PPG
Program PPG diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memiliki
lembaga pendidikan tenaga kependidikan yang memenuhi persyaratan
yang ditetapkan oleh menteri.
D. Persyaratan bagi LPTK penyelenggara program PPG
1. Memiliki program study kependidikan S1 yang:
a. Sama dengan program PPG yang akan diselenggarakan.
b. Terakreditasi oleh BAN PT dengan nilai minimal B.
c. Memiliki dosen tetap sekurang kurangnya dua orang/
berkualifikasi Doktor (S3) dengan jabatan akademik minimal
lektor, dan 4 orang berkualifikasi Magister (S2) dengan jabatan
akademik minimal lektor kepala berlatar belakang pendidikan sama
dan atau sesuai dengan program PPG yang akan diselenggarakan,
minimal salah satu latar belakang strata pendidikan setiap dosen
tersebut adalah bidang kependidikan.
2. Memiliki sarana dan prasarana yang memenuhi persyaratan untuk
menunjang penyelenggaraan program PPG.
7
3. Memiliki program peningkatan dan pengembangan aktifitas
instruksional atau yang sejenis dan berfungsi efektif.
4. Memiliki program dan jaringan kemitraan dengan sekolah sekolah
mitra terakreditasi minimal B dan memenuhi persyaratan untuk
pelaksanaan program pengalaman lapangan (PPL).
5. Memiliki laporan evaluasi diridan penjamin mutu berdasarkan fakta,
sekurang kurangnya dua tahun terakhir.
E. Kualifikasi akademik calon peserta didik PPG
1. S1 kependidikan yang sesuai dengan program pendidikan profesi yang
akan ditempuh.
2. S1 kependidikan yang serumpun dengan program pendidikan profesi
yang akan ditempuh dengan menempuh materikulasi.
3. S1/ DIV non kependidikan yang sesuai dengan program pendidikan
profesi yang akan ditempuh, dengan menempuh materikulasi mata
kuliah akademik kependidikan.
4. S1/DIV non kependidikan serumpun dengan program pendidikan
profesi yang akan ditempuh dengan menempuh materikulasi.
5. S1 Psikologi untuk program PPG pada PAUD atau SD, dengan
menempuh materikulasi.
F. Kurikulum pendidikan profesi guru
Pasal 1 ayat 13 no 19/2005 tentang SNP kurikulum adalah
seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan
pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan
kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Pasal 9
PP no 19/2005 tentang SNP mengemukakan bahwa kerangka dasar dan
struktur kurikulum pendidikan tinggi di kembangkan sendiri untuk setiap
program study. Dengan demikian LPTK yang akan menyelenggarakan
Pendidikan Profesi Guru (PPG) dapat menyusun sendiri kurikulumnya,
8
baik kurikulum PPG pasca S1 kependidikan maupun kurikulum PPG
pasca S1/ DIV non kependidikan.
Dalam menyusun kurikulum PPG perlu diperhatikan kompetensi guru
sebagai mana dimaksud dalam pasal 10 UU no 14/2005 tentang guru dan
dosen, yakni kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi
sosial dan kompetensi provesional yang diperoleh melalui pendidikan
profesi.
Sebelum menetapkan kurikulum yang akan diberlakukan untuk PPG,
perlu di analisa terlebih dahulu apa saja kompetensi yang sudah diperoleh
mahasiswa lulusan S1 kependidikan dan S1/DIV non kependidikan.
Analisis ini akan menentukan apa saja kegiatan perkuliahan yang perlu
ditambahkan untuk kedua program tersebut. Sebagaimana diketahui dalam
program PPG pasca S1 kependidikan diperuntukkan bagi peserta didik
yang sebelumnya berasal dari S1 kependidikan.
Pada program PPG untuk lulusan S1 kependidikan perlu diberikan
mata kuliah bidang studi dalam bentuk subject specific pedagogy
(pendidikan bidang studi) dan program pengalaman lapangan (PPL)
kependidikan. Sedangkan pada program PPG pasca S1/DIV non
kependidikan diberikan mata kuliah mengenai kompetensi akademik
kependidikan (pedagogik), bidang studi dalam bentuk subject specific
pedagogy (pendidikan bidang studi) dan latihan mengajar atau program
pengalaman lapangan (PPL).
G. Beban belajar program PPG
No PROGRAM PPG SKS
.
9
1 Untuk menjadi guru pada satuan pendidikan TK/RA/TKLB atau 18-20
bentuk lain yang sederajat bagi lulusan S1 PGTK dan PG PAUD
2 Untuk menjadi guru pada satuan pendidikan SD/MI/SDLB atau 36-40
bentuk lain yang sederajat bagi kelulusan S1 PGSD
3 Untuk menjdadi guru pada satuan pendidikan TK/RA/TKLB atau
bentuk lain yang sederajat bagi lulusan selain S1/DIV
kependidikan PGTK dan PG PAUD
4 Untuk menjadi guru pada satuan pendidikan SD/MI/SDLB atau
bentuk lain yang sederajat bagi lulusan S1/DIV kependidikan
selain S1 PGSD
5 Untuk menjadi guru pada satuan pendidikan TK/RA/TKLB atau
bentuk lain yang sederajat dan pada satuan pendidikan
SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat yang berlatar
belakang lulusan S1 Psikolog
H. Sistem pembelajaran program PPG
1. Sistem pembelajaran mencakup perkuliahan, praktikum dan praktek
pengalaman lapangan yang diselenggarakan dengan pemantauan
langsung secara intensif oleh dosen yang ditugaskan khusus untuk
kegiatan tersebut, dinilai secara objektif dan transparan.
2. Perkuliahan praktikum dan praktek pengalaman lapanagan
dilaksanakan secara tatap muka dan beriorientasi pada pencapaian
kompetensi merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran,
menulis hasil pembelajaran, menindaklanjuti hasil penilaian, serta
melakukan dan pelatihan.
I. Uji kompetensi program PPG
10
1. Uji kompetensi sebagai ujian akhir terdiri dari ujian tulis dan ujian
kinerja, ditempuh setelah peserta lulus semua program PPG.
2. Ujian tulis dilaksanakan oleh program studi/jurusan penyelenggara,
sedangkan ujian kinerja dilaksanakan oleh program studi/jurusan
dengan melibatkan organisasi profesi dan atau pihak eksternal yang
profesional dan relevan.
3. Peserta yang lulus uji kompetensi memperoleh sertifikat pendidik
bernomor regristasi yang dikeluarkan oleh LPTK.
J. Persyaratan Dosen Program PPG
1. Dosen pada program PPG memiliki kualifikasi pendidikan minimum
lulusan program Masgister (S2). mimnimal salah satu strata
pendidikan yang bersangkutan dalam bidang kependidikan sesuai
dengan mata pelajaran yang diajarkan.
2. Dosen pada program PPG kejuruan selain memiliki kualifikasi
sebagaimana butir di atas, diutamakan yang memiliki sertifikat
keahlian sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan.
11
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
12
DAFTAR PUSTAKA
13
LEMBAR KONTRIBUSI ANGGOTA
1. Nama : Nur Afivah
NPM : 18144600051
Mengetik bagian :
a. Pengertian Pendidikan Profesi Guru (PPG)
b. Tujuan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG)
2. Nama : Vina Anggelia
NPM : 18144600054
Mengetik bagian :
a. Penyelenggaraan Program Profesi Guru (PPG)
b. Persyaratan bagi LPTK penyelenggara program PPG
3. Nama : Febriana Dwi Kurnia
NPM : 18144600057
Mengetik bagian :
a. Kualifikasi akademik calon peserta didik PPG
b. Beban belajar program PPG
4. Nama : Ema Nur Widiawati
NPM : 18144600063
Mengetik bagian :
a. Kurikulum pendidikan profesi guru
b. Sistem pembelajaran program PPG
5. Nama : Mita Mufliyanti
14
NPM : 18144600065
Mengetik bagian :
a. Uji kompetensi program PPG
b. Persyaratan Dosen Program PPG
LEMBAR PERTANYAAN
15