0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
141 tayangan8 halaman

Penghematan Energi Melalui Insulasi Jendela

Dokumen tersebut berisi 6 soal tentang perpindahan panas yang meliputi topik insulasi jendela, kabel listrik berinsulasi, pendingin berdinding ganda, jendela dua kaca, dan pemanas silinder. Soal-soal tersebut meminta perhitungan besaran seperti pengurangan kehilangan kalor, kehilangan kalor, penghematan biaya pemanasan, daya maksimum kabel, beban kalor pendingin, dan daya pemanas per satuan panjang.

Diunggah oleh

Jaya Rusyana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
141 tayangan8 halaman

Penghematan Energi Melalui Insulasi Jendela

Dokumen tersebut berisi 6 soal tentang perpindahan panas yang meliputi topik insulasi jendela, kabel listrik berinsulasi, pendingin berdinding ganda, jendela dua kaca, dan pemanas silinder. Soal-soal tersebut meminta perhitungan besaran seperti pengurangan kehilangan kalor, kehilangan kalor, penghematan biaya pemanasan, daya maksimum kabel, beban kalor pendingin, dan daya pemanas per satuan panjang.

Diunggah oleh

Jaya Rusyana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : I Gusti Ngurah Bagus Jaya Rusyana

NIM : 1705531040
UTS perpindahan panas 1
No 1
2. Untuk mengurangi kehilangan kalor dari sebuah rumah pada musim dingin, jendela-
jendela dari rumah tersebut diberikan lapisan insulasi polystyrene (kins = 0.017 W/mK) pada
malam hari. Untuk memperkirakan penghematan energi, insulasi setebal 20 mm dipasangkan
pada jendela kaca (kw = 1.8

W/mK) setebal 8 mm. Hambatan termal kontak antara kaca dan insulasi diperkirakan sebesar
(R”t,c = 0.002 m2K/W), sementara koefisien perpindahan kalor konveksi di permukaan luar
jendela adalah sebesar 25 W/m2K. Dengan insulasi, koefisien perpindahan kalor konveksi pada
permukaan dalam adalah sebesar 2 W/m2.K; sementara tanpa insulasi adalah 9 W/m2.K
(a) Berapakah presentasi pengurangan kehilangan kalor yang disebabkan oleh penggunaan
insulasi?
(b) Jika total luas permukaan jendela di rumah tersebut adalah 15 m2, berapakah kehilangan
kalor pada kondisi insulasi dan tanpa insulasi. Udara dalam ruangan adalah 20˚C sementara pada
bagian luar ruangan adalah -12˚C.
(c) Jika rumah tersebut dipanaskan dengan tungku gas beroperasi dengan efisiensi 0.85 dan harga
gas alam adalah $0.01 per MJ, berapakah penghematan yang dihasilkan dari pengaplikasian
insulasi selama 12 jam?
3. Kabel listrik berukuran diameter 2mm diinsulasi menggunakan selubung karet (k = 0.09
W/mK) dengan ketebalan 2.7 mm. Hambatan termal kontak antara kabel dan karet bernilai 3 x
10-4 m2K/W. Koefisien perpindahan kalor konveksi pada bagian luar dari permukaan selubung
karet adalah sebesar 12 W/m2K dan temperatur udara lingkungan adalah sebesar 24˚C. Jika
temperatur insulasi tidak boleh melebihi 60˚C, berapakah daya maksimum yang diizinkan untuk
didisipasikan sebagai kalor dan dilewatkan pada kabel listrik tersebut? Berapakah radius kritis
dari insulasi tersebut?
4. Sebuah pendingin berbentuk kubus dengan ukuran sisi 4.5 m memiliki dinding komposit
yang terdiri atas lapisan luar berupa lembaran baja karbon (kst = 64 W/m.K) dengan ketebalan
7.2 mm, lapisan inti berupa insulasi dari gabus (0.039 W/m.K) setebal 120 mm dan lapisan
interior berupa lembaran alloy aluminium (kal = 173 W/m.K) setebal 7.2 mm. Antarmuka dari
lembaran logam dengan insulasi memiliki hambatan termal kontak sebesar 2.5 x 10-4 m2.K/W.
Berapakah beban kalor yang harus dijaga oleh pendingin untuk mendapatkan temperatur
permukaan dalam -4˚C saat temperatur permukaan luar berada pada nilai 20˚C?
5. Sebuah jendela terdiri atas dua buah kaca (konduktivitas termal 1.4 W/m.K) dengan
ketebalan 10 mm yang diantara keduanya terisi celah udara (konduktivitas termal 0.0245
W/m.K) dengan ketebalan celah 10 mm. Jendela ini memisahkan udara ruangan dengan
temperatur 26˚C dengan udara lingkungan dengan temperatur – 5˚C. Koefisien perpindahan
kalor konveksi yang terasosiasi dengan permukaan dalam ruangan adalah 10 W/m2K. Jika
koefisien perpindahan kalor konveksi pada permukaan luar jendela adalah 80 W/m2.K,
berapakah kalor yang hilang melalui jendela berukuran 0.8 m x 0.5 m tersebut?
6. Sebuah benda berbentuk pipa silinder terbungkus oleh pemanas elektrik. Temperatur
permukaan dalam dari silinder tersebut dijaga pada 8˚C. Dinding tabung memiliki jari-jari dalam
25 mm dan jari-jari luar 75 mm, serta konduktivitas termal sebesar 12 W/m.K. Hambatan termal
kontak antara permukaan pemanas dengan permukaan luar pipa adalah sebesar 0.008 m.K/W,
sementara bagian permukaan luar dari pemanas terpapar fluida dengan temperatur -15˚C dan
koefisien perpindahan kalor konveksi 100 W/m2K. Tentukan daya pemanas per satuan panjang
untuk menjaga permukaan luar pemanas pada suhu 30˚C.

Anda mungkin juga menyukai