0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan2 halaman

Puisi Cinta untuk Rasulullah

Puisi ini membahas tentang Nabi Muhammad sebagai penerang umat manusia. Puisi ini menggambarkan Nabi Muhammad sebagai sosok yang mampu menerangi kegelapan dengan sinar wajah dan peluh perjuangannya. Namun, umat Islam saat ini dinilai telah lalai menjalankan ajaran dan sunnah Nabi serta memperjuangkan agama, sehingga agama Islam dinilai telah porak poranda. Puisi ini menyayangkan hal tersebut dan bertanya apakah umat Islam mas

Diunggah oleh

rizqah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan2 halaman

Puisi Cinta untuk Rasulullah

Puisi ini membahas tentang Nabi Muhammad sebagai penerang umat manusia. Puisi ini menggambarkan Nabi Muhammad sebagai sosok yang mampu menerangi kegelapan dengan sinar wajah dan peluh perjuangannya. Namun, umat Islam saat ini dinilai telah lalai menjalankan ajaran dan sunnah Nabi serta memperjuangkan agama, sehingga agama Islam dinilai telah porak poranda. Puisi ini menyayangkan hal tersebut dan bertanya apakah umat Islam mas

Diunggah oleh

rizqah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Cahaya sang Rasul

Karya: Rahma Atikah

Ada sinar wajah yang mampu menndamaikan seluruh makhluk ( **)


Ada tetesan peluh perjuangan namun mampu menggetarkan jagat raya ( ***)

Siapakah dia ? (**)


Ya muhammad, Ya Rasulullah
Hadirmu laksana sebatang lilin
Yang menerangi dinding-dinding kegelapan
Hingga terang menggantikan

Ya Rasulullah (***)
Engkau penerang zaman
Saat gulita menyelimuti dan terus mengejar tiada henti

Ya Muhammadku (**)
Engkaulah akhir dari segala Nabi
Yang mengajari kami ajaran suci
Lewat Kalam Illahi

Ya Muhammadku (***)
Perjuangan, pengorbanan engkau lakukan demi kami, umatmu

Ya Muhammadku (**)
Sudah banyak pembelaan yang engkau lakukan di hadapan Allah
Untuk kami umat mu .

Lantas, apa yang telah kami balas untuk mu ya rasul ? (***)


Kami lalai akan ajaran dan Sunnah mu

Kami lalai akan sholawat pada mu (**)


Dan .. kami juga lalai memperjuangkan agama kita
Yang sudah porak poranda
Yaaa Rasulullah .. (***)
Apa kami masih pantas, disebut umat paling terbaik ?
Apa kami masih pantas , menjadi umat mu ?

Ya Rasulullah (**)

Izinkan hati kami ini terus merindui mu


Mengharap pertemuan untuk suatu hari

Berharap berkumpul bersamamu suatu saat nanti ( **/***)

Anda mungkin juga menyukai