0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
466 tayangan2 halaman

Metode Chip Sampling dalam Pertambangan

Tiga metode sampling yang dijelaskan adalah selective sampling yang memilih sampel sesuai komposisi, interval sampling yang mengambil sampel pada interval tetap, dan chip sampling yang mengumpulkan pecahan batuan dengan memotong zona mineralisasi.

Diunggah oleh

Iswara Wiri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
466 tayangan2 halaman

Metode Chip Sampling dalam Pertambangan

Tiga metode sampling yang dijelaskan adalah selective sampling yang memilih sampel sesuai komposisi, interval sampling yang mengambil sampel pada interval tetap, dan chip sampling yang mengumpulkan pecahan batuan dengan memotong zona mineralisasi.

Diunggah oleh

Iswara Wiri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Selective sampling

Selective sampling adalah salah satu metode sampling dengan cara menyeleksi
sampel yang akan digunakan untuk sampel lebih lanjut beserta pemilihan conto sesuai
komposisi [Link] ini digunakan sesuai kebutuhan dan anomali yang ada di
alam,homogen atau heterogen.

Interval sampling
Interval sampling adalah salah satu metode sampling dengan cara mengambil
sampel sesuai interval yang ditentukan. Pengambilan conto dengan interval ini
bertujuan agar lebih teliti atau detail jika ada suatu perubahan/anomali. Interval conto
300-1500 m (awal), 15-60 m (lanjutan).

Chip sampling
Chip sampling (conto tatahan) adalah salah satu metode sampling dengan cara
mengumpulkan pecahan batuan (rock chip) yang dipecahkan melalui suatu jalur
(dengan lebar 15 cm) yang memotong zona mineralisasi dengan menggunakan palu
atau pahat. Jalur sampling tersebut biasanya bidang horizontal dan pecahan-pecahan
batuan tersebut dikumpulkan dalam suatu kantong conto. Kadang-kadang pengambilan
ukuran conto yang seragam (baik ukuran butir, jumlah, maupun interval) cukup sulit,
terutama pada urat-urat yang keras dan brittle (seperti urat kuarsa), sehingga dapat
menimbulkan kesalahan seperti oversampling (salting) jika ukuran fragmen dengan
kadar tinggi relatif lebih banyak daripada fragmen yang low [Link] sampel
memotong perlapisan batuan.

Contoh foto rock chip

a) the pattern used – square b) the pattern of use – rhomboid

Anda mungkin juga menyukai