0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
342 tayangan3 halaman

Model Pembelajaran Networked di SD

Model jaringan adalah model pembelajaran kolaboratif di mana siswa bekerja sama dengan ahli untuk mencari informasi terkait mata pelajaran dari berbagai sumber. Model ini memungkinkan siswa memperluas wawasan secara mandiri sambil tetap terarah oleh tujuan belajar. Karakteristiknya meliputi sumber belajar yang beragam dan membentuk jaringan serta meningkatkan minat dan partisipasi siswa. Kelebihannya mendor

Diunggah oleh

Ayu Arianti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
342 tayangan3 halaman

Model Pembelajaran Networked di SD

Model jaringan adalah model pembelajaran kolaboratif di mana siswa bekerja sama dengan ahli untuk mencari informasi terkait mata pelajaran dari berbagai sumber. Model ini memungkinkan siswa memperluas wawasan secara mandiri sambil tetap terarah oleh tujuan belajar. Karakteristiknya meliputi sumber belajar yang beragam dan membentuk jaringan serta meningkatkan minat dan partisipasi siswa. Kelebihannya mendor

Diunggah oleh

Ayu Arianti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

THE NETWORKED MODEL (MODEL JARINGAN)

A. Pengertian Model Jaringan (Networked)


The Networked Model (Model Jaringan), yaitu model pembelajaran yang berupa
kerjasama anhtara siswa dengan seorang ahli dalam mencari data, keterangan, atau lainnya
sehubungan dengan mata pelajaran yang disukainya atau yang diminatinya sehingga siswa
secara tidak langsung mencari tahu dari berbagai sumber. Sumber dapat berupa buku bacaan,
internet, TV atau teman, kakak, orang tua, dan sebagainya yang dianggap ahli olehnya. Siswa
memperluas wawasan belajarnya sendiri artinya siswa termotivasi belajar karena rasa ingin
tahunya yang besar dalam dirinya.
Model Networked merupakan model pemaduan pembelajaran yang mengandaikan
kemungkinan pengubahan konsepsi, bentuk pemecahan masalah, tuntunan bentuk
keterampilan baru setelah siswa mengadakan studi lapangan dalam situasi, kondisi, maupun
konteks yang berbeda – beda. Belajar disikapi dengan proses yang berlangsung secara terus
menerus karena adanya hubungan timbal balik antara pemahaman dan kenyataan yang
dihadapai siswa. Untuk membantu anda memahami model ini coba perhatikan gambar atau
ilustrasi di bawah.

Berdasarkan uraian diatas, peneliti menyimpulkan bahwa pembelajaran terpadu tipe


networked adalah pembelajaran yang menciptakan proses kerja sama antara siswa dan ahli
(sumber belajar) yang membentuk sebuah jaringan untuk memperoleh informasi yang diikat
oleh misi belajar dari berbagai disiplin ilmu.
B. Karakteristik Model Jaringan ( Networked)
Beberapa karakteristik pembelajaran terpadu networked yaitu:
1. Potensi terciptanya sumber belajar antara banyak pihak yang membentuk
sebuah jaringan
2. Sumber belajar yang digunakan beragam (buku, majalah, internet, televisi,
radio, ahli).
3. Menimbulkan minat siswa dalam mencari informasi
4. Memungkinkan siswa untuk aktif dalam mencari informasi
5. Membuat siswa mampu menyimpulkan informasi yang diperoleh\

C. Kelebihan dan Kekurangan Model Jaringan ( Networked)


Kelebihan dari pembelajaran terpadu tipe networked yaitu memfasilitasi siswa untuk
melatih sikap disiplin serta mendoring siswa untuk bekerja sama dengan seseorang yang ahli
dibidangnya. Kegiatan ini akan menumbuhkan sikap kerja sama siswa dengan orang lain
yang dianggap siswa sebagai ahli. Selain itu, pembelajaran terpadu tipe networked juga
menumbuhkan terciptanya rasa ingin tahu siswa yang menimbulkan ketertarikan dan motivasi
belajar siswa dengan orang lain. Serta kelebihan model ini juga adalah siswa memperluas
wawasan pengetahuan pada satu atau dua mata pelajaran secara mendalam dan sempit
sasarannya
Kekurangan dari tipe networked, dapat menyebarkan minat yang terlalu tipis dan
tidak berkonsentrasi atau memecahkan perhatian siswa sehingga upaya – upaya pengajaran
yang dilakukan menjadi tidak efektif. Selain itu, motivasi anak akan berubah seiring
berjalannya waktu sehingga kedalaman materi pelajaran menjadi dangkal secara sengaja
karena mendapat hambatan dalam mencari sumber. kelemahannya jugaadalah kemungkinan
motivasi siswa akan berubah kedalaman materi pelajaran menjadi dangkal.
DAFTAR PUSTAKA

Dwi W. 2018. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Terpadu Tipe Networked Mengacu


Kurikulum 2013 Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Skripsi. Tidak diterbitkan.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sanata Dharma: Yogyakarta

Husamah, Yuni Pantiwati, Arina Restian, Puji Sumarsono. 2018. Belajar & Pembelajaran.
Malang: UMM Press

Resmini, Novi, dkk. 1996. Penentuan Unit Tema dalam Pembelajaran Terpadu. Malang:
IKIP Malang

Anda mungkin juga menyukai