0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
67 tayangan6 halaman

Metode Pengembangan DSDM dalam Proyek

DSDM adalah kerangka kerja untuk membangun sistem dalam waktu terbatas dengan prototyping inkremental. DSDM memiliki tahapan feasibility study, business study, functional model iteration, design and building iteration, serta implementation phase. DSDM dibutuhkan untuk proyek perangkat lunak yang membutuhkan pengembangan cepat dan tanggap terhadap perubahan.

Diunggah oleh

Febriansyah Amu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
67 tayangan6 halaman

Metode Pengembangan DSDM dalam Proyek

DSDM adalah kerangka kerja untuk membangun sistem dalam waktu terbatas dengan prototyping inkremental. DSDM memiliki tahapan feasibility study, business study, functional model iteration, design and building iteration, serta implementation phase. DSDM dibutuhkan untuk proyek perangkat lunak yang membutuhkan pengembangan cepat dan tanggap terhadap perubahan.

Diunggah oleh

Febriansyah Amu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Dynamic System Development Method(DSDM)

Nama Kelompok :
Geraldi Mokodompit (18210094)
Martinus M.P Larira (18210097)
Febriansyah Dirgantara Amu (18210026)
Clara R. Tulenan (18210128)
1. Pengertian Dynamic System Development Method(DSDM)

Dynamic System Development Method(DSDM) merupakan sebuah kerangka kerja yang


memberi banyak pengetahuan tentang manajemen proyek, serta untuk membangun dan
memelihara sistem dalam waktu yang terbatas melalui penggunaan prototyping yang
incremental dalam lingkungan yang terkondisikan,

Dynamic System Development Method (DSDM) juga membangun software dengan cepat
dan terstruktur, memiliki tahapan – tahapan kerja yang diantaranya tahapan feasibility
study, business study, functional model iteration, design and building iteration, dan tahapan
implementation phase.

Dynamic System Development Method (DSDM) yang merupakan salah satu metode
pengembangan perangkat lunak tangkas (agile software method). Rilis (release) dalam
pengembangan DSDM terbagi menjadi dua, yaitu : rilis fitur dasar sistem dan rilis fitur
pendukung. Rilis fitur dasar sistem berfungsi untuk mengidentifikasi peran pengguna,
sedangkan rilis fitur pendukung melengkapi seluruh kebutuhan sistem yang akan
dikembangkan.

DSDM merupakan salah satu metode Agile untuk pengembangan perangkat lunak. DSDM
merupakan suatu kerangka kerja yang awalnya didasarkan pada Rapid Application
Development
(RAD) dan mengutamakan keterlibatan pengguna secara berkesinambungan dengan
pendekatan
pengembangan secara berulang dan bertambah, tanggap terhadap perubahan, untuk
membangun
sistem perangkat lunak yang memenuhi kebutuhan bisnis tepat waktu dan juga tepat
anggaran.
2. DSDM Life Cylce

- Feasibility Study
Kesesuaian proyek awal dinilai dalamfase ini. Fase ini membantu
untukmengidentifikasi kelayakan proyek. Faseini membantu untuk mengidentifikasi
- Business Study
Setelah melakukan analisis kelayaka, langkah selanjutnya adalah menganalisis
karakteristik bisnis dan teknologi. Studi Bisnis memberikan dasar untuk semua karya
karya berikutnya. Fase ini mengarah pada garis
rinci proses bisnis yang terkena dampak dan informasi yang mereka butuhkan.
- Functionul Model lteration
Fase ini memiliki tujuan untuk memberikan model fungsional yang terdiri dari
kedua prototipe perangkat lunak yang bekerja dan model statis. Fase ini menghasilkan
pengolahan informasi yang diperoleh dalam penelitian bisnis. Fase ini menghasilkan
model fungsional, non fungsional, time box plan, dan functional mo del review records.

- Design and Build Iteration


Fase ini menyempurnakan prototype fungsional yang dikembangkan pada langkah
3 untuk memenuhi kebutuhan fungsional. Pada fase ini secara utama
mengembangkan sistem untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

- Implementation Phase
Fase ini meliputi transisi dari lingkungan pengernbangan untuk lingkungan
operasional. Tujuan utama dari tahap ini adalah untuk menempatkan sistem yang diuji
ke dalam lingkungan pengguna dan melatih individu – individu untuk
menggunakannya.
3. Kapan, DSDM dibutuhkan Serta Tahapan Utama DSDM
- Sebelum proyek, kandidat proyek diidentifikasi, pembiayaan proyek terpenuhi, dan
jaminan proyek dipastikan. Penanganan hal-hal tersebut pada tahap ini menghindari
masalah pada tahap-tahap berikutnya.
.

- Siklus hidup proyek, merupakan inti dari DSDM, yang terdiri dari 5 sub tahap yaitu :
1) Studi kelayakan.
2) Studi bisnis.
3) Perulangan model fungsional.
4) Perulangan perancangan dan pembuatan.
5) Penerapan.
- Setelah proyek, yaitu memastikan sistem berjalan secara efektif dan efisien. Hal ini
diwujudkan dengan perawatan, peningkatan dan perbaikan sesuai prinsip-prinsip
DSDM. Perawatan dapat dilihat sebagai usaha meneruskan pengembangan
berdasarkan sifat alami DSDM, yaitu perulangan dan pertambahan
4. Kelebihan Dynamic System Development Methodology
- Menyajikan kerangka kerja (framework) untuk membangun dan memelihara sistem
dalam waktu yang terbatas melalui penggunaan prototyping yang incremental dalam
lingkungan yang terkondisikan

- Membangun software dengan cepat

- DSDM dapat dikombinasikan dengan XP menghasilkan kombinasi model proses


yang mengikuti DSDM dan praktek yang sejalan dengan XP

5. Kekurangan Dynamic System Development Methodology


- Setiap interaksi bergantung pada prototype sebelumya
- Menentukan scope dari suatu prototype proyek tidak pernah selesai
- Dokumentasi sering kali tidak lengkap fokus pada pembuatan prototype
- Isu-isu mengenai system backup and recovery, system performance dan system
security kurang/tidak diperhatikan dan sering terlupakan

SUMBER
• Gorakavi, Pavan Kumar. 2009. Build Your Project Using Dynamic System Development
Method.
• Fujiyati Y. Sistem Informasi Pengolahan Data Kependudukan Di Desa Purwoasri. Speed
Journal – Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi. 2014; 11(4) : 51-58.
• Pardede J, Lisa K, Fachri R.P. Implemestasi Dynamic System Development Method Pada
Pembangunan Web Komunitas Institut Teknologi Nasional. Jurnal Informatika. 2011;
2(3) : 38-47.

Anda mungkin juga menyukai