1.
SAKA BHAYANGKARA
Satuan Karya Bhayangkara adalah Saka di bidang ketertiban masyarakat.
Tujuan:
Tujuan dibentuknya Saka Bhayangkara adalah untuk mewujudkan kader-kader bangsa yang ikut
serta bertanggungjawab terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendidikan
kebhayangkaraan didalam Gerakan Pramuka
Krida Saka Bhayangkara
1. Krida Pengamanan Lingkungan
2. Krida Pengamanan Lalu Lintas
3. Krida TPTK (Tindakan Pertama di Tempat Kejadian)
4. Krida SAR (Search And Rescue)
5. Krida Pemadam Kebakaran
2. SAKA BAHARI
Satuan Karya Pramuka Bahari adalah Saka di bidang Kebaharian atau Kelautan
Satuan Karya Pramuka Bahari adalah wadah bagi Pramuka yang menyelenggarakan kegiatan-
kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa cinta dan
menumbuhkan sikap hidup yang berorentasi kebaharian termasuk laut dan perairan dalam.
Tujuan:
1. Memiliki tambahan pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan di bidang
kebaharian, yang dapat menjurus kepada kariernya di masa mendatang.
2. Memiliki rasa cinta kepada laut dan perairan dalam berikut seluruh isinya pada khusunya
dan rasa cinta kepada tanah air Indonesia pada umumnya.
3. Memiliki sikap dan cara berfikir yang lebih matang dalam menghadapi segala tantangan
hidup, terutama menyangkut kebaharian.
4. Mampu menyelenggarakan proyek-proyek kegiatan di bidang kebaharian secara positif
berdaya guna dan tepat guna, sesuai dengan minat dan bakatnya serta bermanfaat bagi
masyarakat sekitarnya.
Saka Bahari meliputi 4 krida, yaitu :
1. Krida Sumberdaya Bahari
2. Krida Jasa Bahari
3. Krida Wisata Bahari
4. Krida Reksa Bahari
Krida Sumberdaya Bahari, terdiri atas 6 (enam) SKK :
1. SKK Penangkapan Ikan
2. SKK Alat Penangkap Ikan
3. SKK Budidaya Laut
4. SKK Pengolahan Hasil laut
5. SKK Budidaya Air Payau/Tambak
6. SKK Pertambangan Mineral
Krida Jasa Bahari, terdiri atas 9 (sembilan) SKK :
1. SKK Listrik
2. SKK Mesin
3. SKK Pengecatan
4. SKK Elektronika
5. SKK Pengelas
6. SKK Perencana Kapal
7. SKK Perahu Motor
8. SKK Pelaut
9. SKK Operator Alat Bongkar Muat
Krida Wisata Bahari, mempunyai 8 (delapan) SKK :
1. SKK Renang
2. SKK Layar
3. SKK Selam
4. SKK Dayung
5. SKK Ski Air
6. SKK Pemandu Wisata Laut
7. SKK Selancar Angin
8. SKK Penyelamatan di Pantai.
Krida Reksa Bahari, mempunyai 7 (tujuh) SKK :
1. SKK Navigasi
2. SKK Telekomunikasi
3. SKK Isyarat Bendera
4. SKK Isyarat Optik
5. SKK Pelestarian Sumberdaya Laut
6. SKK Pengemudi Sekoci
7. SKK SAR di Laut.
[Link] BAKTI HUSADA
Satuan Karya Pramuka Bakti Husada adalah saka di bidang Kesehatan.
Tujuan:
Tujuan dibentuknya Saka Bakti Husada adalah memberi wadah pendidikan dan pembinaan bagi
para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan
bakat, kemampuan, dan pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta
keterampilan bidang kesehatan yang dapat menjadi bekal bagi kehidupan dan penghidupannya
untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara.
Fungsi:
Saka Bakti Husada berfungsi sebagai berikut:
A. Wadah pendidikan dan pembinaan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta
keterampilan di bidang kesehatan.
B. Sarana untuk melaksanakan kegiatan nyata dan produktif.
C. Sarana untuk melaksanakan bakti kepada masyarakat, bangsa dan negara.
D. Sarana untuk mencapai tujuan pendidikan dan pengembangan Gerakan Pramuka.
Saka Bakti Husada terdiri dari 6 (enam) krida yaitu:
1. Krida Bina Lingkungan Sehat
2. Krida Bina Keluarga Sehat
3. Krida Pengendalian Penyakit
4. Krida Bina Gizi
5. Krida Bina Obat
6. Krida Bina PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)
4. SAKA DIRGANTARA
Satuan Karya Pramuka Dirgantara adalah Saka di bidang Kedirgantaraan.
Tujuan:
Untuk memberikan pendidikan dalam bidanag kedirgantaraan bagi anggota Gerakan Pramuka
melalui kegiatan nyata, produktif dan berguna, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk
masyarakat, bangsa dan negara.
Sasaran:
1. Memiliki pengalaman, pengetahuan, ketrampilan dan kecakapan dalam bidang
kedirgantaraan.
2. Memiliki rasa cinta dirgantara.
3. Memiliki sikap dan cara berfikir yang berdaya guna dan berhasil guna dengan
menggunakan matra dirgantara sebagai ruang gerak.
4. Memiliki disiplin dan tanggung jawab terhadap dirgangantara nasional.
5. Memiliki kemampuan-kemampuan dalam menyelenggarakan proyek-proyek dalam
bidang kedirgantaraan secara positip sesuai dengan dengan minat, bakat, kemampuan
dan situasi dan kondisi setempat.
6. Memiliki kemampuan menyebarluaskan pengetahuan, pengalaman, kecakapan dan
ketrampilannya, yang diperoleh dari kegiatan Saka Pramuka Dirgantara kepada anggota
Gerakan Pramuka dan masyarakat.
Krida Saka Dirgantara:
1. Krida Keselamatan Penerbangan
2. Krida Pesawat Model
3. Krida Terjun Payung
4. Krida Terbang Layang
5. Krida Pesawat Ringan
5. SAKA KENCANA (Keluarga Berencana)
Satuan Karya Pramuka Kencana adalah Saka di bidang bidang Keluarga Berencana, Keluarga
Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan.
Tujuan:
Tujuan dibentuknya Saka Kencana adalah untuk membina anggota Gerakan Pramuka agar dapat
menjadi tenaga kader pembangunan dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan
Pengembangan Kependudukan guna memantapkan pelembagaan NKKBS sebagai cara yang
layak dan bertanggungjawab dari seluruh keluarga dan masyakarat Indonesia.
Sasaran:
Sasaran dibentuknya Saka Kencana adalah agar para anggota Gerakan Pramuka yang telah
mengikuti kegiatan Saka tersebut:
1. Memiliki pengetahuan, pengertian, keterampilan dan pengalaman dalam
memasyarakatkan NKKBS terhadap anggota Pramuka dan keluarga Indonesia.
2. Mampu dan mau menyebarluaskan kepada masyarakat tentang informasi dan
pengetahuan tentang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengembangan
Kependudukan serta kaitannya dengan pembangunan sektor lain.
3. Mampu memberikan latihan dan peranserta dalam mendukung kegiatan Keluarga
Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan kepada para Pramuka
di Gugusdepannya.
4. Memiliki sikap yang rasional serta bertanggungjawab dalam mewujudkan kesadaran dan
kepedulian keluarga sebagai pemrakarsa dan pelaksana pembangunan bangsa.
5. Menumbuh-kembangkan minat terhadap Saka Kencana di setiap Gugusdepan dan
pembentukan Saka Kencana di setiap ranting di seluruh wilayah Republik Indonesia
yang semakin maju dan mandiri.
Krida Saka Kencana
1. Krida Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBdanKR).
2. Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga(KSdanPK).
3. Krida Bina Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (Advokasi dan KIE).
4. Krida Bina Peran Serta Masyarakat (PSM).
[Link] TARUNA BUMI
Satuan Karya Pramuka Taruna Bumi adalah saka di bidang pembangunan Pertanian.
Yang dimaksud dengan Tarunabumi adalah pemuda yang berminat dan aktif melaksanakan
kegiatan di bidang pertanian pada umumnya, termasuk bidang perkebunan, perikanan,
peternakan, tanaman [Link] keras dan hortikultura.
Saka Tarunabumi adalah salah satu jenis satuan karya Pramuka tempat meningkatkan dan
mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan para
anggotanya, sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif serta
bermanfaat dalam mendukung kagiatan pembangunan pertanian.
Tujuan:
Tujuan pembentukan Saka Tarunabumi adalah untuk mewujudkan kader penerus perjuangan
bangsa dan pembangunan nasional di bidang pertanian dengan menyediakan wadah pendidikan
luar sekolah dibidang pertanian kepada anggota Gerakan Pramuka terutama Pramuka Pramuka
Penegak dan Pramuka Pandega serta kepada pemuda calon anggota pramuka dan para peminat
yang memenuhi persyaratan.
Sasaran:
Sasaran kegiatan Saka Tarunabumi agar para anggota Saka Tarunabumi :
1. Memiliki rasa cinta akan alam pertanian dan rasa tanggungjawab akan kelangsungan
jalannya pembangunan Nasional.
2. Memiliki tambahan pengetahuan, pengalaman,kecakapan dan keterampilan di bidang
pembangunan pertanian serta sikap yang tanggap akan perubahan-perubahan yang selalu
terjadi dalam proses kegiatan pembangunan pertanian.
3. Mampu menyelenggarakan kegiatan kegiatan Saka Tarunabumi secara positif,
berdayaguna dan berhasilguna,sesuai dengan bakat dan minatnya di bidang pertanian,
sehingga berguna bagi pribadinya,keluarganya, masyarakat, bangsa dan negara.
4. Mampu menyebar luaskan pengetahuan, pengalaman, kecakapan, dan ketrampilannya,
yang didapat dalam kegiatan Saka Kepada anggota Gerakan Pramuka di Gugusdepan
masing-masing serta kepada pemuda lainnya yang berada di sekitar tempat tinggalnya.
Saka Tarunabumi terdiri dari 5 krida yaitu :
1. Krida Tanaman Pangan.
2. Krida Perikanan
3. Krida Peternakan
4. Krida Perkebunan
5. Krida Hortikultura
7. SAKA WANABAKTI
Satuan Karya Pramuka Wanabakti adalah saka di bidang pelestarian sumber daya alam,
kehutanan, dan lingkungan hidup.
Tujuan:
untuk memberi wadah pendidikan di bidang Kehutanan kepada anggota Gerakan Pramuka
terutama para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, agar mereka dapat membantu, membina
dan mengembangkan kegiatan pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup,
melaksanakan secara nyata, produktif dan berguna bagi Pramuka Penegak dan Pandega sebagai
baktinya terhadap pembangunan masyarakat, bangsa dan negara
Sasaran:
Sasaran kegiatan Saka Wanabakti adalah agar para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega:
1. Memiliki rasa cinta dan tanggungjawab terhadap hutan dengan segala isi dan kekayaan
yang terkandung di dalamnya, serta kesadaran untuk memelihara dan melestarikanya.
2. Memiliki tambahan pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan dibidang
kehutanan yang dapat mengembangkan pribadinya.
3. Memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi segala tantangan hidup
dalam hutan dengan tetap memperhatikan keamanan dan kelestarian hutan.
4. Memiliki disiplin dan tanggungjawab yang lebih mantap untuk memelihara kelestarian
sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
5. Mampu menyelenggarakan kegiatan-kegiatanSaka Wanabkti secara positif, berdayaguna
dan tepat guna, sesuai dengan bakat dan minatnya sehingga berguna bagi pribadinya,
masyarakat, bangsa dan Negara.
6. Mampu menyebarluaskan pengetahuan, keterampilan dan kecakapannya kepada
Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang serta anggota lainnya.
Saka Wanabakti terdiri dari 4 Krida, Yaitu:
1. Krida Tata Wana
2. Krida Reksa Wana
3. Krida Bina Wana
4. Krida Guna Wana
8. Saka Wira Kartika dan Kridanya
Satyaku Ku Dharmakan, Dharmaku Ku Baktikan, Salam Pramuka. Untuk Artikel kali ini kita
akan belajar tentang Saka Wira Kartika dan Kridanya
Saka Wira Kartika
Pengertian Saka Wira kartika
Saka Wira Kartika adalah wadah kegiatan bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk
meningkatkan kesadaran bela negara melalui pengetahuan dan keterampilan di bidang matra
darat. Membentuk patriot bangsa yang setia, berbakti, dan menjunjung tinggi nilai luhur bangsa
serta tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Matra darat sendiri dapat
diartikan sebagai segala aktifitas dan kegiatan yang dilakukan secara terorganisir, perorangan
ataupun kelompok yang memanfaatkan kondisi alam di darat seperti hutan, gunung, rawa, dan
sungai.
Krida dan TKK Saka Wira Kartika
Saka Wira Kartika memiliki lima krida, yaitu :
1. Krida Navigasi Darat
- SKK Pengetahuan Peta dan Medan,
- SKK Kompas Siang dan Malam,
- SKK Pengetahuan Resection dan Intersection, dan
- SKK Pengetahuan Global Position System (GPS).
2. Krida Pioneering
- SKK Tali Temali,
- SKK Pembuatan Jembatan Improvisasi,
- SKK Pembuatan Perkemahan, dan
- SKK Bekal Air dan Listrik
3. Krida Mountainering
- SKK Panjat Tebing,
- SKK Turun Tebing, dan
- SKK Travesing
4. Krida Survival
- SKK Jenis-jenis Tumbuhan,
- SKK Jenis-jenis Binatang, dan
- SKK Hutan Gunung dan Ralasuntai
5. Krida Penanggulangan Bencana
- SKK Manajemen Penanggulangan Bencana,
- SKK Perjalanan dan Penanganan Gawat Darurat (PPGD),
- SKK Pengetahuan Komunikasi Radio, dan
- SKK Tata Cara Memasak
9. SAKA BINA SOSIAL
1. Lambang Pekerjaan Sosial yang diapit dua buha Tunas Kelapa adalah lambang
perwujudan tanggung jawab sosial dari insan Pramuka khususnya b Saka Bina Sosial
sebagai anggota masyarakat dalam pengantar hidup antar manusia , tempat persemaiana
manusia;
2. Lima daun teratai berwarna hijau , yang berarti bahwa saka bina Sosial harus mampu
menyesuaikan terhadap budaya. Segala masyarakat dengan tetap berorientasi pada
pengabdian atas dasar kesuci muliaan dan kelihuran tugas Pramuka pada umumnya dan
dalam bidang kesejahteraan Sosial pada khususnya;
3. Gapura berwarna putih melambangkan bangunan kultur yang telah dibangun oleh
manusia Indonesia dalam gerak perkembangan & perwujudan Pancasila atas
keseimbangan rokhani dan jasmani, merupakan jiwa , kepribadian, modal dan dasar serta
tujuan bangsa yang harus dilestarikan;
4. Matahari bersinar lima berwaran kuning adalah lambang perwujudan Pancasilan yang
dicapai manusia. Matahari adalah sumber yang memungkinkian hidup dalam dunia ini;
5. Dua buha tunas kelapa yang mengapit lambangh Pekerjaan Sosial berarti bahwa anggota
Pramuka dengan satya dan dharmanya siap sedia membangun tunas kemanusiaan
sebagai pekerja sosial.
KRIDA SAKA BINA SOSIAL
1. Krida Pelestarian dan Kesetiawanan Sosial
Pelestarian Nilai Nilai Kepahlawanan Dasar
Pembinaan Keluarga Pahlawan & Pemeliharaan Makam Pahlawan
Pembinaan Kesetiakawanan Sosial
2. Krida Rehabilitasi Sosial
1. Krida rehabilitasi social di bagi menjadi 3 yaitu.
Sarana rehabilitasi social
Penyandang Cacat (Tuna Daksa, Netra, Rungu wicara, Laras, Grahita)
Anak Nakal
Tuna Susila
Anak Jalanan
Bekas Narapidana
2. Upaya rehabilitasi social
Pembinaan
Bimbingan
3. Tempat layanan rehabilitasi social
Pelayanan Dalam Panti
Pelayanan Luar Panti
3. Krida Potensi Kesejahteraan Sosial Krida Potensi Kesejahteraan Sosial Ada dua bagian yaitu:
1. Potensi Kesejahteraan Sosial
Sumber Alami
Sumber Sosial
Sumber Manusia
2. Partisipan Sosial
Pekerja Sosial Masyarakat (PSM)
Karang Taruna (KT)
Organisasi Sosial (Orsos)
Wanita Pemimpin Kesejahteraan Sosial (WPKS)
4. Krida Asistensi Sosial
1. Pengertianya adalah Asistensi Sosial/ bantuan sosial ialah suatu bentuk pemberian
pertolongan kepada orang lain (perorangan/ kelompok) dalam bentuk uang/ barang atau
juga dukungan / dorongan agar orang yang dibantu dapat memenuhi kebutuhannya.
2. Maksud & tujuan Orang yang terbantu dapat memenuhi kebutuhannya atau terpecahkan
permasalahannya.
3. Sumber sumbernya adalah : Instansi Pemerintah, Isntansi Swasta, Masyarakat
5. Cara menggali
Donatur Perorangan/ kelembagaan
Pekan Promosi/ bazar/ dll
Pengumpulan dana
Jimpitan
Usaha ekonomi Produktif
6. Sasaran Bantuan social
Anak Balita Terlantar (ABT)
Anak Terlantar (AT)
Wanita / Anak Korban Tindak kekerasan
Lanjut Usia Terlantar (LUT)
Bekas Narapidana
Keluarga Fakir Miskin (KFM)
Korban Bencana
Masyarakat di wilayah rawan Bencana
10. SAKA PANDU WISATA
SAKA PANDU WISATA
Saka Panduwisata adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk
meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kepariwisataan guna
menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Pariwisata
yang dimaksud adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata, termasuk pengusahaan
obyek dan daya tarik wisata serta usaha-usaha lain yang terkait di bidang tersebut.
Berbeda dengan Saka-saka yang lain. Saka Panduwisata dapat berkedudukan di Objek dan Daya
Tarik Wisata (ODTW), meskipun dapat pula berkedudukan di Kwartir Cabang. Sejauh ini hanya
Kwarda Jawa Tengah yang mempunyai secara resmi Saka ini.
Tujuan dibentuknya Saka Panduwisata adalah agar anggotanya:
1. Memiliki rasa cinta terhadap kepariwisataan
2. Memiliki pengalaman, pengetahuan, ketrampilan dan kecakapan di bidang
kepariwisataan
3. Memiliki sikap hidup yang tertib serta cara berpikir yang kreatif khsusnya untuk
kepentingan kepariwisataan dan peka terhadap keadaan dan perubahan yang terjadi
dilingkungan kepariwisataan
4. Mampu melaksanakan bakti kepada masyarakat di bidang kepariwisataan
5. Memiliki disiplin dan tanggung jawab terhadap kepariwisataan.
Saka Pandu Wisata terdiri dari 4 krida yakni:
1. Krida Bina Obyek Wisata
1. SKK Sadar Wisata.
2. SKK Obyek dan Daya Tarik Wisata (ODTW)
2. Krida Bina Pramuwisata
1. SKK Teknik Pemanduan
2. SKK Penyusunan Paket Wisata
3. SKK Karakteristik Wisatawan
3. Krida Bina Sarana Wisata
1. SKK Akomodasi
2. SKK Tata Boga
4. Krida Bina Seni Budaya
1. SKK Ragam Kesenian
2. SKK Keterampilan Kesenian
11. SAKA PUSTAKA
By pramuka bang muning
Saka Pustaka adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk
meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang kepustakaan guna menumbuhkan
kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Saka Pustaka dapat
kedudukan di Perpustakaan Umum, meskipun demikian dapat pula berkedudukan di Kwartir
Cabang. Sejauh ini hanya Kwartir Daerah Jawa Tengah yang mempunyai secara resmi Saka ini.
Saka Pustaka dimotori oleh Perpustakaan Umum Kabupaten Blora, yang mendapat sambutan
baik dari Kwartir Cabang Blora maupun Perpustakaan Pusat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Dan
pada tanggal 29 Desember 2007 secara resmi Saka Pustaka diresmikan di Pendopo Bupati Blora
dengan ditandai Pelantikan Pengurus Saka Pustaka Kwartir Daerah Jawa Tengah oleh Ketua
Kwartir Daerah Jawa Tengah dan Pelantikan Pengurus Saka Pustaka Kwartir Cabang Blora oleh
Ketua Kwartir Cabang Blora.[2]
Lambang Saka Pustaka memiliki arti bahwa Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega (2 tunas
kelapa warna coklat) yang tergabung kedalam Saka Pustaka harus mempunyai pancaran
semangat (matahari) serta kemauan untuk bisa menjadi kader pembangunan dibidang
perpustakaan, dokumentasi dan informasi (buku) yang dapat membantu melembagakan budaya
baca dan belajar bagi semua anggota gerakan pramuka dan masyarakat di lingkungannya dengan
tetap berpijak pada landasan Pancasila (Segi Lima) dan sifat-sifat budi luhur manusia
(persahabatan = warna biru, kesucian = bintang warna putih, keberanian = warna merah dan
elegan/kesatriya = warna hitam) untuk menuju kejayaan/kemakmuran (warna kuning).
Krida-krida dalam Saka Pustaka,
1. Krida Layanan Perpustakaan (Yanpus)
2. Krida Pengembangan Bahan Pustaka (Baka)
3. Krida Pengembangan Perpustakaan (Peta)
4. Krida Deposit dan Penerbitan (Debit)
12. Saka Telematika
Lambang Saka Telematika
Saka Telematika adalah Satuan Karya Pramuka yang membidangi masalah Teknologi dan
Informasi, saka ini terbilang baru dan dirintis oleh Kwartir Daerah Jawa Barat dengan bekerja
sama dengan Telkom sejak Maret 2011 yang lalu, Saka Telematika ditandatangani oleh Direktur
Konsumer Telkom, I Nyoman G. Wiryanata bersama Ketua Kwarda Pramuka Jawa Barat Dede
Yusuf Effendi di GKP Telkom di Jalan Japati 1 Bandung. Cianjur adalah salah satu kabupaten di
Indonesia yang telah membentuk saka tersebut.
Tujuan dibentuknya Saka Telematika ini adalah menjadikan Ikon terbaru dari Pramuka sendiri
juga mendukung 3.3 Juta Blog Pramuka Jawa Barat, tujuan lainnya memiliki rasa cinta kepada
telekomunikasi, edutainment, multimedia dan informatika Indonesia yang menjadikan Pramuka
Indonseia lebih dekat dengan fitur-fitur teknologi y`ng semakin berkembang.
Saka Telematika terdiri dari 4 krida yakni:
1. Krida Telekomunikasi
SKK Jaringan Telekomunikasi
SKK Jasa Telekomunikasi
SKK Interkoneksi Telekomunikasi
2. Krida Informatika
SKK Internet (Web) : Hosting, domain
SKK E-Commerce ; [Link]
SKK Social Networking
3. Krida Media
SKK Broadcast / TV / TV Cable
SKK Video
SKK Teleconfrence
SKK Design Grafis
4. Krida Edutainment
SKK Game Online
SKK Content : Music, Film, Edukasi
Satuan Karya Pramuka Telematika (Kwarda Jawa Barat) di bidang Teknologi dan Informasi.
13. SAKA KEROHANIAN
Saka Kerohanian adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk
meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang pekerjaan kerohanian
menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Dulu saka
ini pernah aktif di bawah binaan Kwartir Cabang Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.
Sekarang Saka Kerohanian sudah tidak ada lagi.
Saka Pekerjaan Umum (PU)
14. SAKA PEKERJAAN UMUM
Saka Pekerjaan Umum adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk
meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang pekerjaan umum guna
menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Dulu ini
adalah salah satu saka yang cukup aktif yang berada di bawah binaan Kwartir Daerah
Kalimantan Selatan. Sekarang Saka Pekerjaan Umum sudah tidak ada lagi.
Baru-baru ini juga ada sebuah konsep pembentukan sebuah saka baru. Saka ini diberi namaSaka
Bhakti Bina Aksara. Saka ini berusaha membekali para anggota pramuka dengan berbagai
kompetensi sehingga yang bersangkutan mampu mengabdikan diri pada masyarakat untuk ikut
serta menangani kegiatan pemberantasan buta aksara (buta huruf), baik sebagai sumber
belajar/tutor, nara sumber teknis, pengembang media pembelajaran, motivator, monitor,
evaluator, dan supervisor maupun sebagai penyelenggara kegiatan kelompok belajar
pemberantasan buta aksara (pendidikan keaksaraan). Keseluruhan konsep lengkap dengan krida-
kridanya. Bahkan konsep ini juga sudah diujicobakan di beberapa Kabupaten di Jawa Timur.
Entah akan benar-benar terwujud atau tidak juga belum tahu. Lebih jelasnya naskah konsep saka
baru ini bisa didownload di sini.
Selain itu konsep mengenai pembentukan Saka Kewirausahaan dan Saka Jurnalistik juga sedang
gencar-gencarnya diusahakan di Kwarda Jawa Barat. Mengenai beritanya dapat dilihat di sini.
Nah, lalu kakak-kakak sekalian para insan Pramuka. Akankah hanya akan berdiam diri statis
dengan tetap memegang konsep dasar Pramuka saja? Padahal Pramuka sudah memberikan ruang
lebih untuk mengembangkan kreatifitas, bakat, dan ide-ide kakak-kakak sekalian dengan terus
mengikuti alur modernisasi dan perkembangan kehidupan yang ada di masyarakat. Salah
satunya dalam bentuk Satuan Karya. Tentunya langkah cemerlang ini tidak akan kita sia-siakan
begitu saja bukan? Mari kembangkan sayap Pramtka Indonesia! Tumbuhkan tunas bangsa!
Terapkan melalui satuan karya!
15. Saka Teknologi
Saka Teknologi adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk
meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang ilmu teknologi guna
menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Sejauh ini
Saka Teknologi hanya ada di Kwartir Cabang Purworejo. Berbeda dengan Kwartir Darah Nusa
Tenggara Barat menamakan Saka Teknologi dengan penamaan Saka Informasi dan Teknologi.[4]
Saka Telematika
Saka Telematika adalah Satuan Karya Pramuka yang membidangi masalah teknologi dan
informasi, saka ini terbilang baru dan dirintis oleh Kwartir Daerah Jawa Barat dengan bekerja
sama dengan Telkom sejak Maret 2011 yang lalu, Saka Telematika ditandatangani oleh Direktur
Konsumer Telkom, I Nyoman G. Wiryanata bersama Ketua Kwarda Pramuka Jawa Barat Dede
Yusuf Effendi di GKP Telkom di Jalan Japati 1 Bandung. Cianjur dan Bekasi adalah beberapa
daerah di Indonesia yang telah membentuk saka tersebut. Tujuan dibentuknya Saka Telematika
ini adalah menjadikan ikon terbaru dari Pramuka sendiri juga mendukung 3,3 juta blog Pramuka
Jawa Barat, tujuan lainnya memiliki rasa cinta kepada telekomunikasi, edutainment, multimedia
dan informatika Indonesia yang menjadikan Pramuka Indonesia lebih dekat dengan fitur-fitur
teknologi yang semakin berkembang. Saka Telematika terdiri dari 4 krida yakni: 1. Krida
Telekomunikasi
1. SKK Jaringan Telekomunikasi
2. SKK Jasa Telekomunikasi
3. SKK Interkoneksi Telekomunikasi
2. Krida Informatika
1. SKK Internet (Web)
2. SKK E-Commerce
3. SKK Social Networking
3. Krida Media
1. SKK Broadcast
2. SKK Video
3. SKK Teleconfrence
4. SKK Design Grafis
4. Krida Edutainment
1. SKK Game Online
2. SKK Content
16. Saka Kalpataru
Satyaku Ku Dharmakan, Dharmaku Ku Baktikan, Salam Pramuka. Untuk Artikel kali ini kita
akan belajar tentang Saka Kalpataru dan Kridanya
Lambang Saka Kalpataru
Logo Saka Kalpataru
Pengertian Saka Kalpataru
Saka Kalpataru adalah salah satu Satuan Karya Pramuka yang merupakan wadah Pendidikan di
bidang kepedulian lingkungan bagi anggota Pramuka agar mereka dapat membantu, membina
dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan khusus terkait isu lingkungan, pengelolaan
sampah, perubahan iklim dan konservasi keanekaragaman hayati
Tujuan Saka Kalpataru
Saka Kalpataru merupakan wadah guna meningkatkan pengetahuan, pengalaman, ketrampilan,
kecakapan, dan kepemimpinan bagi anggota pramuka usia 16-25 tahun (Penegak dan Pandega)
di bidang kepedulian lingkungan dan rasa tanggungjawab dalam mengelola, menjaga, dan
mempertahankan dan melestarikan lingkungan hidup.
KRIDA SAKA KALPATARU
Kegiatan Satuan Karya Pramuka Kalpataru meliputi tiga Krida yaitu :
1. Krida 3R (Reduce, Reuse, Recycle) :
· SKK Komposting,
· SKK Daur Ulang
· SKK Bank Sampah
2. Krida Perubahan Iklim :
· SKK Konservasi & Hemat Air,
· SKK Hemat Energi Listrik
· SKK Transportasi Hijau.
3. Krida Konservasi Keanekaragaman Hayati :
· SKK Pelestari Sumberdaya Genetik,
· SKK Pelestari Ekosistem,
17. Saka Widya Budaya Bakti
Satyaku Ku Dharmakan, Dharmaku Ku Baktikan, Salam Pramuka. Untuk Artikel kali ini kita
akan belajar tentang Saka Widya Budaya Bakti dan Kridanya
lihat 11 Saka tingkat Nasional
Lambang Saka Widya Budaya Bakti
Saka Widya Budaya Bakti
Pengertian Saka Widya Budaya Bakti :
Saka Widya Budaya Bakti adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan praktis di bidang Pendidikan dan Kebudayaan khususnya pendidikan anak usia
dini, nonformal dan informal, seni dan film, tradisi, sejarah, nilai budaya, cagar budaya dan
museum yang dapat diterapkan pada diri, keluarga, lingkungan dalam menciptakan lapangan
pekerjaan.
Tujuan dan Sasaran Saka Widya Budaya Bakti :
1. Tujuan
Tujuan Pembentukan Saka Widya Budaya Bakti adalah memberi wadah pendidikan dan
pembinaan bagi para pramuka penegak dan pramuka pandega untuk menyalurkan minat,
mengembangkan bakat, kemampuan, dan pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi
serta keterampilan di bidang Pendidikan dan Kebudayaan yang dapat menjadi bekal bagi
kehidupan dan penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa, dan negara.
2. Sasaran
Sasaran dibentuknya Saka Widya Budaya Bakti adalah agar para anggota Gerakan Pramuka
yang telah mengikuti kegiatan saka tersebut:
a. Mampu berperanserta secara aktif dalam mendukung kegiatan Pendidikan dan Kebudayaan di
lingkungannya.
b. Mampu dan mau menyebarluaskan kepada masyarakat tentang informasi dan pengetahuan
mengenai Pendidikan dan Kebudayaan.
c. Memberikan latihan dan peranserta dalam mendukung kegiatan Pendidikan dan Kebudayaan
kepada para pramuka di gugus depan.
d. Menumbuh-kembangkan minat terhadap Saka Widya Budaya Bakti di setiap gugus depan dan
pembentukan Saka Widya Budaya Bakti di setiap kwartir ranting/kwartir cabang di seluruh
wilayah Republik Indonesia agar semakin maju dan mandiri.
Krida Saka Widya Budaya Bakti :
1. Krida Pendidikan Masyarakat,
berisi materi pokok berupa keterampilan dalam teknik keaksaraan.
2. Krida Anak Usia Dini,
berisi materi pokok berupa keterampilan dalam menyiagakan dan menggalang kelompok sasaran
program pendidikan anak usia dini.
[Link] Pendidikan Kecakapan Hidup,
berisi materi pokok berupa keterampilan fungsional sebagai bekal hidup mandiri.
4. Krida Bina Sejarah,
berisi materi pokok berupa keterampilan menjadi nara sumber teknis, pengaman, pemelihara, dan
jasa wisata sejarah.
5. Krida Bina Seni dan Film,
berisi materi pokok berupa keterampilan menjadi pegiat, pekerja, dan pengabdi seni dan film
sesuai bidang masing-masing.
6. Krida Bina Nilai Budaya,
berisi materi pokok berupa keterampilan dalam bidang permainan tradisional, cerita rakyat,
makanan tradisional, tradisi musyawarah.
7. Krida Bina Cagar Budaya dan Museum,
berisi materi pokok dalam bidang pelestari cagar budaya dan museum.
18. Saka Ahdayasta Pemilu
TUGAS REMEDIAL
KELOMPOK PERTISAKA
NAMA : ANGIE PAAIS
KELAS : X MIA 3
SMA NEGERI 2 BURU