100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
232 tayangan19 halaman

Tutorial HEC-RAS untuk Drainase Sederhana

file ini berisikan tutorial dasar pemakaian HEC-RAS untuk menghitung profil muka air permanen

Diunggah oleh

fida elfitriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
232 tayangan19 halaman

Tutorial HEC-RAS untuk Drainase Sederhana

file ini berisikan tutorial dasar pemakaian HEC-RAS untuk menghitung profil muka air permanen

Diunggah oleh

fida elfitriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMODELAN DAN PERENCANAAN

DRAINASE SALURAN SEDERHANA


MENGGUNAKAN HEC-RAS

Disusun Oleh:
FIDA ELFITRIANI
12315653

Mata Kuliah : Pemodelan dan Perencanaan Drainase


FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
JURUSAN TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018
Diketahui contoh berikut ini.
Hitung profil muka air aliran permanen (steady flow) disuatu saluran lurus
berpenampang trapesium. Panjang saluran 1000 m, kemiringan dasar saluran 0.001,
lebar dasar saluran 2 m, kedalaman saluran 2 m, kemiringan saluran/lereng kanan
dan kiri masing-masing 1:1. Kekasaran dasar saluran dinyatakan dengan koefisien
Manning n = 0.02. saluran tersebut mengalirkan air dengan debit Q1= NPM m3/s.
Muka air di hilir berada 1 m diatas dasar saluran.

*Nama saluran adalah (4TA06), nama ruas (nama)

Berikut adalah step atau cara pemahaman pemodelan hidraulik dengan aplikasi
HEC-RAS

1.1 PEMBUATAN FILE PROJECT

1. Pastikan sudah menginstall aplikasi HEC-RAS, jika belum memiliki bisa


mendownload pada link ([Link] )
lalu memilik option ‘ Download ‘, dan mencari link download yang
compatible dengan perangkat yang akan dipakai.
2. Buka aplikasi HEC-RAS

3. Pilih menu File → New Project


4. Pilih Create Folder pada bagian bawah, lalu tuliskan “Saluran Sederhana”
5. Pada Title tuliskan “Saluran Lurus Tampang Trapesium”, dan tabel File
Name akan terisi otomatis dengan format “[Link]”, ganti
nama file project dengan “[Link]” lalu klik tombol OK
Lalu akan diarahkan pada tabel dialog dibawah, dan klik OK

1.2 PEMBUATAN GEOMETRI SALURAN


Parameter geometri saluran yang dibutuhkan oleh HEC-RAS adalah alur,
tampang panjang dan lintang, kekasaran dasar (koefisien Manning), serta
kehilangan energi ditempat perubahan tampang saluran (koefisien ekspansi
dan kontraksi).

1.2.1 Alur Saluran


1. Aktifkan layar dengan memilih menu Edit → Geometric Data
2. Lalu klik River Reach, buat skema saluran dengan cara meng-klik-kan titik
sepanjang alur saluran pada layar editor data geometri. Karena alur saluran
adalah lurus, maka skema alur dapat dibuat cukup dengan dua titik ujung
saluran. Kemudia klik dua kali di didi tengah bawah editor untuk menandai
ujung hilir saluran sekaligus mengakhiri pembuatan skema alur

Pada layar selanjutnya yang muncul, isikan “Nama” sebagai River dan
“Kelas” sebagai nama Reach. Klik tombol OK
Maka hasil yang keluar akan berupa

1.2.2 Tampang Lintang


1. Aktifkan layar editor tampang lintang dengan mengklik tombol Cross
Section. Untuk menuliskan data tampang lintang, pilih menu Options →
Add a new Cross Section, tuliskan nomor tampang lintang “0”.
2. Pada Description, isikan keterangan mengenai tampang lintang (River Sta),
yaitu “Batas hilir ruas Grafika Sta 0 m”.
3. Tuliskan koordinat titik-titik tampang lintang, urut dari titik paling kiri ke
kanan; Station adalah jarak titik diukur dari kiri dan Elevation adalah elevasi
titik. Untuk River Sta “0”, data koordinat (Station,Elevation) adalah sebagai
berikut: (0,2), (2,0), (4,0), (6,2).
1.2.3 Tampang Lintang
1. Data selanjutkan untuk Downstream Reach Lengths, yaitu jarak antar
bantaran kiri (left overbank, LOB), jarak antar alur utama (main channel,
Channel), dan jarak antar bantaran kanan (right overbank, ROB) bernilai 0.
2. Nilai koefisien kekasaran dasar (Manning’s n Values), adalah 0.02 untuk
semua bagian tampang: LOB, Channel, dan ROB karena tampang lintang
saluran merupakan tampang tunggal, bukan tampang majemuk.
3. Nilai Main Channel Bank Stations, adalah titik batas antara LOB dan
Channel serta antara Channel dan ROB; karena tampang merupakan tampang
tunggal, maka seluruh tampang merupakan main channel, sehingga untuk
isian ini diberi titik paling kiri, “0”, untuk Left Bank dan titik paling kanan,
“6”, untuk Right Bank.
4. Data Cont\Exp Coefficients dibiarkan sesuai dengan nilai default yang ada
di dalam HEC-RAS, yaitu 0.1 untuk Contraction dan 0.3 untuk Expansion.
5. Lalu klik Apply Data.
6. Untuk menuliskan data tampang yang kedua di ujung hulu ruas Grafika, pilih
Options → Copy Current Cross Section, dan isikan “1000” sebagai
identifikasi/nomenklatur River Sta.
7. Pada kolom Description, isikan keterangan mengenai tampang lintang (River
Sta), yaitu “Batas hulu ruas Grafika Sta 1000 m”.
8. Koordinat (Station,Elevation) titik-titik tampang lintang pada River Sta ini
adalah sebagai berikut: (0,3), (2,1), (4,1), (6,3). Ingat, kemiringan dasar
saluran adalah 0.001 sehingga elevasi tampang lintang di River Sta “1000”
ini adalah 1 m di atas elevasi tampang lintang di River Sta “0”.
9. sikan jarak tampang River Sta “1000” ke tampang di sebelah hilirnya
(Downstream Reach Lengths) dengan angka “1000” (satuan panjang adalah
meter), baik untuk LOB, Channel, maupun ROB.
10. Isian Manning’s n Values, Main Channel Bank Stations, serta Cont\Exp
Coefficients tidak perlu diubah.
11. Klik tombol Apply Data.
12. Pilih menu Exit | Exit Cross Section Editor untuk kembali ke layar editor
data geometri. Pada gambar alur saluran, sekarang tampak tambahan
informasi keberadaan dua River Sta, yaitu “0” di ujung hilir dan “1000” di
ujung hulu.
13. Mungkin salah satu tampang lintang tidak tampak pada gambar. Untuk
menampakkan seluruh tampang lintang, perbesar layar dengan memilih menu
View | Set Schematic Plot Extent …. Isikan nilai “1.2” dan “-0.2” berturut-
turut pada Top Extent dan Bottom Extent. Klik OK.

1.2.4 Mengubah Tampang Lintang


Seluruh ruas saluran (ruas Grafika, S. Sederhana), dari sisi geometri cukup
diwakili oleh dua data tampang lintang di kedua ujung ruas. Namun, untuk
kebutuhan ketelitian hitungan profil muka air, dua tampang tersebut tidak
mencukupi. Untuk memperoleh ketelitian hasil hitungan yang baik
diperlukan tambahan sejumlah tampang lintang yang memiliki selang jarak
antar tampang cukup dekat. Data tampang lintang tambahan ini dapat
diperoleh dengan melakukan interpolasi antara kedua tampang lintang di
ujung-ujung ruas Grafika. Di bawah ini dipaparkan langkah-langkah untuk
melakukan interpolasi tampang lintang.

1. Pada layar editor data geometri pilih menu Tools → XS Interpolation →


Within a Reach.
2. Pada isian Maximum Distance between XS’s, isikan angka “20”, yang
berarti jarak maximum antar tampang lintang adalah 20 m
3. Klik tombol Interpolate XS’s.
4. Klik tombol Close untuk kembali ke layar editor data geometri

5. Pada gambar alur saluran, tampak sejumlah River Sta baru. Nomor River Sta
baru tersebut bertanda bintang (*) yang menandai bahwa River Sta tersebut
adalah hasil interpolasi. Tiga River Sta memiliki format nomor yang tidak
konsisten dengan format nomor-nomor River Sta yang lain, yaitu “19.9999*”,
“40.0000*”, dan “79.9999*”. Ini dapat diedit dengan mengaktifkan layar
editor tampang lintang.
6. Klik tombol Cross Section dan aktifkan River Sta “19.9999*”.
7. Pilih menu Options → Rename River Station.
8. Ubah “19.9999*” menjadi “20.*”. Jangan lupa untuk membiarkan simbol “*”
di akhir nomor agar River Sta ini tetap sebagai River Sta hasil interpolasi.
Apabila simbol “*” dihilangkan, maka River Sta ini akan berubah menjadi
seolah-olah tampang lintang yang diperoleh dari input data. Klik tombol OK.
9. Lakukan langkah yang sama untuk mengubah River Sta “40.0000*” menjadi
“40.*” dan River Sta “79.9999*” menjadi “80.*”.
10. Kembali ke layar editor data geometri dengan memilih menu Exit → Exit
Cross Section Editor.

1.2.5 Penyimpanan Data Geometri


Data geometri saluran disimpan ke dalam disk dengan memilih menu File |
Save Geometry Data. Isikan pada Title “Tampang saluran asli” sebagai
judul data geometri tersebut. Pastikan bahwa pilihan folder tetap sesuai
dengan folder file Project, yaitu C:\Users\User\Documents\HEC
Data\Saluran Sederhana, kemudian klik tombol OK. Pemakai dapat menutup
layar editor data geometri dengan memilih menu File → Exit Geometry
Data Editor. Pada layar komputer akan tampak layar utama. File data
geometri dinamai “Sederhana.g01” secara automatis oleh HEC-RAS.
1.2.6 Peniruan Hidraulika (Syarat Batas)
Langkah-langkah pemasukan data aliran dan syarat batas dipaparkan di
bawah ini.
1. Aktifkan layar editor data aliran permanen dengan memilih menu Edit →
Steady Flow Data.
2. Pada Enter/Edit Number of Profiles isikan angka “2” mengingat ada dua
profil muka air yang akan dihitung (dari dua besaran debit). Tekan Enter.
Perhatikan di bagian Profile Names and Flow Rates akan muncul PF2 di
samping PF1.
3. Isikan besaran debit di batas hulu (RS 1000) “4” pada PF1 dan “6” pada PF2.
Satuan debit adalah m3/s.

4. Klik tombol Reach Boundary Conditions. Dengan posisi kursor pada


Downstream, klik tombol Known W.S. Isikan elevasi muka air yaitu “1”
(satuan m) untuk setiap besaran debit. Klik tombol OK. Perhatikan pada isian
Downstream telah muncul “Known WS”. Klik tombol OK untuk kembali ke
layar editor data aliran permanen.
5. Klik tombol Apply Data dan simpan data aliran permanen ke dalam disk
dengan memilih menu File → Save Flow Data.
6. Isikan pada Title “Debit aliran 4 dan 6 m3/s” sebagai judul data aliran
permanen. Pastikan bahwa pilihan folder tetap sesuai dengan folder file
Project, yaitu C:\Users\User\Documents\HEC Data\Saluran Sederhana,
kemudian klik tombol OK.
7. Pemakai dapat menutup layar editor data aliran permanen dengan memilih
menu File → Exit Flow Data Editor. File data aliran permanen dinamai
“Sederhana.f01” secara automatis oleh HEC-RAS.

1.2.7 Hitungan Hidraulika


1. Aktifkan layar hitungan aliran permanen dengan memilih menu Run →
Steady Flow Analysis.
2. Buat file Plan baru dengan memilih menu File → New Plan dan isikan pada
Title “Hitungan Profil Aliran Permanen” sebagai judul plan. Pastikan bahwa
pilihan folder tetap sesuai dengan folder file Project, yaitu
C:\Users\User\Documents\HEC Data\Saluran Sederhana, kemudian klik
tombol OK. File data aliran permanen dinamai “Sederhana.p01” secara
automatis oleh HEC-RAS.
3. Isikan “S01” pada layar yang muncul, yang meminta short plan identifier.
4. Biarkan pilihan yang lain apa adanya, yaitu “Tampang saluran asli” untuk
Geometry File, “Debit aliran 4 dan 6 m3/s” untuk Steady Flow File, dan
Subcritical untuk Flow Regime.
5. Aktifkan modul hitungan hidraulika dengan mengklik tombol Compute.
HEC-RAS akan melakukan dua hitungan profil muka air (PF1 untuk debit 4
m3/s dan muka air hilir 1 m serta PF2 untuk debit 6 m3/s dan muka air hilir
1 m).
6. Tutup layar hitungan dengan mengklik tombol Close; tutup pula layar Steady
Flow Analysis dengan memilih menu File | Exit atau mengklik tombol X di
pojok kanan atas layar. Pada layar komputer tampak layar utama HEC-RAS
setelah hitungan profil aliran permanen selesai.
1.3 PRESENTASI HASIL HITUNGAN
HEC-RAS menampilkan hasil hitungan dalam bentuk grafik atau tabel.
Presentasi dalam bentuk grafik dipakai untuk menampilkan tampang lintang
di suatu River Reach, tampang panjang (profil muka air sepanjang alur),
kurva ukur debit, gambar perspektif alur, atau hidrograf (untuk hitungan
aliran tak permanen). Presentasi dalam bentuk tabel dipakai untuk
menampilkan hasil rinci berupa angka (nilai) variabel di lokasi/titik tertentu,
atau laporan ringkas proses hitungan seperti kesalahan dan peringatan.

1.3.1 Presentasi Hasil Hitungan Disebuah Tampang Lintang


1. Pilih menu View → Cross-Sections
Saluran Lurus Tampang Trapesium Plan: Hitungan Profil Aliran Permanen 30/11/2018

.02
2.5 Legend

2.0 EG PF 2
WS PF 2
Elevation (ft)

1.5 EG PF 1
WS PF 1
1.0
Ground
0.5 Bank Sta

0.0
0 1 2 3 4 5 6
Station (ft)

2. Pada layar Cross Section, pilih River Sta. yang akan ditampilkan dengan
mengklik tombol anak panah ke bawah untuk berpindah ke river station hilir
dan mengklik tombol anak panah ke atas untuk berpindah ke river station
hulu.
3. Pemakai dapat memilih untuk tidak menampilkan tampang lintang hasil
interpolasi. Ini dilakukan dengan mematikan View Interpolated XS’s pada
menu Option.
4. Pemakai dapat mengontrol tampilan layar tampilan Cross Section melalui
berbagai pilihan yang ada pada Menu Option, antara lain profil (PF1 atau
PF2), variabel (muka air, kedalaman kritik, garis energi, dsb), judul gambar,
label, ukuran karakter, dsb. Pemakai disarankan untuk berlatih dan mencoba
berbagai pilihan pada menu Option tersebut.
5. Grafik hasil hitungan dapat direkam ke dalam clipboard untuk disisipkan ke
dalam program aplikasi prosesor dokumen, misal MSWord. Pilih menu File
| Copy Plot to Clipboard. Grafik disisipkan ke dalam dokumen MSWord
melalui perintah Edit | Paste.

1.3.2 Presentasi Hasil Hitungan Profile Muka Air Disepanjang Alur


1. Pilih menu View | Water Surface Profiles … atau klik tombol View cross
sections (ikon ke-14 dari kiri pada papan tombol) untuk menampilkan grafik
profil muka air di sepanjang alur (tampang panjang).
2. Pemakai dapat memilih profil yang ditampilkan, PF1 atau PF2 atau keduanya,
dengan mengklik tombol Profiles … dan mengaktifkan profile yang ingin
ditampilkan.
3. Kontrol terhadap tampilan grafik profil muka air dapat diatur melalui menu
Options. Pemakai disarankan mencoba mengubah-ubah tampilan grafik
dengan mengubah parameter tampilan sesuai pilihan yang ada pada menu
Options tersebut.
Saluran Lurus Tam pang Trapesium Plan: Hitungan Profil Aliran Permanen 30/11/2018

Fida E 4TA06
2.0 Legend

EG PF 2
EG PF 1
1.5 WS PF 2
WS PF 1
Elevation (ft)

Crit PF 2

1.0 Crit PF 1
Ground

0.5

0.0
0 200 400 600 800 1000
Main Channel Distance (ft)
1. Pilih menu View | General Profile Plot … atau mengklik tombol View
General Profile Plot (ikon ke-15 dari kiri pada papan tombol). Tampilan
yang muncul adalah grafik profil kecepatan aliran di sepanjang alur .
2. Seperti tampilan grafik-grafik sebelumnya, pemakai dapat mengontrol
tampilan grafik melalui pilihan-pilihan yang disediakan pada menu Options.
3. Pemakai dapat pula memilih profil yang ditampilkan, PF1 atau PF2 atau
keduanya, dengan mengklik tombol Profiles … dan mengaktifkan profile
yang ingin ditampilkan.
4. Selain profil kecepatan aliran, pemakai dapat menampilkan profil debit aliran,
luas tampang aliran, dan berbagai parameter lain dengan memilihnya melalui
menu Standard Plots.
Saluran Lurus Tampang Trapesium Plan: Hitungan Profil Aliran Perm anen 30/11/2018

Fida E 4TA06
Legend
Vel Left (ft/s), Vel Chnl (ft/s), Vel Right (ft/s)

1.9 Vel Chnl PF 2


Vel Chnl PF 1
1.8

1.7

1.6

1.5

1.4

1.3
0 200 400 600 800 1000
Main Channel Distance (ft)

1.3.3 Presentasi Hasil Hitungan Dalam Bentuk Tabel


Presentasi hasil hitungan dalam bentuk tabel dapat dilakukan untuk
menampilkan rincian nilai-nilai parameter hidraulika di sebuah tampang
lintang, rincian nilai-nilai parameter hidraulika di sepanjang alur (profil
panjang), serta catatan, kesalahan, atau peringatan yang muncul dalam
proses hitungan. Tabel yang terakhir ini bermanfaat untuk melacak
kesalahan yang terjadi dalam proses hitungan. Kesalahan, yang
mengakibatkan proses hitungan berhenti, sering terjadi dalam tahap awal
pemodelan sistem sungai/saluran yang kompleks.

1. Pilih menu View → Detailed Output Tables


2. Pemakai dapat memilih profil maupun tampang lintang yang ditampilkan
dengan mengklik tombol Profiles atau RS.
3. Tabel dapat direkam ke dalam clipboard dengan memilih menu File → Copy
to Clipboard (Data and Headings), untuk kemudian dapat disisipkan ke
dalam program aplikasi lain, misal ke dalam MSWord.

4. Selain tabel hasil hitungan di sebuah tampang lintang, tabel hasil hitungan di
seluruh alur (tampang panjang) saluran dapat pula ditampilkan dengan
memilih menu View → Profile Summary Table.
5. Pemakai dapat memilih salah satu dari beberapa jenis tabel yang disediakan
pada menu Std. Tables.
6. Pemakai dapat membuat tabel sendiri. Pilih menu Options → Define Table
untuk menyusun butir-butir parameter aliran yang ingin ditampilkan dalam
tabel.
7. g) Pengaturan tampilan tabel seperti pemilihan profil, PF1 atau PF2, dapat
dilakukan melalui menu Options → Profiles. Perekaman tabel ke dalam
clipboard juga dapat dilakuan, yaitu melalui menu File → Copy to
Clipboard.

*****

Anda mungkin juga menyukai