0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
655 tayangan2 halaman

Prosedur Injeksi Arixtra di Kesehatan

Dokumen tersebut merupakan SOP injeksi Arixtra di Poltekkes Kaltim yang mencakup tujuan, ruang lingkup, acuan, definisi Arixtra, dan prosedur pemberian injeksi Arixtra mulai dari persiapan, identifikasi pasien, lokasi penusukan, cara penusukan, evaluasi respon pasien, dan sikap terhadap pasien.

Diunggah oleh

Jela Kopdayana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
655 tayangan2 halaman

Prosedur Injeksi Arixtra di Kesehatan

Dokumen tersebut merupakan SOP injeksi Arixtra di Poltekkes Kaltim yang mencakup tujuan, ruang lingkup, acuan, definisi Arixtra, dan prosedur pemberian injeksi Arixtra mulai dari persiapan, identifikasi pasien, lokasi penusukan, cara penusukan, evaluasi respon pasien, dan sikap terhadap pasien.

Diunggah oleh

Jela Kopdayana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

POLITEKNIK SOP Injeksi Arixtra

KESEHATAN
No Dokumen Halaman Ditetapkan oleh Direktur Poltekkes Depkes
KALTIM
1/2 Kaltim,
[Link].
Moginsidi no 38
Samarinda
1. Tujuan 1. Perawatan pembekuan darah yang terdapat pada kaki maupun yang
terdapat pada paru-paru
2. Ruang Indikasi : menjalani bedah ortopedik mayor pada tungkai bawah, bedah
Lingkup abdomen, infark miokard tanpa peningkatan segmen ST (NSTEMI)
3. Acuan [Link]
[Link]
4. Definisi Arixtra merupakan obat yang digunakan untuk mengobati terjadinya
pembekuan darah pada kaki maupun yang terjadi pada paru-paru, serta dapat
digunakan sebagai pencegah terjadinya tomboeboli vena terhadap seseorang
yang sedang atau tengah melakukan ortopedik mayor pada bagian tungkai
bawah.
5. Prosedur Komponen Ya Tdk
Fase Orientasi
a. Salam Terapeutik
b. Evaluasi/validasi kondisi pasien
c. Kontrak : topik/waktu/tempat

Fase Kerja
Persiapan Alat
 Alcohol Swab
 Obat Injeksi Arixtra
 Bak Instrumen
 Bengkok
 Handscone/Sarung tangan

Cara Kerja :
 Mencuci tangan
 identifikasi pasien dengan prisip 5B (benar obat, benar
dosis, benar pasien, cara pemberian dan waktu
pemberian)
 pasang handscun
 tentukan lokasi yang akan dilakukan penusukan, lokasi
antara lain : lengan atas sebelah luar sepertiga bagian
dari bahu, paha sebelah luar sepertiga bagian dari sendi
panggul, pada daerah dada dan daerah perut sekitar
pusar
 lakukan cubitan pada daerah yang akan ditusuk dengan
menggunakan tangan non dominan. fungsi cubitan ialah
meninggikan jaringan subkutan dan jarum pun lebih
mudah menembus kulit yang tegang karena cubitan dari
pada kulit yang kendur tidak dilakukan cubitan
 dengan ujung jarum menghadap keatas lakukan
penusukan dengan sudut 45 derajat masukkan obat
secara perlahan.
 cabut jarum dengan sudut yang sama pada saat
dilakukan penusukan
 lepaskan handscun
 cuci tangan

Fase Terminasi
a. Evaluasi respon pasien
 Evaluasi Subjektif
 Evaluasi objektif
b. Tindak Lanjut Pasien
c. Kontrak : topik/waktu/tempat

Sikap :
 Sopan terhadap pasien
 Bekerja dengan hati-hati sehingga tidak melelahkan dan
menyakiti pasien

Samarinda,........................

Pembimbing,

Anda mungkin juga menyukai