0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan3 halaman

Definisi dan Tujuan DSME Diabetes

dsmeducation

Diunggah oleh

wulan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan3 halaman

Definisi dan Tujuan DSME Diabetes

dsmeducation

Diunggah oleh

wulan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2.3.1.

Definisi DSME

Definisi DSME Diabetes Self Management Education (DSME) adalah suatu proses
berkelanjutan yang dilakukan untuk memfasilitasi pengetahuan, keterampilan dan
kemampuan pasien DM untuk melakukan perawatan mandiri (Funnel [Link], 2008), Menurut
Jack et all (2004) DSME dilakukan dengan menggunakan metode pedoman, konseling dan
intervensi prilaku untuk meningkatkan pengetahuan mengenai DM dan meningkatkan
keterampilan individu dan keluarga dalam pengelolaan DM. DSME dapat dilakukan di
berbagai metode, bisa dilakukan secara individu maupun berkelompok. Metode individu
biasanya dilakukan dalam setting rumah sakit sedangkan dalam kelompok lebih bervariatif,
dapat dilakukan di rumah sakit, komunitas, group diabetes, klas atau organisasi diabetes
(Rickheim P.L, Weaver T.W, Flader J, Kendall D.M, 2002).

2.3.2. Tujuan DSME

Tujuan DSME adalah mengoptimalkan kontrol metabolik dan kualitas hidup pasien dalam
upaya mencegah komplikasi akut dan kronis, sekaligus mengurangi penggunaan biaya
perawatan klinis (Norris [Link]., 2002). Menurut Funnell [Link]. (2008) tujuan umum DSME
adalah mendukung pengambilan keputusan, perawatan diri, pemecahan masalah, dan
kolaborasi aktif dengan tim kesehatan untuk meningkatkan hasil klinis, status kesehatan, dan
kualitas hidup

Prinsip DSME Prinsip utama DSME menurut Funnell [Link]. (2008) adalah pendidikan
DM efektif dalam memperbaiki hasil klinis dan kualitas hidup pasien meskipun dalam jangka
pendek, DSME telah berkembang dari model pengajaran primer menjadi lebih teoritis yang
berdasarkan pada model pemberdayaan pasien, tidak ada program edukasi yang terbaik
namun program edukasi yang menggabungkan strategi perilaku dan psikososial terbukti dapat
memperbaiki hasil klinis, dukungan yang berkelanjutan merupakan aspek yang sangat
penting untuk mempertahankan kemajuan yang diperoleh pasien selama program DSME, dan
penetapan tujuan-perilaku adalah strategi efektif mendukung selfcare behaviour.

Komponen DSME Menurut Schumacher dan Jancksonville (2005 dalam Rondhianto, 2012)
komponen dalam DSME yaitu:

a. Pengetahuan dasar tentang diabetes, meliputi definisi, patofisiologi dasar, alasan


pengobatan, dan komplikasi diabetes;
b. Pengobatan, meliputi definisi, tipe, dosis, dan cara menyimpan. Penggunaan insulin
meliputi dosis, jenis insulin, cara penyuntikan, dan lainnya. Penggunaan Obat
Hipoglikemik Oral (OHO) meliputi dosis, waktu minum dan lainnya;
c. Monitoring, meliputi penjelasan monitoring yang perlu dilakukan, pengertian tujuan,
dan hasil dari monitoring, dampak hasil dan strategi lanjutan, peralatan yang
digunakan dalam monitoring, frekuensi, dan waktu pemeriksaan;
d. Nutrisi, meliputi fungsi nutrisi bagi tubuh, pengaturan diet, kebutuhan kalori jadwal
makan, manjemen nutrisi saat sakit, kontrol berat badan, gangguan makan dan
lainnya;
e. Olahraga dan aktivitas, meliputi kebutuhan evaluasi kondisi medis sebelum
melakukan olahraga, penggunaan alas kaki dan alat pelindung dalam berolahraga,
pemeriksaan kaki dan alas kaki yang digunakan, dan pengaturan kegiatan saat kondisi
metabolisme tubuh sedang buruk;
f. Stres dan psikososial, meliputi identifikasi faktor yang menyebabkan terjadinya
distres, dukungan keluarga dan lingkungan dalam kepatuhan pengobatan;
g. Perawatan kaki, meliputi insidensi gangguan pada kaki, penyebab, tanda dan gejala,
cara mencegah, komplikasi, pengobatan, rekomendasi pada pasien jadwal
pemeriksaan berkala;
h. Sistem pelayanan kesehatan dan sumber daya, meliputi pemberian informasi tentang
tenaga kesehatan dan sistem pelayanan kesehatan yang ada di lingkungan pasien yang
dapat membantu pasien

2.3.5. Tingkat Pembelajaran DSME

Menurut Jones [Link]. (2008) tingkat pembelajaran DSME terbagi menjadi tiga tingkatan,
yaitu:

a. Survival/basic level Edukasi yang diberikan kepada pasien pada tingkat ini meliputi
pengetahuan, keterampilan dan motivasi untuk melakukan perawatan diri dalam
upaya mencegah, mengidentifikasi dan mengobati komplikasi jangka pendek.
b. Intermediate level Edukasi yang diberikan kepada pasien pada tingkat ini meliputi
pengetahuan, keterampilan dan motivasi untuk melakukan perawatan diri dalam
upaya mencapai kontrol metabolik yang direkomendasikan, mengurangi resiko
komplikasi jangka panjang dan memfasilitasi penyesuaian hidup pasien.
c. Advanced level Edukasi yang diberikan kepada pasien pada tingkat ini meliputi
pengetahuan, keterampilan dan motivasi untuk melakukan perawatan diri dalam
upaya mendukung manajemen DM secara intensif untuk kontrol metabolik yang
optimal, dan integrasi penuh ke dalam kegiatan perawatan kehidupan pasien.

2.3.6. Pelaksanaan DSME

DSME dapat dilakukan secara individu maupun kelompok, baik di klinik maupun komunitas
(Norris [Link]., 2002). Pelaksanaan DSME dapat dilakukan sebanyak 4 sesi dengan durasi
waktu antara 1-2 jam untuk tiap sesi (Central Dupage Hospital, 2011), yaitu:

a. Sesi 1 membahas pengetahuan dasar tentang DM (definisi, etiologi, klasifikasi,


manifestasi klinis, patofisiologi, diagnosis, pencegahan, pengobatan, komplikasi);
b. Sesi 2 membahas pengaturan nutrisi/diet dan aktivitas/latihan fisik yang dapat
dilakukan;
c. Sesi 3 membahas perawatan kaki dan monitoring yang perlu dilakukan; dan
d. Sesi 4 membahas manajemen stress dan dukungan psikososial, dan akses pasien
terhadap fasilitas pelayanan kesehatan.

RepositoryUSU
[Link]
&isAllowed=y

Anda mungkin juga menyukai