0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
193 tayangan77 halaman

Tutorial Animasi Dasar di After Effects

CONTOH

Diunggah oleh

Rilo Adi Nugraheni
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
193 tayangan77 halaman

Tutorial Animasi Dasar di After Effects

CONTOH

Diunggah oleh

Rilo Adi Nugraheni
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tutorial After Effect : Animasi Dasar

Pada dasarnya, prinsip animasi pada after effectsama dengan software animasi lain.
Yaitu menggunakan keyframe. Keyframe adalah sebuah frame dimana terdapat
perubahan yang spesifik didalam sebuah animasi. Kalau agan sudah mahir dan
menguasai flash, pasti bakal fahim dan gak akan asing dengan yang
namanya keyframe ini.

Untuk lebih jelasnya, bisa lihat tuttorial berikut:

1. Buat composition baru: pada menu composition > new composition


oh ya, setiap akan memulai sebuah proyek, harus membuat composition baru dulu.
atur setting Composition. saya mengaturnya seperti ini....

2. Import sebuah gambar dan masukkan/drag ke timeline.


3. Sekarang, pada timeline klik panah layer untuk membuka pengaturan
transform. Transform ini adalah pengaturan animasi dasar pada after effect. Ok,
sekarang klik panah pada transform dan akan membuka 5 buah pergerakan.
Ada position untuk posisi, scale untuk skala, rotation untuk perputaran, opacity untuk
transparansi, dan lain-lain. Selain cara diatas, ada juga cara yang lebih simpel dan
mudah untuk memunculkan pengaturan tadi. Caranya tinggal seleksi layer klik
tombol Tpada keyboard untuk opacity, P untuk position, S untuk scale, dan R untuk
rotation.
4. Ini intinya. Untuk membuat keyframe, posisikan slider pada timeline agar berada pada
detik pertama. Setelah itu, pada effect position, scale, rotation dan opacity klik ikon
stopwatch untuk membuat keyframe, Maka pada detik pertama akan muncul titik
berwarna kuning yang menandakan keyframe.

5. kecilkan ukuran gambar kira-kira seperti gambar dibawah.

Untuk mengecilkan gambar, kita bisa menggunakan select tool dan menggeser ujung
gambar hingga mengecil mirip di photoshop, atau mengubah nilai pada scale menjadi
lebih kecil. Hal ini berlaku pula untuk position, rotation.
7. Perkecil nilai pada opacity menjadi nol supaya gambar tak terlihat. Untuk merubah
nilai, coba drag mouse kesebelah kiri untuk memperkecil. Atau bisa juga dengan
mengklik nilai tersebut dan menuliskan nilai secara manual.

8. Ok, sekarang geser slider ke detik 2. Dan perbesar nilai opaciti menjadi 100 agar
terlihat jelas. Jangan lupa perbesar skala gambar

9. Putar gambar menggungakan rotate tool sesuka anda. Gambar diputar 360 derajat,
hingga posisinya seperti asal. Digambar bawah terlihat nilai Rotation 3 x +0.0 pada
keyframe 2. sebelumnya pada keyframe 1 nilainya 2 x +0.0.

10. Coba geser slider ke detik pertama dan klik play.

11. Agar akhir animasi tampak dramatis, kita bisa tambahkan optical flares. Flares bisa
agan download disini.

12. Masukkan flares ke timeline dan jadikan sebagai background.

13. Posisikian supaya puncak terang/ paling silau flares berada pada detik ke 4 dengan
menggeser layer flares ke kanan.

14. Kembali aktifkan layer gambar, dan pada detik ke 4 beri keyframe dengan mengklik
add keyframe pada scale dan opacty.

15. Geser slider ke kanan, kira-kira 3 frame dari detik ke 4 dan ubah nilai opacity
menjadi nol, dan kecilkan skala gambar mengikuti ukuran flares yang mengecil.
Sekarang coba play animasi. Jika berhasil, kurang lebih hasilnya seperti ini:
Membuat intro dengan after effect:
Pada Tutorial After Effect ini, saya akan menjelaskan cara membuat animasi Intro yang
cukup Keren. Efeknya berupa teks yang muncul dengan menghantam background
sehingga menggetarkan kamera. Disini, teks akan terlihat 3D dengan memakai teknik
yang sama seperti Tutorial Membuat Teks 3D dengan Photoshop. Untuk animasi
bergetar, saya menggunakan Null Object yang di animasikan secara manual Frame per
frame. Oke, untuk efeknya bisa anda lihat dibawah:

Berikut adalah langkah-langkahnya. Cekidot....

1. Pertama, buat Composition baru pada menu Composition > New Composition. Atau
supaya lebih gampang gunakan shortcut Ctrl+N. Pada jendela Composition, ubah
namanya menjadi Intro lalu atur Width=352 dan Height=288. pada Pixel Aspect Ratio,
pilih Square Pixels dan Frame Rate=25.

2. Butlah teks menggunakan Type Tool (Ctrl+T). Disini, saya membuat huruf
PERMANA. Itu kepanjangan nama saya gan, sekalian buat watermark… hehehe (Baca:
Narsis).
3. Seleksi layer teks, lalu pada menu Effect > Generate > Ramp.

4. Nah, pada parameter Ramp, atur Start Color=hitam dan End Color=putih lalu atur
Point/Titik warna seperti gambar dibawah.
5. Dengan menggunakan Pan Behind Tool (Y), geser Pivot/Pusat gerakan ke tengah-
bawah teks. Lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah…

6. Seleksi layer teks, lalu pada menu Edit > Duplicate atau Ctrl+D untuk menggandakan
layer. Kalau berhasil, maka layer teks akan menjadi 2.
7. Pada layer PERMANA 2 (layer paling atas), tekan tombol S pada keyboard untuk
membuka parameter Scale. Perbesar nilai Scale tersebut sedikit dengan mendrag
nilainya. (ingat, jangan mengubah nilai terlalu besar karena ini hanya untuk
mendapatkan ilusi ketebalan teks saja). Setelah itu, di parameter Ramp atur Start
Color=Putih dan End Color=Hitam. Kalau berhasil, maka teks akan terlihat mempunyai
ketebalan.

8. Seleksi kedua layer lalu tekan Ctrl+Shift+C. Pada jendela Pre-Compose yang muncul,
ubah namanya menjadi teks lalu klik OK.
9. Di Composition Intro, sekarang kedua layer teks akan menjadi satu.

10. Sekarang, import Gambar tekstur yang anda punya lalu masukkan ke timeline.
Tempatkan tekstur pada posisi paling bawah agar tidak menghalangi layer teks. Saya
mendapatkan tekstur tersebut di [Link] dan [Link] secara Cuma-
Cuma alias gratis…
11. Ubah semua layer menjadi 3D dengan mengaktifkan ceklis 3D Layer berbentuk
kubus sehingga terlihat seperti gambar bawah.

12. Mada menu Layer > New > Camera. Pada jendela yang muncul, klik saja Ok. Disini,
kita membuat layer kamera.
13. Kembali lagi ke menu Layer > New > Null Object. Nah, disini kita membuat Null
Object yang akan mengatur gerakan kamera.

14. Klik menu dropdown Parent pada layer Camera lalu pilih Null 1. ini akan membuaat
Gerakan Null Object mempengaruhi camera. Sehingga bila kita menggerakan Null
object, maka kamerapun akan bergerak..
15. Seleksi layer teks lalu duplikat dengan Ctrl+D dan ubah layer teks yang baru ini
namanya menjadi Bayangan.

16. Seleksi layer bayangan, lalu pada menu Effect > Blur and Sharpen > CC Radial Blur.
17. Di parameter CC Radial Blur, atur Type=Fadding Zoom dengan nilai Amount=7 dan
geser titik Center jauh ke atas seperti gambar dibawah.

18. Masih layer Bayangan dalam keadaan terseleksi, pada menu Effect > Generate >
Fill.
Ubah Color menjadi warna hitam. Sekarang, teks terlihat mempunyai bayangan…..

19. Oke, sekarang kita telah selesai mendesain tampilannya. Sekarang saatnya
menganimasikan semua layer. Are you Ready …???
Sebelum menganimasikan, kita akan menyembunyikan dulu layer bayangan. Caranya
seleksi layer bayangan lalu tekan tombol T pada Keyboard untuk membuka
parameter Opacity lalu atur nilainya menjadi 0 (Nol).
20. Ubah pandangan view 3D Popup menjadi Top, lalu geser timeline kurang lebih ke
detik pertama. Seleksi layer Teks, lalu geser posisinya pada sumbu Z ke belakang
kamera (lihat gambar). Tekan tombol P pada keyboard lalu klik ikon stopwatch untuk
membuat Keyframe. Keyframe ini ditandai dengan titik kuning pada timeline.

21. Geser timeline kurang lebih 3 sampai 4 frame kedepan, lalu geser posisi layer Teks
kebelakang, kembali seperti semula.
22. Ubah lagi pandangan View 3D Popup menjadi Active Camera.

23. Seleksi layer Bayangan lalu geser timeline ke detik pertama (sejajar dengan
keyframe layer teks). Tekan tombol T pada keyboard untuk membuka
pengaturan Opacity, lalu klik ikon Stopwatchuntuk membuat keyframe. Aktifkan enable
Motion Blur lalu aktifkan Ceklis Motion blur disemua layer kecuali Null Object.
24. Geser timeline kurang lebih 3 sampai 4 frame kedepan (sejajar dengan keyframe
layer teks), lalu atur nilai opacity menjadi 100%.

25. Seleksi Layer Null Object lalu tekan tombol P pada keyboard untuk membuka
Position. Geser timeline ke posisi seperti gambar dibawah (satu frame sebelum
keyframe teks). Klik ikon Stopwatch untuk mengaktifkan keyframe.
26. Geser timeline satu frame kedepan (untuk menggeser timeline frame per frame,
gunakan tombol next frame pada toolbar time control). Geser posisi Null Object pada
Viewport sedikit untuk memberikan kesan bergetar.

27. Geser lagi timeline satu frame kedepan dan geser kembali posisi nul object pada
Viewport sedikit. Lakukan ini sampai anda mendapat 6 keyfame dengan menggeser
posisi Null Object secara acak pada Viewport.
28. Daaann... coba klik tombol Play atau gunakan tombol Spasi pada keyboard untuk
melihat hasilnya. Saya mendapatkan hasil seperti gambar dibawah:

Ok, mungkin agan kurang paham dengan langkah-langkah animasinya. Tapi yang jelas
intinya adalah menganimasikan kamera seolah-olah bergoyang ketika teks menghantam
tembok. sehingga kita harus menggerak-gerakan Null Object (yang akan menggerakkan
kamera) tiap framenya secara acak.
Membuat judul animasi dengan after effect :

Pada tutorial sebelumnya, saya membuat tutorial After Effect tentang cara membuat
Introsederhana. Dan, pada postingan kali inipun, saya masih membuat tutorial After
Effect, tapi dengan kasus berbeda tentunya….

Efeknya sendiri adalah 4 buah kotak dengan teks yang berputar pada waktu tertentu,
dan berhenti pada waktu tertentu juga. Daripada bingung dengan penjelasannya, bisa
agan lihat sendiri deh hasilnya…

Efek ini terinspirasi dari salah satu iklan di TV. Karena cukup menarik, ahirnya saya
nyoba di After Effect dan mendapatkan hasil seperti diatas.

Ok, ,check this Out….

1. Pertama, buat dulu Compositon baru pada menu Composition > New Composition .
atau gunakan Shortcut Ctrl+N supaya lebih gampang. Atur namanya
menjadi Mograph_Percobaandengan ukuran Width=720 dan Height=480.

2. Setelah membuat Composition baru tersebut, tampilan After Effect akan menjadi
seperti gambar dibawah.
3. Sekarang buat lagi Composition baru dengan Nama Kotak_BG, dengan
ukuran Width=352 dan Height=288 lalu tekan OK!

4. Nah, sekarang anda akan berada pada timeline: Composition Kotak_BG. Anda bisa
beralih ke timeline: Composition Mograph Percobaan dengan mengklik tab yang berada
di sampingnya.
5. Masih di Compositon Kotak_BG, buat layer solid baru pada menu layer > New > Solid

6. Atur nama nya: Layer_Solid dan klik tombol Make Comp Size supaya ukurannya
menyesuaikan dengan ukuran Composition.
7. Seleksi Layer_Solid, lalu pada menu Effect > Generate > Ramp.

8. Di parameter ramp tersebut, atur Start Color=hijau tua, End Color=hijau muda,
dan ramp color=radial ramp. Atur titik point radial ramp seperti gambar.
9. Duplikat Layer_Solid menjadi 3 buah layer menggunakan Shortcut Ctrl+D.

10. Ubah nama Layer ke 2 dan ke 3 menjadi Bingkai 1 dan Bingkai 2. (untuk mengubah
nama, cukup seleksi layer lalu tekan Enter).
11. Seleksi semua layer lalu tekan tombol S untuk membuka pengaturan Scale (untuk
mengubah skala/ukuran). Ganti nilai Scale pada Layer_Solid menjadi 80%, Bingkai_1
menjadi 90%. Untuk Bingkai_2 ukurannya tetap 100% gan…

12. Seleksi lagi semua layer lalu tekan tombol T pada keyboard untuk membuka
pengaturan Opacity (untuk mengubah transparansi). Atur nilai Opacity 80% pada semua
layer.
13. Sekarang, kembali ke timeline: Composition Mograph_Percobaan dengan mengklik
tab seperti gambar dibawah. Pada panel Project, drag atau masukkan Composition
Kotak_BG ke Timeline.

14. Duplikat Composition Kotak_BG tersebut menjadi 4 buah seperti gambar dibawah.
15. Buatlah teks menggunakan Type Tool, lalu ketik teks yang diinginkan ke ViewPort.
Misalnya saya memasukkan “Teks 1”.

16. Duplikat juga layer teks ini menjadi 4 buah.


17. Posisikan letak layer teks dan Composition Kotak_BG selang-seling seperti gambar
dibawah. Jadi tiap layer teks berada dibagian atas Composition Kotak_BG secara
berpasangan.

18. Seleksi pasangan pertama dibagian atas (satu layer teks dan satu composition
Kotak_BG) lalu tekan Ctrl+Shift+C. Pada jendela Pre-Compose yang muncul, ganti
namanya menjadi Teks 1. Nonaktifkan ceklis Open New Composition supaya kita tidak
berpindah Composition.
19. Sekarang seleksi pasangan kedua, lalu tekan Ctrl+Shift+C. pada jendela Pre-
Compose yang muncul, ganti namanya menjadi Teks 2. (pasangan kedua ini adalah
layer teks 2 dan Composition Kotak_BG dibawahnya).

20. Lakukan juga pada pasangan ke-3 dan ke-4 sehingga agan mendapatkan 4
Composition pada timeline dengan nama Teks 1 sampai Teks 4 secara berurutan
kebawah seperti gambar.
21. Ubah semua Composition menjadi 3D dengan mengaktifkan ikon 3D bergambar
kubus pada timeline.

22. Ubah pandangan View 3D Popup menjadi Top, lalu seleksi Composition Teks
1 pada timeline. Dengan menggunakan Pan Behind Tool (Y), geser pivot/pusat gerakan
ke belakang seperti gambar dibawah.
23. Ubah kembali pandangan View 3D Popup menjadi Active Camera lalu
seleksi Composition Teks 2 sampai Teks 4, dan ubah Parent = Teks 1. Untuk lebih
jelasnya silahkan lihat gambar gan…

24. Seleksi Composition Layer 1, lalu tekan tombol R untuk membuka pengaturan
Rotation/Putaran. Pada Y Rotation, ubah parameter nya menjadi 0 x +90 (agar
berputar 90 derajat pada sumbu Y).
25. Ubah parent Composition 4 menjadi None .

26. Ubah kembali parameter Y Rotation pada Composition Teks 1 menjadi 0 x +180.
Dan… ubah parent Composition 3 menjadi None.
27. Masih di Parameter Y Rotation, ubah nilainya menjadi 0 x +270 lalu ubah
parent Composition 2 menjadi None.

28. Sekarang, ubah lagi parameter Y Rotation menjadi 0 x +360. Maka otomatis nilainya
akan berubah menjadi 1 x +0.0 ( artinya, layer sudah mengalami perputaran sebanyak 1
kali putaran, karena 360 derajat = 1 kali putaran).
29. Seleksi 3 Composition paling bawah (Comp Teks 2 sampai Teks 4) seperti gambar
di bawah, lalu ubah parent menjadi Teks 1.

30. Nah, sekarang coba drag parameter Y Rotation ke kiri atau ke kanan menggunakan
Cursor, maka otomatis semua Kotak akan berputar sesuai dengan perubahan
parameter Y Rotation. Pada dasarnya, untuk membuat video seperti di atas, saya
menganimasikan parameter Y Rotation ini pada frame yang ditentukan.
Ok, mas bro… mungkin untuk tutorial animasinya saya lanjut ke Bagian 2 nya, karena
udah kepanjangan dan jari saya juga udah mulai keriting. Hehe…
Membuat ajudul animasi dengan After effect part 2:
Postingan ini adalah lanjutan dari tulisan saya sebelumnya, tentang membuat animasi di
After Effect. Langsung aja gan, mangga........... (baca: silahkan)

1. Sebelumnya kita sudah mendesain layer dan Composition, dan menghubungkan


layer-layer tersebut agar dapat bergerak secara bersamaan. Saya menambahkan Layer
kamera, agar layer dapat dilihat dari berbagai sudut pandang dengan mudah.

2. Kalau anda ingin mengganti huruf pada masing-masing Composition, caranya double
klik Composition yang ingin diganti hurufnya pada panel project, lalu composition
tersebut bisa anda edit di timeline. Saya mengubah huruf pada Comp. Teks 1 dengan
Visual Effect, Teks 2 dengan Desain Grafis, dan seterusnya.

3. Sekarang, kita memasuki tahap animasi. Seleksi Comp Teks 1 lalu tekan tombol R
pada keyboard untuk membuka parameter Rotation. Posisikan timeslider agar berada
pada detik ke-0 (nol) di timeline, dengan nilai Y Rotation 0x +0,0.
4. klik ikon stopwatch pada Y Rotation untuk membuat keyframe, lalu atur nilanya
menjadi 0x -35.

5. Geser timeline ke detik pertama (01s) lalu atur nilai Y Rotation menjadi 0x +25 seperti
gambar dibawah.
6. Geser timeline ke detik kedua (02s), lalu atur nilai Y Rotation menjadi 1x +60.

7. Geser timeline ke detik ketiga (03s), lalu atur nilai Y Rotation menjadi 1x +110.

8. Geser timeline ke detik keempat (04s), lalu atur nilai Y Rotation menjadi 2x +150.
9. Geser timeline ke detik kelima (05s), lalu atur nilai Y Rotation menjadi 2x +200.

10. Geser timeline ke detik keenam (06s), lalu atur nilai Y Rotation menjadi 3x +240.

11. Geser timeline ke detik ketujuh (07s), lalu atur nilai Y Rotation menjadi 3x +300.
12. Terakhir, supaya animasi tampak lebih hidup, aktifkan motion blur. Caranya aktifkan
tombol Motion Blur diatas panel layer, lalu aktifkan ceklis motion blur pada semua
Composition dan layer seperti gambar dibawah.

Ya…. Sebenarnya nilai-nilai pada langkah langkah diatas tidak harus sama persis. Anda
bisa bereksperimen dengan nilai-nilai tersebut untuk mendapatkan bentuk animasi yang
lebih bagus.

Selain teks, anda juga bisa mengganti layer dengan media lain, misalnya poto atau
video. Cara menggantinya bisa di lihat langkah No. 2.

Sekian dulu untuk postingan kali ini, mohon di koreksi kalau ada kesalahan atau
kekurangan. moga bermanfaat, wassalam....
Belajar Motion Grafik :
Sudah lama saya gak buat tutorial After Effect di sini, mungkin sudah beberapa bulan
lebih. Nah, untuk menyegarkan kembali tutorial After Effect, sore tadi saya meluangkan
untuk menulis tutorial ini sebelum pulang dari kerja.

Tutorial ini sebenarnya sangat dasar, hanya menganimasikan objek teks dengan
pergerakan lembut. selain itu, disini juga akan membahas bagaimana membuat animasi
mengayun pada sebuah teks. dengan dasar ini, anda bisa mempelajari Motion Graphic
lebih jauh lagi. Ok, hasil yang saya dapat adalah berikut:

Berikut langkah-langkahnya . . .

1. Pertama, buka program AE atawa After Effect yang anda punya. Disini, saya pakai
After Effect CS3 yang tampilannya kurang lebih seperti gambar dibawah.

2. Tekan Ctrl+N untuk membuat Composition baru. Atur pengaturannya seperti


gambar dibawah. Anda bisa juga mengaturnya sendiri, sesuai keinginan saja . . .
3. Buat dua teks pada jendela view dengan nama “created” dan “by” seperti gambar
dibawah, lalu atur posisinya agar berada ditengah-tengah layar.

4. Pastikan pusat transform berada ditengah teks. kalau tidak, geser menggunakan
Pan Behind Tool (Y).
5. Sekarang, seleksi kedua layer teks, lalu tekan P untuk membuka pengaturan
Position (posisi). Klik ikon stopwatch seperti gambar, sehingga di timeline akan muncul
keyframe baru.
6. Geser teks Created ke kanan, sehingga tidak terlihat di jendela view.

7. Geser juga teks By ke sebelah kiri sehingga teks inipun tidak terlihat di jendela
view.
8. Geser timeline, 9 frame kedepan (gunakan tombol Next Frame pada panel Times
Control untuk memajukan timeline frame - per frame).

9. Kembalikan lagi posisi kedua teks ketengah layar seperti gambar dibawah.
10. Tekan tombol F9 agar pergerakan teks lebih lembut. Ketika tombol F9 ditekan,
pastikan kedua keyframe bentuknya berubah seperti gambar dibawah.

11. Geser kembali timeline ke detik-02s (02 second) seperti gambar.


12. Pastikan kedua layer teks dalam keadaan terseleksi, tekan tombol S untuk
membuka pengaturan Scale (Skala). Klik ikon Stopwatch untuk mengaktifkan keyframe.

13. Geser timeline 3 frame kedepan, lalu perbesar ukuran teks kira-kira 15 persen dari
ukuran semula.
14. Tekan tombol F9, sehingga bentuk keyframe berubah menjadi seperti gambar
dibawah.

15. Geser timeline 5 frame kedepan, lalu kecilkan ukuran teks menjadi sangat kecil
seperti gambar dibawah, dan seperti biasa, tekan tombol F9 supaya bentuk keyframe
menjadi seperti gambar dibawah.
16. Geser timeline mundur ke detik ke-02 (posisi 02s) lalu buat teks dengan nama apa
saja.

17. Atur posisi pusat transform atau pivot agar berada di tengah-atas teks seperti
gambar. Gunakan Pan Behind Tool (Y) untuk menggerser pusat Transform ini.
18. Geser posisi teks ke tengah layar seperti gambar dibawah.

19. Aktifkan layer 3D dengan mengklik pada ikon kubus di layer teks baru ini. Tekan
tombol R untuk membuka pengaturan Rotation (perputaran).
20. Geser posisi timeline dari detik ke-02 kira-kira 5 frame kedepan, lalu aktifkan
keyframe dengan mengklik ikon stopwatch di X Rotation seperti gambar dibawah.

21. Atur nilai X Rotation menjadi 0x -90,0, seperti gambar dibawah.


22. Geser timeline kira-kira 8 frame kedepan, lalu atur nilai X Rotation menjadi 0x +30.

23. Geser lagi timeline 4 frame kedepan dan atur kembali nilai X Rotaion menjadi 0x -
20.
24. Geser timeline 4 frame kedepan, atur nilai X Rotation menjadi 0x +10.

25. Terakhir, geser timeline 3 frame kedepan lalu atur nilai X Rotation menjadi 0x +0.0.
26. Seleksi keempat keyframe yang baru saja dibuat dan tekan tombol F9 sehingga
bentuk keyframe menjadi seperti gambar dibawah.

27. Geser posisi teimeline ke detik 02 atau lebih, lalu tekan tombol T untuk membuka
pengaturan Opacity (transparansi) lalu atur nilai Opacity menjadi 0 (nol) persen
sehingga teks menjadi tak terlihat dan klik pada ikon stopwatch untuk mengaktifkan
keyframe..

28. Geser timeline kira-kira 2 frame kedepan lalu atur nilai Opacity menjadi 100 persen
sehingga teks kembali terlihat.
29. Seleksi dua teks “created” dan “by” lalu tekan T untuk membuka pengaturan
Opacity pada kedua layer ini. Aktifkan keyframe dengan meng-klik ikon stopwatch
seperti gambar . . .

30. Geser timeline kira-kira 2 frame kedepan lalu ubah nilai Opacity menjadi 0 (nol)
persen sehingga teks menjadi tak terlihat.
31. Untuk menambah citarasa (kayak makanan aja . . .XD), aktifkan motion blur pada
semua layer.

32. Sekarang, tinggal tambahkan background. Pada menu Layer > New > Solid maka
akan muncul layer baru yang menghalangi semua teks.
33. Supaya layer solid ini tidak menghalangi teks, geser dan tempatkan layer ini
menjadi paling bawah.

34. Supaya ada warnanya, pada menu Effect > Generate > Ramp dan atur warna
pada Start Color menjadi Merah, dan End Color menjadi Merah tua. Pada Ramp Shape,
ubah menjadi Radial Ramp.
35. Ok, Hasilnya kurang lebih seperti ini
Membuat foto flash :
Rasanya, sudah setengah abad saya tidak membuat tutorial After Effect disini. XD . . .
karena akhir-akhir ini saya jarang pakai after effect dan kebetulan kemarin pake
sebentar untuk membuat efek pada intro. Salah satu efek tersebut adalah efek
flash atau jepretan kamera lengkap dengan efek focus dan kilatan cahayanya. Seperti
biasa, sebelum lanjut, contoh hasilnya bisa anda lihat di video bawah gan . . .

Mari kita langsung ke langkah-langkahnya. Berikut adalah tutorialnya : . . .

1. Buka After Effect anda, lalu tekan Ctrl+N untuk membuat Composition baru. Di
jendela Composition Setting yang muncul, atur namanya
menjadi “Foto_Flash” dengan Width = 720 dan Length = 480. Atur juga waktu durasi
kira-kira 10 detik saja.

2. Sekarang, di tab Project, import dua buah gambar. Satu gambar untuk foto utama,
dan satu lagi untuk background. Buat narsis-narsis an, bisa pake foto sendiri gan . . .
XD.

3. Setelah di import, drag foto-foto tersebut ke jendela project. Saya memakai


background kertas dari videocopilot, sedangkan foto utamanya saya comot dari google,
yaitu foto Citra Kirana.

4. Ok, sekarang pada menu Layer > New > Solid untuk membuat layer solid baru.
Pada jendela yang muncul, atur warnanya menjadi hitam.
5. Seleksi layer solid yang baru, lalu di menu atas, pilih Elipse Tool lalu double click
ikon tersebut sehingga layer solid bentuknya menjadi elips seperti gambar dibawah.

6. Ubah mode Mask 1 menjadi Subtract untuk membalikan area yang terpotong.
Setelah itu, uraikan tanda panah pada atribut Mask 1 di layer Solid, lalu atur nilai Mask
Feather = 200 dan Mask Opacity = 60% sehingga sekarang, gambar mempunyai efek
vignete.
7. Buat lagi Composition baru dengan menekan Ctrl+N. di jendela Composition
Setting, ubah namanya menjadi “Flash” dan atur durasinya menjadi 20 frames saja
seperti gambar dibawah.
8. Di Composition yang baru ini, buat layer solid baru pada menu Layer > New >
Solid dengan warna hitam.

9. Gunakan Elipse tool, lalu gambarlah bentuk bulat sempurna pada jendela view
seperti gambar dibawah. Agar bentuknya bulat sempurna, drag cursor sambil menahan
tombol Shift.
10. Gambar lagi bulat lainnya, tapi kali ini ukurannya sedikit lebih kecil. Agar
background menjadi transparan (tidak hitam), klik ikon Toogle Transparency Grid yang
berada dibawah jendela view yang saya tandai merah. Di layer Solid, ubah mode Mask
2 menjadi Subtract sehingga sekarang bentuknya mempunyai lubang ditangah seperti
donat.

11. Ubah nama layer menjadi Bulat 1, lalu tekan Ctrl+D untuk menduplikat layer
tersebut sehingga sekarang akan muncul layer baru dengan nama Bulat 2 seperti
gambar dibawah.
12. Seleksi layer Bulat 1 dan tekan tombol S pada keyboard sehingga akan muncul
pengaturan Scale seperti gambar dibawah. Atur nilai Scale menjadi 50% sehingga
bentuknya mengecil.

13. Sekarang, buatlah layer solid baru dengan warna hitam dan ubah namanya
menjadi “Kotak”.Tekan tombol S pada keyboard untuk mengatur Skala, dan atur Scale
manjadi 60% seperti gambar dibawah.
14. Pastikan ikon Rectangle Tool dalam keadaan aktif, lalu double klik ikon tersebut
sehingga akan ada Mask baru di layer solid “Kotak” ini.
15. Ubah mode Mak 1 menjadi Subtract, lalu uraikan tanda panah sehingga muncul
atribut lain dibawahnya. Pada atribut Mask Expansion, atur nilainya menjadi -
10 sehingga objek kotak menjadi seperti gambar dibawah.

16. Menggunakan Rectangle Tool, gambarlah objek kotak dengan posisi vertical
seperti gambar dibawah, lalu ubah modenya menjadi Subtract.
17. Masih menggunakan Rectangle Tool, gambar lagi mask berbentuk kotak dengan
posisi horizontal seperti gambar dibawah. Seperti sebelumnya, ubah juga mode Mask ini
menjadi Subtract.

18. Ok, jika berhasil maka bentuk semua shape akan menjadi seperti ini.
19. Seleksi semua layer di Composition ini, lalu tekan Ctrl+Shift+C untuk
memindahkan semua layer ke Composision baru. Di jendela yang muncul, ubah
namanya menjadi “Fokus”. Sekarang, semua layer akan berubah menjadi satu
composition saja. Selain lebih simple, tentu ini akan sangat memudahkan untuk
menganimasikan nantinya.

20. Buatlah layer solid yang baru, lalu di jendela pengaturan Solid, ubah namanya
menjadi “Cahaya_Flash” dan ubah warnanya menjadi putih.
21. Sekarang, geser posisi timeline ke frame 9. Drag posisi layer “Cahaya_Flash” ke
kanan, sehingga titik awalnya berada pada frame 9. Setelah itu, drag juga posisi
Composition “Fokus” ke kiri sehingga titik akhirnya berada pada frame 9 seperti gambar
dibawah.
22. Seleksi Composition “Fokus” lalu tekan tombol T pada keyboard sehingga akan
muncul pengaturan Opacity. Atur posisi timeslider agar berada di frame awal, lalau
aktifkan ikon stopwatch yang berada di sebelah kiri Opacity. Atur
nilai Opacity menjadi 0% sehingga di jendela view, bentuk shape tidak terlihat. Pastikan
muncul titik berwarna kuning di timeline seperti gambar dibawah.

23. Geser timeslider ke frame 9, lalu ubah nilai Opacity menjadi 100% sehingga
muncul titik kuning baru di timeline dan bentuk shape terlihat kembali di jendela view.
24. Masih posisi timeslider berada di frame 9, seleksi layer “Cahaya_Flash” lalu
aktifkan ikon stopwatch pada opacity. Buatlah keyframe baru (titik berwarna kuning) lalu
geser timeslider ke frame 20 (frame akhir) dan atur Opacity menjadi 0%.

25. Untuk menambah variasi, ubah mode blending pada


layer “Cahaya_Flash” menjadi Addseperti gambar dibawah.
26. Sekarang, kembali ke Composition utama, yaitu Composition “Foto_Flash” (untuk
berpindah dari composition satu ke composition lainnya, cukup pilih tab composition
diatas jendela layer). Disini, drag Composition “Flash” dari jendela project ke jendela
layer seperti gambar dibawah.

27. Ok, sekarang coba geser posisi composition “Flash” kesebelah kanan, misalnya ke
detik ke dua. Tekan tombol play, maka hasilnya foto akan mempunyai efek flash seperti
jepretan kamera foto. Jadi, intinya cukup geser saja composition ini untuk mendapatkan
efek flash tersebut pada waktu yang diinginkan. Kalau ingin efek tersebut beberapa kali,
cukup duplikat saja composition ini dan kembali geser ke frame lain . . .
28. Lebih menarik lagi kalau kita membuat efek fokus atau blur sebelum jepretan
terjadi. Caranya, cukup buat layer Adjustment, lalu tambahkan efek Fast Blur ke layer
ini.
29. Simpan layer ini dibawah layer vignate atau layer solid hitam yang kita buat
sebelumnya.

30. Untuk membuat animasi fokus, geser timeslider beberapa frame sebelum efek
flash muncul. Disini, saya mengaturnya 9 frame sebelum efek flash muncul . aktifkan
ikon Stopwatch pada Blurriness di jendela efek Fast Blur.
31. Geser timeslide 4 frame ke kanan (untuk memudahkan, cukup tekan tombol Next
Frame 4 kali di jendela time control), lalu atur nilai Blurriness menjadi 15% sehingga foto
menjadi kabur atau buram.

32. Geser kembali Timeslider 7 frame ke kanan lalu ubah


nilai Blurriness menjadi 0% agar foto menjadi jelas kembali.
33. Test Drive ! ! coba tekan tombol Play atau tekan spasi untuk memutar video.
Hasilnya kira-kira seperti gambar dibawah.

Untuk menambahkan efek zoom-in atau zoom-out, bisa pakai objek null yang
mengontrol kamera. Untuk cara ini, saya sudah membahas caranya di tutorial
sebelumnya. Silahkan acak-acak lagi tutorial After Effect sebelumnya.

Anda mungkin juga menyukai