MAKALAH PENGOLAHAN LIMBAH CAIR
GREASE TRAP
Disusun oleh Kelompok 1:
1. Arina Da Selva (P2.[Link].007)
2. Dyah Nur Setia P (P2.[Link].011)
3. Hilda Fitriah (P2.[Link].017)
4. M. Ilyasa Hardian (P2.[Link].024)
5. Rizqia Syaffa S (P2.[Link].033)
6. Veronica Aprilia (P2.[Link].038)
7. Yara nadya Almira (P2.[Link].040)
Tingkat 2 D-IVA Kesehatan Lingkungan
Dosen:
Syarifuddin , [Link]., [Link].
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
Jalan Hang Jebat III/F3 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12120
Tlp.021-7397641, 7397643 Fax. 62 (021)7397769
1.1 PENGERTIAN
Grease trap adalah alat perangkap grease atau minyak dan oli. Alat ini membantu
untuk memisahkan minyak dari air, sehingga minyak tidak menggumpal dan membeku di
pipa pembuangan dan membuat pipa tersumbat. Terbuat dari pasangan bata maupun
stainless steel sehingga aman dari korosi. Alat ini cocok digunakan di rumah tangga dan
di restoran.
Grease trap juga dikenal sebagai pencegat lemak, perangkat pemulihan (recovery)
minyak dan konverter limbah minyak) merupakan perangkat pipa yang dirancang untuk
mencegat sebagian besar gemuk/minyak dan zat padat lain sebelum memasuki sistem
pembuangan air limbah. Limbah umumnya mengandung sejumlah kecil minyak yang
masuk ke dalam septik tank dan fasilitas pengolahan untuk membentuk lapisan buih
mengambang.
1.2 JENIS GREASE TRAP
1. Yang paling umum adalah grease trap pasif, yaitu titik perangkat sederhana yang
digunakan di bawah kompartemen bak cuci dalam dapur. Grease trap ini membatasi
aliran dan menghapus 85-90% dari lemak dan minyak yang masuk. Makanan padat
bersama dengan lemak, minyak, dan gemuk akan terjebak dan disimpan dalam
perangkat ini.
2. Jenis yang paling umum kedua adalah tangki in-ground berukuran besar, yang
biasanya 500-2000 galon. Unit-unit ini dibangun dari beton, fiberglass, atau baja.
Dengan sifat ukuran lebih besar, perangkat ini memiliki kapasitas
penyimpanan lemak dan limbah padat yang lebih besar untuk aplikasi aliran limbah
yang tinggi seperti pada restoran atau rumah sakit. Trap ini biasa
disebut pencegat gravitasi (gravity interceptors). Pencegat / trap memerlukan waktu
retensi dari 30 menit untuk memungkinkan lemak, minyak, gemuk dan limbah padat
makanan untuk menetap di tangki. Semakin banyak limbah masuk ke tangki maka
begitu pula air yang bebas lemak didorong keluar dari tangki.
3. Jenis ketiga yaitu sebuah sistem GRD (Grease Recovery Devices / Perangkat
Pemulihan Lemak), menghapus lemak / minyak permukaan secara otomatis ketika
terjebak.
1.3 CARA KERJA GREASE TRAP
Air masuk melalui inlet (1) dan minyak akan terangkat karena masa jenis minyak
lebih ringan daripada air
Lumpur akan mengendap dan ditahan di penyaring (2)
Air keluar melaui pipa (3) sengaja dibuat panjang kebawah untuk mengambil air
bersih tanpa campuran minyak dan akan dikeluarkan melalui outlet (5)
1.4 PEMBUANGAN GREASE
Ada dua jenis pembuangan lemak:
A. Limbah minyak sayur / Waste vegetable oil (WVO) adalah minyak nabati yang
digunakan dalam proses penggorengan jangka panjang suatu fasilitas. Ketika sebuah
restoran mengganti minyak nabati mereka, minyak tua akan dimasukkan ke dalam
wadah luar. Pengumpul limbah minyak sayur adalah komoditas yang dibayar,
mengumpulkan limbah ini dari wadah tersebut. Limbah Minyak nabati (WVO) akan
didaur ulang untuk digunakan di masa depan sebagai biodiesel. WVO juga biasa
disebut minyak kuning (yellow grease).
B. Limbah dari grease trap pasif dan pencegat gravitasi disebut sebagai lemak
coklat (brown grease). adalah makanan padat yang membusuk berkombinasi dengan
lemak, minyak, dan gemuk (FOG). Lemak coklat dipompa keluar dari trap dan
pencegat oleh truk pemompa minyak .Mayoritas lemak coklat berakhir di lokasi TPA.
Fasilitas yang modern (sejak 2012) dan teknologi baru mulai memungkinkan grease
coklat untuk didaur ulang.
1.5 GREASE TRAP PORTABLE
Produk Grease Trap ini biasanya dipasang dibawah kitchen sink dan berfungsi
untuk menyaring minyak/lemak dan sampah padat agar tidak mengalir masuk ke dalam
saluran pembuangan, sehingga mencegah terjadinya penyumbatan pipa saluran,
pencemaran lingkungan dan mengganggu masyarat sekitar karena limbah minyak/lemak
berbau sangat tidak sedap dan akan menyebar kemana-mana apabila sampai mengalir ke
saluran got yang terbuka.
Semua air cucian dari dapur melalui Sink, akan mengalir masuk kedalam Grease
Trap Portable. Sampah padat bekas cucian akan tersaring pada Basket Strainer Ø 2mm.
Setelah melalui basket, air + grease masuk ke ruang 2, Grease akan naik ke permukaan
air secara gravitasi karena berat jenis lemak / grease lebih ringan dari pada air. Kemudian
air yang berada dibawah grease akan keluar melalui pipa ke saluran kota. Sampah-
sampah pada basket dan grease yang ada dipermukaan air harus dibersihkan secara
berkala.
DAFTAR PUSTAKA
[Link]