0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
763 tayangan18 halaman

SPK dan RKK Fisioterapi RSU Rizky Amalia

upload an approved document, you will be able to d

Diunggah oleh

achyarnis dahlan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
763 tayangan18 halaman

SPK dan RKK Fisioterapi RSU Rizky Amalia

upload an approved document, you will be able to d

Diunggah oleh

achyarnis dahlan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUMAH SAKIT UMUM RIZKY AMALIA

Jln. Ahmad Yani No.100 Cantel Wetan, Sragen Jawa Tengah


Telp. (0271) 8823814, Fax. (0271) 8823814

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM RIZKY AMALIA


NOMOR: …/ [Link]/ [Link]/ .../ 2018

TENTANG
SURAT PENUGASAN KLINIK (SPK) & RINCIAN KEWENANGAN KLINIK (RKK)
FISIOTERAPI

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM RIZKY AMALIA

Menimbang : a. bahwa untuk mendukung terwujudnya pelayanan Fisioterapi yang


optimal dan meningkatkan keselamatan pasien perlu ditetapkan
Surat Penugasan Klinik (SPK) dan Rincian Kewenangan Klinik
(RKK);
b. bahwa untuk melaksanakan point (a) tersebut diatas perlu dibuat
Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Rizky Amalia;
Mengingat : 1. Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
2. Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
3. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 376/ Menkes/ SK/ III/
2007 tentang Standar Profesi Fisioterapi;
4.
MEMUTUSKAN

Menetapkan SURAT PENUGASAN KLINIK (SPK) & RINCIAN KEWENANGAN


KLINIK (RKK)
KESATU : Asef Gowada, kualifikasi: DIII Fisioterapi mendapat Surat
Penugasan Klinik (SPK) dan Rincian Kewenangan Klinik (RKK) di
lingkungan RSU Assalam sebagaimana dalam lampiran Surat
Kewenangan Klinik ini;
KEDUA : Surat Penugasan Klinik tersebut memberikan hak kepada yang
bersangkutan untuk melaksanakan kegiatan profesinya sesuai Rincian
Kewenangan Klinik seperti tersebut dalam lampiran keputusan ini;
KETIGA : Rincian Kewenangan Klinik dapat dikurangi atau ditambah atas
rekomendasi dari Direktur Rumah Sakit Umum Assalam;
KEEMPAT : Surat Penugasan Klinik berlaku untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun dan
tidak akan melebihi masa berlaku Surat Tanda Registrasi (STR) yang
bersangkutan;
KELIMA : Keputusan ini berlaku Sejak tanggal ditetapkan dan apabila
dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan
sebagaimana mestinya

Ditetapkan di Sragen
Pada tanggal ........... 2018
Rumah Sakit Umum Rizky Amalia
Direktur

DILLA KUSUMASARI
Lampiran
[Link]
Tanggal :
Nomor : ....../ [Link]/ [Link]/ ..../ 20185
Tanggal Surat Penugasan Klinik & Rincian Kewenangan Klinik

RINCIAN KEWENANGAN KLINIK


(RKK)

Diberikan kepada
Nama : Asef Gowada
Kualifikasi : Fisisoterapi
Kewenangan yang diberikan meliputi:

DISETUJUI KET
NO PROSEDUR
M DS
1 Analisa ilmu sebagai dasar praktik: Kemampuan analisa ilmu murni,
ilmu sosial, dan ilmu perilaku sebagai dasar pengetahuan fisioterapi
dan mengintegrasikannya dalam praktik
a. Analisa pola perkembangan manusia baik yang ormal
ataupun abnormal
b. Analisa struktur tubuh manusia baik yang normal ataupun
abnormal sepanjang daur kehidupan
c. Analisa fisiologi tubuh manusia baik normal maupun
abnormal
d. Analisa gerak dan fungsi normal
e. Analisa gerak dan fungsi patologis
f. Analisa gaya hidup sehat individu dan masyarakat
g. Memahami secara umum pelayanan medis dan
pembedahan
h. Memahami sistem kesehatan nasional
i. Memahami dimensi psikososial dalam pelayanan kesehatan
dan kerja pelayanan kesehatan
2 Analisis dan sintesis kebutuhan pasien/klien: Kemampuan melakukan
pendekatan terhadap pasien/klien dalam upaya melakukan asuhan
fisioterapi dimulai dari pendekatan kepada pasien/klien secara holistik
sampai pada respon pasien/klien
a. Mampu melakukan pendekatan secara empati
b. Mampu menunjukkan pendekatan holistik
c. Merencanakan asesmen terhadap pasien/klien
d. Mengumpulkan dan mengkaji ulang informasi yang relevan
e. Melakukan pemeriksaan riwayat penyakit dengan
menggunakan alasan klinis

f. Melakukan pemeriksaan fisik dengan menggunakan metoda


dan teknik yang relevan
g. Menganalisi dan menginterpretasikan hasil asesmen
3 Merumuskan diagnosa fisioterapi: Kemampuan merumuskan
diagnosa fisioterapi baik yang aktual maupun potensial
a. Merumuskan diagnosa fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi musculo-skeletal
b. Merumuskan diagnosa fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi neuro-muskular
c. Merumuskan diagnosa fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi kardiovaskulopulmonal
d. Merumuskan diagnosa fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi integumen
4 Perencanaan tindakan fisioterapi:
Kemampuan merencanakan tindakan fisioterapi
a. Mengkomunikasikan perencanaan tindakan fisioterapi
kepada pasien/klien dan pihak berkepentingan
b. Mengidentifikasi dan menyusun rencana tindakan fisioterapi
5 Intervensi fisioterapi:
Kemampuan mengimplementasikan dan memodifikasi tindakan
fisioterapi yang efektif dan efisien
a. Mengimplementasikan dan memodifikasi rencana tindakan
fisioterapi
b. Memastikan keamanan personal pasien/klien
c. Mengorganisasikan dan mengefisiensikan pelayanan
fisioterapi
d. Memahami alasan rasional pemilihan tindakan fisioterapi
e. Mampu menerapkan proses intervensi fisioterapi terpilih
6 Evaluasi dan re-evaluasi:
Kemampuan melakukan evaluasi dan re-evaluasi
a. Mengevaluasi hasil intervensi fisioterapi
b. Mere-evaluasi dan memodifikasi respon yang sesuai
dengan alasan klinik
7 Kemampuan komunikasi dan koordinasi yang efisien dan efektif:
Kemampuan berkomunikasi verbal dan non-verbal serta berkoordinasi
dengan pasien/ kline/ keluarga dan tenaga lain dan juga mengakses
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terkait dengan
fisioterapi

a. Menggunakan teknik komunikasi dan koordinasi terminologi


yang benar dan tepat
b. Memfasilitasi kelompok yang dinamis
c. Menggunakan metode komunikasi yang tepat
d. Menggunakan kemampuan wawancara dengan pasien/
klien / keluarga dan tenaga lain
e. Menginterpretasikan hasil komunkasi dengan pasien/ klien
dan pihak yang berkepentingan
f. Memberi informasi kepada pasien/ klien dan pihak yang
berkepentingan
g. Mengenali hambatan dalam komunikasi dan modifikasi yang
sesuai dengan yang diperlukan dalam praktik
h. Melakukan evaluasi komunikasi yang efektif
8 Pendidikan:
Mengidentifikasi kebutuhan pasien/ klien, menyusun tujuan
pembelajaran danmelaksanakan pembelajaran dengan menggunakan
fasilitas yang tepat sera mengevaluasi dan memodifikasi hasil
pembelajaran
a. Melakukan identifikasi pasien/ klien dan kebutuhannya untuk
menyususn proses pembelajaran
b. Memilih susunan tujuan pembelajaran yang sesuai
c. Merencanakan dan mengimplementasikan pendidikan
d. Menggunakan fasilitas mengajar dan alat serta
perlengkapan pembelajaran
e. Mengevaluasi hasil pembelajaran dan memodifikasi rencana
pengajaran yang dibutuhkan
9 Penerapan prinsip-prinsip manajemen dalam praktik fisioterapi:
Kemampuan memberdayakan sumberdaya maupun waktu, bersikap
profesional dan berpartisipasi aktif dalam program pelayanan
kesehatan
a. Memerlukan ketrampilan manajemen pelayanan fisioterapi
b. Menunjukan sikap profesional sebagai seorang fisioterapis
c. Berperan serta dalam merumuskan dan menetapkan
kebijakan, perencanaan program dan melaksanakan upaya
pelayanan kesehatan sebagai tim terpadu sesuai dengan sistim
pelayanan kesehatan
d. Memelihara keakuratan, kelengkapan, dan kebenaran
laporan
e. Mencatat hasil temuan

10 Melaksanakan penelitian:
Kemampuan melaksanakan penelitian pada bidang yang diminati,
mulai dari identifikasi masalah sampai pembuatan laporan hasil
penelitian
a. Identifikasi kebutuhan penelitian
b. Mengevaluasi informasi ilmiah
c. Merumuskan (memformulasikan) suatu proposal penelitian
d. Partisipasi dalam penelitian
e. Menyajikan analisa data dan menggambarkan kesimpulan
f. Laporan temuan dengan format ilmiah
11 Taggung jawab terhadap masyarakat dan profesi:
Kepatuhan terhadap hukum, berperan pada kesehatan masyarakat,
memahami konsep peningkatan mutu, menjalankan praktik dengan
landasan etika profesi sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya
a. Patuh terhadap aturan hukum
b. Berperan pada kesehatan masyarakat
c. Dipahaminya konsep peningkatan mutu
d. Implementasi kegiatan praktek yang beretika
e. Implementasi praktik yang otonom
Tambahan Kewenangan Klinis

Keterangan:
M : Mandiri
DS : Dibawah Supervisi

Rincian Kewenangan Klinik diberikan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan
keselamatan pasien agar fisioterapist bersikap, bertindak, berperilaku dengan penuh
tanggung jawab dan taat pada disiplin dan etika fisioterapi serta moral yang baik kepada
pasien, sejawat, dan masyarakat.

Demikian Rincian Kewenangan Klinik (RKK) ini diberikan sebagai acuan dalam
melaksanakan prosedur / tindakan, dengan ketentuan dilarang melakukan prosedur /
tindakan medis diluar RKK kecuali dalam keadaan darurat, dan tidak ada sejawat lain yang
memiliki kewenangan tersebut.

Sragen, tanggal .............

DILLA KUSUMASARI ...............................

(_______________________) (_______________________)
Tanda tangan & nama terang Tanda tangan & nama terang
DIMINTA DISETUJUI DITOLAK KET
SI Sains
NO PROSEDUR
Terapan M DS TA TK
Fisisoterapi
1 Analisa ilmu sebagai dasar praktik:
Kemampuan analisa ilmu murni, ilmu
sosial, dan ilmu perilaku sebagai dasar
pengetahuan fisioterapi dan
mengintegrasikannya dalam praktik
j. Analisa pola perkembangan
manusia baik yang ormal ataupun
abnormal
k. Analisa struktur tubuh
manusia baik yang normal ataupun
abnormal sepanjang daur
kehidupan
l. Analisa fisiologi tubuh
manusia baik normal maupun
abnormal
m. Analisa gerak dan fungsi
normal
n. Analisa gerak dan fungsi
patologis
o. Analisa gaya hidup sehat
individu dan masyarakat
p. Memahami secara umum
pelayanan medis dan pembedahan
q. Memahami sistem kesehatan
nasional
r. Memahami dimensi
psikososial dalam pelayanan
kesehatan dan kerja pelayanan
kesehatan
2 Analisis dan sintesis kebutuhan
pasien/klien: Kemampuan melakukan
pendekatan terhadap pasien/klien
dalam upaya melakukan asuhan
fisioterapi dimulai dari pendekatan
kepada pasien/klien secara holistik
sampai pada respon pasien/klien
h. Mampu melakukan
pendekatan secara empati
i. Mampu menunjukkan
pendekatan holistik
j. Merencanakan asesmen
terhadap pasien/klien
k. Mengumpulkan dan mengkaji
ulang informasi yang relevan
l. Melakukan pemeriksaan
riwayat penyakit dengan
menggunakan alasan klinis
m. Melakukan pemeriksaan fisik
dengan menggunakan metoda dan
teknik yang relevan
n. Menganalisi dan
menginterpretasikan hasil asesmen
3 Merumuskan diagnosa fisioterapi:
Kemampuan merumuskan diagnosa
fisioterapi baik yang aktual maupun
potensial
e. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi musculo-skeletal
f. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi neuro-muskular
g. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi kardiovaskulopulmonal
h. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi integumen
4 Perencanaan tindakan fisioterapi:
Kemampuan merencanakan tindakan
fisioterapi
c. Mengkomunikasikan
perencanaan tindakan fisioterapi
kepada pasien/klien dan pihak
berkepentingan
d. Mengidentifikasi dan
menyusun rencana tindakan
fisioterapi
5 Intervensi fisioterapi:
Kemampuan mengimplementasikan
dan memodifikasi tindakan fisioterapi
yang efektif dan efisien
f. Mengimplementasikan dan
memodifikasi rencana tindakan
fisioterapi
g. Memastikan keamanan
personal pasien/klien
h. Mengorganisasikan dan
mengefisiensikan pelayanan
fisioterapi
i. Memahami alasan rasional
pemilihan tindakan fisioterapi
j. Mampu menerapkan proses
intervensi fisioterapi terpilih
6 Evaluasi dan re-evaluasi:
Kemampuan melakukan evaluasi dan
re-evaluasi
c. Mengevaluasi hasil intervensi
fisioterapi
d. Mere-evaluasi dan
memodifikasi respon yang sesuai
dengan alasan klinik
7 Kemampuan komunikasi dan
koordinasi yang efisien dan efektif:
Kemampuan berkomunikasi verbal dan
non-verbal serta berkoordinasi dengan
pasien/ kline/ keluarga dan tenaga lain
dan juga mengakses perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi yang
terkait dengan fisioterapi
i. Menggunakan teknik
komunikasi dan koordinasi
terminologi yang benar dan tepat
j. Memfasilitasi kelompok yang
dinamis
k. Menggunakan metode
komunikasi yang tepat
l. Menggunakan kemampuan
wawancara dengan pasien/ klien /
keluarga dan tenaga lain
m. Menginterpretasikan hasil
komunkasi dengan pasien/ klien
dan pihak yang berkepentingan
n. Memberi informasi kepada
pasien/ klien dan pihak yang
berkepentingan
o. Mengenali hambatan dalam
komunikasi dan modifikasi yang
sesuai dengan yang diperlukan
dalam praktik
p. Melakukan evaluasi
komunikasi yang efektif
8 Pendidikan:
Mengidentifikasi kebutuhan pasien/
klien, menyusun tujuan pembelajaran
danmelaksanakan pembelajaran
dengan menggunakan fasilitas yang
tepat sera mengevaluasi dan
memodifikasi hasil pembelajaran
f. Melakukan identifikasi
pasien/ klien dan kebutuhannya
untuk menyususn proses
pembelajaran
g. Memilih susunan tujuan
pembelajaran yang sesuai
h. Merencanakan dan
mengimplementasikan pendidikan
i. Menggunakan fasilitas
mengajar dan alat serta
perlengkapan pembelajaran
j. Mengevaluasi hasil
pembelajaran dan memodifikasi
rencana pengajaran yang
dibutuhkan
9 Penerapan prinsip-prinsip manajemen
dalam praktik fisioterapi:
Kemampuan memberdayakan
sumberdaya maupun waktu, bersikap
profesional dan berpartisipasi aktif
dalam program pelayanan kesehatan
f. Memerlukan ketrampilan
manajemen pelayanan fisioterapi
g. Menunjukan sikap
profesional sebagai seorang
fisioterapis
h. Berperan serta dalam
merumuskan dan menetapkan
kebijakan, perencanaan program
dan melaksanakan upaya
pelayanan kesehatan sebagai tim
terpadu sesuai dengan sistim
pelayanan kesehatan
i. Memelihara keakuratan,
kelengkapan, dan kebenaran
laporan
j. Mencatat hasil temuan
10 Melaksanakan penelitian:
Kemampuan melaksanakan penelitian
pada bidang yang diminati, mulai dari
identifikasi masalah sampai
pembuatan laporan hasil penelitian
g. Identifikasi kebutuhan
penelitian
h. Mengevaluasi informasi
ilmiah
i. Merumuskan
(memformulasikan) suatu proposal
penelitian
j. Partisipasi dalam penelitian
k. Menyajikan analisa data dan
menggambarkan kesimpulan
l. Laporan temuan dengan
format ilmiah
11 Taggung jawab terhadap masyarakat
dan profesi:
Kepatuhan terhadap hukum, berperan
pada kesehatan masyarakat,
memahami konsep peningkatan mutu,
menjalankan praktik dengan landasan
etika profesi sesuai dengan
kewenangan yang dimilikinya
f. Patuh terhadap aturan
hukum
g. Berperan pada kesehatan
masyarakat
h. Dipahaminya konsep
peningkatan mutu
i. Implementasi kegiatan
praktek yang beretika
j. Implementasi praktik yang
otonom
Tambahan Kewenangan Klinis
KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM ASSALAM
NOMOR: …/[Link]/RSU Ass/XI/2015
TENTANG
SURAT PENUGASAN KLINIK (SPK) & RINCIAN KEWENANGAN KLINIK (RKK)

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM ASSALAM


Menimbang : c. bahwa untuk mendukung terwujudnya pelayanan Fisioterapi yang
optimal dan menigkatkan keselamatan pasien perlu ditetapkan Surat
Penugasan Klinik (SPK) dan Rincian Kewenangan Klinik (RKK);
d. bahwa untuk melaksanakan point (a) tersebut diatas perlu dibuat Surat
Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Assalam;
Mengingat : 5. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 755 / Tahun 2011 tentang
Pengelolaan Komite Medik;
7. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 376/Menkes/SK/III/2007
tentang Standar Profesi Fisioterapi;
8. Keputusan Direktur Utama PT. Wahyu Isma Putra Nomor 001/ WIP/ I/
2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja;
9. Surat Keputusan Direktur Utama PT. Wahyu Isma Putra Nomor 003/
WIP/ I/ 2012 tentang Pengangkatan dr. Wiwiek Irawati, [Link] dalam
jabatan Direktur RSU Assalam.

MEMUTUSKAN

Menetapkan SURAT PENUGASAN KLINIK (SPK) & RINCIAN KEWENANGAN KLINIK


(RKK)
Pertama : Janti Ari Ningsih, kualifikasi: D3 Fisisoterapi mendapat Surat Penugasan
Klinik (SPK) dan Rincian Kewenangan Klinik (RKK) di lingkungan RSU
Assalam sebagaimana dalam lampiran Surat Kewenangan Klinik ini;
Kedua : Surat Penugasan Klinik tersebut memberikan hak kepada yang
bersangkutan untuk melaksanakan kegiatan profesinya sesuai Rincian
Kewenangan Klinik seperti tersebut dalam lampiran keputusan ini;
Ketiga : Rincian Kewenangan Klinik dapat dikurangi atau ditambah atas
rekomendasi dari Direktur Rumah Sakit Umum Assalam;
Keempat : Surat Penugasan Klinik berlaku untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun dan tidak
akan melebihi masa berlaku Surat Tanda Registrasi (STR) yang
bersangkutan;
Kelima : Keputusan ini berlaku Sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian
hari terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya

Ditetapkan di : Sragen
Pada tanggal : 10 November 2015
Direktur RSU Assalam

dr. Wiwiek Irawati, [Link]

Lampiran
Keputusan Direktur RSU Assalam
Nomor ....../[Link]/RSU Ass/XI/2015
Tanggal Surat Penugasan Klinik &
Rincian Kewenangan Klinik

RINCIAN KEWENANGAN KLINIK


(RKK)

Diberikan kepada
Nama : Janti Ari Ningsih
Kualifikasi : D3 Fisisoterapi
Kewenangan yang diberikan meliputi:

DISETUJUI DITOLAK KET


NO PROSEDUR
M DS TA TK
1 Analisa ilmu sebagai dasar praktik:
Kemampuan analisa ilmu murni, ilmu
sosial, dan ilmu perilaku sebagai dasar
pengetahuan fisioterapi dan
mengintegrasikannya dalam praktik
s. Analisa pola perkembangan
manusia baik yang ormal ataupun
abnormal
t. Analisa struktur tubuh
manusia baik yang normal ataupun
abnormal sepanjang daur
kehidupan
u. Analisa fisiologi tubuh
manusia baik normal maupun
abnormal
v. Analisa gerak dan fungsi
normal
w. Analisa gerak dan fungsi
patologis
x. Analisa gaya hidup sehat
individu dan masyarakat
y. Memahami secara umum
pelayanan medis dan pembedahan
z. Memahami sistem kesehatan
nasional
aa. Memahami dimensi
psikososial dalam pelayanan
kesehatan dan kerja pelayanan
kesehatan
2 Analisis dan sintesis kebutuhan
pasien/klien: Kemampuan melakukan
pendekatan terhadap pasien/klien
dalam upaya melakukan asuhan
fisioterapi dimulai dari pendekatan
kepada pasien/klien secara holistik
sampai pada respon pasien/klien
o. Mampu melakukan
pendekatan secara empati
p. Mampu menunjukkan
pendekatan holistik
q. Merencanakan asesmen
terhadap pasien/klien
r. Mengumpulkan dan mengkaji
ulang informasi yang relevan
s. Melakukan pemeriksaan
riwayat penyakit dengan
menggunakan alasan klinis
t. Melakukan pemeriksaan fisik
dengan menggunakan metoda dan
teknik yang relevan
u. Menganalisi dan
menginterpretasikan hasil asesmen
3 Merumuskan diagnosa fisioterapi:
Kemampuan merumuskan diagnosa
fisioterapi baik yang aktual maupun
potensial
i. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi musculo-skeletal
j. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi neuro-muskular
k. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi kardiovaskulopulmonal
l. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi integumen
4 Perencanaan tindakan fisioterapi:
Kemampuan merencanakan tindakan
fisioterapi
e. Mengkomunikasikan
perencanaan tindakan fisioterapi
kepada pasien/klien dan pihak
berkepentingan
f. Mengidentifikasi dan
menyusun rencana tindakan
fisioterapi
5 Intervensi fisioterapi:
Kemampuan mengimplementasikan
dan memodifikasi tindakan fisioterapi
yang efektif dan efisien
k. Mengimplementasikan dan
memodifikasi rencana tindakan
fisioterapi
l. Memastikan keamanan
personal pasien/klien
m. Mengorganisasikan dan
mengefisiensikan pelayanan
fisioterapi
n. Memahami alasan rasional
pemilihan tindakan fisioterapi
o. Mampu menerapkan proses
intervensi fisioterapi terpilih
6 Evaluasi dan re-evaluasi:
Kemampuan melakukan evaluasi dan
re-evaluasi
e. Mengevaluasi hasil intervensi
fisioterapi
f. Mere-evaluasi dan
memodifikasi respon yang sesuai
dengan alasan klinik
7 Kemampuan komunikasi dan
koordinasi yang efisien dan efektif:
Kemampuan berkomunikasi verbal dan
non-verbal serta berkoordinasi dengan
pasien/ kline/ keluarga dan tenaga lain
dan juga mengakses perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi yang
terkait dengan fisioterapi
q. Menggunakan teknik
komunikasi dan koordinasi
terminologi yang benar dan tepat
r. Memfasilitasi kelompok yang
dinamis
s. Menggunakan metode
komunikasi yang tepat
t. Menggunakan kemampuan
wawancara dengan pasien/ klien /
keluarga dan tenaga lain
u. Menginterpretasikan hasil
komunkasi dengan pasien/ klien
dan pihak yang berkepentingan
v. Memberi informasi kepada
pasien/ klien dan pihak yang
berkepentingan
w. Mengenali hambatan dalam
komunikasi dan modifikasi yang
sesuai dengan yang diperlukan
dalam praktik
x. Melakukan evaluasi
komunikasi yang efektif
8 Pendidikan:
Mengidentifikasi kebutuhan pasien/
klien, menyusun tujuan pembelajaran
danmelaksanakan pembelajaran
dengan menggunakan fasilitas yang
tepat sera mengevaluasi dan
memodifikasi hasil pembelajaran
k. Melakukan identifikasi
pasien/ klien dan kebutuhannya
untuk menyususn proses
pembelajaran
l. Memilih susunan tujuan
pembelajaran yang sesuai
m. Merencanakan dan
mengimplementasikan pendidikan
n. Menggunakan fasilitas
mengajar dan alat serta
perlengkapan pembelajaran
o. Mengevaluasi hasil
pembelajaran dan memodifikasi
rencana pengajaran yang
dibutuhkan
9 Penerapan prinsip-prinsip manajemen
dalam praktik fisioterapi:
Kemampuan memberdayakan
sumberdaya maupun waktu, bersikap
profesional dan berpartisipasi aktif
dalam program pelayanan kesehatan
k. Memerlukan ketrampilan
manajemen pelayanan fisioterapi
l. Menunjukan sikap
profesional sebagai seorang
fisioterapis
m. Berperan serta dalam
merumuskan dan menetapkan
kebijakan, perencanaan program
dan melaksanakan upaya
pelayanan kesehatan sebagai tim
terpadu sesuai dengan sistim
pelayanan kesehatan
n. Memelihara keakuratan,
kelengkapan, dan kebenaran
laporan
o. Mencatat hasil temuan
10 Melaksanakan penelitian:
Kemampuan melaksanakan penelitian
pada bidang yang diminati, mulai dari
identifikasi masalah sampai
pembuatan laporan hasil penelitian
m. Identifikasi kebutuhan
penelitian
n. Mengevaluasi informasi
ilmiah
o. Merumuskan
(memformulasikan) suatu proposal
penelitian
p. Partisipasi dalam penelitian
q. Menyajikan analisa data dan
menggambarkan kesimpulan
r. Laporan temuan dengan
format ilmiah
11 Taggung jawab terhadap masyarakat
dan profesi:
Kepatuhan terhadap hukum, berperan
pada kesehatan masyarakat,
memahami konsep peningkatan mutu,
menjalankan praktik dengan landasan
etika profesi sesuai dengan
kewenangan yang dimilikinya
k. Patuh terhadap aturan
hukum
l. Berperan pada kesehatan
masyarakat
m. Dipahaminya konsep
peningkatan mutu
n. Implementasi kegiatan
praktek yang beretika
o. Implementasi praktik yang
otonom
Tambahan Kewenangan Klinis

Keterangan:
M : Mandiri
DS : Dibawah Supervisi
TA : Tak ada Alat
TK : Tak ada Kemampuan

Rincian Kewenangan Klinik diberikan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan
keselamatan pasien agar fisioterapist bersikap, bertindak, berperilaku dengan penuh tanggung
jawab dan taat pada disiplin dan etika fisioterapi serta moral yang baik kepada pasien, sejawat, dan
masyarakat.

Demikian Rincian Kewenangan Klinik (RKK) ini diberikan sebagai acuan dalam melaksanakan
prosedur / tindakan, dengan ketentuan dilarang melakukan prosedur / tindakan medis diluar RKK
kecuali dalam keadaan darurat, dan tidak ada sejawat lain yang memiliki kewenangan tersebut.

Sragen, tanggal .............

dr. Wiwiek Irawati, [Link] Janti Ari Ningsih

(_______________________) (_______________________)
Tanda tangan & nama terang Tanda tangan & nama terang

DIMINTA DISETUJUI DITOLAK KET


SI Sains
NO PROSEDUR
Terapan M DS TA TK
Fisisoterapi
1 Analisa ilmu sebagai dasar praktik:
Kemampuan analisa ilmu murni, ilmu
sosial, dan ilmu perilaku sebagai dasar
pengetahuan fisioterapi dan
mengintegrasikannya dalam praktik
a. Analisa pola perkembangan
manusia baik yang ormal ataupun
abnormal
b. Analisa struktur tubuh
manusia baik yang normal ataupun
abnormal sepanjang daur
kehidupan
c. Analisa fisiologi tubuh
manusia baik normal maupun
abnormal
d. Analisa gerak dan fungsi
normal
e. Analisa gerak dan fungsi
patologis
f. Analisa gaya hidup sehat
individu dan masyarakat
g. Memahami secara umum
pelayanan medis dan pembedahan
h. Memahami sistem kesehatan
nasional
i. Memahami dimensi
psikososial dalam pelayanan
kesehatan dan kerja pelayanan
kesehatan
2 Analisis dan sintesis kebutuhan
pasien/klien: Kemampuan melakukan
pendekatan terhadap pasien/klien
dalam upaya melakukan asuhan
fisioterapi dimulai dari pendekatan
kepada pasien/klien secara holistik
sampai pada respon pasien/klien
a. Mampu melakukan
pendekatan secara empati
b. Mampu menunjukkan
pendekatan holistik
c. Merencanakan asesmen
terhadap pasien/klien
d. Mengumpulkan dan mengkaji
ulang informasi yang relevan
e. Melakukan pemeriksaan
riwayat penyakit dengan
menggunakan alasan klinis
f. Melakukan pemeriksaan fisik
dengan menggunakan metoda dan
teknik yang relevan
g. Menganalisi dan
menginterpretasikan hasil asesmen
3 Merumuskan diagnosa fisioterapi:
Kemampuan merumuskan diagnosa
fisioterapi baik yang aktual maupun
potensial
a. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi musculo-skeletal
b. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi neuro-muskular
c. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi kardiovaskulopulmonal
d. Merumuskan diagnosa
fisioterapi yang berkaitan dengan
kondisi integumen
4 Perencanaan tindakan fisioterapi:
Kemampuan merencanakan tindakan
fisioterapi
a. Mengkomunikasikan
perencanaan tindakan fisioterapi
kepada pasien/klien dan pihak
berkepentingan
b. Mengidentifikasi dan
menyusun rencana tindakan
fisioterapi
5 Intervensi fisioterapi:
Kemampuan mengimplementasikan
dan memodifikasi tindakan fisioterapi
yang efektif dan efisien
a. Mengimplementasikan dan
memodifikasi rencana tindakan
fisioterapi
b. Memastikan keamanan
personal pasien/klien
c. Mengorganisasikan dan
mengefisiensikan pelayanan
fisioterapi
d. Memahami alasan rasional
pemilihan tindakan fisioterapi
e. Mampu menerapkan proses
intervensi fisioterapi terpilih
6 Evaluasi dan re-evaluasi:
Kemampuan melakukan evaluasi dan
re-evaluasi
a. Mengevaluasi hasil intervensi
fisioterapi
b. Mere-evaluasi dan
memodifikasi respon yang sesuai
dengan alasan klinik
7 Kemampuan komunikasi dan
koordinasi yang efisien dan efektif:
Kemampuan berkomunikasi verbal dan
non-verbal serta berkoordinasi dengan
pasien/ kline/ keluarga dan tenaga lain
dan juga mengakses perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi yang
terkait dengan fisioterapi
a. Menggunakan teknik
komunikasi dan koordinasi
terminologi yang benar dan tepat
b. Memfasilitasi kelompok yang
dinamis
c. Menggunakan metode
komunikasi yang tepat
d. Menggunakan kemampuan
wawancara dengan pasien/ klien /
keluarga dan tenaga lain
e. Menginterpretasikan hasil
komunkasi dengan pasien/ klien
dan pihak yang berkepentingan
f. Memberi informasi kepada
pasien/ klien dan pihak yang
berkepentingan
g. Mengenali hambatan dalam
komunikasi dan modifikasi yang
sesuai dengan yang diperlukan
dalam praktik
h. Melakukan evaluasi
komunikasi yang efektif
8 Pendidikan:
Mengidentifikasi kebutuhan pasien/
klien, menyusun tujuan pembelajaran
danmelaksanakan pembelajaran
dengan menggunakan fasilitas yang
tepat sera mengevaluasi dan
memodifikasi hasil pembelajaran
a. Melakukan identifikasi
pasien/ klien dan kebutuhannya
untuk menyususn proses
pembelajaran
b. Memilih susunan tujuan
pembelajaran yang sesuai
c. Merencanakan dan
mengimplementasikan pendidikan
d. Menggunakan fasilitas
mengajar dan alat serta
perlengkapan pembelajaran
e. Mengevaluasi hasil
pembelajaran dan memodifikasi
rencana pengajaran yang
dibutuhkan
9 Penerapan prinsip-prinsip manajemen
dalam praktik fisioterapi:
Kemampuan memberdayakan
sumberdaya maupun waktu, bersikap
profesional dan berpartisipasi aktif
dalam program pelayanan kesehatan
a. Memerlukan ketrampilan
manajemen pelayanan fisioterapi
b. Menunjukan sikap
profesional sebagai seorang
fisioterapis
c. Berperan serta dalam
merumuskan dan menetapkan
kebijakan, perencanaan program
dan melaksanakan upaya
pelayanan kesehatan sebagai tim
terpadu sesuai dengan sistim
pelayanan kesehatan
d. Memelihara keakuratan,
kelengkapan, dan kebenaran
laporan
e. Mencatat hasil temuan
10 Melaksanakan penelitian:
Kemampuan melaksanakan penelitian
pada bidang yang diminati, mulai dari
identifikasi masalah sampai
pembuatan laporan hasil penelitian
a. Identifikasi kebutuhan
penelitian
b. Mengevaluasi informasi
ilmiah
c. Merumuskan
(memformulasikan) suatu proposal
penelitian
d. Partisipasi dalam penelitian
e. Menyajikan analisa data dan
menggambarkan kesimpulan
f. Laporan temuan dengan
format ilmiah

11 Taggung jawab terhadap masyarakat


dan profesi:
Kepatuhan terhadap hukum, berperan
pada kesehatan masyarakat,
memahami konsep peningkatan mutu,
menjalankan praktik dengan landasan
etika profesi sesuai dengan
kewenangan yang dimilikinya
a. Patuh terhadap aturan
hukum
b. Berperan pada kesehatan
masyarakat
c. Dipahaminya konsep
peningkatan mutu
d. Implementasi kegiatan
praktek yang beretika
e. Implementasi praktik yang
otonom
Tambahan Kewenangan Klinis

Keterangan:
M : Mandiri
DS : Dibawah Supervisi
TA : Tak ada Alat
TK : Tak ada Kemampuan

Anda mungkin juga menyukai