0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan18 halaman

Petrografi Hornblende Andesit Alterasi

iup

Diunggah oleh

Devi Lestianingrum
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan18 halaman

Petrografi Hornblende Andesit Alterasi

iup

Diunggah oleh

Devi Lestianingrum
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

No.

Sample RBC 107


No. LP RBC 107
Nama Satuan Hornblende Andesit
Lokasi Tunnel

Qz Qz Ser

Ser

Op Gls
Op
Py s
Py

Ser

Qz

Qz
Op
Cb

Qz

Ser Ser
Op

Fel

Foto Kenampakan petrografi di LP RBC.107


(fel:feldspar, gls:gelas, qz:kuarsa, op:opak, cb:carbonat, ser:serisit, py: pyrit)
PEMERIAN PETROGRAFIS :

Sayatan tipis batuan beku vulkanik yang telah mengalami ubahan dengan warna abu-abu hingga
hitam. Derajat kristalisasi Hipokristalin, dengan bentuk subhedral-anhedral dan ukuran butir
mineral [Link] dari mineral plagioklas terubah dan mineral mafik yang telah terubah.
Batuan telah terubah ditunjukkan dengan mineral sekunder yang terdiri dari mineral kuarsa,
carbonat, serisit, clay mineral, dan mineral opak. Keseluruhan komposisi mineral di dalam batuan
sudah hampir 85% mengalami uabahan atau alterasi, sehingga tekstur dan pengklasifikasian
penamaan batuan asal sulit ditentukan.

KOMPOSISI MINERAL :

 Plagioklas (35%) hadir sebagai fenokris berwarna putih keruh dan sebagai mikrolit-
mikrolit halus di massadasar. Belahan prismatik; indeks bias n mineral < n balsam; relief
rendah; non-pleokroisme; berukuran 0.05-0.5 mm, dan berbentuk subhedral. Dan sebagian
telah mengalami ubahan menjadi mineral kuarsa, klorit dan mineral opak.

 Feldspar (35%) yang hadir sebagai salah satu fragmen kristal. Feldspar kenampakan
struktur lebih prismatik, warna abu-abu posisi nikol bersilang. Dengan relief rendah, indeks
bias n mineral < n balsam; non-pleokroisme; berukuran 0.1-0.2mm dengan bentuk
subhedral.

 Hornblende (20%), coklat, belahan dua arah,birefringence moderate, relief tinggi,


n>balsam, pleokroisme sedang-tinggi. Bentuk prismatik panjang, ukuran mineral 0,25-
1,5mm.

 Gelas (10%) tidak berwarna-kecoklatan; pengamatan dengan nikol bersilang gelap; dengan
menggunakan keping gips berwarna ungu muda, biru, dan kuning terang. Sebagian telah
mengalami ubahan menjadi mineral opak.

Mineral Sekunder

 Kuarsa (20%) merupakan mineral yang terbentuk pada suhu yang rendah berwarna abu-
abu sampai berwarna putih. Pada PPL kuarsa tidak berwarna-kuning; orde I; relief rendah,
indeks bias n mineral < n balsam; non-pleokroisme; pemadaman bergelombang; bentuk
anhedral; dan berukuran 0.05-0.1 mm. Hadir sebagai mineral ubahan plagioklas dan
piroksen.

 Serisit (15%) tidak berwarna dan tidak ada pleokroisme: relief rendah; berbentuk agregat
granular; pada pengamatan nikol bersilang menunjukkan warna interferensi kuning
kecoklatan orde III; hadir sebagai hasil ubahan dari plagioklas.
 Carbonat (5%) tidak berwarna; berbentuk subhedral-anhedral; belahan 2 arah; relief
sedang; berukuran 0.05-0.1mm; dan berwarna coklat-krem berwarna-warni pada nikol
bersilang. Hadir sebagai mineral ubahan dari plagioklas dan piroksen

 Clay Mineral (3%), kecoklatan, berwarna keruh, posisi cross nikol gelap-cokelat, berupa
butiran halus, relief rendah,bf lemah.

 Mineral opak (bijih) (3%), hitam, bentuk euherdral-subhedral isotrop relief tinggi, ukuran
pada fenokris 0,05-0,1mm. disseminated, hadir sebagai mineral ubahan dari fenokris
plagioklas,dan masa dasar serta hadir berupa mineral sulfida pyrite.

Penamaan Petrografis: Hornblende Andesite (klasifikasi Williams, 1982)

HIMPUNAN MINERAL ALTERASI :


Kuarsa, Serisit, Carbonat dan Mineral Opak Filik
Tahap
Sample Mineral
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3
Plagioklas
Feldspar
Hornblende
Gelas
Kuarsa
RBC 107
Serisit
Carbonat
Clay Mineral
Opak
No. Sample IUP 3
No. LP IUP 3
Nama Satuan Hornblende Andesit
Lokasi MRA

Gls

Op Op
Qz Qz

Fel

Ser

Qz
Qz
Ser
Ser
Py Op
Fel

Cb

Op
Ser

Foto Kenampakan petrografi di LP IUP 3


(fel:feldspar, gls:gelas, qz:kuarsa, op:opak, cb:carbonat, ser:serisit)
PEMERIAN PETROGRAFIS :

Sayatan tipis batuan beku vulkanik yang telah mengalami ubahan dengan warna abu-abu hingga
hitam. Derajat kristalisasi Hipokristalin, dengan bentuk subhedral-anhedral dan ukuran butir
mineral 0.05-0.5mm. Batuan telah terubah ditunjukkan dengan mineral sekunder yang terdiri dari
mineral kuarsa,serisit,carbonat,chlorite, ineral lempung, dan mineral opak. Keseluruhan komposisi
mineral di dalam batuan sudah hampir 80% mengalami alterasi, sehingga tekstur dan
pengklasifikasian penamaan batuan asal sulit ditentukan.

KOMPOSISI MINERAL :

 Plagioklas (35%) Belahan prismatik; indeks bias n mineral < n balsam; relief rendah; non-
pleokroisme; berukuran 0.05-0.5 mm, dan berbentuk subhedral. Dan sebagian besar telah
mengalami ubahan menjadi mineral sekunder serisit, kuarsa, klorit dan mineral opak.

 Feldspar (35%) yang hadir sebagai salah satu fragmen kristal. Feldspar kenampakan
struktur lebih prismatik, warna abu-abu posisi nikol bersilang. Dengan relief rendah, indeks
bias n mineral < n balsam; non-pleokroisme; berukuran 0.1-0.2mm dengan bentuk
subhedral.

 Hornblende (20%), coklat, belahan dua arah,birefringence moderate, relief tinggi,


n>balsam, pleokroisme sedang-tinggi. Bentuk prismatik panjang, ukuran mineral 0,25-
1,5mm.

 Gelas (10%) tidak berwarna-kecoklatan; pengamatan dengan nikol bersilang gelap;


dengan menggunakan keping gips berwarna ungu muda, biru, dan kuning terang.
Sebagian telah mengalami ubahan menjadi mineral opak.

Mineral Sekunder

 Kuarsa (20%) merupakan mineral yang terbentuk pada suhu yang rendah berwarna abu-
abu sampai berwarna putih. Pada PPL kuarsa tidak berwarna-kuning; orde I; relief rendah,
indeks bias n mineral < n balsam; non-pleokroisme; pemadaman bergelombang; bentuk
anhedral; dan berukuran 0.05-0.1 mm. Hadir sebagai mineral ubahan plagioklas dan
piroksen.

 Serisit (10%) tidak berwarna dan tidak ada pleokroisme: relief rendah; berbentuk agregat
granular; pada pengamatan nikol bersilang menunjukkan warna interferensi kuning
kecoklatan orde III; hadir sebagai hasil ubahan dari plagioklas.
 Carbonat (2%) tidak berwarna; berbentuk subhedral-anhedral; belahan 2 arah; relief tinggi;
berukuran 0.05-0.1mm; dan berwarna coklat-krem berwarna-warni pada nikol bersilang.
Hadir sebagai mineral ubahan dari plagioklas dan piroksen.

 Chlorite(7%), hijau-hijau kekuningan, n>nKb, belahan parallel/satu arah, fibrous, ukuran


0,05-0,1 mm. Ubahan dari mineral hornblende.

 Clay Mineral (3%), kecoklatan, berwarna keruh, posisi cross nikol gelap-cokelat, berupa
butiran halus, relief rendah,bf lemah.

 Mineral opak (bijih) (3%), hitam, bentuk euherdral-subhedral isotrop relief tinggi, ukuran
pada fenokris 0,05-0,1mm. disseminated, hadir sebagai mineral ubahan dari fenokris
plagioklas,dan masa dasar serta hadir berupa mineral sulfida pyrite.

Penamaan Petrografis: Hornblende Andesite (klasifikasi Williams, 1982)

HIMPUNAN MINERAL ALTERASI :


Kuarsa, Serisit, Carbonat,Chlorit,Clay mineral dan Mineral Opak Filik

Tahap
Sample Mineral
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3
Plagioklas
Feldspar
Hornblende
Gelas
Kuarsa
IUP 3
Serisit
Carbonat
Chlorite
Clay Mineral
Opak
No. Sample HOLE 10
No. LP HOLE 10
Nama Satuan Hornblende Andesit
Lokasi MRA (Tunnel)

Gls

Ser
Py Op Op

Fel Cb

Ser

Qz
Ser

Foto Kenampakan petrografi di HOLE 10


(fel:feldspar, gls:gelas, qz:kuarsa, op:opak, cb:carbonat, ser:serisit,py:pyrite)
PEMERIAN PETROGRAFIS :

Sayatan tipis batuan beku vulkanik yang telah mengalami ubahan dengan warna abu-abu hingga
hitam. Derajat kristalisasi Hipokristalin, dengan bentuk subhedral-anhedral dan ukuran butir
mineral 0.05-0.5mm. Batuan telah terubah ditunjukkan dengan mineral sekunder yang terdiri dari
mineral kuarsa,serisit,carbonat, chlorite, mineral lempung, dan mineral opak. Keseluruhan
komposisi mineral di dalam batuan sudah hampir 80% mengalami alterasi, sehingga tekstur dan
pengklasifikasian penamaan batuan asal sulit ditentukan.

KOMPOSISI MINERAL :

 Plagioklas (30%) Belahan prismatik; indeks bias n mineral < n balsam; relief rendah; non-
pleokroisme; berukuran 0.05-0.5 mm, dan berbentuk subhedral. Dan sebagian telah
mengalami ubahan menjadi mineral sekunder serisit, kuarsa, klorit dan mineral opak.

 Feldspar (15%) yang hadir sebagai salah satu fragmen kristal. Feldspar kenampakan
struktur lebih prismatic, warna abu-abu posisi nikol bersilang. Dengan relief rendah, indeks
bias n mineral < n balsam; non-pleokroisme; berukuran 0.1-0.2mm dengan bentuk
subhedral.

 Gelas (15%) tidak berwarna-kecoklatan; pengamatan dengan nikol bersilang gelap; dengan
menggunakan keping gips berwarna ungu muda, biru, dan kuning terang. Sebagian telah
mengalami ubahan menjadi mineral opak.

Mineral Sekunder

 Kuarsa (20%) hadir berupa kelompok-kelompok maupun mengisi urat-urat halus. Kuarsa
merupakan mineral yang terbentuk pada suhu yang rendah berwarna abu-abu sampai
berwarna putih. Pada PPL kuarsa tidak berwarna-kuning; orde I; relief rendah, indeks bias
n mineral < n balsam; non-pleokroisme; pemadaman bergelombang; bentuk anhedral; dan
berukuran 0.05-0.1 mm.

 Serisit (10%) tidak berwarna dan tidak ada pleokroisme: relief rendah; berbentuk agregat
granular; pada pengamatan nikol bersilang menunjukkan warna interferensi kuning
kecoklatan orde III; hadir sebagai hasil ubahan dari plagioklas.

 Carbonat (2%) tidak berwarna; berbentuk subhedral-anhedral; belahan 2 arah; relief tinggi;
berukuran 0.05-0.1mm; dan berwarna coklat-krem berwarna-warni pada nikol bersilang.
Hadir sebagai mineral ubahan dari plagioklas dan piroksen.

 Chlorite(7%), hijau-hijau kekuningan, n>nKb, belahan parallel/satu arah, fibrous, ukuran


0,05-0,1 mm. Ubahan dari mineral hornblende.
 Clay Mineral (3%), kecoklatan, berwarna keruh, posisi cross nikol gelap-cokelat, berupa
butiran halus, relief rendah,bf lemah.

 Mineral opak (bijih) (3%), hitam, bentuk euherdral-subhedral isotrop relief tinggi, ukuran
pada fenokris 0,05-0,1mm. disseminated, hadir sebagai mineral ubahan dari fenokris
plagioklas,dan masa dasar serta hadir berupa mineral sulfida pyrite.

Penamaan Petrografis: Hornblende Andesite (klasifikasi Williams, 1982)

HIMPUNAN MINERAL ALTERASI :


Kuarsa, Serisit, Carbonat,Chlorite,Clay mineral dan Mineral Opak Filik

Tahap
Sample Mineral
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3
Plagioklas
Feldspar
Gelas
Kuarsa
Serisit
HOLE 10
Carbonat
Chlorite
Clay Mineral
Opak
No. Sample IUP 1
No. LP IUP 1
Nama Satuan Hornblende Andesit
Lokasi Tunnel

Op
Py

Qz
Fel

Ser

Op

Qz

Op

Foto Kenampakan petrografi di IUP 1


(fel:feldspar, qz:kuarsa, op:opak, ser:serisit,py:pyrite)
PEMERIAN PETROGRAFIS :

Sayatan batuan beku volkanik (teralterasi), warna abu-abu - abu-abu kecoklatan, tekstur porfiritic
(fenokris tertanam dalam oleh masa dasar fine grain plagioklas, hornblende, min opak dan gelas),
bentuk subhedral-anhedral, komposisi mineral terdiri dari mineral plagioklas, feldspar, hornblende
dan gelas. Batuan telah mengalami proses alterasi hidrotermal, ditandai dengan kehadiran mineral
sekunder / ubahan seperti, serisit, kuarsa, carbonat,caly mineral serta mineral bijih(opak).
Komposisi mineral di dalam batuan sudah hampir 80% mengalami uabahan atau alterasi, sehingga
tekstur dan pengklasifikasian penamaan batuan asal sulit ditentukan.

KOMPOSISI MINERAL :

 Plagioklas (35%) hadir sebagai fenokris berwarna putih keruh dan hadir sebagai mikrolit-
mikrolit halus di massadasar. Belahan prismatik; indeks bias n mineral < n balsam; relief
rendah; non-pleokroisme;,berbentuk subhedral. Dan sebagian telah mengalami ubahan
menjadi mineral kuarsa, serisit dan mineral opak.

 Feldspar (30%) yang hadir sebagai salah satu fragmen kristal. Feldspar kenampakan
struktur lebih prismatik, warna abu-abu posisi nikol bersilang. Dengan relief rendah, indeks
bias n mineral < n balsam; non-pleokroisme; berukuran 0.1-0.2mm dengan bentuk
subhedral.

 Hornblende (20%), coklat, belahan dua arah,birefringence moderate, relief tinggi,


n>balsam, pleokroisme sedang-tinggi. Bentuk prismatik panjang, ukuran mineral 0,25-
1,5mm.

 Gelas (15%) tidak berwarna-kecoklatan; pengamatan dengan nikol bersilang gelap; dengan
menggunakan keping gips berwarna ungu muda, biru, dan kuning terang. Sebagian telah
mengalami ubahan menjadi mineral opak.

Mineral Sekunder

 Kuarsa (20%) merupakan mineral yang terbentuk pada suhu yang rendah berwarna abu-
abu sampai berwarna putih. Pada PPL kuarsa tidak berwarna-kuning; orde I; relief rendah,
indeks bias n mineral < n balsam; non-pleokroisme; pemadaman bergelombang; bentuk
anhedral; dan berukuran 0.05-0.1 mm.
 Serisit (25%) tidak berwarna dan tidak ada pleokroisme: relief rendah; berbentuk agregat
granular; pada pengamatan nikol bersilang menunjukkan warna interferensi kuning
kecoklatan orde II; hadir sebagai hasil ubahan dari plagioklas.

 Chlorite (10%), hijau-hijau kekuningan, n>nKb, belahan parallel/satu arah, fibrous, ukuran
butir 0,05-0,1 mm. Hadir sebagai ubahan dari mineral piroksen, hornblende maupun biotit.

 Carbonat (5%) tidak berwarna; berbentuk subhedral-anhedral; belahan 2 arah; relief


sedang; berukuran 0.05-0.1mm; dan berwarna coklat-krem berwarna-warni pada nikol
bersilang. Hadir sebagai mineral ubahan dari plagioklas.

 Mineral opak/bijih (6%) berwarna hitam, anhedral, berukuran 0.5mm; selain bersama-
sama dengan klorit mengganti fenokris mineral mafik, juga hadir berupa kristal-kristal
individu berbentuk euhedral - subhedral.

Penamaan Petrografis: Hornblende Andesite (klasifikasi Williams, 1982)

HIMPUNAN MINERAL ALTERASI :


Kuarsa, Serisit, Carbonat,Chlorite,Clay Mineral dan Mineral Opak Filik

Tahap
Sample Mineral
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3
Plagioklas
Feldspar
Hornblende
Gelas
Kuarsa
IUP 1 Serisit
Chlorite
Carbonat
Clay Mineral
Opak
No. Sample RBC.R.109
No. LP RBC.R.109
Nama Satuan Hornblende Andesit
Lokasi Tunnel

Cb

Ser

Fel

Op

Cb
Qz

Foto Kenampakan petrografi di RBC 109


(fel:feldspar, qz:kuarsa, cb:carbonat, ser:serisit)
PEMERIAN PETROGRAFIS :

Sayatan batuan beku volkanik (teralterasi), warna abu-abu - abu-abu kecoklatan, tekstur porfiritic
(fenokris tertanam dalam oleh masa dasar fine grain plagioklas, hornblende, min opak dan gelas),
bentuk subhedral-anhedral, komposisi mineral terdiri dari mineral plagioklas, feldspar, piroksen
dan gelas. Batuan telah mengalami proses alterasi hidrotermal, ditandai dengan kehadiran mineral
sekunder / ubahan seperti,kuarsa, serisit, chlorit, clay mineral serta mineral bijih seperti mineral
opak. Komposisi mineral di dalam batuan sudah hampir 80% mengalami uabahan atau alterasi,
sehingga tekstur dan pengklasifikasian penamaan batuan asal sulit ditentukan.

KOMPOSISI MINERAL :

 Plagioklas (35%) hadir sebagai fenokris berwarna putih keruh dan hadir sebagai mikrolit-
mikrolit halus di massadasar. Belahan prismatik; indeks bias n mineral < n balsam; relief
rendah; non-pleokroisme;,berbentuk subhedral. Dan sebagian telah mengalami ubahan
menjadi mineral kuarsa, klorit dan mineral opak.

 Feldspar (30%) yang hadir sebagai salah satu fragmen kristal. Feldspar kenampakan
struktur lebih prismatik, warna abu-abu posisi nikol bersilang. Dengan relief rendah, indeks
bias n mineral < n balsam; non-pleokroisme; berukuran 0.1-0.2mm dengan bentuk
subhedral.

 Hornblende (20%), coklat, belahan dua arah,birefringence moderate, relief tinggi,


n>balsam, pleokroisme sedang-tinggi. Bentuk prismatik panjang, ukuran mineral 0,25-
1,5mm.

 Gelas (15%) tidak berwarna-kecoklatan; pengamatan dengan nikol bersilang gelap; dengan
menggunakan keping gips berwarna ungu muda, biru, dan kuning terang. Sebagian telah
mengalami ubahan menjadi mineral opak.

Mineral Sekunder

 Kuarsa (20%) merupakan mineral yang terbentuk pada suhu yang rendah berwarna abu-
abu sampai berwarna putih. Pada PPL kuarsa tidak berwarna-kuning; orde I; relief rendah,
indeks bias n mineral < n balsam; non-pleokroisme; pemadaman bergelombang; bentuk
anhedral; dan berukuran 0.05-0.1 mm. Hadir sebagai mineral ubahan plagioklas dan
piroksen.
 Serisit (25%) tidak berwarna dan tidak ada pleokroisme: relief rendah; berbentuk agregat
granular; pada pengamatan nikol bersilang menunjukkan warna interferensi kuning
kecoklatan orde II; hadir sebagai hasil ubahan dari plagioklas (Foto kanan bawah; I4 - H8).

 Chlorite (10%), hijau-hijau kekuningan, n>nKb, belahan parallel/satu arah, fibrous, ukuran
butir 0,05-0,1 mm. Hadir sebagai ubahan dari mineral piroksen, hornblende maupun biotit.

 Carbonat (5%) tidak berwarna; berbentuk subhedral-anhedral; belahan 2 arah; relief


sedang; berukuran 0.05-0.1mm; dan berwarna coklat-krem berwarna-warni pada nikol
bersilang. Hadir sebagai mineral ubahan dari plagioklas.

 Mineral opak/bijih (6%) berwarna hitam, anhedral, berukuran 0.5mm; selain bersama-
sama dengan klorit mengganti fenokris mineral mafik, juga hadir berupa kristal-kristal
individu berbentuk euhedral - subhedral.

Penamaan Petrografis: Hornblende Andesite (klasifikasi Williams, 1982)

HIMPUNAN MINERAL ALTERASI :


Kuarsa, Serisit, Carbonat,Chlorite,Clay Mineral dan Mineral Opak Filik

Tahap
Sample Mineral
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3
Plagioklas
Feldspar
Hornblende
Gelas
Kuarsa
RBC.R.109 Serisit
Chlorite
Carbonat
Clay Mineral
Opak
No. Sample IUP 9
No. LP IUP 9
Nama Satuan Hornblende Andesit
Lokasi MRA

Qz

Hbl Hbl

Qz
Ser

Ser

Foto Kenampakan petrografi di IUP 9


(fel:feldspar, gls:gelas, qz:kuarsa, op:opak, cb:carbonat, ser:serisit,py:pyrite)
PEMERIAN PETROGRAFIS :

Sayatan batuan beku volkanik (teralterasi), warna abu-abu - abu-abu kecoklatan, tekstur porfiritic
(fenokris tertanam dalam oleh masa dasar fine grain plagioklas, hornblende, min opak dan gelas),
bentuk subhedral-anhedral, komposisi mineral terdiri dari mineral plagioklas, feldspar, piroksen
dan gelas. Batuan telah mengalami proses alterasi hidrotermal, ditandai dengan kehadiran mineral
sekunder / ubahan seperti, serisit, kuarsa, carbonat, klorit, dan mineral bijih seperti mineral opak.
Komposisi mineral di dalam batuan sudah hampir 80% mengalami uabahan atau alterasi, sehingga
tekstur dan pengklasifikasian penamaan batuan asal sulit ditentukan.

KOMPOSISI MINERAL :

 Plagioklas (35%) hadir sebagai fenokris berwarna putih keruh dan hadir sebagai mikrolit-
mikrolit halus di massadasar. Belahan prismatik; indeks bias n mineral < n balsam; relief
rendah; non-pleokroisme;,berbentuk subhedral. Dan sebagian telah mengalami ubahan
menjadi mineral kuarsa, klorit dan mineral opak.

 Feldspar (30%) kenampakan struktur lebih prismatik, warna abu-abu posisi nikol bersilang.
Dengan relief rendah, indeks bias n mineral < n balsam; non-pleokroisme; berukuran 0.1-
0.2mm dengan bentuk subhedral.

 Hornblende (20%), coklat, belahan dua arah,birefringence moderate, relief tinggi,


n>balsam, pleokroisme sedang-tinggi. Bentuk prismatik panjang, ukuran mineral 0,25-
1,5mm

 Gelas (15%) tidak berwarna-kecoklatan; pengamatan dengan nikol bersilang gelap; dengan
menggunakan keping gips berwarna ungu muda, biru, dan kuning terang. Sebagian telah
mengalami ubahan menjadi mineral opak.

Mineral Sekunder

 Kuarsa (20%) merupakan mineral yang terbentuk pada suhu yang rendah berwarna abu-
abu sampai berwarna putih. Pada PPL kuarsa tidak berwarna-kuning; orde I; relief rendah,
indeks bias n mineral < n balsam; non-pleokroisme; pemadaman bergelombang; bentuk
anhedral; dan berukuran 0.05-0.1 mm. Hadir sebagai mineral ubahan plagioklas dan
piroksen.

 Serisit (25%) tidak berwarna dan tidak ada pleokroisme: relief rendah; berbentuk agregat
granular; pada pengamatan nikol bersilang menunjukkan warna interferensi kuning
kecoklatan orde II; hadir sebagai hasil ubahan dari plagioklas.
 Chlorite (10%), hijau-hijau kekuningan, n>nKb, belahan parallel/satu arah, fibrous, ukuran
butir 0,05-0,1 mm. Hadir sebagai ubahan dari mineral piroksen, hornblende maupun biotit.

 Carbonat (5%) tidak berwarna; berbentuk subhedral-anhedral; belahan 2 arah; relief


sedang; berukuran 0.05-0.1mm; dan berwarna coklat-krem berwarna-warni pada nikol
bersilang. Hadir sebagai mineral ubahan dari plagioklas.

 Mineral opak/bijih (6%) berwarna hitam, anhedral, berukuran 0.5mm; selain bersama-
sama dengan klorit mengganti fenokris mineral mafik, juga hadir berupa kristal-kristal
individu berbentuk euhedral - subhedral.

Penamaan Petrografis: Hornblende Andesite (klasifikasi Williams, 1982)

HIMPUNAN MINERAL ALTERASI :


Kuarsa, Serisit, Carbonat,Chlorite,Clay Mineral dan Mineral Opak Filik
Tahap
Sample Mineral
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3
Plagioklas
Feldspar
Hornblende
Gelas
Kuarsa
IUP 9 Serisit
Chlorite
Carbonat
Clay Mineral
Opak

Anda mungkin juga menyukai