0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
714 tayangan2 halaman

Prosedur Insisi Abses di Puskesmas

Dokumen ini memberikan pedoman standar operasional prosedur insisi abses. Langkah-langkahnya meliputi persiapan alat dan bahan, informasi kepada pasien, membersihkan daerah operasi, anestesi, insisi dengan pisau, debridement, irigasi, pemasangan kassa, perawatan luka, dan observasi pasien. Tujuannya adalah sebagai acuan bagi petugas kesehatan dalam melakukan tindakan insisi abses.

Diunggah oleh

Icha Aja
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
714 tayangan2 halaman

Prosedur Insisi Abses di Puskesmas

Dokumen ini memberikan pedoman standar operasional prosedur insisi abses. Langkah-langkahnya meliputi persiapan alat dan bahan, informasi kepada pasien, membersihkan daerah operasi, anestesi, insisi dengan pisau, debridement, irigasi, pemasangan kassa, perawatan luka, dan observasi pasien. Tujuannya adalah sebagai acuan bagi petugas kesehatan dalam melakukan tindakan insisi abses.

Diunggah oleh

Icha Aja
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

INSISI ABSES

No. Dokumen : SOP/ /Tengah II/2018


No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman :
UPT.
PUSKESMAS URAY NINGRUM SARI, SKM
SINGKAWANG NIP. 19650622 198703 2 011
TENGAH II

1. Pengertian a. Insisi abses adalah: suatu tindakan membuka kulit / organ tanpa mengambil
organ atau kulit tersebut, sebagai jalan untuk mengeluarkan pus dan kotoran
dari dalam abses
b. Incisi abses dilakukan oleh tenaga dokter dan tenaga keperawatan (perawat/
bidan).
2. Tujuan Sebagai acuan petugas dalam melakukan tindakan insisi abses.
3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Nomor 800/ /PKM-TENGAH II TAHUN 2018
tentang Jenis-jenis Pembedahan minor.
4. Referensi a. Kapita selekta kedokteran, Aesculapius; 1992
b. Bedah minor, dr Sumiadi Karakata.
5. Prosedur / 1. Persiapan Alat dan Bahan Alat :
langkah - a. Cairan antiseptic
langkah b. Lidocain
c. Chlor ethyl semprot
d. Cairan NaCl 0.9 %
e. Cairan H202
f. Spuit 3 cc atau 1 cc
g. Pinset anatomis dan cirugris
h. Pisau bedah
i. Kassa steril
j. Pembalut
2. Petugas yang melaksanakan :
a. Dokter
b. Perawat
3. Langkah – langkah :
a. Petugas memberikan informasi maksud dan tujuan tindakan kepada pasien
(informed consent)
b. Petugas meminta persetujuan pasien (informed consent)
c. Petugas mencuci tangan
d. Petugas memakai sarung tangan (APD)
e. Petugas menyiapkan alat dan bahan dalam bak instrumen kecil
f. Petugas mengatur posisi pasien supaya nyaman dan rileks.
g. Petugas membersihkan daerah operasi dengan tindakan a dan antiseptik,
jika abses setelah pecah, maka mulai painting dari arah luar kedalam
(bagian yang kotor diusap terakhir).
h. Petugas melakukan anestesi dengan lidocain 2% secara infiltrasi atau blok
tergantung lokasi dan kondisi pasien, atau cukup dengan chlor ethyl
semprot.
i. Petugas menyiapkan kassa untuk menampung eksudat
j. Petugas melakukan insisi dengan mess/ pisau bedah
k. Petugas menekan area abses agar pus/eksudat keluar semaksimal
mungkin.
l. Petugas melakukan debridement jaringan nekrotik dengan kasa
m. Petugas melakukan irigasi dengan NaCl 0.9 % sampai jernih
n. Petugas membilas dengan H202
o. Petugas mencuci dengan antiseptik betadin
p. Petugas memasang kassa jika kemungkinan eksudat masih ada atau
diperkirakan masih produktif
q. Petugas merawat luka secara terbuka (tidak dijahit)
r. Petugas memberitahu kepada pasien bahwa tindakan sudah selesai
s. Petugas membuang sampah medis pada tempatnya
t. Petugas mencatat tindakan dalam rekam medis
u. Petugas merapikan alat dan bahan
v. Petugas melakukan observasi pasien antara 5 sampai dengan 15 menit.
w. Petugas membereskan dan membersihkan peralatan pasca tindakan
x. Petugas melepas sarung tangan dan mencuci tangan
6. Bagan alir

7. Hal-hal yang Sterilitas


perlu
diperhatikan
8. Unit terkait 1. Poli Tindakan
2. Kamar obat
9. Dokumen 1. Rekam Medis
terkait 2. Formulir informed consent
3. Formulir resep
10. Rekam
historis No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan
perubahan

2/2

Anda mungkin juga menyukai