0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
274 tayangan13 halaman

Dampak Disruptif Teknologi Blockchain

BlockChain

Diunggah oleh

Yudhistira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
274 tayangan13 halaman

Dampak Disruptif Teknologi Blockchain

BlockChain

Diunggah oleh

Yudhistira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tugas BlockChain

Nama : Yudhistira Eka Paksi Muhammad


NIM : 1644190061
Dosen : Ir. Magit Fitroni, [Link].

Prodi Teknik Informatika


Fakultas Teknik
Universitas Persada Indonesia YAI
1. Integrasi teknologi BlockChain bisa berdampak disruptive pada kehidupan sehari-hari
kita
Karena teknologi Blockchain merupakan teknologi baru yang tentunya memiliki
fitur dan kegunaan serta fungsi yang lebih baik dan lebih bagus daripada teknologi
sebelumnya, yang pada akhirnya membuat teknologi sebelum BlockChain tersebut
eksistensinya pudar atau terganggu karena munculnya BlockChain.
Definisi dari Disruptive Technology adalah inovasi teknologi, produk atau jasa
yang membuat teknologi atau produk yang dominan yang sudah ada menjadi terganggu.
Terganggu dalam artian eksistensinya terancam karena adanya teknologi, produk atau
jasa yang baru tersebut. Walaupun secara kualitas tidak harus lebih baik dari yang sudah
ada sekarang, tetapi pada umumnya terdapat perbedaan yang mencolok dalam hal
harapan dari kebanyakan pemakai yang merasa diuntungkan. Disruptive technology
biasanya sederhana , tidak mahal dan sangat mudah dalam penggunaan. Ada dua jenis
disruptive technology secara garis besar. Yang pertama adalah penemuan baru yang
belum pernah ada sebelumnya, sedangkan yang kedua adalah disruptive technology
yang mengisi kekosongan karena tidak terakomodasi oleh teknologi yang sudah ada.
Disruptive Technology dapat memainkan peran sebagai pengisi kekosongan dari
teknologi yang ada atau menciptakan pasar dan menggantikan pasar dari teknologi yang
sudah ada. Hal ini berbeda dengan inovasi. Inovasi lebihkepada perbaikan secara
bertahap terhadap teknologi yang sudahada baik dalam hal kinerja dari teknologi
tersebut.
1. Desentralisasi dalam teknologi Blockchain
Desentralisasi adalah suatu sistem yang dimana keseluruhan pengambilan
keputusan diserahkan kepada para pengguna sistem tersebut dan tidak adanya salah
satu individu yang dapat memaksakan kehendaknya kepada individu lain tanpa
persetujuan mayoritas pengguna sistem.
Desentralisasi blockchain digadang-gadang memiliki banyak keunggulan, antara
lain meminimalkan down time dan menjaga server lebih aman.
Desentralisasi blockchain memungkinkan setiap server saling terhubung dan memiliki
peran yang sama. Dengan membentuk semacam jaringan peer to peer hal ini
memungkinkan pelacakan data lebih mudah dan apa bila salah satu server mendapat
gangguan bisa dibackup oleh server lain dan server yang bermasalah bisa sementara
dikeluarkan dari jaringan blockchain.
Sistem desentralisasi blockchain itu sendiri adalah sistem yang tidak memiliki
otoritas sentral namun masih bisa bekerja sama baiknya seperti seakan-akan ada
otoritas sentral dibelakangnya. Persyaratan yang perlu dipenuhi untuk bisa “bekerja
dengan baik” sebenarnya agak samar-samar dan tergantung pada peraturan-peraturan
finansial dan hukum yang diaplikasikan oleh tiap negara di dalam sistemnya.
Desentralisasi blockchain juga dapat diartikan sebagai suatu sistem yang dimana
keseluruhan pengambilan keputusan diserahkan kepada para pengguna sistem tersebut
dan tidak adanya salah satu individu yang dapat memaksakan kehendaknya kepada
individu lain tanpa persetujuan mayoritas pengguna sistem.
2. Penggunaan teknologi BlockChain dalam E-Commerce, Marketing, Perusahaan iklan, dan
yayasan amal
BlockChain pada E-Commerce
AligatoCoin merupakan platform perdagangan elektronik yang memanfaatkan
teknologi blockchain dan internet untuk memudahkan masyarakat dalam membeli
suatu produk dan traksaksi bisnis melalui website dan aplikasi secara terdistribusi,
transparan, dan otomatis. AligatoCoin dalam arti luas bisa dikatakan e-business karena
tidak hanya menyangkut kegiatan jual beli saja, namun juga mengacu pada kegiatan
bisnis lain. Sejauh ini, model pasar online yang diterapkan beberapa toko online masih
kurang efisien dan banyak celah keamanan yang bisa dibobol serta metode pembayaran
yang repot. AligatoCoin berusaha membangun sistem industri perdagangan elektronik
dengan tokenisasi menggunakan mata uang kripto yang sejauh ini terbukti dapat
meningkatkan keamanan, transparansi, dan efisiensi dalam bertransaksi dengan
memanfaatkan kontrak pintar diatas teknologi blockchain ethereum. AligatoCoin
mengeluarkan cryptocurrency baru dengan nama AligatoCoin (ALC) yang memungkinkan
transaksi yang cepat dan aman dengan biaya rendah.
BlockChain pada Marketing
QChain adalah platform pemasaran, periklanan, dan analisis digital yang
dibangun berdasarkan teknologi blockchain Ethereum dan NEM. Aplikasi periklanan
Qchain bertujuan untuk memfasilitasi transaksi cost-per-action (CPA), cost-per-click
(CPC) dan cost-per-impression (CPI) yang terbuka, fleksibel, dan tidak dapat diganggu
gugat antara pengiklan dan penerbit melalui penggunaan SmartContract dari teknologi
blockchain. Qchain berupaya mengumpulkan pengiklan, perorangan, atau perusahaan
yang ingin memasarkan produk dan layanan ke suatu populasi yang ditargetkan. Ada 3
pilar utama dari Qchain ini, yaitu :
 Qchain is open. Artinya adalah Qchain itu terbuka. Data data dari pengguna atau
customer yang merupakan sumber kekayaan digital akan di simpan di GitHub
dimana untuk menjaga kemanan data pengguna. Semua orang dapat memantau
bahwa data-data pengguna tidak akan digunakan oleh Tim Qchain dan data data
pengguna hanya akan diketahui oleh agen. Hal ini untuk memberikan rasa aman
kepada pelanggan tentang semua privasi mereka.
 Qchain decentralized. Artinya adalah Qchain terdesentralisasi. Qchain
meniadakan otoritas pusat sehingga biaya seperti hosting dan server akan
dipangkas dan tentunya pengiklan akan mendapatkan harga lebih murah dan
juga penerbit iklan akan mendapatkan bayaran yang lebih tinggi. Peraturan-
peraturan seperti platform iklan tradisional akan mengalami revolusi. Tujuan dari
desentralisasi adalah menghapus nominal investasi minimum bagi pengiklan
untuk dapat memulai kampanye, sedangkan penerbit dapat menarik dana
sekecil mungkin dan lebih cepat.
 Qchain is fair. Qchain itu adil. Qchain akan memberikan keputusan terbaik untuk
ketiga agen yang berpartisipasi dalam sistem, yaitu pengiklan, penerbit dan host.
Host yang independen merupakan tambahan pengganti untuk sitem periklanan
tradisional.
Blockchain pada Perusahaan Iklan
Adbank adalah yang pertama memiliki paten tertunda anti-penipuan teknologi AI
berbasis blockchain. Mereka open source dan bisa diaudit kapan saja melalui blockchain
sehingga lebih transaparan. Selain itu Adbank juga menciptakan pengalaman penawaran
program dan real time yang mengambil komponen terbaik dari platform iklan berbasis
non-blockchain yang sudah diketahui pengiklan dan penayang.
Adbank mengakuisisi dan mengubah jaringan iklan yang ada untuk meningkatkan
adopsi dan penggunaan token kripto. Sehingga setiap pengiklan dapat membayar iklan
secara eksklusif dalam kripto. Adbank telah meluncurkan token kripto berbasis
ethereum bernama ADB. Token ini nantinya dapat digunakan untuk membayar iklan.
Pengiklan dapat membeli token ADB langsung dengan kartu kredit di dalam platform
Adbank. Bursa akan dibangun di dalam platform Adbank dan diluncurkan di beberapa
market exchanger kripto untuk dapat diperdagangkan secara bebas. Untuk saat ini
token ADB dapat dibeli melalui ICO penjualan token.
Adbank juga mengadakan ICO penjualan token, untuk mendapatkan dana yang
akan digunakan untuk mengembangkan proyeknya. Pada masa ICO para investor yang
ingin berpartisipasi dapat membeli token ADB dengan harga yang lebih murah dibanding
harga ketikan token sudah diluncurkan di market kripto exchanger.
Blockchain pada Yayasan Amal
Sebuah aplikasi bernaman ‘Bitnation’, menyediakan akses ke kartu debit bitcoin,
di mana donatur kemanusiaan dapat mendanai rekening bank pengungsi yang baru,
yang memberikan hak bantuan kemanusiaan kepada pihak yang membutuhkannya.
BitConscious Foundation adalah platform blockchain amal terdesentralisasi yang
menyediakan solusi berkelanjutan dan hemat biaya untuk kegiatan amal. Ini
sepenuhnya memanfaatkan kelebihannya disediakan oleh teknologi blockchain yang
menjamin transparansi yang lebih besar, tidak ada transaksi biaya, permukiman instan
dan keamanan data di sektor amal. Transparansi dipastikan melalui buku besar
terdesentralisasi yang memungkinkan untuk menyimpan lagu sumbangan yang dibuat
dan ditingkatkan oleh sistem pelaporan yang terintegrasi ke dalam Platform. Transfer
sumbangan Melalui teknologi blockchain dipelihara dan dimiliki hanya oleh pengguna
dengan demikian mengurangi biaya yang terkait Transfer uang diselesaikan seketika
melalui blockchain, yang sangat penting bagi mereka yang membutuhkan. Makanya,
integrasi blockchain Teknologi ke dalam praktik amal akan membuka peluang yang luas
bagi mereka membantu dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk semua.
3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Cryptocurrency

Cryptocurrency terdiri dari 2 kata yaitu crypto yang artinya rahasia dan currency
yang artinya uang. Secara sederhana kita bisa mengartikan cryptocurrency sebagai
sebuah teknologi mata uang virtual yang mana menggunakan sistem kriptografi untuk
mengamankan transaksinya. Tidak seperti mata uang yang setiap hari kita gunakan,
cryptocurrency tidak punya bentuk fisik karena memang ada di dunia virtual dan
berbentuk digital.
4. Keuntungan dengan Cryptocurrency
Keuntungan dari Sudut Pandang Investasi :

 Potensi Kenaikan Harga di Masa Mendatang


Sudah sering Anda dengar bukan, bitcoin dan mata uang digital lainnya sudah
membuat puluhan orang kaya raya mendadak.
Trend yang meningkat dengan luar biasa adalah bukti otentik di masa lampau.
Bagaimana di masa depan?
Bahkan penyihir pun tidak akan bisa meramal dengan tepat, tapi belajar dari
pola yang ada, maka potensi kenaikan nilai bitcoin di masa mendatang bukan
kemustahilan.

 Kebebasan dan Kecepatan


Bitcoin, ether, dan mayoritas mata uang kripto lain menggunakan teknologi
blockchain tanpa melibatkan pihak ketiga yakni perbankan. Dengan demikian,
tidak ada aturan-aturan yang berpotensi menghambat proses payment.
Misalnya ketika melakukan transfer ke luar negeri, maka prosesnya tidak perlu
menunggu hari kerja, tapi cukup dengan hitungan jam bahkan menit.
Kenapa bisa semudah dan secepat itu?
Karena pada prinsipnya, tujuan awal penciptaan mata uang kripto adalah untuk
menghilangkan hambatan-hambatan di dunia keuangan. Meskipun saat ini,
berbagai startup mulai melirik menerbitkan mata uang kripto sebagai sarana
crowd funding melalui ICO.
Khusus untuk Anda yang doyan beli barang via “Deep Web”, maka sudah wajib
hukumnya menggunakan mata uang digital. Jarang saya temuin penjual disana
menerima pembayaran melalui transfer biasa.

 Keamanan Identitas
Di dunia ini, ada saja orang yang memiliki kebutuhan aneh, macam
menyembunyikan identitas ketika bertransaksi. Eits, jangan negative thinking
dulu dah ah!
Bisa jadi karena ogah info personalnya diketahui Bank atau oleh merchant. Info
semacam itu berharga dan rawan disalahgunakan lhoh. Maka dari itu, beberapa
orang memilih menggunakan BTC dan ETH untuk menjamin informasi yang ada.
Tapi jangan digunakan di Indonesia, dilarang ntuh buat jual beli.

 Menghindari pemalsuan uang


Salah satu problem dari penggunaan duit kertas maupun kartu kredit adalah
rawan pencurian dan pemalsuan. Secara teknis di dunia digital, ada istilah
“double spend”, yang bermakna dengan menggunakan uang yang sama,
seseorang melakukan transaksi untuk dua hal yang beda. Skema blockchain di
mata uang kripto tidak memungkinkan hal ini terjadi, bisa dibilang aman!

 Berpartisipasi dalam ICO


ICO atau kepanjangannya yaitu Initial Coin Offering. Dimana perusahaan yang
punya proyek, menerbitkan mata uang digital untuk membiayainya.
Nah hebatnya, banyak ICO membuat orang menjadi kaya karena proyeknya
berjalan dengan lancar sehingga nilai koinnya meningkat luar biasa drastis. Kita
pake contoh lagi deh.
Misal proyek X menerbitkan Xcoin dengan harga ICO USD 0,01 per token(coin).
Kemudian dalam setahun harganya meningkat menjadi USD 1 per koin. Naik 100
kali lipat dong!
Terus apa hubungannya dengan mata uang digital lainnya?
Saat ini, sebagian ICO minta BTC atau ETH untuk Anda yang mau berpartisipasi
dalam proyek mereka, bukan melalui transfer duit konvensional. Itulah kenapa,
paling tidak harus memiliki mata uang kripto kalo mau berpartisipasi dalam ICO.
Keuntungan Cryptocurrency Bitcoin :

 Bitcoin tidak dimiliki oleh Negara manapun


Apabila anda bertanya bahwa bisnis CryptoCurrency bitcoin dengan uang
virtual ini berasal dari mana, maka jawabannya adalah bitcoin tidak dimiliki oleh
Negara manapun. Tentu saja hal ini menjadi keuntungan bagi para pemain
bitcoin. Alasannya Negara tidak akan bertanggung jawab atau tidak akan turun
akan turun langsung untuk menangani bitcoin yang nantinya anda jalankan.
Berbeda dengan uang nyata yang ditangani langsung oleh Negara dimana
kursnya dipengaruhi dan ditetunkan oleh pemerintah. Dan pemeritahlah yang
berkuasa atas pengelolaan dari uang yang beredar tersebut.

 Demand yang tinggi


Di tahun 2011 sampai dengan 2013, minat masyarkat terhadap bitcoin
masih terbilang kecil karena masih banyak yang belum mengenal bitcoin,
padahal disitu nilai bitcoin sudah tinggi. Pada bulan januari 2013 saja, nilai 1 BTC
memilki nilai jual beli sekitar 13 USD, sedangkan di bulan Mei 2013 1 BTC sudah
dihargai senilai 120 USD. Hal ini tentu menunjukkan bahwa nilai Bitcoin memiliki
demand yang sangat tinggi. Tidak bisa dihitung lagi keuntungan yang bisa
didapatkan dengan jual beli bitcoin tersebut. Dan saat ini nilai 1 btc sudah
tembus sampai dengan 860 USD sehingga, apabila anda membeli bitcoin di
tahun 2011 tentu saat ini anda sudah menjadi milioner.

 Dikembangkan dengan idealisme


Pemerintah tidak akan ikut campur dalam trading bitcoin, sehingga bisnis
CryptoCurrency bitcoin ini dikembangkan dengan ilmu idealisme. Orang yang
memilki akun bitcoin dan saldo bitcoin akan menjadi orang yang lebih idealis. Hal
ini dikarenakan ia dituntut untuk menganalisa sendiri mata uang bitcoin
tersebut. Idealis ini menjadi kelemahan maupun kelebihan bitcoin, sebab
semakin membuat seseorang menjadi idealis maka semakin bagus karakter dari
orang tersebut.
Kelebihan idealisme tersebut yaitu terletak pada mata uang bitcoin yang tidak
dikontrol oleh pemeritah maupun bank sentral. Banyak kelemahan yang akan di
dapatkan ketika uang di kontrol oleh pemerintah dan bank sentral, misalnya saja
mudah mengalami krisis finansial. Hal ini menjadi bukti bahwa pemerintah lalai
untuk selalu menjaga kestabilan ekonomi Indonesia

 Segi keamanan
Salah satu kelebihan dan kelebihan CryptoCurrency bitcoin bisa juga
dilihat dari segi keamanannya. Memang bitcoin ini aman dari pemalsuan sebab
mata uang virtual sampai kapan pun tidak bisa dipalsukan karena tidak
berwujud.
 Bertransaksi menggunakan bitcoin dapat Anda lakukan kapanpun dan
dimanapun tidak kenal batas dan tanpa aturan yang mengikat.
 Biaya transaksi dengan bitcoin lebih rendah jika dibandingkan dengan transaksi
dengan pihak ketiga sebagai perantara seperti lembaga keuangan yang
mempunyai biaya traksaksi yang relatif lebih tinggi, terlebih jika melakukan
transaksi ke negara yang berbeda.
 Setiap transaksi dengan bitcoin dapat Anda lakukan dengan lebih aman. Anda
tidak akan mengalami hal-hal seperti pemalsuan uang dan meminimalisir modus
penipuan.
 Transaksi menggunakan bitcoin bersifat transparan karena semua pengguna
tanpa terkecuali dapat melihat seluruh informasi tentang bitcoin tersebut.
 Nilai bitcoin tidak terpengaruh oleh inflasi, melainkan dipengaruhi oleh
banyaknya jumlah permintaan dan penawaran di pasaran.
 Anda dapat menggunakan bitcoin tanpa harus menyertakan identitas pribadi,
jadi Anda cenderung lebih nyaman dalam bertransaksi.
5. Bitcoin Wallet
Wallet Bitcoin, adalah tempat (dompet) penyimpanan Bitcoin. Seseorang, tidak
akan bisa memiliki Bitcoin tanpa mempunyai tempat penyimpanan Bitcoin (Dompet
Bitcoin / Wallet Bitcoin). Fungsi wallet Bitcoin ini adalah untuk menyimpan beberapa
keypair kriptografi, atau lebih biasa dikenal dengan sebutan “Bitcoin Address” (alamat
Bitcoin).
Sifat Wallet Bitcoin berbeda dengan dompet konvensional yang biasa kita kenal,
yang fungsinya mampu menyimpan sejumlah uang. Sementara, Wallet Bitcoin memiliki
fungsi yang berbeda, karena dompet Bitcoin akan mengorganisasikan sejumlah alamat
Bitcoin (Bitcoin address) yang dimiliki oleh si pengguna.
Sementara itu jumlah dana yang dimiliki pengguna dapat diakses dengan
melakukan permintaan data jumlah dana yang terdapat pada alamat-alamat Bitcoin
yang dimiliki dan menjumlahkannya.
Di dalam Bitcoin, seorang pengguna Bitcoin, bisa memiliki banyak alamat bitcoin.
Dengan alamat bitcoin (Bitcoin Address) inilah, pengguna Bitcoin bisa saling
bertransaksi, baik mengirim maupun menerima Bitcoin dari pengguna lainnya.
Untuk bisa membelanjakan Bitcoin, pemilik membutuhkan baris kode khusus bernama
“private key”. Baris kode ini disimpan di dalam “wallet” atau dompet digital. Ketika akan
dipakai, barulah pemilik mengakses kode tersebut dan menggunakannya untuk
transaksi. Ada dua hal yang perlu diketahui, yakni tentang Private Key, dan Public Key
dalam wallet Bitcoin.
Private Key Bitcoin Wallet
Private Key (kunci rahasia), hanya diketahui oleh pemilik alamat Bitcoin. Sifatnya,
private key berfungsi layaknya sebagai nomor PIN dalam sebuah rekening Bank. Secara
garis besar, Private Key inilah sebagai kunci pengaman pengguna bitcoin. Private key
bisa disimpan di komputer maupun dicetak dengan printer. Jika Private Key ini diketahui
orang lain, maka besar kemungkinan akan bisa dicuri oleh orang lain.
6. Bitcoin Mining
Istilah “Menambang” atau “Mining” didalam Bitcoin adalah sebuah upaya untuk
memecahkan blok baru bitcoin dengan memecahkan algoritma BItcoin. Dengan cara ini,
Bitcoin baru akan didapatkan dan siap ditransaksikan.
Proses penambangan Bitcoin dilakukan dengan penghitungan matematik yang dilakukan
pada jaringan Bitcoin. Sistem Bitcoin berjalan secara online dalam jaringan Bitcoin,
sedangkan penghitungan matematik tersebut dilakukan untuk proses verifikasi transaksi
bitcoin yang ada di Internet.
Dengan verifikasi tersebut, seorang penambang Bitcoin akan bisa menemukan
blok baru dalam jaringan Bitcoin. Dari proses penambangan tersebut, Bitcoin baru
tercipta, lambat laun, tingkat kesulitan penambangan BItcoin akan semakin bertambah
sulit.
Proses penambangan, dilakukan dengan menggunakan sebuah perangkat lunak
yang sudah tersedia secara gratis dan bisa diunduh. Dengan perangkat tersebut, para
penambang Bitcoin akan terhubung dengan jaringan Bitcoin.
Data dalam sistem jaringan Bitcoin mempunyai keamanan yang ketat, oleh
karena itu, proses penambangan membutuhkan perangkat dengan spesifikasi yang
tinggi untuk bisa memecahkan algoritma BItcoin.
Seiring dengan perkembangan teknologi jaman sekarang, pertambangan Bitcoin dengan
menggunakan CPU Mining (Central Processing Unit) menjadi lebih sulit karena
kemampuannya yang terbatas jika dibandingkan dengan perangkat penambangan
Bitcoin yang ada sekarang.
Daftar Pustaka

[Link]
[Link]

[Link]

[Link]
mata-uang-virtual/

[Link]

[Link]

[Link]

[Link]

[Link]
Teknologi

[Link]

[Link]

[Link]
dan-kecerdasan-buatan-12f056b7b63e

Anda mungkin juga menyukai