PROGRAM
7K
( KEAMANAN, KEBERSIHAN, KEIMANAN, KEKELUARGAAN,
KERINDANGAN, KERAPIHAN, KEINDAHAN)
DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 2 KERSAMANAH
Jl. Raya Sukamerang No 30 Kersamanah Garut
2018-2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat
dan karunia_Nya serta kesempatan sehingga penulis dapat
menyelesaikan Program 7K (KEAMANAN, KEBERSIHAN, KEIMANAN, KEKELUARGA
AN, KERINDANGAN, KERAPIHAN, KEINDAHAN) ini tepat pada waktunya. Program
ini merupakan salah satu tugas Kepala Sekolah. Penulis mengucapkan terima kasih kepada
semua pihak yang ikut membantu dalam pembuatan program ini, sehingga
akhirnya program ini dapat terselesaikan.
Penulis menyadari “tidak ada gading yang tak retak’’ penulis mohon maaf apabila
terdapat kesalahan dalam pembuatan program ini. Semoga program ini dapat bermanfaat dan
menambah ilmu pengetahuan kita semua. Penulis juga mohon kritik dan saran dari pembaca
demi kesempurnaan program ditahun mendatang.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi upaya-upaya kita dalam meningkatkan
mutu pendidikan. Aamiin
Kersamanah Juli 2018
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
Untuk mengembangkan sekolah yang bermutu (berkualitas) dibutuhkan adanya lingkungan
dan budaya sekolah yang kondusif, dinamis dan demokratis. Dalam rangka ke arah itu, beberapa hal
yang dapat dikembangkan terkait dengan lingkungan dan budaya di sekolah, sebagai berikut.
1. Disiplin
Disiplin adalah sikap mental yang mengandung kerelaan memenuhi semua ketentuan,
peratiuran dan norma yang berlaku dalam menunaikan tugas dan tanggung jawab. Untuk itu
sangat penting diperhatikan agar tugas dan tanggung jawab dapat dilakukan dengan sebaik-
baiknya. Ada dua jenis dorongan yang mempengaruhi disiplin, yaitu :
Dorongan yang datang dari dalam diri manusia, yaitu pengetahuan, kesadaran dan kemauan
untuk berbuat disiplin.
Dorongan yang datangnya dari luar yaitu perintah, larangan, pengawasan, pujian, ancaman,
hukuman dan ganjaran.
Peningkatan disiplin atas dasar dorongan dari dalam diri manusia dapat terlaksana, kalau
menyadari dan menerima disiplin itu sebagai hal yang wajar dalam kehidupan di manapun kita
berada. Begitu pula rasa tanggung jawab dapat ditingkatkan kalau orang dilibatkan sejak dari
merencanakan kegiatan, sehingga merasa bahwa kegiatan itu adalah miliknya.
Dorongan yang datangnya dari luar, dalam batas-batas tertentu dapat menunjang disiplin,
tetapi dalam batas-batas tertentu pula dapat menjadi penghambat tegaknya disiplin. Oleh
karena itu, pemanfaatan dorongan dari luar tersebut hendaknya dipertimbangkan lebih dahulu
secara matang.
Terwujudnya disiplin di sekolah secara nyata terlihat apabila :
1) Seluruh warga sekolah dari kepala sekolah, guru, pegawai, dan siswa hadir dan pulang
pada waktunya.
2) Mengikuti keseluruhan program sekolah yang diperuntukkan baginya.
3) Meningkatkan disiplin dirinya di dalam dan di luar sekolah.
4) Memakai seragam sekolah menurut ketentuan yang berlaku.
5) Mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menerima pelajaran bagi siswa, mengajar bagi
guru, melaksanakan tugas-tugas bagi kepala sekolah dan pegawai.
6) Mematuhi dan melaksanakan semua peraturan yang berlaku baginya.
2. Upacara Bendera
Upacara bendera merupakan kegiatan sekolah yang wajib dilaksanakan untuk menanamkan,
membina dan meningkatkan penghayatan serta pengamalan nilai luhur dan cita-cita bangsa
Indonesia.
Disamping itu pelaksanaan upacara bendera ini juga sangat penting dalam hal mewujudkan
disiplin, ketertiban, rasa cinta tanah air serta sebagai sarana untuk menyampaikan informasi
yang sifatnya menyeluruh kepada aparat sekolah atau warga sekolah.
Upacara bendera ini wajib diikuti oleh seluruh komponen manusiawi sekolah, dan diusahakan
untuk dapat dilaksanakan setiap hari Senin jam 07.00 di lapangan sekolah. Pembina dan
petugas upacara diatur sedemikian rupa, sehingga setiap guru serta siswa dapat ikut ambil
bagian dalam kegiatan ini.
Sarana upacara serta pengaturan jalannya upacara agar betul-betul dapat mencapai tujuan
seperti yang disebutkan di atas diatur oleh urusan kesiswaan, guru piket dan pengurus OSIS.
3. Jalur Informasi dan Komunikasi
Untuk kepentingan koordinasi dan fungsionalisasi organisasi, sekolah harus memiliki jalur
informasi dan komunikasi, diatur dan disiapkan waktunya secara terjadwal. Jalur informasi
dan komunikasi yang paling umum dikenal adalah rapat kerja/dinas (rapat rutin, rapat berkala,
rapat koordinasi dan lain-lainnya), baik yang berhubungan dengan tenaga pendidik dan tenaga
kependidikan maupun yang berkaitan dengan masyarakat (hubungan masyarakat).
Untuk dapat memberikan gambaran transparansi dan kuntabilitas yang dilakukan oleh
sekolah melalui program-program kerjanya, hendaknya sekolah memiliki sistem informasi
manajemen (SIM), dan membiasakan membuat pengumuman-pengumuman yang penting
untuk diketahui oleh warga sekolah dan masyarakat.
Semua kegiatan di atas, hendaknya dikemas dengan cara sebaik-baiknya dalam
pelaksanaannya dengan memperhatikan keefektifan dan keefesienannya. Disamping itu juga
mempedomani ketentuan/peraturan yang berlaku, dan memperhatikan kelengkapan
administrasi penyelenggaraan kegiatan, sehingga kegiatan terarsip dengan baik dan tidak
menimbulkan persoalan-persoalan yang tidak diinginkan.
4. Senam Pagi dan Club Olahraga
Senam pagi dan club olah raga merupakan kegiatan sekolah untuk meningkatkan kesegaran
jasmani dan rohani yang dibutuhkan manusia sepanjang hidupnya. Selain itu dengan senam
pagi dan kegiatan olah raga lainnya dapat dikembangkan rasa syukur kepada Allah, rasa
etetika melalui gerakan senam dan kegemaran berolahraga.
Pembudayaan senam pagi/olahraga di sekolah sangat besar pengaruhnya bagi usaha mengolah
ragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga.
Dengan berolah raga/senam pagi diharapkan seluruh warga sekolah sehat jasmani dan rohani,
sehingga pelaksanaan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab masing-masing dapat
diselesaikan sebagaimana mestinya.
5. Pelaksanaan 7 K
Pelaksanaan 7 K di setiap sekolah penting untuk dilaksanakan, dan dapat diupayakan melalui
langkah-langkah sebagai berikut :
a. Ketaqwaan, yaitu wujud dari rasa syukur kepada Allah dengan menjalankan perintah
dan larangan-Nya serta merupakan prasyarat bagi penciptaan keharmonisan dalam
kehidupan.
b. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan membimbing dan memberikan
kesempatan kepada warga sekolah untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran
agama yang dianutnya (Islam).
Keamanan, yaitu rasa aman dan tenteram, bebas dari rasa takut, baik lahir maupun
bathin diusahakan dengan jalan :
Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari luar dengan membuat pagar keliling,
pembentukan dan peningkatan kerja guru piket, pengadaan petugas satpam dan jaga
malam serta peraturan tamu yang tegas.
Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari dalam dengan jalan mencegah sedini
mungkin gejala perkelahian di antara siswa melalui bimbingan fisik oleh guru, anjuran
untuk ikut menjaga keamanan sekolah dengan pembagian tugas dan tanggung jawab
kepada regu piket yang dilakukan oleh siswa. Disamping itu juga dengan menugaskan
guru piket dan satpam untuk mengawasi tamu atau orang-orang yang masuk
lingkungan sekolah tanpa kepentingan yang jelas dengan peraturan tamu yang tegas.
c. Kebersihan adalah wujud dari bersih jasmani dan rohani serta merupakan syarat untuk
kesehatan fisik dan mental spiritual.
Pelaksanaan kebersihan di sekolah adalah dengan anjuran agar semua pihak baik guru,
pegawai maupun siswa untuk selalu mengadakan gerakan kebersihan baik kebersihan
WC/kamar mandi, kantin/koperasi sekolah, ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang
laboratorium, ruang guru dan TU, ruang kepala sekolah serta halaman kelas, kantor
dan halaman sekolah secara umum. Pelaksanaan kebersihan juga bisa dilakukan
melalui gerakan massal kebersihan pada tiap hari Jum’at atau Sabtu (Jum’at atau
Sabtu Bersih)selesai kegiatan senam pagi, dan diupayakan melalui lomba kebersihan
antar kelas yang dilakukan pada musim hujan dan tiap akhir semester (pada minggu
sebelum/menjelang pembagian raport).
d. Ketertiban adalah keteraturan yang menimbulkan keserasian, keselarasan dan
keseimbangan dalam tata letak, tata hidup dan tata pergaulan.
Ketertiban ini dapat terlaksana dengan baik dengan memperhatikan kehadiran guru,
pegawai dan siswa sekolah. Disamping itu juga terlihat dari ketepatan melakukan
kewajiban seperti membayar iuran/sumbangan (jika ada) dan pelaksanaan
pembelajaran (PBM) oleh guru pada setiap hari kerja.
Untuk mengupayakan ketertiban, maka akan ditempuh dengan cara monitoring dan
evaluasi, serta dengan melakukan operasi ketertiban siswa. Operasi ketertiban siswa
dimaksudkan untuk mencegah tindakan, perilaku dan perbuatan siswa yang mengarah
kepada hal-hal yang negatif.
e. Keindahan, adalah perpaduan unsur alami ciptaan Allah yang menimbulkan rasa
estetika dalam kehidupan.
Pelaksanaannya di sekolah adalah dengan menata halaman sekolah dengan tanaman-
tanaman yang tidak mahal, namun serasi baik bentuk maupun jenisnya. Penataan dan
pemeliharannya dikoordinasikan oleh urusan kesiswaan dan perlengkapan, dengan
dibantu setiap dua kali dalam tahun pelajaran oleh seluruh warga sekolah dalam
kegiatan “Kemah Terpadu” dan “Kemah Bakti Pramuka”, yang pelaksanaannya
pada akhir setiap semester.
f. Kekeluargaan adalah wujud kehidupan yang dijiwai oleh tenggang rasa dan gotong
royong dalam mewujudkan saling asih, saling asah dan saling asuh dalam masyarakat
sekolah.
Hal ini dilaksanakan dengan tetap membina hubungan yang baik antara sekolah dan
komite [Link], guru – murid, guru dengan pegawai TU dan instansi lain.
Disamping itu akan diupayakan melalui “Temu Keakraban Warga Sekolah” yang
dilaksanakan satu kali dalam tahun pelajaran, yaitu pada akhir tahun pelajaran, dan
dilaksanakan (berlokasi) di objek-objek wisata atau tempat-tempat yang menarik
di luarwilayah kabupaten Kuningan (missal: Pangandaran). Dilakukan pula melalui
pertemuan yang dilaksanakan oleh Unit Kersejahteraan dan Darma Wanita sekolah.
g. Kerindangan, adalah suasana teduh yang diakibatkan oleh adanya tumbuhan baik
berupa pohon, perdu, semak maupun tanaman memanjat/merambat yang ditata
sebagai pelindung yang serasi di sekolah.
Pelaksanaannya di sekolah hendaknya diupayakan dengan memilih pohon-pohon dan
tanaman lain yang ditanam di lingkungan sekolah dengan sifat-sifat tidak mudah
sempal, tidak banyak daun yang gugur serta perakarannya tidak mengganggu pondasi
bangunan sekolah.
Bertitik tolak kepada pengertian dari masing-masing K tersebut di atas, maka
pelaksanaannya sangat penting bahkan mutelak dalam mewujudkan sekolah sebagai
pusat kebudayaan dan kehidupan masyarakat bernuansa pendidikan.
Pengelolaan 7 K di sekolah harus melibatkan seluruh warga sekolah yaitu, pesuruh
dan karyawan (pegawai), guru dan siswa secara terpadu di bawah koordinasi urusan
kesiswaan dan sarana prasarana (perlengkapan) sebagai mana tercantum dalam
struktur organisasi sekolah.
BAB II
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS HASIL
Menciptakan kondisi belajar yang nyaman bagi siswa menjadikan tujuan dari setiap sekolah
pada umumnya, karena dengan kondisi yang nyaman tersebut memudahkan siswa menerima
ilmu pengetahuan dengan baik dan mendorong siswa untuk berkompetisi dan berprestasi.
Atas dasar inilah maka SMP Negeri 2 Kersamanah mulai awal tahun ajaran 2018-2019 telah
Membentuk Pokja K7 diantaranya Jajang Sarip M, [Link] dan Rini Subantini, [Link] selaku
Pembina 7K ( Keamanan, Kebersihan, Keimanan, Kekeluargaan, Kerindangan dan
Keindahan). Program 7 K ini sebagai salah satu cara membentuk karakter dan kepribadian
siswa apabila dapat diterapkan dengan baik, karena telah mencakup beberapa aspek yang
mampu manciptakan siswa-siswa unggul dalam budi pekerti dan prestasi akademik. Dimulai
dengan Keamanan ( Rasa aman merupakan landasan utama dalam menjalankan semua
aktivitas terutama belajar, dengan adanya jaminan keamanan ini akan memperlancar proses
kegiatan belajar mengajar dan bisa meminimalkan gangguan ). Ketertiban ( Adanya
ketertiban dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar akan berdampak potitif dalam
keberhasilan siswa, dimana ketertiban akan membangun mental produktif teratur dan disiplin
sehingga diharapkan siswa mampu mematuhi peraturan yang berlaku di sekolah). Kebersihan
( Menjaga kebersihan baik kebersihan diri sendiri, ruang kelas, lingkungan di sekitar sekolah
sangatlah perlu dilakukan, dengan kebersihan ini diharapkan dapat menciptakan keindahan
dan mengurangi ketidaknyamanan dalam belajar mengajar). Keindahan ( Menciptakan
lingkungan belajar yang indah dan menarik akan mampu meningkatkan rasa kecintaan kepada
seni dan nyaman berada di sekolah seperti bagaimana kita menghias kelas, lingkungan
sekolah serta tidak melakukan pencorat-coretan dinding, bangku dll) Kekeluargaan (
kekeluargaan yang dijalin selama kegiatan belajar mengajar diharapkan mampu
meningkatkan rasa simpati dan empaty bagi semua pihak sehingga akan terbentuk rasa
memiliki dan kecintaan kepada almamater). Kerindangan ( Penghijauan di lingkungan sekolah
menjadi syarat utama mengurangi pemanasan global yang tengah mengancam bumi kita ini,
sehingga sekecil kontribusi kita untuk mempertahankan bumi ini sangat diperlukan ) dan yang
terakhir Kesehatan ( Menjaga kesehatan adalah kewajiban pokok bagi semua orang, karena
dengan adanya kesehatan jaminan semua aktivitas kita bisa terlaksana dengan baik ). Dengan
adanya sosialisasi terhadap program sekolah 7K ini diharapkan akam mampu membantu
dalam pembentukan pribadi-pribadi yang unggul dan memiliki karakter yang kuat dari
sekolah. Mari kita dukung program 7K dengan saling mengingatkan dan memberikan contoh
kepada siswa semua agar bisa menjalankan program ini untuk hal-hal yang lebih baik lagi di
masa depan. Ayo kita Dukung dan Sukseskan 7 K.
BAB III
PROGRAM 7K SMP NEGERI 2 KERSAMANAH
TAHUN PELAJARAN 2018-2019
A. Program Tahunan
Standar Pelaksanaan Ket
No Indikator
Kompetensi Juli Ags Sep Okt Nov Des Jan Feb Maret April Mei Juni
a) Aman , adalah bebas dari
1 Keamanan gangguan seseorang/ sekelompok
orang/lingkungan.
b) Aman, adalah hak mendasar yang
harus dimiliki manusia.
c) Aman, meliputi : aman dalam
lingkungan belajar, bekerja,
maupun mengeluarkan pendapat.
d) Dalam pelaksanaannya meliputi :
kita mulai pada diri kita sendiri,
saling menjaga,menghindari
konflik antar teman, berani
membela hak dan kebenaran,
menciptakan susasana aman di
sekolah./ lingkungan sekolah.
1) Bersih, adalah tempat atau
2 Kebersihan lingkungan , bebas dari sampah,
debu, sehingga nampak sedap
dipandang.
2) Kebersihan merupakan modal
utama kesehatan, kebersihan
merupakan sebagian dari iman
seseorang.
Kebersihan meliputi : bersih tempat
tinggal, tempat belajar/ kelas, sekolah/
lingkungan sekolah, tempat ibadah,
tempat bekerja.
Pelaksannannya meliputi : mulai dari
dari diri kita, menciptakan kebersihan
dalam kelas, lingkungan kelas, halaman
sekolah/ lingkungan sekolah,membuang
sampah pada tempatnya jika habis jajan,
tidak mencoret-coret bangku/ meja,
Standar Pelaksanaan Ket
No Indikator
Kompetensi Juli Ags Sep Okt Nov Des Jan Feb Maret April Mei Juni
dinding kelas/ sekolah dengan tip-ex,
spidol.
Iman, adalah kita percaya Allah
3 Keimanan SWT ada.
Biasanya Iman dimanifestasikan
dalam ibadah.
Iman merupakan landasan penting
dalam belajar, dan bekerja.
Pelaksanannya adalah : merayakan
hari keagamaan bersma di sekolah
misalnya korban, hari raya idul fitri,
mendirikan pengajian rutin, mejelis
taklim untuk kajian agama di
sekolah
Kekeluargaan, adalah hubungan
4 Kekeluargaan yang erat antar orang-orang dalam
rumah, kelas, sekolah/ OSIS,
kantor/ tempat bekerja, dan
masyarakat.
Kekeluargaan merupakan dasar
dasar persatuan, modal utama
dalam masyarakat/ lingkungan
untuk ketentaraman, bahkan modal
majunya sekolah.
Kekeluargaan bisa tercapai
manakala tidak ada rasa curiga,
saling percaya, saling
menghargai,kerja sama dan rukun.
Pelaksanaannya adalah : kita harus
saling menghargai, mengayomi, tidak
mencari selamat diri sendiri, menyenguk
jika teman jika sakit, menolong sesama
siswa.
Rindang atau sejuk, adalah
5 Kerindangan lingkungan yang mempunyai
sisrkulasi udara yang baik, dengan
adanya tanaman yang menyejukan,
serta bebas dari polusi udara.
Pelaksanaanya adalah : menanami
halaman / lingkungan sekolah
dengan pepohonan yang
Standar Pelaksanaan Ket
No Indikator
Kompetensi Juli Ags Sep Okt Nov Des Jan Feb Maret April Mei Juni
bermanfaat, taman depan kelas
dengan berbagai tamanan bunga,
rajin menyiangi dan menyirami
Rapih, adalah suasana harmonis
6 Kerapihan dalam dalam diri kita,keluarga ,
sekolah, kantor, atau lingkungan
sekitar.
Pelaksaannya, adalah : rapih dari
cara kita berpakaian, memakai
seragam sekolah sesuai dengan
aturan yang ditetapkan, menata
ruang kelas dengan baik misalnya
jadwal piket, gambar pahawan,
presiden dan wkill presiden dan
lambing negara.
Indah adalah suasana asri enak di
7 Keindahan. pandang mata yang menyangkut
lingkungan sekolah kita,.
Keindahan bisa tercapai manakala
keamanan, kebersihan, keimanan,
kekeluargaan, kerindangan dan
kerapihan tercapai.
Pelaksaannya adalah : dengan
menciptakan rasa aman, suasana
bersih, iman, kebersamaan,
kerindangan, dan penataan yang
apik.
Dengan terciptanya 7 K, kita akan
merasa betah dan nyaman disekolah
tempat kita belajar dan bekerja.
B. PROGRAM 7K SMP NEGERI 2 KERSAMANAH TAHUN PELAJARAN 2018-2019
NO PROGRAM 7K TINDAK LANJUT TINDAKAN PEMBINAAN
1 KEAMANAN Jika ketahuan di panggil orangtuanya 1 bulan sekali razia bulanan
Siswa di larang membawa senjata tajam Jika ketahuan di beri nasehat
Siswa di larang membawa uang berlebihan Jika ketahuan diberi masukan
Siswa di larang membawa kaset, buku (novel) porno Jika dilanggar 3 kali diberhentikan
Siswa di larang berkelahi
Siswa di larang minggat (lompat pagar)
2 KEBERSIHAN Setiap hari kelas di nilai oleh Pembina Setiap bulan diumumkan kelas
Siswa di larang membuang sampah sembaranga Setiap 1 bulan diadakan kebersihan menyeluruh terbersih dan terkotor
Siswa dianjurkan menyapu kelas setiap selesai KBM Pemberian tropi juara 1
Siswa diwajibkan operasi semut sebelum masuk kelas
3 KEKELUARGAAN Jika ada musibah (meninggal) diwajibkan melayat
Siswa diwajibkan mengenal guru bahkan hafal namanya Setiap ada keluarga guru menikah atau melahirkan dianjurkan anjangsana
Siswa diwajibkan menghormati guru Setiap 1 bulan sekali diadakan arisan
Siswa diwajibkan menjaga keharmonisan dengan guru
Siswa diwajibkan meghormati kakak kelas dan menyayangi adik kelas
Bagi bapak dan ibu guru harus mengenal keluarga besar SMP Negeri 2
Kersamanah .
4 KEINDAHAN Setiap tahun ajaran baru (Siswa baru) disuruh membawa kembang
Siswa diwajibkan membuat taman kelas sepatu, sapu lidi, dan tanah hitam
Siswa diwajibkan melengkapi alat-alat yang dibutuhkan kelas Setiap tahun diwajibkan mengecet taman
Siswa diwajibkan menata ruang kelas Setiap tahun diwajibkan menata ruangan, memasang hordeng,
gambar presiden, dan wapres, pancasila, dsb.
5 KETERTIBAN Setiap masuk pintu gerbang setiap siswa diperiksa atribut dan Jika siswa melanggar diberikan sanksi
Siswa di larang berambut panjang (laki-laki) kerapihan pakaian atau disita barang yang melanggar
Siswa di larang mengecer rambut Sebelum jam KBM dimulai guru memeriksa kembali kelengkapan ilakukan secara berulang-ulang maka
Siswa di larang memanjangkan kuku siswa. siswa diskor.
Siswa di larang memakai baju, rok sempit, dan ketat
Siswa di larang memakai celana cutbarai dam “pensil”
Siswa di laranga memakai aksesoris seperti gelang dsb
Siswa diwajibkan menggunakan sepatu bertali dan berwarna hitam
Siswa di larang membawa handphone
6 KERAPIHAN Setiap masuk siswa diperiksa oleh guru Jika siswa melanggar diberikan sanksi atau
Siswa diwajibkan memasukkan baju ke dalam celana atau rok yang dipakai disita barang yang melanggar
NO PROGRAM 7K TINDAK LANJUT TINDAKAN PEMBINAAN
Siswa diwajibkan memakai ikat pinggang berwarna hitam dan tidak Dilakukan secara berulang-ulang maka
menggunakan kepala yang terbuat dari besi siswa akan diskor dan dipanggil
Siswa diwajibkan memakai kaor kaki putih dan panjang sedengkul orangtuanya.
Siswa di larang memakai jaket di lingkungan sekolah
7 KERINDANGAN Guru dan siswa menanam pohon penghijauan di halaman, depan kelas
Setiap awal semester tahun pelajaran pihak sekolah membeli pohon yang sesuai kebutuhan.
dipandang perlu untuk kerindangan
C. TEKNIS LOMBA 7K ANTAR KELAS DI SMP NEGERI 2 KERSAMANAH
TAHUN PELAJARAN 2018-2019
1. TEKNIS
Perlombaan dimulai pada awal bulan (Minggu pertama awal bulan).
Setiap siswa dalam satu kelas wajib menjaga kelas sesuai kriteria 7 K yaitu,
keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kerindangan, kenyamanan dan
kekeluargaan.
Setiap hari guru yang masuk ke setiap kelas memberikan penilaian kriteria 7K dengan
format yang telah ditentukan sebelumnya (Lampiran 2).
Penilaian didasarkan atas rubrik-rubrik penilaian dengan range nilai antara 1 – 4.
Hasil penilaian akan diakumulasikan diakhir bulan (Minggu ke empat akhir bulan)
Hasil akumulasi penilaian akan diumumkan pada dialog senin pagi awal bulan
berikutnya untuk ditentukan pemenang Lomba 7K antar Kelas antar kelas tersbut
Kelas yang menang akan diberikan penghargaan berupa sertifikan Lomba 7K antar
kelas setiap edisinya.
Dengan adanya Lomba 7K antar kelas ini diharapkan dapat memndisiplinkan siswa
dalam menerapkan keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kerindangan,
kenyamanan dan kekeluargaan serta menciptakan lingkungan berbasis 7K.
2. RUBRIK PENILAIAN LOMBA 7K ANTAR KELAS SMP NEGERI 2
KERSAMANAH TAHUN PELAJARAN 2018-2019
NO URAIAN RUBRIK 1 = (1 dari 4) 2 = (2 dari 4) 3 = (3 dari 4) 4 = (4 dari 4)
1. Keamanan
Aman dari pencurian di kelas
Terjadi pertikaian dan tindakan asusila siswa
Kurangnya kedisiplinan kelas
Tidak ada kerjasama di kelas
Aman dari pencurian di kelas
Aman dari pertikaian dan tindakan asusila siswa
Kurangnya kedisiplinan kelas
Tidak ada kerjasama di kelas
Aman dari pencurian di kelas
Aman dari pertikaian dan tindakan asusila siswa
Menjaga kedisiplinan kelas
Tidak ada kerjasama di kelas
Aman dari pencurian di kelas
Aman dari pertikaian dan tindakan asusila siswa Menjaga kedisiplinan kelas
Menjaga Kerjasama di kelas
2. Kebersihan
Melaksanakan piket kelas dengan baik
Sebelum memulai pelajaran papan masih kotor dan spidol beum terisi
Masih ditemukan sampah makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas
termasuk laci bangku ·
Tidak membuang sampah di tempat sampah
Melaksanakan piket kelas dengan baik
Sebelum memulai pelajaran papan harus bersih dan spidol telah terisi
Masih ditemukan sampah makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas
termasuk laci bangku
Tidak membuang sampah di tempat sampah
Melaksanakan piket kelas dengan baik
Sebelum memulai pelajaran papan harus bersih dan spidol telah terisi
Tidak ditemukan sampah makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas
termasuk laci bangku
Tidak membuang sampah di tempat sampah
Melaksanakan piket kelas dengan baik
Sebelum memulai pelajaran papan harus bersih dan spidol telah terisi
Tidak ditemukan sampah makanan atau sampah dalam bentuk apapun di kelas
termasuk laci bangku
Membuang sampah di tempat sampah
3. Ketertiban
Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap
Terlambat Masuk ke dalam kelas saat pelajaran telah berlangsung
Belum menitipkan kepada wali kelas di kantor segala jenis elektronik yang dibawa
sebelum jam ke-1
Kelas gaduh, terdapat siswa yang tidak patuh, dan terdapat siswa berkata kotor
Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap
Masuk ke dalam kelas tepat waktu saat pelajaran telah berlangsung
Belum menitipkan kepada wali kelas di kantor segala jenis elektronik yang dibawa
sebelum jam ke-1
Kelas gaduh, terdapat siswa yang tidak patuh, dan terdapat siswa berkata kotor
Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap
Masuk ke dalam kelas tepat waktu saat pelajaran telah berlangsung
Kelas gaduh, terdapat siswa yang tidak patuh, dan terdapat siswa berkata kotor
Setiap siswa di kelas menggunakan seragam yang benar dengan atribut yang lengkap
Masuk ke dalam kelas tepat waktu saat pelajaran telah berlangsung
Menitipkan kepada wali kelas di kantor segala jenis elektronik yang dibawa sebelum
jam ke-1
Menjaga kelas tetap kondusif
4. Keindahan
Meja, kursi, sepatu, dan sandal tertata rapi
Susunan aksesoris yang berada di kelas tidak teratur dan semrawut (tempelan nilai
hasil belajar, hasil praktikum, hasta karya, dll)
Tidak adanya penambahan vas bunga, atau bunga hidup baik di luar ataupun di dalam
kelas.
Kelas kotor
Meja, kursi, sepatu, dan sandal tertata rapi
Susunan aksesoris yang berada di kelas harus serasi dan rapi (tempelan nilai hasil
belajar, hasil praktikum, hasta karya, dll)
Tidak adanya penambahan vas bunga, atau bunga hidup baik di luar ataupun di dalam
kelas.
Kelas kotor
Meja, kursi, sepatu, dan sandal tertata rapi
Susunan aksesoris yang berada di kelas harus serasi dan rapi (tempelan nilai hasil
belajar, hasil praktikum, hasta karya, dll)
Terdapat vas bunga, atau bunga hidup baik di luar ataupun di dalam kelas yang
dirawat dengan baik
Kelas kotor
Meja, kursi, sepatu, dan sandal tertata rapi ü Susunan aksesoris yang berada di kelas
harus serasi dan rapi (tempelan nilai hasil belajar, hasil praktikum, hasta karya, dll) ü
Terdapat vas bunga, atau bunga hidup baik di luar ataupun di dalam kelas yang
dirawat dengan baik
Kelas bersih, rapi, dan harum
5. Kerindangan ·
Terdapat tanaman dalam pot yang terawat dengan baik
Ruangan yang pengap dengan kelambu yang kotor
Hasil kerja siswa diletakkan sembarangan
Tidak tertib piket kelas
Terdapat tanaman dalam pot yang terawat dengan baik
Ruangan yang sejuk (pengharum ruangan) dengan kelambu yang bersih
Hasil kerja siswa diletakkan sembarangan
Tidak tertib piket kelas
Terdapat tanaman dalam pot yang terawat dengan baik
Ruangan yang sejuk (pengharum ruangan) dengan kelambu yang bersih
Hasil kerja siswa diletakkan dengan rapi
Tidak tertib piket kelas
Terdapat tanaman dalam pot yang terawat dengan baik
Ruangan yang sejuk (pengharumruangan) dengan kelambu yang bersih
Hasil kerja siswa diletakkan dengan rapi
Tertib piket kelas
6. Kenyamanan
Menjaga ketenangan di kelas
Tidak menjaga ketertiban di kelas
Tidak berbicara dengan sopan dan tidak berteriak-teriak
Tidak menempatkan perabot kelas pada tempatnya dengan baik (sapu,mukena, dll)
Menjaga ketenangan di kelas
Menjaga ketertiban di kelas
Tidak berbicara dengan sopan dan tidak berteriak-teriak
Tidak menempatkan perabot kelas pada tempatnya dengan baik (sapu,mukena, dll)
Menjaga ketenangan di kelas
Menjaga ketertiban di kelas
Berbicara dengan sopan dan tidak berteriak-teriak
Tidak menempatkan perabot kelas pada tempatnya dengan baik (sapu,mukena, dll
Menjaga ketenangan di kelas
Menjaga ketertiban di kelas
Berbicara dengan sopan dan tidak berteriak-teriak
Menempatkan perabot kelas pada tempatnya dengan baik (sapu,mukena, dll)
7. Kekeluargaan
Membuat susunan struktur kelas dan melaksanakannya dengan baik
Tidak tepat waktu dalam membayar dansos
Acuh tak acuh terhadap teman dalam kebaikan di kelas
Tidak ada teamwork/kelompok belajar yang baik
Membuat susunan struktur kelas dan melaksanakannya dengan baik
Ketepatan waktu dalam membayar dansos
Acuh tak acuh terhadap teman dalam kebaikan di kelas
Tidak ada teamwork/kelompok belajar yang baik.
BAB IV
PENUTUP
Pelaksanaan 7 K di setiap sekolah penting untuk dilaksanakan, dan dapat diupayakan melalui
langkah-langkah sebagai berikut :
1) Ketaqwaan, yaitu wujud dari rasa syukur kepada Allah dengan menjalankan perintah dan
larangan-Nya serta merupakan prasyarat bagi penciptaan keharmonisan dalam kehidupan.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan membimbing dan memberikan kesempatan
kepada warga sekolah untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya
(Islam).
2) Keamanan, yaitu rasa aman dan tenteram, bebas dari rasa takut, baik lahir maupun bathin
diusahakan dengan jalan :
Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari luar dengan membuat pagar keliling,
pembentukan dan peningkatan kerja guru piket, pengadaan petugas satpam dan jaga malam
serta peraturan tamu yang tegas.
Usaha penanggulangan gangguan keamanan dari dalam dengan jalan mencegah sedini
mungkin gejala perkelahian di antara siswa melalui bimbingan fisik oleh guru, anjuran untuk
ikut menjaga keamanan sekolah dengan pembagian tugas dan tanggung jawab kepada regu
piket yang dilakukan oleh siswa. Disamping itu juga dengan menugaskan guru piket dan
satpam untuk mengawasi tamu atau orang-orang yang masuk lingkungan sekolah tanpa
kepentingan yang jelas dengan peraturan tamu yang tegas.
3) Kebersihan adalah wujud dari bersih jasmani dan rohani serta merupakan syarat untuk
kesehatan fisik dan mental spiritual.
Pelaksanaan kebersihan di sekolah adalah dengan anjuran agar semua pihak baik guru,
pegawai maupun siswa untuk selalu mengadakan gerakan kebersihan baik kebersihan
WC/kamar mandi, kantin/koperasi sekolah, ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang
laboratorium, ruang guru dan TU, ruang kepala sekolah serta halaman kelas, kantor dan
halaman sekolah secara umum. Pelaksanaan kebersihan juga bisa dilakukan melalui gerakan
massal kebersihan pada tiap hari Jum’at atau Sabtu (Jum’at atau Sabtu Bersih)selesai
kegiatan senam pagi, dan diupayakan melalui lomba kebersihan antar kelas yang dilakukan
pada musim hujan dan tiap akhir semester (pada minggu sebelum/menjelang pembagian
raport).
4) Ketertiban adalah keteraturan yang menimbulkan keserasian, keselarasan dan keseimbangan
dalam tata letak, tata hidup dan tata pergaulan.
Ketertiban ini dapat terlaksana dengan baik dengan memperhatikan kehadiran guru, pegawai
dan siswa sekolah. Disamping itu juga terlihat dari ketepatan melakukan kewajiban seperti
membayar iuran/sumbangan (jika ada) dan pelaksanaan pembelajaran (PBM) oleh guru pada
setiap hari kerja.
Untuk mengupayakan ketertiban, maka akan ditempuh dengan cara monitoring dan evaluasi,
serta dengan melakukan operasi ketertiban siswa. Operasi ketertiban siswa dimaksudkan untuk
mencegah tindakan, perilaku dan perbuatan siswa yang mengarah kepada hal-hal yang negatif.
5) Keindahan,
Adalah perpaduan unsur alami ciptaan Allah yang menimbulkan rasa estetika dalam
kehidupan. Pelaksanaannya di sekolah adalah dengan menata halaman sekolah dengan
tanaman-tanaman yang tidak mahal, namun serasi baik bentuk maupun jenisnya. Penataan dan
pemeliharannya dikoordinasikan oleh urusan kesiswaan dan perlengkapan, dengan dibantu
setiap dua kali dalam tahun pelajaran oleh seluruh warga sekolah dalam kegiatan “Kemah
Terpadu” dan “Kemah Bakti Pramuka”, yang pelaksanaannya pada akhir setiap semester.
6) Kekeluargaan adalah wujud kehidupan yang dijiwai oleh tenggang rasa dan gotong royong
dalam mewujudkan saling asih, saling asah dan saling asuh dalam masyarakat sekolah.
Hal ini dilaksanakan dengan tetap membina hubungan yang baik antara sekolah dan komite
[Link], guru – murid, guru dengan pegawai TU dan instansi lain. Disamping itu
akan diupayakan melalui “Temu Keakraban Warga Sekolah” yang dilaksanakan satu kali
dalam tahun pelajaran, yaitu pada akhir tahun pelajaran, dan dilaksanakan (berlokasi) di
objek-objek wisata atau tempat-tempat yang menarik di sekitar wilayah kecamatan Jerowaru.
Dilakukan pula melalui pertemuan yang dilaksanakan oleh Unit Kersejahteraan dan Darma
Wanita sekolah.
7) Kerindangan, adalah suasana teduh yang diakibatkan oleh adanya tumbuhan baik berupa
pohon, perdu, semak maupun tanaman memanjat/merambat yang ditata sebagai pelindung
yang serasi di sekolah.
Pelaksanaannya di sekolah hendaknya diupayakan dengan memilih pohon-pohon dan tanaman
lain yang ditanam di lingkungan sekolah dengan sifat-sifat tidak mudah sempal, tidak banyak
daun yang gugur serta perakarannya tidak mengganggu pondasi bangunan sekolah.
Bertitik tolak kepada pengertian dari masing-masing K tersebut di atas, maka pelaksanaannya
sangat penting bahkan mutelak dalam mewujudkan sekolah sebagai pusat kebudayaan dan
kehidupan masyarakat bernuansa pendidikan.
Pengelolaan 7 K di sekolah harus melibatkan seluruh warga sekolah yaitu, pesuruh dan
karyawan (pegawai), guru dan siswa secara terpadu di bawah koordinasi urusan kesiswaan dan sarana
prasarana (perlengkapan) sebagai mana tercantum dalam struktur organisasi sekolah.
Kersamanah, Juli 2018
POKJA K 7
Mengetahui dan Menyetujui
Kepala SMPN 2 Kersamanah, Ketua POKJA K7,
Iwan Ridwan, [Link] Jajang Syarif M. [Link]
NIP 196912091997021001 NIP