TUGAS AKHIR
PERANAN KERJA COOK HELPER GUNA MENINGKATKAN KINERJA
COOK DI BANQUET KITCHEN HOTEL BUMI SURABAYA CITY RESORT
Oleh:
ABDUL HADI MUCHTAROM
NIM: 61130054
PROGRAM STUDI PERHOTELAN
POLITEKNIK NSC
SURABAYA
2016
i
TUGAS AKHIR
PERANAN KERJA COOK HELPER GUNA MENINGKATKAN KINERJA
COOK DI BANQUET KITCHEN HOTEL BUMI SURABAYA CITY RESORT
Diajukan Untuk Memenuhi Syarat guna memperoleh Gelar Ahli Madya
Diploma III Program studi Perhotelan Politeknik NSC Surabaya
Oleh:
ABDUL HADI MUCHTAROM
NIM: 61130054
PROGRAM STUDI PERHOTELAN
POLITEKNIK NSC
SURABAYA
2016
ii
TUGAS AKHIR
PERANAN KERJA COOK HELPER GUNA MENINGKATKAN KINERJA
COOK DI BANQUET KITCHEN HOTEL BUMI SURABAYA CITY RESORT
Oleh
ABDUL HADI MUHTAROM
NIM: 61130054
Politeknik NSC Surabaya
DISETUJUI OLEH
DOSEN PEMBIMBING I DOSEN PEMBIMBING II
Riris Yuniarsih, [Link],Par.,MM. Kristian T. R., S. Pd., [Link].
MENGATAHUI
KETUA PROGRAM STUDY
Kristian Triatmaja Raharja, S. Pd, [Link].
iii
TUGAS AKHIR
PERANAN KERJA COOK HELPER GUNA MENINGKATKAN KINERJA
COOK DI BANQUET KITCHEN HOTEL BUMI SURABAYA CITY RESORT
Disusun Oleh :
ABDUL HADI MUCHTROM
NIM: 61130054
Telah Dipertahankan Didepan tim Penguji
Pada tanggal 15 september 2016
Dan dinyatakan telah memenuhi syarat
Tim Penguji:
1. Wiwin Wachdyah,[Link].,[Link]. 1…………….
2. Ir. Sudono Noto Pradono,[Link].,[Link].,[Link]. 2……………..
iv
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas pemberian
rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir yang
berjudul “Peranan Kerja Cook Helper guna Meningkatkan Kinerja Cook di Banquet
Kitchen Hotel Bumi Surabaya City Resort ”.
Tugas Akhir ini merupakan syarat akademis yang disususn untuk memenuhi
salah satu syarat kelulusan dalam jenjang pendidikan Diploma III deprogram Studi
Perhotelan Politeknik NSC Surabaya.
Penulisan Tugas Akhir ini diperoleh berdasarkan pengetahuan dan
pengalaman yang penulis peroleh selama perkuliahan serta Praktik Kerja Lapangan di
Hotel Bumi Surabaya City Resort. Penulis berharapagar Tugas Akhir ini dapat
memeberikan gambaran atau ruang lingkup Convention serta peranan Department
Kitchen kepada pembaca. Dalam penyusunan tugas akhir ini, penulis banyak
menerima bantuan dan bimbingan sehingga penulis Tugas Akhir ini dapat
terselesaikan dengan baik. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih
kepada :
1. Bapak Gunawan septiadi , selaku Executive Chef Hotel Bumi Surabaya City
Resort.
2. Bapak swandika darmawan selaku Executive sous Chef Hotel Bumi
Surabaya City Resort.
v
3. Bapak Robbin, selaku Sous Chef Banquet Hotel Bumi Surabaya City Resort
sekaligus sebagai pembimbing di industri.
4. Bapak Eko Tjiptojuwono., SE., MM, selaku Direktur Politeknik NSC
Surabaya.
5. Bapak Kristian Triatmaja Raharja., [Link]., [Link], selaku Ketua Program Studi
Perhotelan
6. Ibu Riris Yuniarsih, [Link],Par.,MM selaku dosen pembimbing.
7. Kedua orang tua penulis Bapak atim asari & Ibu Siti ruqqayah yang selalu
mendoakan dan mendukung penulis dari awal menuntut ilmu hingga
terselesaikannya Tugas Akhir ini.
8. Teman-teman seperjuangan di kampus dan di Hotel bumi Surabaya city resort
yang telah berbagi pengalaman dan motivasinya.
9. Kepada probo, rizky, reni, wahono, linda dan masih banyak lagi teman-teman
yang tidak dapat di sebutkan saya ucapkan terima kasih yang sebesar-
besarnya.
Dalam penulisan ini penulis sadar betul bahwa masih banyak kekurangan
dalam penulisan ini, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang
sifatnya membangun guna kesempurnaan penulisan tugas akhir ini.
Penulis berharap semoga tugas akhir ini dapat bermanfaat bagi penulis dan
pembaca khususnya mahasiswa/mahasiswi Politeknik Nsc Surabaya
Surabaya, 17 agustus 2016
Penulis
vi
PERNYATAAN KEASLIAN LAPORAN
Saya, abdul hadi muchtarom (61130054) menyatakan bahwa:
1. Tugas Akhir ini adalah asli dan benar hasil karya saya saya sendiri, bukan
hasil karya orang lain dengan mengatasnamakan nama saya, serta bukan
merupakan hasil peniruanatau penjipalk (plagiarism) dari hasil karya orang
lain. Tugas Akhir belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar akadennik
baik di Politeknik NSC, maupun di perguruan tinggi lainnya.
2. Dalam Tugas Akhir ini tidak terdapat karya atau pendapat yang telah ditulis
atau dipiblikasikan orang lain, kecuali secara tertulis dengan jelas
dicantumkan sebagai acuan dengan disebutkan nama pengarang dan
dicantumkan dalam daftar kepustakaan.
3. Pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya, dan apabila dikemudian
hari terdapat penyimpangan dan ketidakbenaran dalam pernyataan ini, maka
saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar yang telah
diperoleh karena karya tulis ini, serta sanksi-sanksi lainnya sesuai dengan
norma dan peraturan yang berlaku di Politeknik NSC Surabaya
Surabaya, 17 agustus 2016
Yang membuat pernyataan,
Abdul hadi muchtarom
61130054
vii
DAFTAR ISI
LEMBAR PERSETUJUAN ...................................................................................... i
Lembar Pengesahan ......................................................................................... ii
Kata Pengantar ................................................................................................. iii
Surat Pernyataan............................................................................................... iv
PERNYATAAN KEASLIAN LAPORAN ...................................................... vii
DAFTAR ISI ................................................................................................... viii
DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... x
DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... xi
ABSTRACT ....................................................................................................... xii
ABSTRAKSI ................................................................................................... xiii
BAB I ....................................................................................................... 1
PENDAHULUAN ........................................................................................... 1
A. LATAR BELAKANG ............................................................................. 1
B. RUMUSAN MASALAH......................................................................... 2
C. TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN ........................................... 2
BAB II ....................................................................................................... 4
LANDASAN TEORI ....................................................................................... 4
A. PENGERTIAN KITCHEN HOTEL....................................................... 4
B. HUBUNGAN KITCHEN DENGAN BAGIAN LAIN DI HOTEL....... 5
C. PENGERTIAN BANQUET KITCHEN................................................. 6
D. PERANAN COOK HELPER ................................................................. 7
viii
BAB III ....................................................................................................... 10
PEMBAHASAN .............................................................................................. 10
A. TINJAUAN UMUM ............................................................................... 10
B. STRUKTUR ORGANISASI .................................................................. 14
C. PEMBAHASAN ..................................................................................... 17
PENUTUP ....................................................................................................... 27
A. KESIMPULAN ...................................................................................... 27
B. SARAN ................................................................................................... 27
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 28
ix
DAFTAR GAMBAR
Gambar 3.1 Sruktur Organisasi 2015 ................................................................................. viii
x
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 ............................................................................................................................. viii
xi
ABSTRACT
This study aims to determine the role of the working cook helper in order to improve
the performance of the cook at the banquet kitchen hotel earth Surabaya city resort
This research was conducted with observation: collection of data in a straightforward
manner to the location and directly observe the object studied, so the accuracy of the
data can be justified Role cook helper is needed of its existence, namely to help
implement berbegai work to help cook so oprasional kitchen running smoothly.
Keywords: cook helper, kitchen, hotel.
xii
ABSTRAKSI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan kerja cook helper guna
meningkatkan kinerja cook di banquet kitchen hotel bumi surabaya city resort
Penelitian ini dilakukan dengan Observasi: yaitu pengumpulan data dengan cara
langsung ke lokasi dan mengamati secara langsung obyek yang diteliti, sehingga
keakuratan data bisa dipertanggung jawabkan Peranan cook helper sangat di
butuhkan keberadaanya, yakni membantu melaksanakan berbegai pekerjaan untuk
membantu cook agar oprasional kitchen berjalan lancar.
Kata kunci: cook helper, kitchen, hotel,
xiii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pada awalnya hotel adalah sebuah rumah biasa yang disewakan untuk
penginapan. Pada masa itu hotel tidak menyediakan makan dan minum bagi para
tamunya. Pendapatan utama hotel semata- mata dari penyewaan kamar. Kemudian
dalam perkembangannya, untuk meningkatkan pelayanan terhadap tamu, mulailah
dipikirkan pelayanan makan dan minum dengan masih tanpa mengharapkan
keuntungan dari sektor layanan ini.
Bersama jalannya waktu, ternyata pelayanan makan dan minum suatu
hotel merupakan salah satu daya tarik bagi para tamu yang datang menginap.
Untuk menarik pengunjung lebih banyak lagi maka mulailah para pengelola hotel
memikirkan pengembangan dari makan dan minum ini kemudian muncul coffee
shop dan snack bar di banyak hotel. Lama kelamaan pelayanan makan dan minum
ini ternyata dapat menjadi sumber penghasilan tambahan dan cukup
mendatangkan keuntungan bagi hotel..
Food and beverage department adalah bagian yang ada di hotel yang
mengurus dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan pelayanan makanan dan
minuman serta kebutuhan lain yang terkait, dari para tamu yang tinggal maupun
tamu yang tidak tinggal di hotel tersebut dan dikelola secara komersial serta
professional. Food and beverage department yang sangat mutlak diperlukan di
hotel dalam menyediakan dan pelayanan makanan dan minuman dalam
1
2
menjalankan tugas nya Food and beverage department terbagi menjadi dua
bagian yang saling tergantung satu sama lain dan saling harus bekerja sama yaitu
Food and beverage service dan Food and beverage product.
Food and beverage product merupakan department yang menyajikan
makanan, mulai dari proses pemasakan sampai berupa makanan jadi. Di dalam
Food and beverage product terdapat berbagai jabatan mulai dari executive chef,
sous chef, comis 1, comis 2 dan cook helper. Cook helper sendiri mempunyai
tugas yang sangat penting di dalam kitchen banquet yaitu membantu tugas dari
chef ketika event banquet ramai bisa membantu dari persiapan bahan makanan
dan membantu kelancaran operasional dari chef tersebut.
Dari latar belakang di atas penulis ingin membahas dengan judul “
pentingnya peran kerja cook helper guna meningkatkan kinerja seorang cook di
banquet kitchen hotel bumi Surabaya city resort “.
B. Rumusan Masalah
Bagaimana peran kerja cook helper dalam meningkatkan kinerja seorang
cook di banquet kitchen Hotel Bumi Surabaya City Resort.
C. Tujuan Dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan
Dapat mengetahui peranan cook helper guna meningkatkan kinerja
seorang cook di banquet kitchen hotel bumi Surabaya city resort.
3
2. Manfaat
a. Bagi penulis
1) Menambah wawasan dan pengetahuan di bidang perhotelan
khususnya di bidang food and beverage.
2) Meningkatkan kreativitas dan pengembangan minat di bidang
perhotelan.
b. Bagi perusahaan
1) Sebagai masukan tentang oprasional di hotel bumi Surabaya agar
lebih meningkatkan standart kualitas dan penentuan harga yang
sesuai.
2) Mengevaluasi hasil usha yang dikerjakan.
3) Meningkatkan kerjasama dengan politeknik NSC.
c. Bagi politeknik NSC
1) Memberi nilai tambah dalam menyusun kurikulum.
2) Meningkatkan kerja sama dengan perusahaan.
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Pengertian Kitchen Hotel
Menurut Sihite (2000:14) kitchen adalah ruangan khusus yang di
peruntukkan sebagai tempat untuk memasak makanan. Dapur dapat di temui baik
di dalam rumah, warung makan. Sedang Sudira (1996:1-4) menyebutkan
pengertian dan kedudukan dapur dalam sebuah hotel sebagai berikut : “ kitchen is
a room or other space ( as a well area or special bulding ) with facilitas for
cooking. Dengan singkat dapat dikatakan bahwa sebuah dapur adalah suatu
ruangan atau tempat khusus yang memiliki perlengkapan dan peralatan untuk
mengolah makanan.
Berdasarkan pendapat tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa kitchen
adalah satu unit yang memiliki fungsi sebagai tempat untuk melakukan
pengolahan bahan baku menjadi makanan siap saji disajikan dengan penampilan
yang menarik dan rasa makanan yang baik. Dengan definisi tersebut dapat diambil
keputusan bahwa dapur bahwa dapur memegang peranan penting dalam hal
pengelolahan makanan yang disajikan atau dijual kepada tamu hotel.
Pengolahan makanan di hotel merupakan tangung jawab dapur atau
kitchen. Suatu keterampilan dan keahlian yang memadai dari setiap petugas akan
menunjang kelancaran operasional bagian dapur. Adapun peranan pelaksanaan
kerja di kitchen adalah sebagai berikut :
4
5
a. Memeriksa persediaan bahan makanan setiap akan melaksanakan
tugasnya.
b. Menyiakan bahan-bahan yang akan di beli pada tempat yang sudah
ditentukan.
c. Menyiapkan segala keperluan alat – alat dapur dan bahan makanan yang
diolah.
d. Mengolah makanan sesuai pesanan tamu.
e. Menyajikan makanan yang telah selesai diolah.
B. Hubungan Kitchen Dengan Bagian Lain Di Hotel
Menurut Soekresno (2000 : 155), Dalam pelaksanaan tugasnya, dapur
mempunyai hubungan yang erat dengan bagian bagian lain yang ada di
[Link] kerja sama yang baik antara dapur dengan bagian-bagian lain
akan sangat menunjang keseluruhan hasil pekerjaan dapur demi kelancaran dan
efisiensi kerja. Bagian-bagian lain yang berhubungan dengan dapur adalah
restoran stewarding, engeneering, housekeeping, front office, dan
catring/banquet.
a. Restoran Bagian ini merupakan bagian yang langsung berhubungan
dengan tamu, untuk menawarkan segala hasil yang telah dibuat di dapur
kepada para tamu hotel.
b. Bagian stewarding bagian ini membantu dapur dalam menyediakan alat-
alat kebersihan. Dibagian inilah peralatan dapur dibersihkan dan
dipelihara, sekaligus membersihkan seluruh ruangan dapur.
6
c. Bagian engeneering bagian ini merupakan bagian yang memperbaiki
kerusakan-kerusakan yang terjadi pada kitchen utensils maupun kitchen
equipment.
d. Bagian housekeeping bagian ini merupakan bagian yang mencuci pakaian
seragam karyawan dapur.
e. Bagian front office bagian ini membantu dapur dalam memberikan
informasi mengenai jumlah dan jenis tamu (VIP atau Group). Atas dasar
laporan inilah dapur akan membuat perencanaan pengolahan makanan
yang sesuai dengan keadaan tamu.
f. Bagian accounting hubungan dapur dengan bagian ini terutama yang
menyangkut keuangan, karena dibagian inilah hasil pemasukan dari dapur
dibukukan. Selain itu,bagian ini mengeluarkan dana untuk pembelian alat-
alat dapur dan bahan-bahan makanan yang dibutuhkan, serta untuk
membayar upah karyawan dapur.
g. Bagian catering/banquet Bagian ini merupakan bagian yang membantu
dapur dalam hal pelayanan pesanan, baik di dalam maupun di luar hotel.
Misalnya, pesanan untuk resepsi atau seminar.
C. Pengertian Banquet Kitchen
Banquet secara umum adalah pelayanan suatu acara yang sudah di pesan
dan di rencanakan sebelumnya melinkupi pelayanan dan makanan, ruangan dan
kelengkapan peralatan yang di butuhkan dalam waktu tertentu. Banquet adalah
bentuk penyajian yang paling mewah dari sebuah function. Selain selain
7
pengunaan ruangan dan personil hotel, dalam pelaksanaanya perlu di ingat juga
pula inventaris hotel. Ada beberapa pengertian banquet kitchen antara lain
a. Berdasarkan kamus pariwisata dan perhotelan , pengertian bangquet
adalah suatu resepsi mewah yg di adakan di ruangan khusus yg di
sediakan hotel dengan menyediakan makanan mewah dan juga fasilitas
lainya.
b. Menurut Putra (1998), banquet merupakan outlet food and beverage
department yang bertugas menangani segala macam kegiatan pesta atau
jamuan yang di selengarakan oleh suatu panitia atau pihak lain yang
membuat pesanan di hotel.
c. Menurut Sukandi, banquet adalah suatu pelayanan khusus suatu jamuan
atau acara dimana pelayanan tersebut berada atau terpisah dengan
pelayanan yang ada di restaurant, coffee shop, atau grill room pada
awalnya hotel tidak menyediakan fasilitas atau ruangan khusus yang
mempunyai kemampuan menampung orang banyak.
D. Peranan Cook Helper
Menurut Pendit (1999), setiap chef de partie di bantu oleh juru masak
(cook) dalam melaksanakan tugas dan tangung jawab jumlahnya tergantung
pada volume pekerjaanya masing-masing. cook 1 atau the frist cook ( senior
cook ) adalah pangkat yang diberikan kepada seorang cook yang dianggap
mampu mengalihkan tangung jawab sebagai sous chef apabila yang
bersangkutan berhalangan, misalnya sakit, libur atau cuti sedangkan cook 2,
8
cook 3 dan cook helper adalah pelaksana yang bekerja atas perintah atasanya.
Kepangkatan mereka di nilai berdasarkan kecakapan atau kemampuan dan
lamanya bekerja.
Peranan cook helper sangat dibutuhkan keberadaannya, yakni
membantu melaksanakan bebagai pekerjaan cook. Kemampuan yang
setidaknya harus dimiliki oleh seorang cook helper yaitu mulai dari persiapan
bahan makanan sampai pada proses pengolahan makanan. Tugas dan tanggung
jawab cook helper seperti dikutip dari Komar (2006:46) bahwa seorang cook
helper memiliki tugas dan tangung jawab sebagai berikut:
Tugas pokok cook helper : Membantu pelaksanaan pengolahan
makanan yang diproses oleh cook; Melaksanakan persiapan bahan – bahan
makanan yang diperlukan ; Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan
kerja. Tangung jawab cook helper yaitu: Membantu menangani pengolahan
makanan atas bimbingan cook; Bertangung jawab atas kelengkapan,
kebersihan, pemeliharan, serta penyimpanan peralatan dapur; Menangani
penyimpanan komoditi dan “mise en place” dan melaksanakan perintah yang
diberikan oleh atasanya dengan patuh.
Kesiapan peserta didik untuk menjadi seorang cook helper pada
dasarnya dipengaruhi oleh kesiapan kemampuan dirinya dilihat dari
kemampuan dirinya dilihat dari pengetahuan, sikap dan keterampilan. Slameto
(2003:113) mengemukan bahwa : Kesiapan adalah keseluruhan kondisi
seseorang yang membuatnya siap untuk memberi respon atau jawaban didalam
cara tertentu terhadap situasi. Penyesuaian kondisi pada suatu saat akan
9
berpengaruh pada atau kecendrungan untuk memberi respon. Kondisi
mencakup setidak-tidaknya 3 aspek, yaitu: Kondisi fisik, mental dan
emosional; Kebutuhan-kebutuhan, motif dan tujuan; Keterampilan,
pengetahuan dan pengertian yang lain yang telah dipelajari.
Hasil peraktek kerja lapangan diharapkan dapat membrikan kontribusi
yang berarti pada peserta didik untuk menambah kesiapan bekerja sebagai cook
helper. Pada saat peraktik kerja lapangan penulis memiliki tugas dan tanggung
jawab seperti cook 3, yaitu membantu setiap section dalam menyiapkan,
mengolah dan pelaksanaan sesuai dengan perintah senior ataupun atasan.
BAB III
PEMBAHASAN
A. Tinjauan Umum
1. Profil Perusahaan
Pada tanggal 16 desember 1979, Hotel Hyatt bumi Surabaya telah di
resmikan oleh menteri perhubungan pada waktu itu Bapak Rosmin
Noerjadin. Setelah melampaui masa Commercial Opration , diperoleh izin
usaha tetap No.104/T/PARPOSTEL/1990 tanggal 12 februari 1990 yg
dikeluarkan oleh ketua badan koordinasi penanaman modal (BKPM) atas
mentri PARPOSTEL.
Sebagai hotel yang terletak di tempat yang strategis di daerah bisnis
dan hiburan yang ramai di kota pelabuhan terbesar kedua di Indonesia.
Sejak tahun 1989 dengan logo yang sekarang ini yaitu garis kres yang
menandakan pelayanan yang di berikan olleh staff Hyatt dari matahari terbit
hingga terbenam. Sebelum tahun 1989 logo Hyatt bumi Surabaya berbentuk
daun semanggi.
Sejak akhir desember 1993 Hyatt Regency Surabaya yang merupakan
hotel satu -satunya hotel bintang lima berlian yang dapat di capai dengan
mudah dari pusat perkantoran, pusat perbelanjaan maupun tempat-tempat
hiburan malam. Perjalanan dari Airport ke hotel dapat di tempuh hanya
dalam waktu 20 menit.
10
11
Setelah menyelesaikan pembangunan perluasan Tower Hyatt
Regency Surabaya yang baru dan direnovasi dalam bulan desember 1993.
Hyatt Regenciy Surabaya mempunyai 231 kamar Regenciy Tower, 12 unit
apartement , 5 restaurant , ballroom dan 4 Funcion room yang telah
diperluas , pusat kebugaran jasmani yang serba computer dan tempat parkir
yang dapa tmenampung 400 unit kendaraan. Di dalam komplek hotel
initerdapat pula Gedung Perkantoran berlantai 6 yang telah disewa oleh
Bank of Tokyo, Shang Hai & Hongkong Bank, Garuda Indonesia, Japan
Airlines, Cathay Pacific dan beberapa maskapai penerbangan asing lainnya.
Mengingat letaknya yang strategis di pusat daerah bisnis dan sebagai
hotel dengan predikat “Bintang Lima Berlian”, hotel ini menguasai kurang
lebih 40% pangsa pasar pengunjung yang datang ke Jawa Timur, dan
merupakan hotel pilihan bagi para pemimpin politik dan para pengusaha
yang datang di Surabaya.
2. Fasilitas Hotel
Hotel bumi Surabaya memiliki beberapa fasilitas pelayanan
pendukung yang menunjang kelancaran oprsional hotel sehari–hari yaitu
Restaurant dan outlet :
a) Arumanis restaurant
Berlokasi di lantai bawah di bangunan tower. Melayani masakan
lokal maupun maupun masakan barat pilihan dengan berbagai macam
makanan, sup, hidangan pembuka, salad dan hidangan penutup. Juga,
menawarkan menu continental America dan Asian break fast. Kapasitas
12
tempat duduk. Ruang makan peribadi/privat 24 tempat duduk. Area
makan 108 tempat duduk. Semi pribadi 40 tempat duduk.
b) Kizhasi japanse restaurant
Teppanyaki, shabu – shabu, sushi dan berbagai makanan yang
ditawarkan dengan japanse frame house style, berlokasi di sebelah
arumanis restaurant dengan kapasitas 130 tempat duduk.
c) Cascade primavera pool and restaurant
Restaurant terbuka yang menarik dan trendi yang berlokasi di
lantai 3 sebelah kolam renang menyediakan berbagai macam salad,
pizza, stone grill dan hidangan penutup. Memiliki kapasitas meja
makan 60 tempat duduk dan gazebo berkapasitas 48 tempat duduk.
buka setiap hari senin-minggu jam 18.00-23.00.
d) Siti Inggil
Berlokasi di sebelah taman majapahit. Menyediakan aneka
makanan lokal sup, hidangan pembuka, salad dan hidangan penutup.
Memiliki kapasitas tempat duduk di area terbuka 80 tempat duduk.
Buka setiap hari senin-minggu mulai dari breakfast, lunch dan
dinner.
e) Lobby lounge
Menawarkan bermacam roti, cake, kue kering, kopi dan the
buka setiap hari jam 07.00-21.00 tersedia juga counter serabi.
13
f) Room service
Buka setiap hari selama 24 jam melayani seluruh pemesanan
makanan ke semua kamar yang memesan makanan yang di pesan
oleh tamu.
B. Struktur organisasi kitchen
Executive chef
Executive sous chef
Steward Chef de Pastry chef
manager causine
Asman Sous chef Sous chef
steward
Team leader Chef de party Chef de party
steward
Demi chef de Demi chef de
steward
party party
trainee commiss commiss
Cook helper Cook helper
Gambar 3.1 struktur organisasi kitchen 2015
14
3. Job description (tugas dan tanggung jawab)
a. Executive Chef
1) Membuat kreasi menu baru.
2) Mengelola dapur yang menjadi tangung jawabnya
3) Membuat standard resep beserta food cost nya.
4) Membuat perencanaan (fure cost) yang akan di capai.
5) Membuat purchase order.
6) Memimpin staff dan bawahanya.
7) Mengawasi jalannya oprasional kitchen.
b. Executve sous Chef
1) Mengantikan kedudukan Executve Chef apa bila sedang day off
atau berhalangan hadir.
c. Chef de causine / pastry chef
1) Mengatur jalanya oprasional outlet.
2) Membuat order barang harian untuk oprasional outlet.
3) Mengatur jadwal kerja untuk semua staff di outlet nya.
4) Mengawasi jalannya oprasional memasak di outletnya.
d. Sous chef
1) Mengatur jadwal kerja untuk semua staff apabila chef de causine
berhalangan / off.
2) Mengantikan oprasional kitchen di outlet nya apabila chef de
causine berhalangan / off.
15
3) Memberikan pengetahuan dasar tentang kitchen kepada seluruh
staff di bawahnya.
e. Chef de party
1) Mengawasi kerjanya oprasional memasak di state nya.
2) Mengontrol kebersihan lingkup dapur dan keselamatan kerja.
3) Memberikan training – training higine and sanitasi.
f. Demi Chef de party
1) Membantu chef de party dalam kelancaran oprasional kitchen.
2) Mengantikan peran chef de party apa bila off / berhalangan.
g. Commis
1) Menyiapkan dan mengolah bahan dasar.
2) Memasak dan menyiapkan menu untuk oprasional kitchen.
3) Membantu tugas dan tangung jawab chef de partie demi kelancaran
oprasional kitchen.
h. Cook helper
1) Menyiapkan dan mengolah bahan dasar.
2) Menyiapkan bahan yang akan di masak
3) Menyiapkan keperluan memasak.
Jenis - jenis pekerjaan cook helper mulai dari memotong sayuran
hingga menyiapkan menu makanan yang sesuai dengan banquet even
order Sebagai seorang cook helper harus hafal betul jenis – jenis potongan
daging dan sayuran .
(a) Julienne ( potongan berbentuk korek api )
(b) Jardinere ( potongan bentuk balok dengan ukuran 5 x 1 x 1 cm )
16
(c) Brunoise ( potongan dengan bentuk kubis kecil ukuan 1 x 1 x 1 cm )
(d) Macedone ( potongan bentuk balok dengan ukuran 1 x 1 x 1)
(e) Payasenai ( potongan bentuk bujur sangkar tipis dengan ukuran 1 x
1 x 1 cm )
(f) Chopped ( dicincang )
C. Pembahasan
Peranan cook helper sangat dibutuhkan keberadaannya, yakni
membantu melaksanakan berbagai pekerjaan cook. Kemampuan yang
setidaknya harus dimiliki oleh seorang cook helper yaitu mulai dari persiapan
bahan makanan sampai pada proses pengolahan makanan.
Tugas pokok cook helper :
1. Membantu pelaksanaan pengolahan makanan yang diproses oleh cook.
Cook yang lebih lama bekerja dan selalu meningkatkan
pengetahuan dalam mengolah menu kepada cook helper agar memiliki
kinerja yang lebih baik. Peningkatan kemampuan memasak bahan
makanan adalah proses kegiatan terhadap bahan makanan yang telah
dipersiapkan menurut proesedur yang ditentukan dengan menambahkan
bumbu standar menurut resep, jumlah klien, serta perlakuan spesial, yaitu
pemasakan dengan air, lemak, pemanasan dalam rangka mewujudkan
masakan dengan cita rasa yang tinggi. Tujuan dari pemasakan bahan
makanan, yaitu:
a. Mempertinggi daya cerna makanan.
17
b. Mempertahankan nilai gizi makanan.
c. Mempertahankan dan menambah rasa, rupa dari bahan makanan.
d. Tidak takut untuk mengkonsumsinya (menimbulkan rasa aman karena
terlebih dahulu bahan makanan telah dimasak/diolah)
2. Melaksanakan persiapan bahan–bahan makanan yang diperlukan.
Persiapan bahan makanan adalah suatu proses kegiatan yang
spesifik dalam rangka penyiapan bahan makanan dan bumbu-bumbu
sebelum dilakukan pemasakan. Ada beberapa kegiatan cook helper yang
berperan penting di dalamnya. Kegiatannya meliputi semua perlakuan
pada saat bahan makanan diterima, diambil atau dikeluarkan dari ruang
penyimpanan untuk kemudian dibersihkan bagian-bagian yang tidak
dimakan, dicuci, dipotong, direndam bila perlu, diiris tipis, digiling,
ditumbuk, dirajang, diaduk, diayak, dibentuk, dipanir, sampai saat bahan
makanan siap untuk dimasak.
Persiapan bahan makanan bertujuan untuk menyediakan racikan
yang tepat dari berbagai macam bahan makanan untuk berbagai masakan
dalam jumlah yang sesuai dengan standar porsi dan jumlah klien.
Tersedianya berbagai anjuran bumbu-bumbu masakan sesuai resep jenis
masakan, menu dan jumlah klien. Kualitas makanan yang tinggi, cita rasa
yang enak, menarik dan menggugah konsumen untuk menyantapnya dan
juga dapat merupakan investasi bagi kesehatan tubuhnya.
Teknik spesifik dalam persiapan bahan makanan. Teknik persiapan
bumbu-bumbu Dihaluskan atau digiling, diiris tipis, dimemarkan atau
18
dipukul-pukul, utuh. Dalam usaha meningkatkan aroma masakan maka
bumbu sebelum digiling sering dimatangkan lebih dahulu dengan cara :
Tabel 3.1. Teknik Persiapan Bumbu
No Teknik Persiapan Bahan
1 Menggoreng bawang merah, bawang putih, cabe.
2 Menyangrai ketumbar, kemiri, kunyit, terasi, jinten.
3 Merebus/menumis cabe sebelum digiling
4 Direndam ragi, soda, bibit roti.
Teknik mencampur bumbu - Bumbu seperti cuka, vanili, kecap,
gula merah sebaiknya ditambahkan terakhir, sebelum hidangan matang.
Seandainya diperlukan pemasakan dengan menggunakan jumlah kecap
banyak, tambahkan kecap secara bertahap, sehingga akhirnya rasa kecap
tidak berubah. Apabila semua bumbu harus dihaluskan maka
perhatikanlah urutan mancampurnya. Untuk langkahnya sebaiknya
haluskan dulu bahan-bahan yang sifatnya agak licin seperti bawang merah,
bawang putih, jahe dan sebagainya. Kemudian tambahkan berturut-turut
garam, gula, dan kemiri. Jika cabe merupakan bumbu pokok, sebaiknya
cabe tersebut dihaluskan dahulu, baru mengikuti urutan seperti di atas.
Teknik dalam persiapan bahan makanan. Mencuci bahan makanan,
meracik, memotong tipis, mengupas, mengayak, mengocok, menepung,
mengaduk, dan membanting. Perlakukan terhadap bahan makanan
sebelum dimasak.
19
Tabel 3.2 Teknik Persiapan Bahan
No Teknik Persiapan Penjelasan
Bahan
1 Marinid merendam atau mencuci dengan garam bahan
masakan sebelum di masak
2 Panir memasukkan ke dalam kocokan telur kemudian di
gulingkan kepada tepung roti.
3 Blanching mencampur dengan asam dan minyak
4 Breding membuat dan melebarkan bahan makanan dengan
tepung atau bahan halus lainnya.
5 Kneading menekankan dan melebarkan daging
6 Mencairkan memanaskan atau memukul bahan makanan agar
menjadi cair.
Cara pemilihan bahan makanan pokok dalam melakukan pemilihan
bahan makanan, harus diperhatikan kualitas bahan makanan yang
menyangkut nilai gizi, kebutuhan bahan makanan, kebersihan, serta
keamanan atau bebas dari unsur yang tidak diharapkan. Kondisi ini juga
menyangkut bentuk yang baik dan menarik, tidak berlendir, warna khas,
juga aroma, tekstur, keempukan tingkat matang.
a. Beras
Cara memilih beras yang baik adalah beras yang memiliki cir-ciri berikut :
1) seragam Berbau segar atau wangi dan berwarna sama.
2) tidak apek, dan tidak banyak padi.
3) Tidak banyak yang pecah-pecah.
4) Kering, tidak lembab dan tidak kusam.
5) Tidak bercendawan, tidak berurat, dan tidak berkutu.
Cara persiapan beras :
1) Bersihkan semua padi yang ada dalam beras.
20
2) Cucilah 2 - 3 kali saja, tidak perlu terlalu bersih. Pencucian yang
berulang akan melarutkan vitamin B1 apalagi bila dicuci di atas air
mengalir.
3) Masaklah beras dengan air secukupnya, jangan berlebihkan, kirakira 2
-3 cm di atas beras hindarilah terjadinya gosong atau kerak.
4) Beras yang baik 100% dapat dimakan, kecuali kualitasnya rendah.
b. Unggas
Pemilihan bahan makanan sumber protein hewani Termasuk
golongan unggas adalah ayam, itik, angsa, kalkun, merpati. Unggas
merupakan sumber zat pembangun yang mahal. Susunan zat gizi hampir
sama sengan daging tetapi jaringan ototnya lebih halus, lebih mudah
dicerna untuk orang sakit. Cara memilih unggas yang baik:
1) Kulit mulus agak kemerahan atau kekuningan
2) Kulit kaki tidak kering, tidak ada luka atau koreng
3) Bau segar, daging tidak kecoklatan
4) Tulang kaki dan sayap bentuknya normal, tidak bengkak
5) Cukup lemak di bawah kulit.
c. Telur
Cara memilih telur yang baik:
1) Bila dimasukkan ke dalam air, telur akan tenggelam
2) Bila dilihat dengan cahaya matahari/lampu tidak menunjukkan adanya
bintik hitam di dalamnya
3) Kulitnya mengkilap, kasar bersih
21
4) Tidak koclak saat digoyang.
Cara menyimpan telur:
1) Sebaiknya di tempatkan pada rak telur dalam jumlah tertentu dan
dibalikbalik tiap tiga hari tertentu, supaya merah telurnya tidak turun.
2) Di simpan ditempat yang dingin 10 derajat celcius tahan selama satu
minggu
3) Disimpan terpisah dari makanan lain yang berbau tajam. Sifat dari telur
adalah penghisap bau karena pori-pori kulitnya.
4) Telur disimpan dalam keadaan kering tanpa dicuci. Dengan pencucian
lapisan mucus yang melindungi kulit luar (shell) dari kotoran dapat
masuk ke dalamnya. Bahan makanan sumber protein nabati meliputi
d. Tempe
Kedelai direndam semalaman, kemudian dicuci bersih. Rebus
sampai lunak kemudian dinginkan lalu tiriskan. Setelah agak kering
disebarkan di atas tempat yang dialasi daun pisang atau lainnya, kemudian
ditambah ragi tempe dan ditutup. Di simpan di tempat yang gelap dan
dingin selama satu sampai dua hari
e. Tahu
Kedelai direbus lalu digiling sampai halus, kemudian disaring
setelah itu diberi batu tahu yang sudah duhancurkan dan dibiarkan
beberapa lama akan terjadi gumpalan, kemudian cetak gumpalan tersebut.
22
f. Kacang hijau
Bentuknya kecil, bulat dan berwarna hijau atau kuning kecoklatan.
Banyak mengandung vitamin B1. dari bijinya dapat dibuat kecambah, kue-
kue, tepung kacang hijau dan lain-lain. Mengandung 24% protein dalam
100 gram bahan. Bahan makanan sumber vitamin dan mineral
g. Sayuran
Cara memilih sayuran yang baik :
1) Pilih yang muda, seratnya lunak dan rasanya enak (kecuali untuk
sayuran yang membutuhkan jenis yang tua).
2) Tidak layu dan mudah dipatahkan.
3) Tidak berulat dan tidak berlubang atau kotor.
4) Warnanya seregam, tidak bebercak.
5) Tidak berulat atau berjamur.
6) Untuk sayuran buah, pilih yang tidak banyak lekuk.
7) Beli sesuai dengan musimnya.
h. Buah-Buahan
Cara memilih buah-buahan yang baik :
1) Pilihlah yang agak masak dan berwarna merah, kuning atau ungu.
2) Kulit licin, segar, tidak keriput, tidak berlubang, dan tidak coklat.
3) Warnanya segar dan padat.
4) Berbau harum untuk beberapa jenis tertentu.
5) Belilah tepat pada musimnya.
23
3. Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kerja.
Prinsip alat bersih artinya setiap peralatan yang digunakan sepeti
wadah dan tutupnya, pisau, cutting bord, alat – alat masak yang habis di
gunakan harus bersih dan dalam kondisi baik, Bersih artinya sudah dicuci
dengan cara yang hygienis dan baik artinya utuh, tidak rusak atau cacat atau
bekas pakai tujuannya untuk mencegah penularan penyakit dan memberikan
penampilan yang baik.
Setelah operasional kerja ada alat alat dapur yang harus di bersihkan
mulai dari peralatan yang kecil sampai peralatan yang besar. Membersikan
meja kerja.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Peranan cook helper sangat di butuhkan keberadaanya, yakni membantu
melaksanakan berbegai pekerjaan untuk membantu cook agar oprasional kitchen
berjalan lancar.
B. Saran
Sebagai cook helper sebaiknya terus belajar agar keterampilan dalam
memasak terus meningkat, terus berusaha meningkatkan kedisiplinan didalam
bekerja. Menjalin komunikasi yang baik dengan cook 1,2 dan 3.
27
28
DAFTAR PUSTAKA
Sihite, Richard. 2000. Food Product (Dasar- DasarTata Boga). Surabaya: Penerbit
SIC.
Sudira, B. P. 1996. Tata Boga. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Rijal, S. 2000. Peningkatan Sumber Daya Manusia Usaha Akomodasi dan
Restoran. Kerjasama Akademi Pariwisata Makassar dan Dinas Pariwisata
Kabupaten Selayar.
Pendit, N. S. 1999. Wisata Konvensi, Potensi Besar. Jakarta. PT Gramedia Pustaka
Hutama.
Bartono & Ruffino. 2006. Dasar-Dasar Food Product. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Hari, M. 2011. Dasar-dasarpengolahan makanan. Surabaya. Graha ilmu.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta:
RinekaCipta.
Sukandi, R. 1996. Petunjuk Pramusaji Food & Beverage [Link] Panduan
Sekolah Pariwisata & Perhotelan. Jakarta : PT. Gramedia PustakaUtama.
Putra, A. 1998. Model Pariwisata Perdesaan sebagai Alternatif Pembangunan
Berkelanjutan (Laporan penelitian). Yogyakarta : Puspar UGM .
Komar, R. 2006. Hotel Manajemen. Edisi I. Jakarta: PT. Grasindo.
29
LAMPIRAN 1
Gambar 2 memotong sayur Gambar 3 mengoreng
Gambar 4 membuat sauce
28
Gambr 5 menata dan merapikan chiller