0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan30 halaman

Uji Destructive dan Non-Destructive Material

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang pengujian bahan non-destruktif dan destruktif yang dilakukan kelompok 2. Terdapat daftar nama anggota kelompok beserta bahan yang diuji, jenis pengujian yang dilakukan seperti uji tarik, uji impact, dan uji kekerasan, serta hasil pengukuran yang diperoleh dari masing-masing pengujian.

Diunggah oleh

Tama Ramadhani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan30 halaman

Uji Destructive dan Non-Destructive Material

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang pengujian bahan non-destruktif dan destruktif yang dilakukan kelompok 2. Terdapat daftar nama anggota kelompok beserta bahan yang diuji, jenis pengujian yang dilakukan seperti uji tarik, uji impact, dan uji kekerasan, serta hasil pengukuran yang diperoleh dari masing-masing pengujian.

Diunggah oleh

Tama Ramadhani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kelompok 2 (PRATIK GROUP)

Pramana Pujasakti
Pratik Sulistyo Adi
Reza Darmawan
Tama Ramadhani
Wahyana Badrakusuma
Mahfud Shidiq
DESTRUCTIVE TEST NON DESTRUCTIVE TEST
(DT) (NDT)

 Pengujian suatu bahan, tapi  Pengujian atau inspeksi


hasil akhir bahan tersebut dengan metoda fisis untuk
akan cacat/rusak. menentukan kondisi bahan
Pengujian dengan merusak
suatu logam seperti cacat,
dilakukan dengan cara
merusak benda uji dengan retak atau discontinuity
cara pembebanan/ lainnya, tanpa merusak
penekanan sampai benda uji bahan atau benda kerja
tersebut rusak, dari tersebut
pengujian ini akan diperoleh
informasi tentang kekuatan
dan sifat mekanik bahan
1. Uji Tarik
2. Uji Tekan
3. Uji Bengkok
4. Uji Puntir
5. Uji Pukul Takik (Impact)
6. Uji Kekerasan

Ket : warna hitam adalah pengujian


yang dipraktikkan
Nama Material
Pramana FC
Pratik FC
Reza Steel
Tama Steel
Wahyana FCD
Mahfud
Kelompok FC
 Pengujian kekerasan adalah kemampuan
suatu bahan terhadap beban dalam
perubahan yang tetap. Ketika suatu benda
yang akan diuji diberikan gaya tertentu
yang mendapat pengaruh pembebanan,
benda uji akan mengalami deformasi.
Dengan melakukan tekanan pada benda
yang diuji maka dapat dianalisis seberapa
besar tingkat kekerasan dari bahan tersebut
melalui besarnya beban yang diberikan
terhadap luas bidang yang menerima
pembebanan tersebut.
Brinell Rockwell Vickers
•Penekanan dilakukan •Tingkat kekerasan •Kekerasan ini diukur
dengan menggunakan yang di uji adalah dengan
suatu penekan tingkat kekerasan mempergunakan alat
(indentor) berbentuk logam baik penguji vickers.
bola. logam ferrous maupun
logam non ferrous •Alat ini dapat
•Indentor = Bola Baja mengukur kekerasan
•menggunakan bahan mulai dari sangat
alat Rockwell Hardness lunak ( 5 VHN ) sampai
Tester. yang sangat keras (
1500 VHN
•Indentor = Intan / Bola
Baja •Indentor = Intan
Dari kiri ke kanan (Rockwell Manual, Rockwell Digital, Brinell Portable)
Nama Rata – Rata HB Rata – Rata HRB Rata – Rata HRC
(mm) (HRB) (HRC)
Pramana 1.85 93.5 12.77
Pratik 1.952 89.39 11.248
Reza 2.006 81.88 -
Tama 2.05 79.1 -
Wahyana 1.86 99.9 253.34
Mahfud
Kelompok x 93.8 11.342
Contoh perhitungan pengujian kekerasan

HB : Kekerasan benda uji


2F
HB 
F : Gaya penekanan/beban
( Newton ) atau ( kgf )

 D (D  D d ) 2 2 D : Diameter Identor ( mm )
d : Diameter hasil penekanan
bola uji pada benda uji
(mm)

 C  B  
B'  C '  
 C  A X C '
 A'  

   

A : Nilai terendah dari tabel A ' : Nilai terendah dari tabel pada HB
pada HRB/HRC B ' : Data Nilai Uji yang dicari …. ?
B : Nilai Uji Rata-rata pengujian C ' : Nilai tertinggi dari tabel pada HB
C : Nilai tertinggi dari tabel pada HRB
Perhitungan metode Brinell
HB = ?
D = 10 mm
d = 2.05 mm
F = 3000 kg

2(3000)
HB 
2
(3.14) 10 x (10  10  2.05 2 )

6000
HB 
31.4  0,21238
6000
HB 
6.6687
= 899,72 kg/m2
Rata – rata pengujian HRB = 93.8 (93/95/93/94/94)
NILAI HRB NILAI HB
96.7 219
A : 93.4 A ' : 200
95 209 B : 93.8 B ' : Data Nilai Uji yang dicari …. ?
93.4 200
91.5 190 C : 95 C ' : 209

 C  B  
B'  C'  
 C  A  C '
 A'  

   
  95  93.8  
B '  209  
  95  93.4    209  200  

   
 1, 2  
B'  209  
 1,6    9 

   

B '  209   0,75 X  9 


B'  209  6,75
B'  202.25 HB
 Uji
impact dilakukan untuk menentukan
kekuatan material sebagai sebuah
metode uji impact digunakan dalam
dunia industry khususnya uji impact
charpy dan uji impact izod. Dasar
pengujian ini adalah penyerapan energy
potensial dari beban yang mengayun
dari suatu ketinggian tertentu dan
menumbuk material uji sehingga terjadi
deformasi
1. Uji Charphy
Benda uji diletakkan secara mendatar dan
ditahan pada sisi kiri & kanan. Kemudian
benda dipukul pada bagian belakang
takikan, letaknya persis di [Link]
membelakangi pululan.
2. Uji Izod
Benda uji dijepit pada satu ujungnya pada
posisi tegak. Lalu benda uji ini dipukul dari
sisi depan pada sisi ujung yang lain.
1. Patahan getas
Patahan yang tejadi pada bahan yang getas.
Contoh : besi tuang.
2. Patahan liat
Patahan yang terjadi pada bahan yang
lunak.
Contoh : baja lunak, tembaga dsb.
3. Patahan campuran
Patahan yang terjadi pada bahan yang
cukup kuat, namun ulet.
Lebar Tebal Energi Luas Nilai
sample sample yang sample (Joule/m
Nama Setelah setelah terbaca setelah m2)
patah patah (Joule) patah
(sebelum) (sebelum) (mm2)
Pramana 10.05 9.6 (9.65)* 4 96.48 0.041
(10.40)*
Pratik 10.2 (10)* 8.20 (8)* 3 80 0.0375
Reza 11 (11)* 8.5 (8.6)* 14 93.05 0.150
Tama 10.2 (11)* 9.1 (9.2)* 48 92.82 0.517
Wahyana 10.95 9.6 (9.65)* 78 105.12 0.742
(10.95)*
Mahfud
Kelompok 11.35 8.7 (8.45)* 4 98.74 0.040
(11.35)*
*satuan dalam mm
 Tensile test adalah pengujian kekuatan suatu material
dengan menarik suatu bahan sampai putus. Pengujian ini
merupakan proses pengujian yang biasa dilakukan karena
pengujian tarik dapat menunjukkan perilaku bahan selama
proses pembebanan. Pada uji tarik , benda uji diberi beban
gaya tarik , yang bertambah secara kontinyu, bersamaan
dengan itu dilakukan pengamatan terhadap perpanjangan
yang dialami benda uji.
 Uji tarik mungkin dapat dikatakan pengujian yang paling
mendasar. Pengujian ini sangat sederhana, tidak mahal dan
telah mengalami standarisasi di seluruh dunia, baik dari
metode pengujian, bentuk spesimen yang diuji dan metode
perhitungan dari hasil pengujian tersebut.
1. Pembubutan untuk membentuk sesuai
standar yang berlaku
2. Masukan data pada komputer
3. Pasang benda uji ke mesin uji tarik
4. Perhatikan grafik yang muncul
5. Hasil pengujian yang dilakukan
Nama Area Max Force Yield Tensile Elongation
(mm2) (N) Strength Strength (%)
(N/mm2) (N/mm2)
Pramana 315.732 77089.0 - 244.16 -
Pratik 317.309 69985.6 - 220.56 -
Reza 153.938 72675 343.25 472.11 22.9
Tama 149.571 78525 21.51 525 23
Wahyana 153.938 117707.1 477.26 764.64 8
Mahfud
Kelompok 112.157 21926.68 - 195.49 -
Area (mm2 )
22
A   r 2
  5.975  5.975
7
A  112.201
Tensile Strength (N/mm2)

Max Force (N) = 21926.68


Max Force 21926.68
Tensile strength  
Area 112.201
Tensile strength  195.423
Nama Hasil Uji Hasil Uji Impact Hasil Uji Tarik
Kekerasan (Joule/mm2) (N/mm2)
(HRB)
Pramana 93.5 0.041 244.16
Pratik 89.39 0.0375 220.56
Reza 81.88 0.150 472.11
Tama 79.1 0.517 525
Wahyana 99.9 0.742 764.64
Mahfud
Kelompok 93.8 0.040 195.49
1. Melalui pengujian ini diharapkan dapat mengetahui sifat
mekanik pada material, Sifat mekanik adalah kemampuan
suatu bahan untuk menerima beban atau gaya tanpa
menimbulkan kerusakan pada benda tersebut. Beberapa sifat
mekanik antara lain : kekuatan, kekerasan, kekenyalan,
kekakuan, keuletan, ketangguhan, kelelahan.
2. Pembuatan spesimen harus dilakukan sebaik mungkin karena
sangat berpengaruh terhadap hasil pengujian.
3. Kekerasan benda berbanding terbalik dengan kuat
impactnya.
4. Kuat impact berbanding lurus dengan kuat tariknya.

Anda mungkin juga menyukai