0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan3 halaman

Pengantar Dioda dan Fungsinya

Dioda adalah komponen elektronik yang hanya dapat menghantarkan arus listrik dalam satu arah. Dioda digunakan sebagai penyearah arus bolak-balik menjadi arus searah dan terdiri dari dua lapisan semikonduktor, yaitu lapisan N dan P. Terdapat dua jenis dioda berdasarkan bahan dasarnya, yaitu dioda germanium dan dioda silikon.

Diunggah oleh

kurniawan hendri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan3 halaman

Pengantar Dioda dan Fungsinya

Dioda adalah komponen elektronik yang hanya dapat menghantarkan arus listrik dalam satu arah. Dioda digunakan sebagai penyearah arus bolak-balik menjadi arus searah dan terdiri dari dua lapisan semikonduktor, yaitu lapisan N dan P. Terdapat dua jenis dioda berdasarkan bahan dasarnya, yaitu dioda germanium dan dioda silikon.

Diunggah oleh

kurniawan hendri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Dioda

Dioda adalah piranti elektronik yang hanya dapat melewatkan arus dalam satu arah saja. Karena
itu, dioda dapat dimanfaatkan sebagai penyearah arus listrik, yaitu piranti elektronik yang
mengubah arus atau tegangan bolak-balik (AC) menjadi arus tegangan searah (DC).

Dioda atau Diode adalah komponen yang paling sederhana pada keluarga semikonduktor. Kata
“dioda” adalah sebuah kata majemuk yang berarti “dua elektroda”, dimana “di” berarti dua dan
“oda” yang berarti elektroda. Jadi dioda adalah dua lapisan elektroda N (katoda) dan lapisan P
(anoda), dimana N berarti negatif dan P adalah positif.

Gambar diatas menunjukkna simbol dari dioda ideal. Sifat dasar dari dioda adalah untuk
mengubah arus AC menjadi arus DC. Dioda akan menghantarkan arus bila diberi beda tegangan.
Di dalam rangkaian elektronika dioda ideal biasanya digunakan hanya sebagai penyearah
tegangan.

Menurut kelompoknya diode digolongkan dalam dua jenis, yaitu :

Dioda germanium : pada dioda germanium tegangan idealnya berkisar antara 0,3 v pada suhu
sekitar 25ºc.

Dioda silicon : sedangkan pada dioda silicon tegangan idealnya berkisar antara 0,7 v pada suhu
yang sama.

1. DIODA PENYEARAH (RECTIFIER)

Dioda penyearah adalah jenis dioda yang terbuat dari bahan Silikon yang berfungsi sebagai
penyearah tegangan / arus dari arus bolak-balik (ac) ke arus searah (dc) atau mengubah arus ac
menjadi dc. Secara umum dioda ini disimbolnya.

Kaki-kaki dioda yaitu kaki katoda ditandai dengan garis pada

ujungnya
2. DIODA ZENER

Dioda Zener merupakan dioda junction P dan N yang terbuat dari bahan dasar silikon. Dioda ini
dikenal juga sebagai Voltage Regulation Diode yang bekerja pada daerah reverse (kuadran III).
Potensial dioda zener berkisar mulai 2,4 sampai 200 volt dengan disipasi daya dari ¼ hingga 50
watt.

BJT
BJT (Bipolar Junction Transistor) adalah salah satu dari dua jenis transistor. Cara kerja BJT
dapat dibayangkan sebagai dua diode yang terminal positif atau negatifnya berdempet, sehingga
ada tiga terminal. Ketiga terminal tersebut adalah emiter (E), kolektor (C), dan basis (B).

Perubahan arus listrik dalam jumlah kecil pada terminal basis dapat menghasilkan perubahan
arus listrik dalam jumlah besar pada terminal kolektor. Prinsip inilah yang mendasari
penggunaan transistor sebagai penguat elektronik. Rasio antara arus pada koletor dengan arus
pada basis biasanya dilambangkan dengan β atau h_{FE}. β biasanya berkisar sekitar 100 untuk
transistor-transisorBJT.

FET
FET dibagi menjadi dua keluarga: Junction FET (JFET) dan Insulated Gate FET (IGFET) atau
juga dikenal sebagai Metal Oxide Silicon (atau Semiconductor) FET (MOSFET). Berbeda
dengan IGFET, terminal gate dalam JFET membentuk sebuah diode dengan kanal (materi
semikonduktor antara Source dan Drain). Secara fungsinya, ini membuat N-channel JFET
menjadi sebuah versi solid-state dari tabung vakum, yang juga membentuk sebuah diode antara
grid dan katode. Dan juga, keduanya (JFET dan tabung vakum) bekerja di "depletion mode",
keduanya memiliki impedansi input tinggi, dan keduanya menghantarkan arus listrik dibawah
kontrol tegangan input.

FET lebih jauh lagi dibagi menjadi tipe enhancement mode dan depletion mode. Mode
menandakan polaritas dari tegangan gate dibandingkan dengan source saat FET menghantarkan
listrik. Jika kita ambil N-channel FET sebagai contoh: dalam depletion mode, gate adalah negatif
dibandingkan dengan source, sedangkan dalam enhancement mode, gate adalah positif. Untuk
kedua mode, jika tegangan gate dibuat lebih positif, aliran arus di antara source dan drain akan
meningkat. Untuk P-channel FET, polaritas-polaritas semua dibalik. Sebagian besar IGFET
adalah tipe enhancement mode, dan hampir semua JFET adalah tipe depletion mode.

Anda mungkin juga menyukai