Mean adalah: Nilai Rata-rata yang didapat dari hasil penjumlahan seluruh nilai dari masing-masing data, kemudian
dibagi dengan banyaknya data yang ada.
Median adalah: Nilai tengah dari kumpulan data yang telah diurutkan, jika jumlah data Ganjil maka Nilai Median adalah satu nilai yang berada ditengah urutan, namun
jika jumlah data Genap maka Mediannya adalah hasil penjumlahan dua nilai yang berada ditengah urutan data, kemudian hasilnya dibagi dua.
Modus adalah: Data atau nilai yang paling sering muncul atau yang memiliki jumlah frekuensi terbanyak
Untuk meghitung Nilai Mean, Modus dan Median dari Kumpulan data, masih terbagi lagi menjadi dua jenis data, yaitu Data tunggal dan Data Kelompok.
Data tunggal adalah data yang belum disusun atau dikelompokkan kedalam kelas-kelas interval, sedangkan Data kelompok adalah data yang telah disusun atau
dikelompokkan menurut kelas intervalnya.
Contoh Soal:
Hasil ulangan mata pelajaran IPA yang didapat dari salah seorang murid, selama 1 semester, adalah:
7.5 , 8 , 7, 6.5 , 7 , 7 , 6.5 , 8 , 7.5 , 8 , 7 , 7
Berapa nilai rata-rata (Mean), Modus dan Median dari data tunggal diatas?
Jawab:
Mean (Nilai rata-rata)
Mean = (7.5 + 8 + 7 + 6.5 + 7 + 7 + 6.5 + 8 + 7.5 + 8 + 7 + 7) : 12
Mean = 87 : 12
Mean = 7,25
Nilai rata-rata (Mean) yang didapat murid tersebut adalah: 7,25
Median
Untuk menentukan Median, maka data diatas harus kita urutkan terlebih dahulu dari yang terkecil sampai yang terbesar, sebagai berikut:
6.5 , 6.5 , 7 , 7 , 7 , 7 , 7 , 7.5 , 7.5 , 8 , 8 , 8
Setelah data diurutkan, maka selanjutnya kita dapat mencari Nilai tengah dari data tersebut, dan karena banyaknya data jumlahnya Genap (12), maka nilai tengah
menjadi dua nilai, yaitu nilai 7 dan 7.
Median = (7 + 7) : 2
Median = 14 : 2
Median = 7
Modus
Modus adalah nilai yang paling sering muncul, dan dari data diatas, didapat bahwa data nilai yang sering muncul adalah nilai 7, sebanyak 5 kali.
Modus = 7
Menghitung Mean, Median dan Modus data Kelompok
Contoh Soal:
Data Hasil Nilai ujian mata pelajaran IPS yang didapat murid kelas VI yang berjumlah sebanyak 30 orang, adalah sebagai berikut:
Yang mendapat nilai 41 - 50, sebanyak 5 orang
Yang mendapat nilai 51 - 60, sebanyak 8 orang
Yang mendapat nilai 61 - 70, sebanyak 7 orang
Yang mendapat nilai 71 - 80, sebanyak 6 orang
Yang mendapat nilai 81 - 90, sebanyak 4 orang
Berapa Mean, Median dan Modus dari data Kelompok diatas?
Mean
Rumus menghitung Mean dari Data Kelompok, adalah:
Rumus Mean data Kelompok
fi: Frekuensi
xi: Nilai Tengah
Nilai Tengah adalah penjumlahan nilai tepi bawah (Nilai terendah) dengan Nilai tepi atas (Nilai tertinggi) dari masing-masing kelompok nilai, kemudian dibagi dua.
Nilai tengah 41-50, adalah: (41+50) : 2, sama dengan 45,5
Nilai tengah 51-60, adalah: (51+60) : 2, sama dengan 55,5
Nilai tengah 61-70, adalah: (61+70) : 2, sama dengan 65,5
Nilai tengah 71-80, adalah: (71+80) : 2, sama dengan 75,5
Nilai tengah 81-90, adalah: (81+90) : 2, sama dengan 85,5
Kemudian, untuk lebih mempermudah perhitungan, data-data tersebut diatas kita susun kedalam sebuah Tabel, seperti berikut ini:
Tabel
Maka, dari data Tabel diatas, diperoleh:
Mean = (∑fi . xi ) : ∑fi
Mean = 1925 : 30
Mean = 64,167
Jadi, Nilai Rata-rata (Mean) dari hasil ujian mata pelajaran IPS seluruh murid kelas VI adalah: 64,167
Median
Untuk mencari nilai Median dari Data Kelompok,terlebih dahulu kita menentukan dimana Median itu berada dari Data kelompok diatas, dengan perhitungan:
n/2
n = Jumlah frekuensi, dalam hal ini frekuensinya adalah jumlah seluruh murid kelas VI, yaitu 30 orang.
n/2 = 30/2 = 15
Jadi Median diketahui berada pada frekuensi yang ke-15, yakni yang mendapat nilai 61-70.
Kemudian kita bisa menentukan Median, dengan rumus:
Rumus Median data Kelompok
Tb: Tepi bawah dari kelompok yang didapat dari n/2
F: Jumlah Frekuensi sebelum kelompok Median
fm: Frekuensi kelompok Median
I: Interval
Median = 60,5 + [{(15 – 13) : (7)} x 10]
Median = 60,5 + {(2 : 7) x 10}
Median = 60,5 + (0,2857 x 10)
Median = 60,5 + 2,857
Median = 63,357
Modus
Untuk menentukan nilai Modus pada suatu data kelompok, terlebih dahulu kita harus mencari nilai Frekuensi yang paling banyak untuk menentukan kelompok Modus,
dari data diatas dapat dilihat bahwa frekuensi yang paling banyak adalah pada Interval nilai 51-60, yaitu sebanyak 8 orang.
Selanjutnya kita bisa menentukan nilai Modus, dengan rumus perhitungan dibawah ini:
Rumus menghitung Modus Data Kelompok
Tb: Tepi bawah kelompok dengan frekuensi terbanyak (Kelompok Modus)
∆f1: Selisih jumlah Frekuensi kelompok Modus dengan jumlah frekuensi kelompok sebelumnya
∆f2: Selisih jumlah Frekuensi pada kelompok Modus dengan jumlah frekuensi sesudahnya
I: Interval
∆f1: 8 - 5 = 3
∆f2: 8 - 7 = 1
Modus = 50,5 + [{3 : (3 + 1)} x 10]
Modus = 50,5 + (3/4 x 10)
Modus = 50,5 + 7,5
Modus = 58
Statistika adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mengumpulkan, menganalisis dan menginterpretasikan data. Atau dengan kata lain, statistika
menjadi semacam alat dalam melakukan suatu riset empiris.
Contoh soal:
1. Range Untuk Data Tidak Berkelompok
Data nilai UAS Statistika
Kelas A : 90 80 70 90 70 100 80 50 75 70
Kelas B : 80 80 75 95 75 70 95 60 85 60
Langkah-langkah menjawab:
- Urutkan dahulu kemudian dihitung berapa rentangannya.
Kelas A : 50 70 70 70 75 80 80 90 90 100
Kelas B : 60 60 70 75 75 80 80 85 95
Rentangan kelas A : 100 – 50 = 50
Rentangan kelas B : 95 – 60 = 35
2. Range untuk Data Berkelompok
Untuk data berkelompok, jangkauan dapat ditentukan dengan dua cara yaitu menggunakan titik atau nilai tengah dan menggunakan tepi kelas.
a. Jangkauan adalah selisih titik tengah kelas tertinggi dengan titik tengah kelas terendah.
b. Jangkauan adalah selisih tepi atas kelas tertinggi dengan tepi bawah kelas terendah.
Contoh soal :
Tentukan jangkauan dari distribusi frekuensi berikut !
Tabel 1 Pengukuran Tinggi Badan 50 Mahasiswa
Tinggi Badan (cm) Frekuensi
140 – 144 2
145 – 149 4
150 – 154 10
155 – 159 14
160 – 164 12
165 – 169 5
170 – 174 3
Jumlah 80
Penyelesaian:
Titik tengah kelas terendah = 142
Titik tengah kelas tertinggi = 172
Tepi bawah kelas terendah = 139,5
Tepi atas kelas tertinggi = 174,5
1) Jangkauan = 172 – 142 = 30
2) Jangkauan = 174,5 – 139,5 = 35
variance (varians) adalah kuadrat dari simpangan baku. Fungsinya untuk mengetahui tingkat penyebaran atau variasi data.
Tentukan varians dari data 2, 3, 6, 8, 11!
Penyelesaian:
n=5
2+3+6+8+11
𝑋̅ = =6
5
Tentukan varian dari distribusi frekuensi berikut!
Penyelesaian :
1) Dengan metode biasa
2) Dengan metode angka kasar
Contoh soal:
1. Tentukan simpangan baku (standar deviasi) dari data 2, 3, 6, 8, 11!
Penyelesaian:
Dari perhitungan diperoleh varians (s2) = 13,5
Dengan demikian simpangan bakunya adalah:
s = √Varian
= √13,5
= 3,67
2. Berikut ini adalah sampel nilai mid test statistik 1 dari sekelompok mahasiswa di sebuah universitas.
30, 35, 42, 50, 58, 66, 74, 82, 90, 98
Tentukan simpangan baku dari data di atas!
Penyelesaian:
n = 10
a. Dengan metode biasa
b. Dengan metode angka kasar
Contoh soal :
1. Tentukan simpangan baku dari distribusi frekuensi pada contoh Tabel 2!
Penyelesaian:
Dari perhitungan didapatkan varians (s2) = 11,694. Dengan demikian simpangan bakunya adalah
s = √varian
= √11,694
= 3,42
2. Tentukan simpangan baku dari distribusi frekuensi berikut (gunakan ketiga rumus)!
Penyelesaian:
a. Dengan metode biasa
b. Dengan metode angka kasar