Prosedur Penyusunan FS Pembangunan Jalan
Prosedur Penyusunan FS Pembangunan Jalan
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : i dari iii
DAFTAR ISI
Daftar isi i
Sejarah Dokumen ii
Daftar Distribusi Dokumen dan Notasi iii
1. Ruang lingkup 1
2. Tujuan 1
3. Acuan 1
4. Definisi 2
5. Ketentuan Umum Dan Rincian Prosedur 3
5.1 Ketentuan Umum 3
5.1.1 Wewenang dan Tanggungjawab 3
5.1.2 Kajian Kebijakan Perencanaan 4
5.1.3 Ketentuan Teknis 5
5.1.3 Periode Analisis dan Aspek yang Dikaji 5
5.2 Rincian Prosedur 5
6. Kondisi Khusus 9
7. Bagan Alir 10
7.1 Bagan Alir Penyiapan Dokumen Studi Kelayakan (FS) Pembangunan 10
Jalan.
8. Bukti Kerja 12
8.1 Daftar simak Prosedur Penyiapan Dokumen Studi Kelayakan (FS) 12
Pembangunan Jalan (terlampir).
9. Lampiran 12
9.1 Notulen rapat pembahasan Dokumen Studi Kelayakan (FS) 12
Pembangunan Jalan (terlampir).
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : ii dari iii
SEJARAH DOKUMEN
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : iii dari iii
Catatan :
Masing-masing Unit Kerja (Setditjen, Direktorat-Direktorat, Balai Besar/Balai Pelaksanaan
Jalan Nasional) dapat membuat ketentuan tersendiri tentang pengaturan/penomoran
distribusi pada unit-unit yang berada dibawah koordinasinya.
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : 1 dari 15
1. Ruang Lingkup
Ruang lingkup penerapan Prosedur ini berlaku untuk pelaksanaan Penyiapan Dokumen Studi
Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Jalan pada wilayah dengan tingkat kesulitan
Fisiografi yang tinggi (daerah berbukit/gunung/hutan) di lingkungan Direktorat Jenderal Bina
Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
2. Tujuan
Memberikan panduan tentang tata cara pelaksanaan kegiatan Penyiapan Dokumen
Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Jalan bagi yang berkepentingan
melaksanakan kegiatan, agar diperoleh hasil yang sesuai dengan ketentuan/persyaratan
perundang-undangan, dalam hal :
a. Melaksanakan proses penyiapan dan persetujuan Dokumen Studi Kelayakan (FS))
Pembangunan Jalan yang dikerjakan oleh Penyedia Jasa,
b. Melakukan pembahasan dan pemeriksaan untuk memastikan Dokumen Studi Kelayakan
(FS) Pembangunan Jalan yang disusun telah memenuhi Persyaratan Teknis Jalan dan
Kriteria Perencanaan Teknis Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga.
3. Acuan
a. Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan;
b. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi;
c. Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 2006, tentang Jalan;
d. Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010, tanggal 27 Desember 2010
tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/ Lembaga;
e. Peraturan Presiden RI No. 04 Tahun 2015, tentang Perubahan Keempat atas
Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010, tentang Pengadaan Barang/ Jasa
Pemerintah;
f. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 04/PRT/M/2009, tanggal 16 Maret
2009 tentang Sistem Manajemen Mutu Departemen Pekerjaan Umum;
g. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 11/PRT/M/2010, tentang tata cara dan
persyaratan laik fungsi jalan;
h. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 19/PRT/M/2011, tentang Persyaratan
Teknis Jalan dan Kriteria Perencanaan Teknis Jalan;
i. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.
15/PRT/M/2015, tanggal 21 April 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
j. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.
31/PRT/M/2015, tentang Perubahan Ketiga Peraturan Menteri PU No.
07/PRT/M/2011, tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan
Konstruksi dan Jasa Konsultasi;
k. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.
13.1/PRT/M/2015, tentang Rencana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat Tahun 2015 – 2019;
l. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : 2 dari 15
20/PRT/M/2016, tanggal 23 Mei 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit
Pelaksana Teknis;
m. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 567/KPTS/M2010, tanggal 10
Nopember 2010 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Menteri Nomor
369/KPTS/M/2005,
n. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.
290/KPTS/M/2015, tentang Penetapan Ruas Jalan Menurut Statusnya sebagai
Jalan Nasional;
o. Manual Sistem Manajemen Terintegrasi (Mutu, Keselamatan dan Kesehatan
Kerja, dan Lingkungan) MMK3L/DJBM/2016, tanggal 1 Juli 2016.
4. Definisi
a. Studi Kelayakan
Studi Kelayakan/Feasibility Study (FS) adalah kegiatan menganalisa, mengkaji
dan meneliti berbagai aspek tertentu suatu gagasan usaha/proyek yang akan
dilaksanakan atau telah dilaksanakan, sehingga memberi gambaran layak
(feasible-go) atau tidak layak (no feasible-no go) suatu gagasan usaha/proyek
apabila ditinjau dari manfaat yang dihasilkan (benefit) dari proyek/gagasan
usaha tersebut baik dari sudut financial benefit maupun sosial benefit (Iwan
Mardi; 2003), selanjutnya disebut FS.
b. Tim Teknis
Tim Teknis adalah tim yang dibentuk oleh PA untuk membantu PA dalam pelaksanaan
Pengadaan Barang/Jasa.
(Perpres No. 54 Tahun 2010, pasal 8 ayat (2).a)
e. Aspek Teknis
Aspek Teknis adalah kegiatan trasportasi, kondisi alam di wilayah studi dan kajian teknis
perencanaan. Aspek Teknis merupakan parameter yang harus dianalisis untuk
memenuhi ketentuan kriteria perencanaan teknis dan persyaratan teknis jalan yang
meliputi kegiatan lalu lintas, kondisi topografi, geometri, geologi dan geoteknik,
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : 3 dari 15
hidrologi dan drainase serta penentuan struktur perkerasan jalan dan jembatan.
h. Pengadaan tanah
Pengadaan tanah adalah setiap kegiatan untuk mendapatkan tanah dengan cara
memberikan ganti rugi kepada yang melepaskan atau penyerahkan tanah, bangunan,
tanaman dan benda-benda yang berkaitan dengan tanah, atau dengan pencabutan hak
atas tanah.
j. Penyedia Jasa
Penyedia Jasa adalah badan usaha yang menyediakan/melaksanakan Pekerjaan
Penyiapan Dokumen FS Pembangunan Jalan.
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : 6 dari 15
j) Peta hidrologi;
k) Laporan data volume lalu lintas di ruas jalan nasional, provinsi dan
kabupaten disekitar wilayah studi.
l) Peta Rencana lnduk Jaringan Jalan;
m) Peta Sistem Jaringan Jalan;
n) Peta RTRWN (Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional);
o) Peta RTRWP (Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi);
p) Statistik Indonesia dari Badan Pusat Statistik (BPS);
q) Indikator Ekonomi yang terbaru dari BPS;
r) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB); dan
s) Informasi harga satuan dasar pekerjaan.
3) Survey geoteknik beserta kajiannya:
Melakukan survey geoteknik beserta kajiannya dimana hasil
kajiannya digunakan sebagai masukan untuk tenaga ahli struktur
dalam merencanakan jenis struktur yang akan dipakai, meliputi
boring (SPT) dan sondir di lokasi-lokasi yang dinilai perlu.
4) Kajian lalu lintas:
Berdasarkan hasil survey dan analisis terhadap data sekunder
terkait trase dan volume lalu lintas, dilakukan pemodelan dan
proyeksi lalu lintas sampai dengan batas umur rencana jalan.
5) Kajian hidrologi dan drainase:
Berdasarkan kajian hidrologi dan analisis statistik terhadap daerah
aliran sungai sepanjang 100 meter ke hulu dan 100 meter ke hilir
dan data curah hujan dapat ditentukan tinggi banjir rencana pada
periode ulang 10 tahun untuk perhitungan konstruksi jalan dan
periode ulang 50 tahun untuk konstruksi jembatan serta 100 tahun
untuk konstruksi jembatan khusus. Selanjutnya dapat dibuat sistem
drainase dengan memperhitungkan dimensi saluran yang
memadai.
6) Kajian alternatif rute jalan:
Melakukan analisis beberapa alternatif rute jalan dengan
menggunakan aplikasi komputer pada peta topografi tidak
berbayar yang mempunyai resolusi lebih besar dari 5 (lima) meter
7) Kajian pemilihan alternatif rute jalan:
Melakukan kajian alternatif rute jalan terpilih dengan matriks
pemilihan alternatif rute yang mempertimbangkan antara lain
aspek teknik, lingkungan, tata ruang, sistem jaringan jalan,
pengembangan wilayah, tata guna lahan, kemudahan
pembangunan, biaya konstruksi, dan aspek lain yang dianggap
perlu.
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : 8 dari 15
6 Kondisi Khusus
Tidak ada
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : 10 dari 15
7. Bagan Alir
7.1 Bagan Alir Penyiapan Dokumen FS Pembangunan Jalan.
Mulai
Pelaksana/Staff 2
Penyiapan Dokumen KAK
SK Pokja, Tim
4 Menetapkan SK Pokja, Tim Teknis dan Teknis dan
Kasatker
Project Officer Project Officer
Penyedia RMK
7 Membuat Dokumen RMK
Jasa
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : 11 dari 15
Sesuai
Ya
Atasan
15 Mengetahui Hasil Dokumen FS Dokumen FS
Langsung
Pembangunan Jalan
Selesai
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : 12 dari 15
8 Bukti Kerja
9 Lampiran
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : 13 dari 15
Lampiran 8.1
Daftar Simak
Penyiapan Dokumen Studi Kelayakan (Feasibility Study/FS) Pembangunan Jalan
(FRM-02/SOP/DJBM-76/Rev.00)
Pemenuhan Persyaratan
No. Uraian
Ya Tidak Acuan
1. Pelaksana/staff yang diberi tugas oleh Kasubdit
KPSJ Dit. PJJ atau Kabid/Kasi Rentau BBPJN/BPJN
untuk penyiapan dokumen FS telah
mengumpulkan data awal yang diperlukan, antara
lain: kebijakan, pengembangan wilayah, Rencana
Tata Ruang Wilayah (RTRW).
2. Pelaksana/staff telah menyiapkan dokumen KAK
untuk kelengkapan dokumen lelang kegiatan FS
Pembangunan Jalan.
3. Dokumen KAK kegiatan FS Pembangunan Jalan
disetujui oleh Kasubdit KPSJ Dit. PJJ atau
Kabid/Kasi Rentau BBPJN/BPJN
4. Kasatker/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
menetapkan SK Pokja, Tim Teknis dan menunjuk
Project Officer yang memiliki kompetensi
5. Panitia Pengadaan Barang/Jasa melakukan
pengadaan/seleksi Konsultan (Penyedia Jasa)
Pemeriksa
(.................................................)
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (FEASIBILITY STUDY/FS)
PEMBANGUNAN JALAN
Nomor Dokumen : SOP/UPM/DJBM-135 Tanggal Berlaku : 27 November 2017
Nomor Revisi : Halaman : 15 dari 15
Lampiran 9.1
Notulen Rapat
PEMBAHASAN PROSEDUR PENYIAPAN DOKUMEN STUDI KELAYAKAN (Feasibility Study/FS) PEMBANGUNAN JALAN
(FRM-01/SOP/DJBM-17/Rev.00)
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat