0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
117 tayangan11 halaman

Kondisi Geografis Benua di Dunia

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai kondisi geografis tiga benua besar di dunia, yaitu Asia, Afrika, dan Eropa. Asia dibahas mengenai letak, luas wilayah, iklim, bentang alam, flora dan fauna. Afrika dibahas mengenai letak, luas wilayah, iklim, bentang alam, flora dan fauna. Eropa dibahas mengenai letak, luas wilayah, iklim.

Diunggah oleh

Nurkasim Muhammad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
117 tayangan11 halaman

Kondisi Geografis Benua di Dunia

Dokumen tersebut memberikan informasi mengenai kondisi geografis tiga benua besar di dunia, yaitu Asia, Afrika, dan Eropa. Asia dibahas mengenai letak, luas wilayah, iklim, bentang alam, flora dan fauna. Afrika dibahas mengenai letak, luas wilayah, iklim, bentang alam, flora dan fauna. Eropa dibahas mengenai letak, luas wilayah, iklim.

Diunggah oleh

Nurkasim Muhammad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS IPS

KONDISI GEOGRAFIS BENUA-BENUA DIDUNIA

OLEH :

NAMA : MARIA DESIANA BAIT KEFI

KELAS : IX B
I. Kondisi Geografis Benua Asia

1. Benua Asia
Benua Asia adalah benua yang paling luas di dunia. Benua Asia dikelilingi samudera-samudera luas di
sebelah Utara, Timur, dan Selatan. Sedangkan bagian Barat dibatasi oleh daratan Eropa, Laut Merah,
Laut Tengah, dan Terusan Suez. Sebagian besar kawasan Benua Asia terletak di belahan bumi utara,
sedangkan yang ada di belahan bumi selatan adalah beberapa pulau termasuk Negara Indonesia. Untuk
lebih memahami tentang batas – batas Benua Eropa perhatikan animasi letak Benua Asia dibawah ini :
Letak dan Luas Wilayah
Sebagai benua terluas di bumi Asia mempunyai luas sekitar 43.998.920 Km2 .Asia terletak di 77º LU-
11º LS dan 26º BT-169º BT. Secara geografis Asia terletak antara Benua Eropa dan Benua Australia
serta di antara Samudera Hindia, Pasifik, dan Arktic. Secara geologis Asia menyatu dengan Benua Eropa
yang sering disebut Eurasia.
Batas Benua Asia adalah :
Sebelah Utara : Laut Arktik
Sebelah Selatan : Samudra Hindia
Sebelah Timur : Samudra Pasifik, Selat Bering
Sebelah Barat : Laut Merah, Laut Tengah, Pegunungan Ural

b. Kondisi Iklim
Kondisi iklim di Benua Asia adalah sebagai berikut :

1. Asia Utara : Continental Kutub, terutama wilayah Siberia Utara;


2. Asia Tengah : Continental Kering, terutama Gurun Gobi.

3. Asia Barat : Darat atau gurun, terutama Jazirah Arab dan Plato Iran Iklim Mediterania, terutama
Jazirah Anatolia.

4. Asia selatan dan Tenggara : Tropis Basah.

5. Jepang dan Semenanjung Korea : Sub Tropis

c. Bentang Alam
 Rangkaian pegunungan
 Benua Asia terdapat deretan pegunungan yaitu Pegunungan Himalaya, Pegunungan Hindukush,
Pegunungan Korakorum, Pegunungan Asia Tengah, Pegunungan Sirkum Pasifik dan Pegunungan
Mediteran. Kemudian ada lagi Pegunungan Kinlin dan Pegunungan Kwen lun di daratan sekitar
Korea.
 Daerah plato atau dataran tinggi
 Daerah plato atau dataran tinggi terdapat juga beberapa wilayah yang merupakan dataran tinggi
di Benua Asia antara lain adalah Dataran Tinggi Dekan yang terletak di Semenanjung India
bagian tengah. Di bagian sepanjang pantai barat terdapat dataran tinggi Pegunungan Ghast Barat
dan pada bagian timur terdapat Pegunungan Ghast Timur. Terdapat juga Pegunungan Adams dan
Gunung Pidurutalaga di wilayah Sri Lanka tengah dimana pegunungan tersebut merupakan salah
satu pegunungan yang paling tua karena merupakan tebentuk dari karbon.
 Daerah basin atau cekungan
 Wilayah Benua Asia terdapat beberapa cekungan dimana cekungan ini kemudian terisi oleh air
dan menjadi lautan seperti diantaranya adalah Laut Kaspia, Danau Baikal, Danau Balkash,
Danau Urmia dan Laut Mati.
 Lembah-lembah sungai besar, di daratan asia juga terdapat lembah sungai atau delta sungai, delta
sungai merupakan daratan yang terbentuk di sekitar hilir sungai dimana terbentuk dari endapan
lumpur dan material lainnya yang dibawa oleh air sungai. Salah satu delta sungai yang terkenal
adalah delta Sungai Gangga di India, Sungai Yangse, Sungai Obs, Sungai Huang Ho, Sungai
Amur, Sungai Mekong, Sungai Lena, Sungai Yennesi dan Sungai Indus.

 Wilayah gurun dan hutan hujan tropis, gurun di wilayah Asia sangat luas terletak di India, China
dan daerah Timur Tengah. Sedangkan untuk wilayah hutan hujan tropis juga sangat luas di
daerah Indonesia, Malaysia dan Filipina.

d. Flora dan Fauna


Mengingat Benua Asia terletak di rentang koordinat yang luas dengan iklim yang sangat bervariasi,
variasi spesies dan jenis flora dan fauna di kawasan ini juga sangat beragam. Kekayaan flora dan
fauyangya ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta serta peneliti binatang dan tumbuh-tumbuhan.
Di kawasan utara yang memiliki iklim dingin, tundra ialah jenis tumbuhan yang mendominasi. Jenis-
jenis tanaman tundra itu misalnya lumut, rumput, dan pohon-pohon dengan daun jarum.
Sementara itu, binatang khas kawasan ini antara lain beruang siberia, anjing laut, rusa kutub, dan rubah.
Sementara, di kawasan Asia bagian tengah biasa ditemukan stepa dan sabana mengingat curah hujan
yang tak terlalu banyak di wilayah ini.
Hal ini berbeda dengan Asia di kawasan selatan yang memiliki curah hujan yang tinggi sehingga banyak
terdapat hutan hujan tropis yang lebat di sana. Hutan hujan tropis selain lebat juga memiliki
keanekaragaman hidup flora dan fauna yang sangat banyak

II. Kondisi Geografis Benua Afrika

Secara astonomis Benua Afrika terletak diantara 37º LU – 34º LS dan 17º BB – 51º BT. Dengan
demikian Benua Afrika dilalui garis khatulistiwa dan wilayah daratannya sebagian besar di belahan
bumi utara. Benua Afrika dikelilingi oleh Samudera dan Laut serta Terusan.. Benua Afrika luasnya tiga
kali Benua Eropa atau seperlima dari luas seluruh daratan bumi.

a. Letak dan Luas Wilayah


Benua Afrika terkenal dengan sebutan benua hitam karena sebagian besar penduduk Benua Afrika
adalah keturunan negro yang berkulit hitam. Afrika merupakan benua terbesar kedua setelah Asia Luas
wilayah afrika mencapai ± 30.290.000 km. Secara astronomis benua ini terletak antara 37 º21’ LU
-34º52’ LS dan 17º 32’ BB -51º26’BT
Batas-batas Benua Afrika
Sebelah Utara : Laut Tengah (Laut Mediterania)
Sebelah Timur : Samudra Hindia, Laut Merah
Sebelah Selatan : Samudra Atlantik
Sebelah Barat : Samudra Atlantik

b. Kondisi Iklim
Benua Afrika dapat dibedakan menjadi empat wilayah iklim, yaitu sebagai berikut:

1. Daerah iklim sedang (subtropis)Daerah iklim sedang/subtropis, meliputi daerah di pantai


tenggara Afrika Selatan,wilayah selatan, dan garis balik selatan.
2. Daerah iklim tropis. Daerah iklim tropis adalah daerah di sekitar akuator. Daerah ini mengalami
curah hujan yang teratur. Namun, curah hujan semakin berkurang untuk daerah yang semakin
jauh dari ekuator. Sepanjang pantai Afrika Barat, Kenya, Uganda, serta bagian pantai di wilayah
timur mengalami panas dan hujan sepanjang tahun.

3. Daerah iklim gurun. Daerah iklim gurun terdapat di wilayah afrika bagian utara (wilayah gurun)
dansebagian barat daya benua. Daerah beriklim gurun dapat mengalami kering sepanjang tahun.

4. Daerah iklim mediterania. Daerah iklim mediterania terdapat di wilayah paling utara afrika
sekitar laut tengah.

c. Bentang Alam

1. Benua Afrika dengan Eropa dipisahkan oleh Selat Gibraltar, Laut Tengah, dan Laut Merah.
Afrika menyatu dengan Asia di ujung timur lautnya melalui Terusan Suez yang memiliki lebar
130 km.
2. Benua Afrika dilalui oleh beberapa sungai besar. Sungai yang melewati Afrika antara lain Sungai
Nil dengan panjang 6.400 km. Sungai Nil merupakan sungai terpanjang di dunia yang melewati
negara Sudan dan Mesir. Selain itu, Afrika juga dilewati Sungai Zambesi, Kongo, Niger, dan
Orange. Danau yang terdapat di Afrika antara lain Danau Victoria, Tanganyika, Chad, dan
Nasser.

3. Daratan Afrika sangat luas meliputi hampir seperlima dari luas daratan di bumi. Daerahnya
antara lain berupa gunung dan [Link] lipatan terdapat di ujung utara Benua
Afrika, yaitu Pegunungan Atlas.

4. Gunung-gunung yang ada di Afrika antara lain Gunung Kilimanjaro (5.890 m) di Tanzania,
Gunung Kamerun (4.070 m) di Kamerun, Gunung Margherita (5.109 m) di Kongo, Gunung
Kinyeti (3.187 m) di Sudan, Gunung Ras Dashen (4.629 m) di Ethiopia, dan Gunung Emi Koussi
(3.415 m) di negara Chad.

5. d. Flora dan Fauna


6. Kondisi iklim dan keadaan alam sangat memengaruhi persebaran tumbuhan dan hewan yang
hidup di Afrika. Karena itu, tumbuhan yang hidup di Afrika merupakan gabungan antara
tumbuhan hujan tropis seperti beberapa jenis lumut, tumbuhan paku, semak, dan tumbuhan
berdaun lebat di kawasan Afrika Tengah dan Afrika Barat. Di kawasan utara, tumbuhan yang
hidup umumnya merupakan jenis rumput, belukar dan tumbuhan berbatang lunak. Begitu pula di
selatan, tumbuhan yang hidup umumnya jenis rumput, belukar, dan tumbuhan berbatang lunak.
7. Jenis satwa yang hidup di kawasan Afrika Utara merupakan perpaduan aneka jenis hewan khas
Eurasia, sedang di wilayah tengah dan selatan, umumnya jenis hewan bertubuh besar dan kuat
semacam singa, Jerapah, zebra, gajah, hyena, burung unta, gorila dan sebagainya.
8. Kondisi Geografis Benua Eropa
9.

10. Benua Eropa merupakan gabungan dari beberapa semenanjung. Dua semenanjung besar, yaitu
daratan utama Eropa danSkandinavia, dihubungkan oleh Laut Baltik. Tiga semenanjung lebih
kecil, yaitu Iberia, Italia, dan Balkan berada di bagian selatan menghadap Laut Mediterania. Laut
ini menjadi batas wilayah Benua Eropa dan Afrika. Di bagian timur daratan utama Eropa yang
luas tampak seperti mulut cerobong asap.
11. Topografi atau relief daratan Benua Eropa sangat bervariasi
a. Letak dan Luas Wilayah
Secara astronomis, Benua Eropa terletak antara 35°LU - 71°06’LU dan 9°27’BB -66°20’BT. Secara
geografis, terletak di sebelah Barat Benua Asia. Benua Eropa merupakan semenanjung bagian Barat
Benua Asia yang dibatasi oleh rangkaian Pegunungan Ural. Luas Benua Eropa adalah 10.600.000 km2.
Batas Benua Eropa
Sebelah Utara : Samudra Arktik
Sebelah Timur : Benua Asia
Sebelah Selatan : Laut Tengah dan Laut Hitam
Sebelah Barat : Samudra Atlantik
b. Kondisi Iklim
Keadaan Iklim Benua Eropa adalah

1. Di bagian pantai Barat dipengaruhi iklim laut dari Samudra Atlantik, arus hangat yangmengalir
dari Samudra Atlantik menyebabkan kawasan pantai di daerah tersebut tidak membeku.
2. Di bagian tengah terjadi peralihan iklim maritim yang basah ke iklim kontinen yang kering.

3. Di bagian Selatan dipengaruhi iklim Laut Mediterania dan angin dari kawasan gurun yangpanas,
sehingga kondisi cuacanya menjadi lebih hangat.

4. Di bagian Utara dipengaruhi iklim kutub yang dingin

c. Bentang Alam
Keadaan Alam Benua Eropa dapat dibedakan menjadi tiga bentang alam, yaitu sebagai berikut:

1. Dataran Rendah

Sekitar dua pertiga wilayah Eropa merupakan dataran rendah. Dataran rendah ini membentang
dari barat ke timur dan dikelilingi oleh Pegunungan Ural. Danau Laut Kaspia, Pegunungan
Kaukasus, Laut Hitam, Pegunungan Alpen, dan kawasan Skandinavia Timur.

2. Jalur Pegunungan Lipatan

Jalur pegunungan lipatan terdiri atas pegunungan Alpen, pegunungan Ural, pegunungan
Kaukasus. Ketiga pegunungan ini merupakan bagian dari sistem Pegunungan Sirkum
Mediterania.

3. Dataran Tinggi di Wilayah Semenanjung

Di Benua Eropa terdapat empat semenanjung yang luas, yaitu Semenanjung Skandinavia
dibagian utara Eropa, Semenanjung Siberia (Spanyol dan Portugal), Semennanjung Italia
(Appenina), dan Semenanjung Balkan (Yunani).

d. Flora dan Fauna


Flora dan fauna yang berkembang di Benua Eropa pada dasarnya sama dengan flora dan fauna yang
berkembang di kawasan beriklim sedang dan dingin. Jenis flora yang tumbuh di kawasan ini, adalah
hutan konifera (tumbuhan berdaun jarum) dan hutan yang meluruhkan daunnya di musim gugur. Jenis
flora yang lain adalah pohon maple, ek, iris, lily, dan zaitun.
Adapun fauna khas yang hidup di Eropa adalah rusa, beruang kutub, serigala, ikan tuna, dan ikan herring
.
III. Kondisi Geografis Benua Amerika

Benua Amerika pertama kali ditemukan oleh penjelajah dari Eropa bernama Christopher Columbus pada
tahun 1492 yang mendarat di Pulau San Salvador bagian dari Kepulauan Bahama. Penjelajah lain yang
berjasa mempopulerkan benua baru ke Benua Eropa adalah Amerigo Vespuci yang merupakan
bangsawan dari Italia. Untuk mengenang jasa-jasa Amerigo Vespuci maka namanya diabadikan sebagai
nama benua baru tersebut Benua Amerika.

Letak dan Luas Wilayah


Letak Astronomis Benua Amerika : 35 BB- 170BB dan 83 LU- 55 LS. Letak geografis Benua Amerika
adalah di belahan bumi barat dan terletak antara Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik, serta terletak
antara Samudera Arktik dan Samudera [Link] Benua Amerika 42.188.000 km2.
Batas Benua Amerika
Sebelah Utara : Laut Arktik dan Pulau Greenland
Sebelah Timur : Samudra Atlantik
Sebelah Selatan: Samudra Pasifik Selatan
Sebelah Barat : Selat Bering, Samudra Pasifik

b. Kondisi Iklim
Benua Amerika memiliki iklim yang beragam, berdasarkan letak setiap kawasan. Keempat iklim di
Benua Amerika tersebut adalah sebagai berikut. 1. Iklim kutub, yakni iklim yang berciri musim dingin
yang panjang dan musim panas yang sangat pendek. Iklim ini memengaruhi daerah paling utara. 2. Iklim
subtropis, yakni iklim yang berciri adanya empat musim. Empat musim tersebut ialah musim dingin,
semi, panas, dan gugur. Iklim ini meliputi kawasan sebelah selatan kawasan paling utara. 3. Iklim tropis,
yakni iklim yang berciri curah hujan tinggi, kelembapan tinggi, dan suhu yang panas sepanjang tahun.
Iklim tropis meliputi sebagian besar kawasan Amerika Tengah dan Amerika Selatan. 4. Iklim gurun,
yakni iklim yang berciri perubahan suhu yang selalu berubah-ubah dengan cepat serta curah hujan yang
rendah. Iklim ini meliputi kawasan-kawasan yang berada di balik pegunungan.

c. Bentang Alam
Keadaan alam Benua Amerika dibagi menjadi tiga wilayah yaitu Amerika Utara, Amerika tengah, dan
Amerika Selatan.
1. Keadaan Alam Amerika Utara
Wilayahnya membentang dari Alaska di bagian utara sampai perbatasan dengan Meksiko di bagian
selatan. Secara garis besar keadaan alamnya dibagi tiga, sebagai berikut.

 Bagian barat, sebagian besar berupa pegunungan kompleks yaitu rangkaian Pegunungan Rocky
yang terdiri atas Pegunungan Cascade, Pegunungan Sierra Madre Barat, dan Sierra Madre
Nevada. Di komplek Pegunungan Rocky terdapat daerah yang kering yaitu Great Basin. Selain itu
juga terdapat ngarai yang sangat luas dan terbesar di dunia yaitu Grand Canyon yang terbentuk
oleh aliran Sungai Colorado.

Bagian tengah,keadaan alam Amerika utara bagian tengah yang terletak di sebelah timur kompleks
Pegunungan Rocky merupakan dataran rendah yang sangat luas dan subur. Di bagian ini banyak
dijumpai sungai sungai besar antara lain Sungai Missisipi, Sungai Missouri, Sungai Arkansas, Sungai
Colorado, dan Sungai Rio Grande yang menjadi batas utara Meksiko dengan Amerika Serikat.
Bagian timur, keadaan alam di bagian ini, didominasi oleh dua kenampakan alam yang utama yaitu
Pegunungan Allaghary dan Pegunungan Appalachia serta Dataran Rendah Great Lakes St. Lawrence.
Keadaan Alam Amerika Tengah
Keadaan alam Amerika Tengah secara geologi sangat rumit dan tidak teratur. Di bagian ini didominasi
oleh plato dan pegunungan. Plato yang terkenal adalah Plato Meksiko dengan rata-rata ketinggian 2.500
m. Di bagian selatan wilayah ini terdapat Tanah Genting Panama dan Tanah Genting Tehuantepec. Pada
Tanah Genting Panama dibuat terusan yang menghubungkan Samudra Pasifik dengan Samudra Atlantik.
Keadaan Alam Amerika Selatan
Keadaan alam di wilayah ini dapat dibagi menjadi tiga yaitu pegunungan, dataran tinggi, dan dataran
rendah. Rangkaian pegunungannya adalah Pegunungan Andes yang membentang dari utara ke selatan
dengan puncak tertingginya Gunung Aconcagua (6.959 m), dan merupakan puncak tertinggi di Benua
Amerika. Dataran tinggi utama di kawasan Amerika Selatan adalah Dataran Tinggi Guyana, Dataran
Tinggi Patagonia, dan Dataran Tinggi Brasil. Dataran Tinggi ini merupakan mata air dari beberapa
sungai besar yaitu Sungai Amazon. Dataran rendahnya berada di sekitar lembah-lembah sungai besar,
yaitu Sungai Amazon, dan Sungai Orinoco dengan anak-anak sungainya. Daerah ini merupakan dataran
rendah yang luas dan subur, sebagian besar tertutup oleh Hutan Amazon yang sangat luas.
d. Flora dan Fauna
Faktor yang mempengaruhi sebaran flora dan fauna di Amerika adalah faktor iklim dan aktifitas
manusia. Jenis flora dan fauna di Amerika:

1. Flora: hutan tropis, hutan iklim sedang, tundra, semak belukar dan tanaman gurun, rumput

Fauna: bison, musang, kelinci liar, ular, burung, monyet, armadillo, lama, guanaco, jaguar, puma, oselot,
tapir, binatang pengerat, beruang, kadal, alligator, dan ikan

IV. Kondisi Geografis Benua Australia


Australia adalah Benua terkecil di dunia. Australia sering disebut sebagai negara benua, karena hanya
satu negara di dunia yang wilayahnya meliputi seluruh wilayah benua. benua ini letaknya di sebelah
selatan Kepulauan Indonesia.
a. Letak dan Luas Wilayah
Luas benua australia : 7.686.850 km2 Letak astronomis benua Australia : 113 BT- 155 BT dan 10 LS –
43 LS
Batas-Batas Benua Australia :
Barat : Samudra Hindia (Samudra Indonesia)
Timur: Samudra Pasifik
Utara : Laut Timor dan Laut Arafuru
Selatan : Samudra Hindia

b. Kondisi Iklim
Apabila ditinjau dari garis lintangnya, Australia memiliki 3 wilayah iklim.
1. Iklim tropis, terletak di 10'LS - 23'LS terdapat di Australia bagian utara.
2. Iklim subtropis, terletak di 23'LS - 35'LS terdapat di Australia bagian selatan.
3. Iklim sedang, terletak di 35'LS - 44'LS terdapat di selatan Victoria dan Tasmania.
Iklim di Australia juga dipengaruhi oleh arus samudra, jarak dari laut dan bentang alam. Di sekitar
pantai utara, barat, dan timur suhunya relatif hangat karena pengaruh mengalisrnya arus panas.
Sedangkan di sepanjang pantai selatan dan Tasmania suhu udara relatif dingin akibat mengalirnya arus
dingin. Daerah-daerah yang terletak dekat pantai udaranya lembap, sedangkan wilayah tengah Australia,
karena letaknya jauh dari laut, dan wialayahnya berupa gurun, udaranya sangat kering.

c. Bentang Alam
Sebagian besar bentang alam benua adalah Australia adalah plato rendah. Pada sisi barat dan timur
terdapat dataran rendah pantai. Benua Australia dapat dibedakan menjadi lima kawasan bentang alam
utama sebagai berikut.

1. Plato Barat
Pada awalnya Plato Barat merupakan dataran tinggi sangat luas kemudian mengalami erosi. Kawasan ini
terdiri atas Plato Hammersley, Plato Kimberly, Plato Tanah Arnhem, Pegunungan Rendah Macdonnell
dan Musgrave, serta monolit raksasa (batu besar), Uluru atau Ayer’s Rock. Sebagian besar Plato Barat
berupa gurun pasir dan wilayah luas yang tidak bersungai. Sungai yang ada, seperti Sungai Ord,
Gascoyne, dan Murchison, mengalir ke barat atau utara.
Dataran Rendah Tengah
Kawasan ini terbentuk dari endapan dan membentang dari pantai utara di Teluk Carpentaria ke selatan di
dataran rendah Sungai Murray dan [Link] kawasan ini terdapat cekungan Carpentaria (sebelah
utara) dan cekungan Danau Eyre (sebelah selatan). Sebagian besar sungai mengalir tidak tetap (ketika
hujan) ke danau-danau di daerah pedalaman dan tidak pernah sampai ke laut. Danau Eyre merupakan
danau terbesar dan tanpa air (danau garam) hampir sepanjang tahun. Di selatan cekungan Danau Eyre
terdapat cekungan Murray– Darling. Di cekungan ini mengalir sungai terbesar di Australia, yaitu Sungai
Murray dan Darling.
Dataran Tinggi Timur
Kawasan ini dikenal dengan Pegunungan Pemisah Besar. Dataran tinggi ini terbentuk oleh gunung-
gunung tua yang telah tererosi dan membentang dari Semenanjung Cape York ke selatan arah Tasmania.
Pegunungan yang ada antara lain Pegunungan Biru (Blue Mountains) di sebelah barat Sydney dan
Pegunungan Salju (Snowy Mountains) di sepanjang perbatasan negara bagian New South Wales dan
Victoria. Pegunungan Salju merupakan pegunungan tertinggi di Australia. Puncak Pegunungan Salju
adalah Gunung Kosciusko (2.228 m) yang merupakan gunung tertinggi di Australia. Dataran tinggi
timur merupakan daerah hulu dari banyak sungai yang mengalir ke pantai timur dan ke daerah
pedalaman. Sungai Murray (2.520 km) dan Sungai Darling (3.750 km) mengalir ke arah pedalaman
kemudian menuju ke Laut Selatan.
Dataran Pantai Barat
Dataran ini terbentuk akibat sesar batuan di sepanjang pantai barat Benua Australia. Sesar batuan di
pantai yang sempit telah tertekan ke bawah sehingga membentuk dataran pantai.

5. Dataran Pantai Timur


Sesar batuan di Dataran Tinggi Timur di sepanjang pantai timur menimbulkan dataran rendah pantai
yang sempit. Jalur pantai yang sempit itu terdiri atas lembah-lembah sungai dan bukit-bukit. Beberapa
sungai pendek antara lain Sungai Burdekin, Fitzrog, dan Hunter penting bagi pertanian dan penduduk.
Sungai Hawkesburg, Parramatta, dan Georges adalah sungai yang digunakan untuk mengairi lahan
pertanian. Selain bentang alam daratan, Benua Australia juga memiliki karakteristik landas benua (shelf)
yang unik. Di sebelah timur benua, yaitu di lepas pantai Queensland terdapat kawasan terumbu karang
sangat luas yang disebut Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef). Karang ini terbesar dan
terpanjang di dunia.
Flora dan Fauna
Pohon kayu eukaliptus (569 jenis) dan pohon kayu akasia (772 jenis) merupakan tanaman yang paling
umum dijumpai. Hutan tropis dan hutan sedang dijumpai di tempat yang curah hujannya banyak. Di
hutan ini ada banyak pohon besar dan berbagai jenis tanaman lain. Hutan ini ada di daerah tropis yang
panas dan lembab di Queensland, di daerah pantai Australia bagian timur dan di Tasmania yang beriklim
sedang, basah, dan sejuk. Di hutan yang terletak di daerah tropis ada pohon anggur dan pohon kelapa
sawit. Hutan jenis ini ada hubungannya dengan hutan yang ada di Indonesia dan di Asia Tenggara. Hal
ini karena dulu pada zaman es permukaan laut yang lebih rendah telah menghubungkan Australia
dengan Irian Jaya sehingga hutan-hutan ini meluas. Di daerah-daerah yang beriklim sejuk dan sedang,
juga ada pohon pakis dan lumut di hutan ini serta pohon beech yang berasal dari benua Antartika.
Hewan Australia yang paling terkenal adalah hewan marsupial (berkantung) yang disebut kanguru dan
koala Di antara hewan-hewan Australia yang luar biasa adalah platypus dan trenggiling yang keduanya
adalah jenis monotrem yakni hewan mamalia tak bergigi dan berlobang satu untuk bertelur dan buang
air.
V. Kondisi Geografis Benua Antartika
Benua Antartika jarang diperbincangkan orang, bahkan kamu mungkin belum tahu tentang benua ini.
Benua Antartika merupakan benua yang tidak dihuni manusia, tempat paling dingin di Bumi dan hampir
seluruh wilayahnya tertutup salju. Benua ini terletak di Kutub Selatan Bumi
a. Letak dan Luas Wilayah
Letak Benua Antartika : 66,5 – 90 LS
Letak Benua Antartika : 15.540.000 km/segi
Benua Antartika dibatasi oleh Samudra Atlantik, Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

b. Kondisi Iklim
Iklim didaerah ini adalah iklim kutub. Suhu daratan Antartika lebih dingin dari Kutub Utara. Hal ini
terjadi karena sebagian besar Benua Antartika terdiri dari gunung-gunung tinggi. Suhu di Benua
Antartika terendah mencapai -89 C dan suhu rata-ratanya sekitar -37 C.

c. Bentang Alam
Antartika merupakan tempat yang paling dingin dan paling tandus di permukaan bumi. Hampir seluruh
daerah Antartika tertutup es dengan ketebalan mecampai 3 km bahkan lebih. Karena berat, es itu sendiri
secara perlahan terdorong ke pantai yang kemudian patah menjadi pecahan gunng es di lautan es selatan.
Di benua ini juga terdapat pegunungan raksasa, yaitu Pegunungan Transantartika yang memanjang
hampir 5.000km. Pegunungan ini membagi Benua Antartika menjadi dua wilayah utama yaitu Antartika
Timur (Antartika besar) dan Antartika barat (Antartika Kecil).
Antartika barat merupakan bagian dari deretan Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Lebih dari 99%
wilayah Antartika tertutup es yang mengandung sekitar 70% dari air tawar di dunia. Es yang tebal
menutupi daerah-daerah tinggi dari Antartika dengan ketinggian sekitar 2.300 m. Titik tertinggi adalah
Vinson Massif (4.897 m) dan titik terendah adalah Palung Bently Subglacial (2.538 m di bawah
permukaan laut) yang terletak di Antartika barat. Palung ini tertutup oleh lapisan es dengan ketebalan
lebih dari 3.000 m.
Lembaran lapisan es di atas perairan mendukung sekitar 10% dari total luas Benua Antartika. Ross Ice
Shelf (Selat Es Ross) dan Ronne Ice Shelf (Selat Es ROnne) merupakan dua lapisan es perairan yang
paling luas. Tidak semua wilayah Antartika tertutup es, di antaranya sebagian besar lahan di
Semenanjung Antartika, Wilkes Land, Southern Victoria Land, banyak tempat di Pulau Ross dan puncak
serta lembah Pegunungan Transantartika dan Pegunungan Ellsworth yang beruap kenampakan batuan.
d. Flora dan Fauna
Flora yang ada di Benua Antartika hanya berupa lumut didaerah pesisir.
Fauna yang hidup diwilayah ini antara lain, Anjing Laut, Pinguin dan Albratas.

Anda mungkin juga menyukai