Nama : Rifqi Tryananda Rulliandi
NIM : 1606036
Kelas : A 2016
1. Nama dan Logo Bisnis
Nama : Jalaqoteq
Logo :
2. Filosofi Nama dan Logo Bisnis
Jalaqoteq diambil dari nama asli makanan yang akan dijual yaiyu jalakotek, tetapi mengganti
huruf k dengan huruf q agar membuat namanya lebih unik. Logonya berbentuk seperti jalakotek
itu sendiri, dengan warna oranye yang melambangkan kematangan sebuah makanan yang sudah
digoreng. Lalu ada dua persegi sebagai mata dan empat lingkaran sebagai mulut, maka dapat
diartikan orang yang memakan jalakotek akan merasa senang, yaitu tersenyum.
3. Pendahuluan
Banyak sekali bentuk dan macam-macam aneka ragam makanan dalam suatu pemasaran
dari yang kecil hingga yang besar dan dari yang murah hingga yang mahal. Banyak sekali aktivitas
yang dijalani oleh setiap orang untuk kebutuhan sehari-hari. Aktivitas yang semakin padat
membuat banyak orang membutuhkan asupan makanan tambahan yang bermanfaat untuk
kesehatan tubuh. Makanan-makanan yang tersedia di pasarasan saat ini memang sangat beragam.
Salah satu makanan tradisional yang cukup sederhana, tetapi sangat cocok menjadi
makanan atau snack konsumsi untuk hari-hari santai dan liburan serta sekaligus merupakan
makanan yang cukup istimewa adalah “Jalakotekk”. Pembuatan makanan yang berasal dari
Majalengka ini dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, tetapi lebih higienis, serta akan dijual
dengan harga yang sangat terjangkau, maka tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat untuk
membelinya. Keberadaan jalakotek sebagai salah satu makanan tradisional khas Majalengka
memiliki rasa yang enak, nikmat, pedas, dan gurih mengandung protein dan juga lezat memang
baru-baru ini muncul, untuk itu akan dikembangkan dan dipromosikan ke masyarakat, sehingga
usaha ini memang layak dikembangkan menjadi salah satu usaha kuliner alternatif di Indonesia.
Saya ingin membuat usaha makanan dengan melihat potensi atau kelebihan seperti hal di atas,
Nama : Rifqi Tryananda Rulliandi
NIM : 1606036
Kelas : A 2016
yaitu usaha makanan “Jalakotek” untuk dikembangkan mejadi usaha besar agar masyarakat tidak
akan pernah lupa dengan makanan tradisional Indonesia tersebut.
a. Tujuan
Menjadikan Jalakotek sebagai makanan tradisional khas Indonesia yang mampu menembus
pasar dunia.
b. Manfaat
1. Manfaat Ekonomi, usaha Jalakotek ini cukup menjanjikan karena keuntungan yang didapat
cukup besar. Kami menawarkan dan memberikan kemudahan bagi pelanggan dengan
memberikan harga yang murah tetapi dengan produk yang tentunya tidak murahan.
Kualitas produk selalu dijaga dan dijamin kesehatannya. Usaha ini tentunya diharapkan
dapat memberikan keuntungan dan manfaat lainnya.
2. Manfaat Sosial, bagi pemilik dengan meilhat peluang ini, diharapkan usaha ini dapat
berkembang ke berbagai daerah bahkan ke luar negeri. Usaha Jalakotek ini cukup
menjanjikan bagi kita, karena masih banyak daerah-daerah di Indonesia belum mengetahui
kenikmatan Jalakotek ini, sehingga kita dapat memasarkannya ke daerah tersebut.
Keuntungan yang diperoleh oleh pemilih usaha yaitu dapat menjadikan sebagai
pengalaman dalam berbisnis, serta dapat menjadi pembelajaran dalam menjalankan
bisnis-bisnis lain yang lebih besar. Selain itu juga secara tidak langsung dapat membuka
lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
4. Produk Barang/Jasa yang ditawarkan
Jalakotek, memiliki berbagai macam rasa yang dimiliki seperti tahu, ayam, sosis, telur.
Masyarakat dapat memilih rasa yang mereka inginkan sesuai dengan keinginan mereka masing-
masing. Produk kami tidak menggunakan campuran bahan kimia yang berbahaya sehingga baik
untuk dikonsumsi oleh konsumen serta tidak merusak kesehatan.
5. Lokasi Usaha
Akan ada dua tempat yang dipilih yaitu di gegerkalong, tepatnya di pinggir Warkop Sudi
Mampir. Karena letaknya cukup strategis serta sering dilalui orang-orang. Selain itu, ditempatkan
juga di gegerkalong hilir.
6. Manajemen
Diawali dengan dua orang karyawan. Satu karyawan untuk satu tempat. Memegang
kendali dalam hal menggoreng serta menjajakannya ke pembeli. Bagian pengantaran bahan dan
promosi diatasi oleh owner sendiri. Jalakotek mentah dibeli dan dikirimkan oleh supplier dari
Majalengka.
7. Market Analysis
Sasarannya adalah para pembeli di tempat ramai, dengan harga yang terjangkau maka
Jalakotek dapat menjadi penahan rasa lapar yang “worth”, apalagi bagi anak-anak muda.
8. Competitor Analysis
Nama : Rifqi Tryananda Rulliandi
NIM : 1606036
Kelas : A 2016
Perusahaan perlu membuat peta persaingan yang lengkap untuk mengetahui jumlah dan
jenis pesaing serta kekuatan dan kelemahan yang mereka miliki. Pembuatan peta persaingan yang
digunakan untuk memerlukan analisis pesaing memerlukan langkat-langkat yang tepat. Langkah-
langkah in perlu dilakukan agar analisis pesaing tepat sasaran dan tidak salah arah. Langkah
pertama yang perlu dilakukan perusahaan adalah dengan indentifikasi seluruh pesaing yang ada.
Langkah ini perlu dilakukan agar kita mengetahui secara utuj kondisi pesaing kita. Dengan
demikian, memudahkan kita untuk menetapkan langkah selanjutnya.
9. Aspek Produksi
Jalakotek akan disuplai ke karyawan ketika dagangan akan habis, apabila dagangan masih
ada maka akan disimpan ke lemari pendingin milik owner. Ketika stok di owner hampir habis, maka
owner baru akan merestok ke supplier di Majalengka.
[Link] Break Event Point (BEP)
FIX
COST
Peralatan Masak
1,000,000
Gerobak/Etalase
2,000,000
Peralatan makan/minum
400,000
Spanduk
60,000
Jumlah Fix Cost
3,460,000.00
VARIABLE COST Keterangan
Harga Perkiraan 1 Bulan (Target)
Jalakotek Mentah
500 900,000.00
harga x 1800 (target
Bumbu per penjualan penjualan per
50 90,000.00
bulan, perhari )
Plastik/kertas pembungkus per
penjualan 50 90,000.00
Biaya pengantaran Jalakotek
dari Majalengka ke Bandung 100,000 100,000.00
Minyak Goreng per 2 hari harga x 15
40,000 600,000.00
Karyawan (2 orang) per bulan
1,400,000 1,400,000.00
Sewa tempat per bulan
200,000 200,000.00
Listrik+Air per bulan
200,000 200,000.00
JUMLAH BIAYA PRODUKSI
1800 Jalakotek per bulan 3,580,000.00
Nama : Rifqi Tryananda Rulliandi
NIM : 1606036
Kelas : A 2016
Biaya Produksi per Jalakotek
1,988.89
TARGET PENJUALAN
Target Penjualan Per Hari (Per
Jalakotek) 60
TARGET PENJUALAN PER
BULAN (Per Jalakotek) 1,800
PENJUALAN
Harga Jual Per Jalakotek
2,500.00
BREAK EVENT POINT (BEP)
Unit Terjual
6,769.57
Omzet (Rupiah)
16,923,913.04
WAKTU BEP (Hari) hari
112.83
3 Bulan 22.8260869565217
hari