0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
90 tayangan8 halaman

Analisis Akar Masalah Imunisasi

Dokumen tersebut memberikan ringkasan tentang analisis akar masalah terhadap kejadian ikutan pasca imunisasi, kesalahan prosedur pemberian vaksin, petugas tertusuk jarum, dan vaksin rusak di suatu tempat dengan membentuk tim, mengidentifikasi faktor penyebab, dan memberikan rekomendasi perbaikan.

Diunggah oleh

fitriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
90 tayangan8 halaman

Analisis Akar Masalah Imunisasi

Dokumen tersebut memberikan ringkasan tentang analisis akar masalah terhadap kejadian ikutan pasca imunisasi, kesalahan prosedur pemberian vaksin, petugas tertusuk jarum, dan vaksin rusak di suatu tempat dengan membentuk tim, mengidentifikasi faktor penyebab, dan memberikan rekomendasi perbaikan.

Diunggah oleh

fitriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ROOT CAUSE ANALYSIS

I. Analisis terhadap KTD

[Link] ikutan pasca imunisasi


[Link] prosedur dalam pemberian vaksin
[Link] tertusuk jarum
[Link] rusak

II. Tim RCA

Ketua Tim RCA ........................................................................................................


Anggota 1
(pastikan semua area 2
terkait terwakili) 3
4
[Link].
Petugas pencatat
(notulis) .........................................................................................................

III. Diskripsi singkat kejadian:

[Link] ikutan pasca imunisasi:


adanya kejadian yang tidak di inginkan setelah pemberian vaksin
[Link] prosedur dalam pemberian vaksin :
Adanya kesalahan nama dan dosis saat pemberian vaksin
[Link] tertusuk jarum :
Petugas tertusuk jarum bekas pemakaian
[Link] rusak:
Vaksin ekspiered,pecah,jatuh

IV. Faktor yang menjadi pencetus/mengawali kejadian (trigger):

[Link] ikutan pasca imunisasi :


adanya reaksi tubuh terhadap antigen /vaksin
[Link] prosedur dalam pemberian vaksin:
Salah nama,salah informasi usia bayi,petugas pelaksana tidak mengidentifikasi
dengan benar,jumlah sasaran terlalu banyak
[Link] tertusuk jarum :
Petugas Melakukan recapping dengan 2 tangan,tidak menggunakan APD
[Link] rusak:
Petugas tidak teliti dalam melihat kemasan vaksin

V. Kronologi kejadian:

[Link] ikutan pasca imunisasi:

[Link] prosedur dalam pemberian vaksin:

[Link] tertusuk jarum :

[Link] rusak:

VI. Faktor-faktor yang terkait dengan kejadian:


a. Faktor-faktor yang terkait langsung:

[Link] ikutan pasca imunisasi: reaksi tubuh bayi/balita terhadap vaksin,tdk


dilakukannya prosedur aseptik

[Link] prosedur dalam pemberian vaksin: ada nama yang sama,tidak


adanya buku register bayi

[Link] tertusuk jarum : petugas kurang teliti

[Link] rusak: Vaksin ekspiered,pecah,jatuh

b. Faktor-faktor yang menunjang/berkontribusi terhadap terjadinya


kejadian:

[Link] ikutan pasca imunisasi: petugas tidak melakukan anamnese


sasaran,petugas tidak membawa antiseptik
[Link] prosedur dalam pemberian vaksin:
petugas tidak melakukan register ,keluarga terburu-buru
[Link] tertusuk jarum
Pada saat petugas akan melakukan recapping petugas tersenggol
[Link] rusak
Tidak melaksanakan metode FIFO,vaksin Carier rusak

VII. Analisis akar masalah (gambarkan diagram tulang ikan/pohon masalah)

[Link] dan Rencana Tindak Lanjut:

Akar Tindakan Tingkat Penanggung Waktu Sumber Bukti Paraf


masalah/penyebab pelaksana jawab daya yang Penyelesaian
masalah dibutuhkan

1.
2.
IX. Hasil dan Pelaporan:

Laporan ini bersifat rahasia (confidential), hanya dilaporkan kepada Kepala


Puskesmas, dan Komisi Keselamatan Pasien. Laporan ini tidak boleh di foto copy.

FMEA
I. Unit kerja:………….

Prosedur/proses yang dianalisis:

II. Tim FMEA:

Ketua Tim FMEA ........................................................................................................


Anggota 1......................................................................................................
(pastikan semua area 2......................................................................................................
terkait terwakili) 3......................................................................................................
4......................................................................................................
[Link].
Petugas pencatat
(notulis) .........................................................................................................

III. Peran masing-masing ketua dan anggota

Tim FMEA Peran


Ketua
Anggota

IV. Jadual kegiatan tim:

No Kegiatan Waktu Keterangan

V. Alur proses yang sekarang:


VI. Identifikasi Failure modes:

Contoh: pelayanan obat di Puskesmas

No Tahapan kegiatan pada alur Failure modes


proses
1

VII. Matriks FMEA:


N Failure Penyeb Akibat O S D RPN Solusi Indikat
o modes ab (occu (sev (dete (OxSx or
rrenc erity ctabili D) untuk
e) ) ty) validasi

VIII. Menetapkan cut off point dengan diagram Pareto:

IX. Rencana Kegiatan dan Pelaksanaan:

No Kegiatan Waktu Penanggung Hasil Keterangan


Pelaksanaan jawab
X. Alur proses yang baru:

XI. Monitoring, validasi (bisa dihitung ulang RPN setelah implementasi), evaluasi,
dan pelaporan

Anda mungkin juga menyukai