100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan4 halaman

Analisis Perhitungan DCP dan CBR

Dokumen ini melakukan analisis perhitungan nilai CBR (California Bearing Ratio) melalui pengukuran penetrasi pada 5 kali tumbukan. Pada setiap tumbukan dihitung nilai DCPI (Drainage-Corrected Penetration Index) dan CBR berdasarkan rumus yang ditetapkan. Nilai CBR meningkat pada setiap tumbukan yang mengindikasikan kondisi tanah semakin kuat.

Diunggah oleh

Edwin Normansyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan4 halaman

Analisis Perhitungan DCP dan CBR

Dokumen ini melakukan analisis perhitungan nilai CBR (California Bearing Ratio) melalui pengukuran penetrasi pada 5 kali tumbukan. Pada setiap tumbukan dihitung nilai DCPI (Drainage-Corrected Penetration Index) dan CBR berdasarkan rumus yang ditetapkan. Nilai CBR meningkat pada setiap tumbukan yang mengindikasikan kondisi tanah semakin kuat.

Diunggah oleh

Edwin Normansyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Analisis Perhitungan DCP

1. Tumbukan pertama
 Banyaknya tumbukan : 1 tumbukan
 Kumulatif tumbukan : 0 + 1 = 1 tumbukan
 Penetrasi : 70 mm
 Kumulatif penetrasi
Kumulatif penetrasi = Kumulatif penetrasi ke n-1 + Penetrasi ke n
= 0 + 70
= 70 mm
 DCPI
Penetrasi (mm)
DCPI = Kumulatif tumbukan
70
= 70

=1

 CBR
Log(CBR) = 2.46 - 1.12 Log(DCPI)

= 2.46 – 1.12 Log(1)

= 2.46

2. Tumbukan kedua
 Banyaknya tumbukan : 1 tumbukan
 Kumulatif tumbukan : 1 + 1 = 2 tumbukan
 Penetrasi : 95 mm
 Kumulatif penetrasi
Kumulatif penetrasi = Kumulatif penetrasi ke n-1 + Penetrasi ke n
= 70 + 95
= 165 mm
 DCPI
Penetrasi (mm)
DCPI = Kumulatif tumbukan
95
= 165

= 0.5758

 CBR
Log(CBR) = 2.46 - 1.12 Log(DCPI)

= 2.46 – 1.12 Log(0.5758)

= 2.7285

3. Tumbukan ketiga
 Banyaknya tumbukan : 1 tumbukan
 Kumulatif tumbukan : 2 + 1 = 3 tumbukan
 Penetrasi : 120 mm
 Kumulatif penetrasi
Kumulatif penetrasi = Kumulatif penetrasi ke n-1 + Penetrasi ke n
= 165 + 120
= 285 mm
 DCPI
Penetrasi (mm)
DCPI = Kumulatif tumbukan
120
= 285

= 0.4211

 CBR
Log(CBR) = 2.46 - 1.12 Log(DCPI)

= 2.46 – 1.12 Log(0.4211)

= 2.8807
4. Tumbukan keempat
 Banyaknya tumbukan : 1 tumbukan
 Kumulatif tumbukan : 3 + 1 = 4 tumbukan
 Penetrasi : 135 mm
 Kumulatif penetrasi
Kumulatif penetrasi = Kumulatif penetrasi ke n-1 + Penetrasi ke n
= 285 + 135
= 420 mm
 DCPI
Penetrasi (mm)
DCPI = Kumulatif tumbukan
135
= 420

= 0.3214

 CBR
Log(CBR) = 2.46 - 1.12 Log(DCPI)

= 2.46 – 1.12 Log(0.3214)

= 3.0121

5. Tumbukan kelima
 Banyaknya tumbukan : 1 tumbukan
 Kumulatif tumbukan : 4 + 1 = 5 tumbukan
 Penetrasi : 155 mm
 Kumulatif penetrasi
Kumulatif penetrasi = Kumulatif penetrasi ke n-1 + Penetrasi ke n
= 420 + 155
= 575 mm
 DCPI
Penetrasi (mm)
DCPI = Kumulatif tumbukan
155
= 575
= 0.2696

 CBR
Log(CBR) = 2.46 - 1.12 Log(DCPI)

= 2.46 – 1.12 Log(0.2696)

= 3.0977

Anda mungkin juga menyukai