0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
358 tayangan4 halaman

Penatalaksanaan Kecelakaan Lalu Lintas

Dokumen ini memberikan pedoman untuk penatalaksanaan kecelakaan lalu lintas yang meliputi prosedur persiapan peralatan medis, pemeriksaan korban, dan tindakan pengobatan luka seperti membersihkan, desinfeksi, dan perawatan luka. Tujuannya agar luka dapat sembuh dengan cepat dan tidak terjadi infeksi lebih lanjut.

Diunggah oleh

novi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
358 tayangan4 halaman

Penatalaksanaan Kecelakaan Lalu Lintas

Dokumen ini memberikan pedoman untuk penatalaksanaan kecelakaan lalu lintas yang meliputi prosedur persiapan peralatan medis, pemeriksaan korban, dan tindakan pengobatan luka seperti membersihkan, desinfeksi, dan perawatan luka. Tujuannya agar luka dapat sembuh dengan cepat dan tidak terjadi infeksi lebih lanjut.

Diunggah oleh

novi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENATALAKSANAAN

KECELAKAAN LALU LINTAS (KLL)

No. Dokumen :

No. Revisi :
SOP
TanggalTerbit : 2/1/2017

Halaman :

PEMERINTAH
PUSKESMAS
KABUPATEN
LURAH
CIREBON
Amro S,Kep
NIP. 19680228 199401 1 1002
1. Pengertian Memberikan tindakan pertolongan pada luka baru dengan
cepat dan tepat
2. Tujuan Sebagai pedoman petugas untuk melakukan diagnosis dan
penatalaksanaan terhadap kecelakaan lalu lintas agar luka
tidak terjadi infeksi lebih lanjut.

3. Kebijakan - Undang-Undang No 36 tahun 2009 tentang


Kesehatan
- Undang-Undang No 29 tahun 2004 tentang Praktik
Kedokteran

4. Referensi 1. Pedoman Umum Keperawatan Dasar di Rumah Sakit dan


Puskesma, 2004.
2. Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas Berdasarkan
Gejala, 2005.
3. Pedoman Kegiatan Perawat Kesehatan Masyarakatdi
Puskesmas, 2006.
4. Pengobatann Dasar di Puskesmas, 2007.
5. Prosedur Persiapan Alat

Streril
1. Bak instrumen
o Spuit irigasi 50 cc
o Soft koteker
o Pinset anatomis
o Pinset chirrugis
o Gunting jaringan
o Arteri klem
o Container untuk cairan irigasi
o Naal foulder
2. Kassa dan depres dalam tromol
3. Handschone / gloves steril
4. Neerbeken (bengkok)
5. Kom kecil/ sedang
6. Heacting set
7. Spuit 3 cc
8. Pembalut sesuai kebutuhan
o Kasa
o Kasa gulung
o Sufratul
9. Topical terapi
o Oxytetraciclin salep /
o Gentamicin salep 0,3 %
o Lidokain ampul
10. Cairan pencuci luka dan disinfektan
o Cairan NS / RL
o Betadine

Non Streril :
1. Perlak + Alas Perlak / Underpad
2. Sketsel / Tirai
3. Gunting Verband
4. Neerbeken / Bengkok
5. Plester (Adhesive) Atau Hipafix Micropone
6. Tempat Sampah

Pelaksanaan

1. Informed Concern Dan Penjelasan


2. Pemeriksaan Ttv
3. Penatalaksanaan Perawatan Luka Babras
a. Persiapan Alat : Bengkok Didekatkan Dan
Kasa Didekatkan Cairan Ns Dan
Betadine
b. Pembersihan Dengan Ns
c. Setelah Itu Diberi Betadine / Sufratul
d. Bersihkan Peralatan
e. Observasi
f. Konseling
4. Penatalaksaan Perawatan Luka Robek
a) Persiapan Pasien Dan Informed Concern
b) Semua Alat Disiapkan
c) Suntikan Dengan Lidokain Merata
d) Dibersihkan Dengan NS /Perhidrol
e) Diberikan Disinfektan Dengan Betadine
f) Heacting (Sesuai Sop Heacting)
g) Diberikan Tulle Atau Salep Oxitetraciclin
h) Ditutup Dengan Kasa Steril
i) Diplester / Hipafix
j) Bersihkan Kotoran/ Bekas Darah Disekitar
Luka.
k) Bereskan Peralatan
l) Observasi
m) Konseling

6. Unit terkait UGD

7. Dokumen terkait

Anda mungkin juga menyukai