DRAFT JOB DESCRIPTION RESEARCH AND DEVELOPMENT
Indra Ramdhani1, Atikah Rahmahwati2, Rachmana Berlindo Citra Lestari3
1,2,3
Departemen R&D PT. Garuda Metalindo
Jalan Kapuk Kamal Raya No.23 Jakarta 14470
To learn something new,
First, you must know something old
a) New product research
"Mengembangkan / inovasi produk baru dengan studi yang
mendalam tentang fungsi-fungsi produk yang diinginkan /
dibutuhkan customer"
Dalam kredo perusahaan KITA BISA terdapat poin ‘Inovasi’ yang diartikan sebagai
berkreativitas untuk menghasilkan terobosan yang lebih baik secara berkesinambungan. Research
and development department sebagai departemen yang diharapkan memberikan kontribusi berupa
inovasi yang dapat mengembangkan perusahaan ke arah yang lebih baik. Salah satu target yang
perlu dicapai adalah riset produk baru. Untuk menghasilkan produk baru unggulan yang kompetitif
anggota research and development department perlu memiliki kemampuan sebagai berikut :
1. Dapat bekerja sama dalam tim multi disiplin ilmu untuk merancang konsep rekayasa produk
baru yang lengkap.
2. Melakukan penelusuran informasi dan dapat menganalisis kebutuhan pasar pada tahap awal
proses desain.
3. Dapat melakukan spesifikasi desain produk, salah satunya menggunakan dokumen Product
Design Specification (PDS). Formulasi penulisan PDS dibuat secara komprehensif dan terus
berkembang seiring dengan berjalannya proses desain dengan beberapa kriteria seperti Gambar
1. Dokumen tersebut mendefiniskan elemen-elemen, faktor-faktor dan batasan-batasan dari
produk yang akan didesain.
4. Dapat membuat konsep-konsep yang memenuhi PDS yang telah disusun, kemudian dapat
memeriksa masing-masing konsep menggunakan salah satu teknik evaluasi konsep desain.
5. Dapat memilih konsep terbaik dan masuk ke tahap perwujudan desain. Gambar konsep terbaik
atau yang terpilih telah dilengkapi dengan dokumen yang berisi perhitungan-perhitungan,
material, dan proses produksi serta keterangan lainnya yang diperlukan.
Salah satu alur proses desain produk model Pugh dapat dilihat pada Gambar 2. Dalam melakukan
proses desain baru dengan metode Pugh, desain adalah proses iteratif yang mencakup penelusuran
balik dan aktivitas paralel. Mendesain sesuatu yang baru adalah seperti melakukan suatu
penjelajahan untuk menemukan sesuatu (a voyage of discovery). Dengan berjalannya proses desain,
semakin banyak informasi yang ditemukan dan semakin banyak pula ilmu pengetahuan yang
diperoleh [1].
Gambar 1. Kriteria PDS [1]
Gambar 2. Total design activity model [1]
Referensi:
1
Hurst, K. 1999. Engineering Design Principles. New York : Arnold Publishers
b) New product development
"Membangun / membuat prototipe produk yang telah di evaluasi &
di studi, pengembangan produk harus memenuhi spesifikasi &
pedoman/standar yang ada"
Deskripsi Kerja:
1. Setiap anggota research and development departement dapat mengidentifikasi kesempatan dan
mengembangkan ide produk berdasarkan kebutuhan/masukan pelanggan dan pasar manufaktur
2. Setiap anggota research and development dapat memberikan konsep pengujian untuk setiap
produk yang akan dikembangkan, yang sebelumnya telah di evaluasi dan melalui proses literasi
3. Setiap pengembangan produk yang telah dilakukan harus melalui proses desain dan rekayasa
produk yang mempertimbangkan durasi dan kompleksitas kegiatan desain, biaya produksi,
serta biaya pengembangan
4. Setiap anggota research and development dapat membangun protipe pengembangan produk
setelah selesai tahap 1 hingga 3, dan melakukan pengujian / simulasi sesuai tahap 2 serta
memastikan bahwa produk yang dikembangkan harus memenuhi spesifikasi dan
pedoman/standar yang ada.
Berikut merupakan tahapan dalam proses new product development:
MULAI
PERENCANAAN
INPUT
PENGENDALIAN EVALUASI DAN
PERUBAHAN
APAKAH
MENGHASILKAN
KELUARAN YANG
SESUAI?
SELESAI
Tahap New Product Development
1. Kebutuhan untuk keterlibatan pelanggan dan pengguna dalam proses
desain dan pengembangan
Perencanaan 2. Sifat, durasi dan kompleksitas kegiatan desain dan pengembangan
3. Tahapan proses yang dibutuhkan (alur proses, rencana pengendalian dan
standar instruksi kerja)
1. Persyaratan fungsional dan kinerja
2. Informasi yang diperoleh dari kegiatan desain dan pengembangan serupa
Input sebelumnya (contoh: studi literasi)
3. Potensi konsekuensi dari kegagalan karena sifat dari produk tersebut
1. Hasil yang ingin dicapai didefiniskan dengan jelas
2. Aktivitas verifikasi dilaksanakan untuk memastikan bahwa output desain
dan pengembangan memenuhi persyaratan inputnya
Pengendalian
3. Kegiatan validasi untuk memastikan hasil dari produk memenuhi
persyaratan yang digunakan
4. Informasi terdokumentasi dari kegiatan ini disimpan
1. Memenuhi persyaratan input;
a. Hasil studi keandalan
b. Karakteristik produk khusus
Output
c. Definisi produk termasuk 3D dan gambar 2D, data teknis, informasi
manufaktur produk, geometris dimensi dan toleransi (GD&T)
d. Hasil tinjauan desain produk
Evaluasi dan
1. Perubahan desain dan pengembangan
perubahan
Referensi:
[Link], John R. dan Ely Dahan. 2007. Chapter 8: New Product Development in book Marketing
Management: Essential Marketing Knowledge and Practice. Columbus Ohio: Mc. Graw
Hill, Inc.
2.
Rina Indonesia, PT. 2016. Certification Training IATF 16949:2016 Interpresentasi dan Aplikasi.
Jakarta: RINA Academy 1861.
c) Existing product development
"Pengembangan / problem solving dari masalah yang terjadi pada
produk (dan prosesnya) yang telah di produksi"
Anggota research and development department diharapkan memiliki kemampuan untuk
memberi solusi dari masalah yang terjadi pada produk dengan deskripsi kerja sebagai berikut:
1. Setiap anggota reseacrh and development departement dapat mengidentifikasi masalah,
menganalisis, dan mengevaluasi. Hasil evaluasi ditindak lanjuti dengan memodifikasi produk
yang telah di produksi
2. Setiap anggota research and development departement dapat melakukan penelitian jangka
pendek (< 3 bulan) maupun jangka panjang (3 - 6 bulan) terkait pengembangan proses dan
produk yang memiliki fungsi yang sama akibat adanya kegagalan produk pada produksi
sebelumnya
3. Dalam mengembangkan produk yang telah ada dan/atau gagal, anggota reseacrh and
development departement wajib melakukan review secara teoretis dan analisis internal (tanpa
pengaruh customer) terkait material yang sudah ada, pengujian yang telah dilakukan, dan
interview langsung dilapangan.
Identifikasi Masalah
Evaluasi dan Analisis
Peninjauan Ulang
Modifikasi
NG
Pengujian
OK
Selesai
Referensi:
1.
Mahmutllari, Jonis. 2014. Developing a New Product Development & Launch Process Case:
Company X (Thesis). Finlandia: Haaga-Helia University of Applied Science.