INSISI ABSES
No. Dokumen : -/RJ/2016
SOP Terbitan : 01
No. Revisi : 0
Tgl. Terbit : -/-/-
PUSKESMAS
DINAS KESEHATAN Halaman : 1-2 ADIPALA I
KABUPATEN
CILACAP
dr. Dwi Edy K
Puskesmas Adipala I NIP. 197004272002121003
1. Pengertian Adalah tindakan pengeluaran nanah dengan cara sayatan
2. Tujuan 1. Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan tindakan insisi
2. Mengeluarkan nanah untuk mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan abses
3. Kebijakan 1. Keputusan Kepala Puskesmas no- /- tentang pelayanan kesehatan gigi dan mulut
2. Inform consent
4. Referensi 1. Panduan Praktek Klinis Dokter Gigi Tahun 2014
Prosedur Alatdasar
1. Kacamulut
2. Sonde
3. Pinset
4. Ekskavator
Alattambahan
1. Spuit 3 cc
2. Bisturi + tangkai
Bahanobat
1. Obatanestesi (pehacain)
2. Betadine
3. Kassasteril
4. Perban
5. Sarungtanganuntukbahan drain
5. Langkah-langkah 1. Petugas melakukan verifikasi identitas pasien
2. Petugas melakukan kajian awal klinis sesuai SOP
3. Petugas melakukan APD sesuai SOP
4. Petugas melakukan tindakan insisi
a) Lakukan tindakan asepsisi pada daerah abses yang paling matang
b) Lakukan anestesi lokal/ topikal pada daerah yang akan disayat
c) Buat sayatan insisi dengan kedalaman di bawah subcutan
d) Angkat/ tekan daerah disekitar abses untuk membantu mengeluarkan nanah
e) Masukkan ke bekas sayatan drain dari karet yang terbuat dari sarung tangan steril
dengan panjang maksimal 1 cm, lebar maksimal 0,5cm, tepi bergerigi
f) Tutup luka dengan kassa steril berbetadin (untuk insisi ektra oral)
g) Pasang plester
h) Intruksikan untuk datang kontrol hari berikutnya untuk observasi insisi dan ganti
perban
i) Beri obat antibiotik dan analgesik
Unit terkait 1. Pendaftaran
2. Farmasi
Ditetapkanoleh:
KepalaPuskesmasAdipala 1
dr. Dwi Edy K
NIP. 197004272002121003