0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
67 tayangan11 halaman

Rencana K3 Proyek Jembatan Gantung

Dokumen tersebut merupakan rencana keselamatan dan kesehatan kerja kontrak (RK3K) PT. Gunung Tabor untuk proyek pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Tapanuli Utara. RK3K ini menjelaskan kebijakan K3 perusahaan, perencanaan yang mencakup identifikasi bahaya dan pengendalian risiko, serta pengendalian operasional K3 meliputi struktur organisasi dan program pelatihan."

Diunggah oleh

samaru cipta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
67 tayangan11 halaman

Rencana K3 Proyek Jembatan Gantung

Dokumen tersebut merupakan rencana keselamatan dan kesehatan kerja kontrak (RK3K) PT. Gunung Tabor untuk proyek pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Tapanuli Utara. RK3K ini menjelaskan kebijakan K3 perusahaan, perencanaan yang mencakup identifikasi bahaya dan pengendalian risiko, serta pengendalian operasional K3 meliputi struktur organisasi dan program pelatihan."

Diunggah oleh

samaru cipta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK ( RK3K )

PT. GUNUNG TABOR PRA - RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK
Jl. Ambai No. 90A Kel. Sidorejo Hilir, Kec . Medan Tembung
(PRA - RK3K)

DAF TAR I SI

A. Kebijakan K3
B. Perencanaan K3
B.1. I dentifikasi Bahaya , Sasaran K3 Proyek , Pengendalian Risiko K3 , Program K3 , dan Biaya K3
B.2. Pemenuhan Peraturan Perundang - undangan dan Persyaratan Lainnya
C. Pengendalian Operasional K3

A. KEBIJAKAN Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) :


Dasar Pelaksanaan K3 adalah komitmen yang merupakan janji pimpinan puncak suatu organisasi (Perusahaan), hal
ini dapat diketahui lebih jelas dalam pedoman penerapan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja sesuai dengan
PERMENAKER No. PER. 05/MEN/1998, dimana pengurus organisasi harus menunjukan komitmen terhadap
penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dengan dasar komitmen inilah kebijaksanaan dapat diberikan sebagai
berikut :

Komitmen
Komitmen diwujudkan dalam bentuk kebijakan (policy) tertulis, jelas dan mudah dimengerti serta diketahui oleh
seluruh pekerja. Manajeman K3 mengidentifikasi dan menyediakan semua sumber daya esensial seperti pendanaan,
tenaga K3 dan sarana untuk terlaksananya program K3. Kebijakan K3 diwujudkan dalam bentuk wadah dalam
struktur organisasi. Untuk melaksanakan komitmen dan kebijakan, perlu disusun strategi antara lain :

1. Advokasi sosialisasi program K3


2. Menetapkan tujuan
3. Organisasi dan penugasan
4. Meningkatkan SDM profesional di bidang K3PSTKG pada setiap unit kerja di lingkungan kerja
5. Sumber daya yang harus didukung oleh manajemen puncak.
6. Kajian resiko secara kualitatif dan kuantitatif.
7. Membuat program kerja yang mengutamakan upaya peningkatan dan pencegahan.
8. Monitoring dan evaluasi secara internal dan eksternal secara berkala.

B. PERENCANAAN
Di dalam membuat rencana K3, PPK memberikan identifikasi awal dan penyedia jasa harus menyampaikan
pengendalian risiko pada saat penawaran berdasarkan identifikasi awal tersebut .

B.1 Identifikasi Bahaya , Sasaran K3 Proyek , Pengendalian Risiko K3 , Program K3 , dan Biaya
Penyusunan I dentifikasi Bahaya , sasaran K3 Proyek , pengendalian Risiko K3 , Program K3 , dan
Biaya K3 sesuai dengan format pada Tabel 1 .
B.2 Pemenuhan Peraturan Perundang - undangan dan Persyaratan Lainnya
Daftar peraturan perundang - undangan dan Persyaratan K3 yang digunakan sebagai
acuan dalam melaksanakan SMK3 Konstruksi Bidang PU antara lain sebagai berikut :
1. UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi ;
2. Peraturan pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3 ;

C. PENGENDALIAN OPERASIONAL K3
Pengendalian operasional berupa prosedur kerja / petunjuk kerja yang harus mencakup
seluruh upaya pengendalian, diantaranya :
1. Menunjuk Penanggung jawab Kegiatan SMK3 yang dituangkan dalam Struktur
Organisasi K3 beserta uraian tugas .
2. Upaya pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan .
3. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja
4. Program - program detail pelatihan sesuai pengendalian risiko
5. Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan
6. Disesuaikan kebutuhan tingkat pengendalian risiko K3 : I dentifikasi Bahaya ,
Penilaian Risiko , Skala Prioritas , Pengendalian Risiko K3 dan Penanggung Jawab .

Medan, 20 Juli 2018


PT. GUNUNG TABOR

Christian I mmanuel Sianturi


Direktur
RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK

TABEL I I DENTI F I KASI BAHAY A, PENI LAI AN RESI KO, PENGENDALI AN RESI KO K3, PROGRAM K3 DAN BI AY A
Nama Perusahaan : PT. GUNUNG TABOR
Kegiatan : Pembangunan Jembatan Gantung Desa Siraja Oloan – Desa Simamora, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara

NO. URAIAN PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA SASARAN K3 PROYEK PENGENDALIAN RESIKO K3 PROGRAM SUMBER DAYA
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Mobilisasi - Kecelakaan dan gangguan kesehatan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan (Sepatu Kerja,
akibat tempat kerja, tempat pemyimpanan kerja dan rencana kerja - Melaksanakan pelatihan Rompi, sarung tangan)
peralatan dan bahan/material kurang - Melaksanakan pekerjaan kepada pekerja - SDM : 5 Orang
memenuhi syarat sesuai dengan scedule - Pengunaan APD yang sesuai
dan urutan kerja - Menggunakan rambu
- Kecelakaan akibat kegiatan - Memberikan tempat peringatan dan brikade
pembongkaran tempat kerja, instalasi kerja yang sehat, aman
listrik, peralatan dan perlengkapan, dan jauh dari resiko
pembersihan dan pengembalian kondisi kecelakaan kerja
yang kurang baik

2 Manajemen dan Keselamatan Lalu Lintas - Kecelakaan saat pelaksanaan - Menciptakan kesela- - Menyusun instruksi kerja - Bahan (Lampu berkedip,
pekerjaan matan kerja - Melaksanakan pelatihan Rambu-rambu, Rompi,
- Terganggunya pelaksanaan - Melaksanakan kegiatan kepada pekerja Bendera kecil)
pekerjaan terutama saat mengatur sesuai dengan - Pengunaan APD yang sesuai - SDM : 9 Orang
peralatan dan pekerjaan aturan. - Menggunakan rambu
- Terjadinya ketidaknyamanan - Meningkatkan mutu peringatan dan brikade
masyarakat sekitar pekerjaan kerja dan hasil kerja
3 Pengamanan Lingkungan Hidup - Terganggunya kesehatan - Melaksanakan kegiatan - Menyusun instruksi kerja - Bahan (Sarung tangan,
pernapasan akibat jalannya sesuai dengan - Melaksanakan pelatihan Rompi, Masker)
peralatan besar aturan. kepada pekerja
- Terganggunya penglihatan akibat - Menciptakan kesela- - Pengunaan APD yang sesuai - SDM : 3 Orang
debu yang berterbangan matan kerja
- Kerusakan aliran sumur masyarakat - Meningkatkan metoda - Menggunakan rambu
sekitar pelaksanaan pekerjaan kerja dan rencana kerja peringatan dan brikade
4 Manajemen Mutu - Terganggunya kesehatan - Melaksanakan kegiatan - Menyusun instruksi kerja - Bahan ( Rompi, Masker)
pernapasan akibat jalannya sesuai dengan - Melaksanakan pelatihan
peralatan besar aturan. kepada pekerja
- Terganggunya penglihatan akibat - Pengunaan APD yang sesuai - SDM : 15 Orang
5 Pekerjaan Galian Untuk Selokan Drainase dan - Kecelakaan akibat pengaturan Nilai Kecelakaan F atal - Melakukan pelatihan kepada - Bahan SNI (helm, Sepatu
Saluran Air lalu lintas kurang baik - Menciptakan kesela- pekerja Kerja, sarung tangan)
- Bahaya akibat lereng galian longsor matan kerja - Menyusun instruksi kerja - SDM : 5 Orang
- Tergelincir akibat tanah galian - Memberikan pekerjaan galian
tanah basah kenyamanan kerja - Pengunaan APD yang sesuai
- Terluka akibat benturan pada - Meningkatkan mutu
tebing keras pada saat galian kerja dan hasil kerja
dibawah tebing
6 Galian Biasa - Kecelakaan akibat pengaturan lalu lintas - Menciptakan - Melakukan pelatihan kepada - Bahan SNI (helm, Sepatu
kurang baik keselamatan kerja pekerja Kerja, sarung tangan)
- Kecelakaan akibat operasional alat - Memberikan - Menyusun instruksi kerja
berat di lokasi pemadatan kenyamanan kerja pekerjaan galian - SDM : 3 Orang
- Kecelakaan akibat metode - Pengunaan APD yang sesuai
penimbunan pada jalan tanjakan
- Gangguan kesehatan akibat debu
yang timbul saat penyiraman
7 Galian Struktur dengan kedalaman 0 - 2 meter - Kecelakaan akibat pengaturan lalu lintas - Menciptakan - Melakukan pelatihan kepada - Bahan SNI (helm, Sepatu
kurang baik keselamatan kerja pekerja Kerja, sarung tangan)
- Bahaya akibat lereng galian longsor - Memberikan - Pengunaan APD yang sesuai
- Tergelincir akibat tanah galian kenyamanan kerja - Menyusun instruksi kerja - SDM : 5 Orang
tanah basah pekerjaan galian
- Terluka akibat benturan pada tebing - Menggunakan rambu
keras pada saat galian dibawah tebing peringatan dan barikade
8 Galian Struktur dengan kedalaman 2 - 4 meter - Kecelakaan akibat pengaturan lalu lintas - Menciptakan - Melakukan pelatihan kepada - Bahan SNI (helm, Sepatu
kurang baik keselamatan kerja pekerja Kerja, sarung tangan)
- Bahaya akibat lereng galian longsor - Memberikan - Pengunaan APD yang sesuai
- Tergelincir akibat tanah galian kenyamanan kerja - Menyusun instruksi kerja - SDM : 5 Orang
tanah basah pekerjaan galian
- Terluka akibat benturan pada tebing - Menggunakan rambu
keras pada saat galian dibawah tebing peringatan dan barikade
9 Timbunan Pilihan dari sumber galian - Kecelakaan akibat pengaturan lalu lintas - Menciptakan - Melakukan pelatihan kepada - Bahan SNI (helm, Sepatu
kurang baik keselamatan kerja pekerja Kerja, sarung tangan)
- Kecelakaan akibat operasional alat - Memberikan - Menyusun instruksi kerja
berat di lokasi pemadatan kenyamanan kerja pekerjaan galian - SDM : 3 Orang
- Kecelakaan akibat metode - Pengunaan APD yang sesuai
penimbunan pada jalan tanjakan
- Gangguan kesehatan akibat debu
yang timbul saat penyiraman
10 Penyiapan Badan Jalan - Kecelakaan karena tertabrak oleh Nilai Kecelakaan F atal - Menggunakan rambu - Bahan SNI (Sepatu,
kendaraan yang melintas - Menciptakan peringatan dan barikade rompi , sarung tangan)
- Terjadi kecelakaan pada saat keselamatan kerja - Menyusun instruksi kerja - SDM : 5 Orang
dump truck menurunkan agregat - Memberikan pekerjaan timbunan
- Terjadi iritasi pada kulit dan kenyamanan kerja - Penggunaan APD yang sesuai
paru-paru akibat debu agregat
yang kering
- Terluka oleh mesin penghampar
(grader) karena pengoperasian
tidak benar
- Terjadi kecelakaan akibat
penimbunan material sementara
sebelum dihampar
- Terjadi kecelakaan dalam
pengoperasian alat penyiraman
(water tanker)
11 Pembersihan dan Pengupasan Lahan - Kecelakaan karena tertabrak oleh Nilai Kecelakaan F atal - Menggunakan rambu - Bahan SNI (Sepatu,
kendaraan yang melintas - Menciptakan peringatan dan barikade rompi , sarung tangan)
- Terjadi kecelakaan pada saat keselamatan kerja - Menyusun instruksi kerja - SDM : 5 Orang
dump truck menurunkan agregat - Memberikan pekerjaan timbunan
- Terjadi iritasi pada kulit dan kenyamanan kerja - Penggunaan APD yang sesuai
paru-paru akibat debu agregat
yang kering
- Terluka oleh mesin penghampar
(grader) karena pengoperasian
tidak benar
- Terjadi kecelakaan akibat
penimbunan material sementara
sebelum dihampar
- Terjadi kecelakaan dalam
pengoperasian alat penyiraman
(water tanker)
12 Beton Mutu Sedang fc’30 MPa - Kecelakaan atau tertabrak oleh - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (sepatu kerja,
kendaraan yang melintas kerja dan rencana kerja - Melaksanakan pelatihan sarung tangan, helm)
- Terjadi kecelakaan - Melaksanakan pekerjaan kepada pekerja
(terkena cangkul/alat penggali lain) sesuai dengan scedule - Pengunaan APD yang sesuai
dari sesama pekerja karena jarak dan urutan kerja - Menggunakan rambu - SDM : 27 Orang
antar pekerja terlalu dekat - Memberikan tempat peringatan dan brikade
- Terluka oleh alat pengecoran yang kerja yang sehat, aman
dilakukan manual maupun mekanis dan jauh dari resiko
- Terjadi kecelakaan pada saat Truck kecelakaan kerja
Mix er menurunkan beton
- Terjadi iritasi pada kulit dan
paru-paru akibat beton
- Terluka oleh besi
13 Beton Mutu Sedang fc’20 MPa - Kecelakaan atau tertabrak oleh - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (sepatu kerja,
kendaraan yang melintas kerja dan rencana kerja - Melaksanakan pelatihan sarung tangan, helm)
- Terjadi kecelakaan - Melaksanakan pekerjaan kepada pekerja
(terkena cangkul/alat penggali lain) sesuai dengan scedule - Pengunaan APD yang sesuai
dari sesama pekerja karena jarak dan urutan kerja - Menggunakan rambu - SDM : 27 Orang
antar pekerja terlalu dekat - Memberikan tempat peringatan dan brikade
- Terluka oleh alat pengecoran yang kerja yang sehat, aman
dilakukan manual maupun mekanis dan jauh dari resiko
- Terjadi kecelakaan pada saat Truck kecelakaan kerja
Mix er menurunkan beton
- Terjadi iritasi pada kulit dan
paru-paru akibat beton
- Terluka oleh besi
14 Beton Mutu Rendah fc’ 15 MPa - Kecelakaan atau tertabrak oleh - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (sepatu kerja,
kendaraan yang melintas kerja dan rencana kerja - Melaksanakan pelatihan sarung tangan, helm)
- Terjadi kecelakaan - Melaksanakan pekerjaan kepada pekerja
(terkena cangkul/alat penggali lain) sesuai dengan scedule - Pengunaan APD yang sesuai
dari sesama pekerja karena jarak dan urutan kerja - Menggunakan rambu - SDM : 27 Orang
antar pekerja terlalu dekat - Memberikan tempat peringatan dan brikade
- Terluka oleh alat pengecoran yang kerja yang sehat, aman
dilakukan manual maupun mekanis dan jauh dari resiko
- Terjadi kecelakaan pada saat Truck kecelakaan kerja
Mix er menurunkan beton
- Terjadi iritasi pada kulit dan
paru-paru akibat beton
- Terluka oleh besi
15 Beton Siklop fc’ 15 MPa - Kecelakaan atau tertabrak oleh - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (sepatu kerja,
kendaraan yang melintas kerja dan rencana kerja - Melaksanakan pelatihan sarung tangan, helm)
- Terjadi kecelakaan - Melaksanakan pekerjaan kepada pekerja
(terkena cangkul/alat penggali lain) sesuai dengan scedule - Pengunaan APD yang sesuai
dari sesama pekerja karena jarak dan urutan kerja - Menggunakan rambu - SDM : 27 Orang
antar pekerja terlalu dekat - Memberikan tempat peringatan dan brikade
- Terluka oleh alat pengecoran yang kerja yang sehat, aman
dilakukan manual maupun mekanis dan jauh dari resiko
- Terjadi kecelakaan pada saat Truck kecelakaan kerja
Mix er menurunkan beton
- Terjadi iritasi pada kulit dan
paru-paru akibat beton
- Terluka oleh besi
16 Beton Mutu Rendah fc’ 10 MPa - Kecelakaan atau tertabrak oleh - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (sepatu kerja,
kendaraan yang melintas kerja dan rencana kerja - Melaksanakan pelatihan sarung tangan, helm)
- Terjadi kecelakaan - Melaksanakan pekerjaan kepada pekerja
(terkena cangkul/alat penggali lain) sesuai dengan scedule - Pengunaan APD yang sesuai
dari sesama pekerja karena jarak dan urutan kerja - Menggunakan rambu - SDM : 27 Orang
antar pekerja terlalu dekat - Memberikan tempat peringatan dan brikade
- Terluka oleh alat pengecoran yang kerja yang sehat, aman
dilakukan manual maupun mekanis dan jauh dari resiko
- Terjadi kecelakaan pada saat Truck kecelakaan kerja
Mix er menurunkan beton
- Terjadi iritasi pada kulit dan
paru-paru akibat beton
- Terluka oleh besi
17 Baja Tulangan U39 Ulir - Terluka oleh besi - Menciptakan - Penggunaan APD yang sesuai - Bahan SNI (sarung
keselamatan kerja tangan, helm)
- Memberikan - Menyusun pola instruksi kerja - SDM : 5 Orang
kenyamanan kerja
18 Pemasangan Jembatan Rangka Baja - Kecelakaan saat pelaksanaan - Menciptakan - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (sepatu kerja,
pekerjaan keselamatan kerja - Melaksanakan pelatihan sarung tangan, helm,
- Terganggunya pelaksanaan - Memberikan kepada pekerja rompi)
pekerjaan terutama saat mengatur kenyamanan kerja - Pengunaan APD yang sesuai - SDM : 5 Orang
peralatan dan pekerjaan. - Memberikan tempat - Menggunakan rambu
- Terjadinya ketidaknyamanan kerja yang sehat, aman peringatan dan brikade
masyarakat sekitar pekerjaan dan jauh dari resiko
kecelakaan kerja

19 Pengangkatan bahan jembatan - Kecelakaan saat pelaksanaan - Menciptakan - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (sepatu kerja,
pekerjaan keselamatan kerja - Melaksanakan pelatihan sarung tangan, helm,
- Terganggunya pelaksanaan - Memberikan kepada pekerja rompi)
pekerjaan terutama saat mengatur kenyamanan kerja - Pengunaan APD yang sesuai - SDM : 5 Orang
peralatan dan pekerjaan. - Memberikan tempat - Menggunakan rambu
- Terjadinya ketidaknyamanan kerja yang sehat, aman peringatan dan brikade
masyarakat sekitar pekerjaan dan jauh dari resiko
kecelakaan kerja

20 Tiang Bor Beton, diameter 400 mm - Tertimpa alat bor pile - Memastikan alat bore - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (sepatu kerja,
- Terjatuh kedalam lobang pile dalam keadaan - Melaksanakan pelatihan sarung tangan, helm,
bekas pengeboran baik kepada pekerja rompi)
- Alat bore pile terjatuh - Operator memiliki - Pengunaan APD yang sesuai - SDM : 10 Orang
ketrampilan - Menggunakan rambu
mengoperasi peringatan dan brikade
21 Pasangan Batu - Kecelakaan akibat pengaturan - Menciptakan - Penggunaan APD yang sesuai - Bahan SNI (sarung
lalu lintas kurang baik keselamatan kerja tangan, helm)
- Kecelakaan terkena alat gali - Memberikan - Menyusun pola instruksi kerja - SDM : 9 Orang
(cangkul, balencong dll) akibat jarak kenyamanan kerja
antar penggali terlalu dekat
- Luka terkena mortar dan batu pecah
- Kecelakaan akibat penempatan stok
material terutama batu yang
tidak tepat
22 Bronjong dengan kawat yang dilapisi - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (sepatu kerja,
galvanis pekerjaan kerja dan rencana kerja - Melaksanakan pelatihan sarung tangan, helm,
- Melaksanakan pekerjaan sesuai kepada pekerja rompi, masker)
dengan scedule dan urutan kerja
- Pengunaan APD yang sesuai - SDM : 10 Orang
- Menggunakan rambu
- Menciptakan tempat peringatan dan brikade
kerja yang aman sehat
dan risiko kecelakaan

23 Papan Nama Jembatan - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja masker)
- Terganggunya pelaksanaan - Memberikan - Menggunakan rambu
pekerjaan terutama saat mengatur kenyamanan kerja peringatan dan brikade - SDM : 1 Orang
peralatan dan pekerjaan
24 Pembongkaran Pasangan Batu - Terluka pada kaki atau tangan akibat - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
terkena paku atau palu kerja dan rencana kerja masker)
- Terjadi kecelakaan akibat robohnya - Memberikan - Menggunakan rambu
bongkaran batu atau beton kenyamanan kerja peringatan dan brikade - SDM : 3 Orang
Terluka pada saat penumpahan hasil
bongkaran ditempat pembuangan
25 Pembongkaran Beton - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja masker)
- Terganggunya pelaksanaan - Memberikan - Menggunakan rambu
pekerjaan terutama saat mengatur kenyamanan kerja peringatan dan brikade - SDM : 3 Orang
peralatan dan pekerjaan
26 Pipa Drainase PVC Diameter 75 mm - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja masker)
- Terganggunya pelaksanaan - Memberikan - Menggunakan rambu
pekerjaan terutama saat mengatur kenyamanan kerja peringatan dan brikade - SDM : 2 Orang
peralatan dan pekerjaan
27 Stabilisasi dengan Tanaman - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja masker)
- Terganggunya pelaksanaan - Memberikan - Menggunakan rambu
pekerjaan terutama saat mengatur kenyamanan kerja peringatan dan brikade - SDM : 3 Orang
peralatan dan pekerjaan
28 Rambu Jalan Tunggal Dengan - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
Permukaan Pemantul Engineer Grade pekerjaan kerja dan rencana kerja masker)
- Terganggunya pelaksanaan - Memberikan - Menggunakan rambu
pekerjaan terutama saat mengatur kenyamanan kerja peringatan dan brikade - SDM : 2 Orang
peralatan dan pekerjaan
29 Patok Pengarah - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja masker)
- Terganggunya pelaksanaan - Memberikan - Menggunakan rambu
pekerjaan terutama saat mengatur kenyamanan kerja peringatan dan brikade - SDM : 2 Orang
peralatan dan pekerjaan
30 Mandor - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja - Menggunakan rambu masker, sepatu boot)
peringatan dan brikade
- SDM : 1 Orang
31 Pekerja Biasa - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja - Menggunakan rambu masker, sepatu boot)
peringatan dan brikade
- SDM : 1 Orang
32 Tukang Kayu, Tukang Batu, dsb - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja - Menggunakan rambu masker, sepatu boot)
peringatan dan brikade
- SDM : 1 Orang
33 Pemadat Bervibrasi 1,5 – 3,0 PK - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja - Menggunakan rambu masker, sepatu boot)
peringatan dan brikade
- SDM : 1 Orang
34 Mesin Pengaduk beton (Molen) 0.3 - 0.6 M3 - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja - Menggunakan rambu masker, sepatu boot)
peringatan dan brikade
- SDM : 1 Orang
35 Pompa Air 70 - 100 mm - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja - Menggunakan rambu masker, sepatu boot)
- Terganggunya pelaksanaan - Memberikan peringatan dan brikade
pekerjaan terutama saat mengatur kenyamanan kerja - SDM : 2 Orang
peralatan dan pekerjaan
- Terjadinya ketidaknyamanan
masyarakat sekitar pekerjaan.
36 Jack Hammer - Kecelakaan saat pelaksanaan - Meningkatkan metoda - Menyusun instruksi kerja - Bahan SNI (helm, rompi,
pekerjaan kerja dan rencana kerja - Menggunakan rambu masker, sepatu boot)
- Terganggunya pelaksanaan - Memberikan peringatan dan brikade
pekerjaan terutama saat mengatur kenyamanan kerja - SDM : 2 Orang
peralatan dan pekerjaan
- Terjadinya ketidaknyamanan
masyarakat sekitar pekerjaan.
SPESIFIKASI TEKNIS

Sesuai dengan Spesifikasi pada Dokumen Pengadaan

Anda mungkin juga menyukai