0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan6 halaman

Rencana Aksi Peningkatan Keperawatan

Dokumen tersebut merupakan rencana tindakan (POA) untuk meningkatkan penerapan model keperawatan utama (MAKP) di rumah sakit dengan menetapkan 6 masalah prioritas beserta tujuan, kegiatan, indikator keberhasilan, penanggung jawab, dan jadwal pelaksanaan untuk masing-masing masalah.

Diunggah oleh

Ners Mario
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan6 halaman

Rencana Aksi Peningkatan Keperawatan

Dokumen tersebut merupakan rencana tindakan (POA) untuk meningkatkan penerapan model keperawatan utama (MAKP) di rumah sakit dengan menetapkan 6 masalah prioritas beserta tujuan, kegiatan, indikator keberhasilan, penanggung jawab, dan jadwal pelaksanaan untuk masing-masing masalah.

Diunggah oleh

Ners Mario
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

POA (PLANNING OF ACTION)

No Problem Tujuan Kegiatan Indikator Penanggung Jawab Waktu


Keberhasilan
1 MAKP Mampu meningkatkan 1. Mendiskusikan setiap MAKP primary Alvonsa Ivoni, [Link] Minggu
penerapan MAKP hambatan yang dalam nursing diterapkan II-IV
primary nursing penerapan model primary secara baik.
pemula. nursing.
2. Mensosialisasikan hasil
desiminasi.
3. Merencanakan kebutuhan
tenaga perawat.
4. Melakukan pembagian peran
perawat.
5. Menentukan deskripsi tugas
dan tanggung jawab perawat.
6. Melakukan pembagian jadwal
serta pembagian tenaga
perawat.
7. Membantu penerapan model
MAKP yang sudah ada.
8. Supervisi penerapan MAKP.
9. Evaluasi.

50
2 Discharge Discharge planning 1. Menentukan jadwal Setiap klien mulai Nofri M Lopo, S. Kep MingguII
Planning dilaksanakan secara pelaksanaan discharge masuk sampai pulang .III
optimal dan planning . sudah
terdokumentasi 2. Mensosialisasikan dan mendadapatkan
dengan baik melaksanakan discharge discharge planning
planning.
3. Menentukan kebutuhan
edukasi pasien sesuai dengan
PPK (Lembar Terintegrasi)

3 Ronde Menyelesaikan 1. Menyusun materi dan askep 1) Perawat mampu Tabita Lopes, [Link] Minggu
Keperawatan masalah kesehatan yang sesuai dengan kriteria menyusun II-III
klien masalah yang dirondekan proposal kegiatan
dalam kegiatan ronde ronde
keperawatan . keperawatan.
2. Membuat alur ronde 2) Perawat
keperawatan. mampumenyusun
3. Melaksanakan ronde materi ronde
keperawatan. keperawatan.
3) Perawat mampu
menyusun alur
ronde
keperawatan.
4) Perawat
memahami ronde
keperawatan
mampu
melaksanakan

51
ronde
keperawatan.
5) Setiap kasus yang
sudah dilakukan
tindakan
keperawatan tetapi
tidak ada
kemajuan setelah
dilakukan ronde
keperawatan
masalah tersebut
dapat diatasi
dengan klien
memahami
kemajuan
kesehatannya.

4 Dokumentasi Mendokumentasikan 1. Mengusulkan agar 1) Pendokumentasian Maskur Reyanto, [Link] Minggu


Keperawatan masalah asuhan pendokumentasian dilakukan dilakukan secara II-III
keperawatan yang secara terperinci baik aspek terperinci baik
diberikan dengan baik medisdan aspek keperawatan. aspek medis
dan benar 2. Mengusulkan kepada perawat ataupun aspek
untuk menyesuaikan keluhan keperawatan.
dengan diagnosa keperawatan 2) Perawat
pasien. menyesuaikan
3. Mengusulkan agar tindakan keluhan dengan
sesuai dengan intervensi yang diagnosa pasien.
dituliskan SOAP. 3) Perawat

52
4. Mengusulkan kepada kepala menyesuaikan
ruangan untuk melakukan tindakan dengan
evaluasi secara rutin terhadap intervensi.
pendokumentasian yang 4) Kepala ruangan
dilakukan perawat. melakukan
evaluasi secara
rutin terhadap
pendokumentasian
yang dilakukan
perawat.
5 Timbang Timbang terima 1. Menentukan penanggung 1) Timbang terima Febrianto Renyaan, Minggu
Terima dilakukan secara jawab timbang terima. dilakukan di nurse [Link] II-III
optimal dan 2. Menyusun format timbang station dan di
terdokumentasi. terima klien serta petunjuk klien.
teknis pengisiannya. 2) Isi timbang terima
3. Melaksanakan timbang terima. tentang masalah
keperawatan yang
sudah dan belum
teratasi.
3) Timbang terima
terdokumentasi
dengan baik.

6 Supervisi Mampu menerapkan 1. Membuat jadwal supervisi. 1) Supervisi Adi Tefa [Link] Minggu
supervisi keperawatan 2. Membuat format supervisi dilakukan sesuai II-III
dengan benar. yang baku sesuai SOAP dengan jadwal.
seperti tindakan injeksi dan 2) Supervisi
pemasangan infus dll. dilakukan sesuai

53
3. Mensosialisasikan supervisi. dengan tugas
4. Melaksanakan supervisi pokok dan fungsi
keperawatan. serta sesuai format
5. Mendokumentasikan hasil yang terstandar.
pelaksanaan supervisi 3) Hasil supervisi
keperawatan sesuai 3F (fair, terdokumentasi
feed back, blow up). dengan baik.

7 Penerimaan Menerima dan 1. Mensosialisasikan tentang alur 1) Semua perawat Irmayuni [Link] Minggu
Pasien Baru menyambut penerimaan pasien baru. dapat menerapkan II-III
kedatangan pasien 2. Menyusun dan membuat komunikasi yang
baru dengan hangat format penerimaan pasien baik dan diberikan
dan terapeutik. baru serta petunjuk teknis sentuhan
pengisiannya. terapeutik.
3. Melaksanakan penerimaan 2) Penerimaan pasien
pasien baru secara alur. baru sesuai
4. Mengorientasi pasien/keluarga standar.
mengenai fasilitas yang ada di
ruangan.
5. Mendokumentasikan hasil
dengan benar.

8 M2 (Sarana Sarana dan prasarana 1. Penataan peralatan yang lebih 1) Ruangan nurse Yohana Werluka [Link] Minggu
Prasarana) untuk tindakan terorganisasi dan rapi. station dan I-II
perawatan tersedia 2. Perawatan sarana dan ruangan rawat
dalam jumlah yang prasarana secara berkala dan inap terhubung
cukup dan dapat intensive. dan berada
dimanfaatkan secara 3. Pemeriksaan secara rutin ditengah sehingga

54
optimal. fasilitas untuk pasien. pemantauan dapat
4. Meningkatkan proses dilakukan lebih
dokumentasi inventarisasi. intensive.
5. Memberikan motivasi pada 2) Adanya perawatan
keluarga pasien baik secara sarana dan
lisan atau tulisan untuk prasarana secara
menjaga fasilitas yang berkala sesuai
disediakan. standar
keperawatan
masing-masing
alat.
3) Apabila ada
kerusakan alat
segera diperbaiki
atau diganti.
4) Tidak terdapat
sarana dan
prasarana yang
rusak akibat
kelalaian petugas
maupun pasien
dan keluarga.
5) Inventarisasi
dilakukan secara
berkala setiap
bulannya.

55

Anda mungkin juga menyukai