MAKALAH
ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER
“CONTROL UNIT HARDWARE”
Disusun oleh :
1. Tri Wahyu (1461600115)
2. Danang Prasetyawan (1461600150)
3. Rachmad Maulana (1461600155)
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN INFORMATIKA
UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA
2018
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pengasih lagi maha
penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah tentang Control Unit Hardware.
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan
bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah
ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang
telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasaanya. Oleh karena
itu dengan tangan terbuka kami menerima segalasaran dan kritik dari pembaca
agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang Control Unit Hardware
ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.
Surabaya, 17 Maret 2017
1
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar .........................................................................................................1
Daftar Isi...................................................................................................................2
Pengertian .................................................................................................................3
Cara Kerja Control Unit ...........................................................................................4
Tugas Control Unit ..................................................................................................5
Macam – macam Control Unit ................................................................................5
1. Single - Cycle CU .......................................................................................5
2. Multi – Cycle CU ........................................................................................6
Masukkan – masukkan Control Unit ......................................................................7
Keluaran – keluaran Control Unit ...........................................................................8
Teknik Untuk Mengimplementasikan Control Unit ...............................................8
Instruction Cycle .....................................................................................................9
1. Micro operation ...........................................................................................9
2. Fetch cycle ..................................................................................................9
3. Indirect Cycle (Siklus tidak Langsung) .....................................................10
4. Interrupt Cycle ..........................................................................................10
5. Execution Cycle ........................................................................................10
Kesimpulan ...........................................................................................................10
Daftar Pustaka .......................................................................................................11
2
PENGERTIAN
Unit kendali (Control Unit - CU) adalah salah satu bagian dari CPU yang
bertugas untuk memberikan arahan/kendali/ kontrol terhadap operasi yang
dilakukan di bagian ALU (Arithmetic Logical Unit) di dalam CPU tersebut.
Output dari CU ini akan mengatur aktivitas bagian lainnya dari perangkat CPU.
Pada awal-awal desain komputer, CU diimplementasikan sebagai ad-hoc
logic yang susah untuk didesain. Sekarang, CU diimplementasikan sebagai sebuah
microprogram yang disimpan di dalam tempat penyimpanan kontrol (control
store). Beberapa word dari microprogram dipilih oleh microsequencer dan bit
yang datang dari word-word tersebut akan secara langsung mengontrol bagian-
bagian berbeda dari perangkat tersebut, termasuk di antaranya adalah register,
ALU, register instruksi, bus dan peralatan input/output di luar chip. Pada
komputer modern, setiap subsistem ini telah memiliki kontrolernya masing-
masing, dengan CU sebagai pemantaunya (supervisor). CU, juga berfungsi untuk
bersinkronasi antar komponen.
Control unit dari sebuah prosesor memiliki 2 peran penting. Pertama,
control unit mengatur processor agar melakukan semua micro-operation dalam
urutan yang benar. Kedua, control unit menghasilkan control signal yang
memastikan supaya semua micro-operation [Link] signal tersebut
secara umum menyebabkan salah satu dari hal berikut: pembukaan atau
penutupan dari gerbang-gerbang logika, transfer data antara register-register, dan
pengoperasian ALU.
3
CARA KERJA CONTROL UNIT
Ketika sebuah komputer pertama kali diaktifkan power-nya, maka
computer tersebut menjalankan operasi bootstrap. Operasi ini akan membaca
sebuah instruksi dari suatu lokasi memory yang telah diketahui sebelumnya dan
mentransfer instruksi tersebut ke control unit untuk dieksekusi. Instruksi-intruksi
dibaca dari memory dan dieksekusi sesuai dengan urutan penyimpanannya.
Program counter dari suatu computer menyediakan suatu cara untuk
menyimpan lokasi instruksi berikutnya. Urutan eksekusi berubah dengan
memindah lokasi intruksi baru ke program counter sebelum pembacaan (fetch)
instruksi dikerjakan. Sebuah intruksi merupakan kalimat imperatif pendek yang
sudah dapat menjelaskan makna dari perintah tersebut. Suatu intruksi terdiri dari :
1. Subjek (komputernya)
2. Verb (suatu kode operasi yang mengindikasikan pekerjaan apa yang
akan dilaksanakan)
3. Objek (operands) yang mengidentifikasikan nilai data atau lokasi
memory.
Ketika intruksi-intruksi diterima oleh Control Unit, operation code akan
mengaktifkan urutan logic untuk mengeksekusi intruksi-intruksi tersebut. Satu
eksekusi program terdiri dari beberapa instruction cycle yang menjadi komponen
penyusun dari program tersebut. Sedangkan untuk setiap instruction cycle terdiri
dari beberapa sub cycle lagi seperti ftech cycle, indirect cycle, execute cucle,
dan interrupt cycle. Setiap sub cycle ini disusun dari beberapa perintah dasar
yang disebut micro operation.
4
TUGAS CONTROL UNIT
Tugas dari CU adalah sebagai berikut:
1. Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
2. Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
3. Mengambil data dari memori utama kalau diperlukan oleh proses.
4. Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmetika atau
perbandingan logika serta mengawasi kerja.
5. Menyimpan hasil proses ke memori utama.
MACAM – MACAM CONTROL UNIT
1. Single – Cycle CU
Proses di CU ini hanya terjadi dalam satu clock cycle, artinya setiap
instruksi ada pada satu cycle, maka dari itu tidak memerlukan state. Dengan
demikian fungsi boolean masing-masing control line hanya merupakan fungsi dari
opcode saja. Clock cycle harus mempunyai panjang yang sama untuk setiap jenis
instruksi. Ada dua bagian pada unit kontrol ini, yaitu proses men-decode opcode
untuk mengelompokkannya menjadi 4 macam instruksi (yaitu di gerbang AND),
dan pemberian sinyal kontrol berdasarkan jenis instruksinya (yaitu gerbang OR).
Keempat jenis instruksi adalah “R-format” (berhubungan dengan register), “lw”
(membaca memori), “sw” (menulis ke memori), dan “beq” (branching). Sinyal
kontrol yang dihasilkan bergantung pada jenis instruksinya. Misalnya jika
melibatkan memori ”R-format” atau ”lw” maka akan sinyal ”Regwrite” akan
aktif. Hal lain jika melibatkan memori “lw” atau “sw” maka akan diberi sinyal
kontrol ke ALU, yaitu “ALUSrc”. Desain single-cycle ini lebih dapat bekerja
dengan baik dan benar tetapi cycle ini tidak efisien.
5
2. Multi – Cycle CU
Berbeda dengan unit kontrol yang single-cycle, unit kontrol yang multi-
cycle lebih memiliki banyak fungsi. Dengan memperhatikan state dan opcode,
fungsi boolean dari masing-masing output control line dapat ditentukan. Masing-
masingnya akan menjadi fungsi dari 10 buah input logic. Jadi akan terdapat
banyak fungsi boolean, dan masing-masingnya tidak sederhana. Pada cycle ini,
sinyal kontrol tidak lagi ditentukan dengan melihat pada bit-bit instruksinya. Bit-
bit opcode memberitahukan operasi apa yang selanjutnya akan dijalankan CPU,
bukan instruksi cycle selanjutnya.
6
MASUKKAN – MASUKKAN CONTROL UNIT
1. Clock / pewaktu
Pewaktu adalah cara unit control dalam menjaga waktunya. Unit control
menyebabkan sebuah operasi mikro ( atau sejumlah operasi mikro yang
bersamaan) dibentuk bagi setiap pulsa waktu. Pulsa ini dikenal sebagai waktu
siklus prosesor.
2. Register instruksi
Opcode instruksi saat itu digunakan untuk menentukan operasi mikro mana
yang akan dilakukan selama siklus eksekusi.
3. Flag
Flag ini diperlukan oleh unit control untuk menentukan status prosesor dan hasil
operasi ALU sebelumnya.
4. Sinyal control untuk mengontrol bus
Bagian bus control bus system memberikan sinyal-sinyal ke unit control,
seperti sinyal-sinyal interupsi dan acknowledgement.
7
KELUARAN – KELUARAN CONTROL UNIT
Sinyal control didalam prosesor: terdiri dari dua macam: sinyal-sinyal
yang menyebabkan data dipindahkan dari register yang satu keregister
yang lainnya, dan sinyal-sinyal yang dapat mengaktifasi fungsi-fungsi
ALU tertentu.
Sinyal control bagi bus control; sinyal ini juga terdiri dari dua macam:
sinyal control bagi memori dan sinyal control bagi modu-modul I/O.
Terdapat tiga macam sinyal control :
- Sinyal-sinyal yang mengaktifasi fungsi ALU
- Sinyal-sinya yang mengaktifasi alur data
- Sinyal-sinyal pada bus system eksternal atau antar muka eksternal lainnya.
Sinyal control yang dhasilkan oleh unit control menyebabkan terbuka dan
tertutupnya gerbanga logika, dihasilkan pada perpindahan data dank e register dan
operasi ALU.
TEKNIK UNTUK MENGIMPLEMENTASIKAN CONTROL
1. Control Unit Microprogrammed
Untuk menggenerasi signal kontrol dengan cara membaca dan mengeluarkan
atau mengalirkan mikroinstruksi.
Terbagi 2 yaitu :
- Control Vertikal
Jenis implementasi dimana signal kontrol di kode ke dalam pada
bit , kemudian digunakan setelah dikode.
- Control Horizontal
Control dimana setiap bit kontrol mengatur 1 operasi gate atau
mesin.
2. Control Unit Konvensional /Hard-Wired
- Untuk menggenerasi signal kontrol.
- Digunakan pada komputer berkinerja tinggi (super komputer) dan RISC
- Komputer Mainframe sering menggunakannya untuk aritmetik, logika
dan shift sederhana dan instruksi akses memori.
8
- CU Konvensional menghasilkan suatu rangkaian mirointruksi.
- Perbedaannya dengan CU Microprogrammed terletak pada gerbang
logikanya menggenerasi semua mikroorder sehingga eksekusinya lebih
cepat.
INSTRUCTION CYCLE
Eksekusi suatu instruksi dalam sebuah komputer mencakup
pengeksekusian langkah-langkah kecil yang biasa disebut sebagai instruction
cycle, yang terdiri dari fetch cycle, execution cycle, indirect cycle, dan interrupt
cycle (bisa enabled/disabled).
Masing-masing cycle masih dapat diuraikan kembali menjadi langkah –
langkah yang lebih kecil lagi, yaitu micro-operation. Suatu micro-operation
biasanya berupa transfer antar register, transfer antara register dan interface
eksternal (seperti system bus), atau suatu operasi ALU biasa ( aritmetik dan
logika).
1. Micro operation
Micro operation merupakan operasi atomic dari CPU (Atomic operation of
CPU). Micro operation adalah kerja atau eksekusi terhadap data yang tersimpan
pada register dan merupakan cara kerjanya dalam satu pulsa clock. Atau
pengertian lainnya micro operation adalah suatu operasi mikro dimana suatu
computer menjalankan suatu program dan melakukan siklus proses memasukkan
dan mengambil data atau melakukan eksekusi (Fetch/execute cycle). Hasil dari
operasi ini dapat menggantikan isi dari informasi biner terdahulu didalam register
atau dipindahkan ke register lain.
2. Fetch cycle
Fetch adalah siklus pengambilan data ke memori atau register. Berikut
adalah contoh aliran data siklus pengambilan(fetch cycle) :
- Urutan kejadian selama siklus instruksi tergantung pada rancangan CPU.
- Asumsi: sebuah CPU yang menggunakan register memori alamat (MAR),
register memori buffer (MBR), pencacah program (PC) dan register
instruksi (IR).
9
3. Indirect Cycle (Siklus tidak Langsung)
Siklus tidak langsung adalah eksekusi sebuah instruksi melibatkan sebuah
operand atau lebih di dalam memori, yang masing – masing operand memerlukan
akses memori. Pengambilan alamat – alamat tak langsung dapat dianggap sebagai
sebuah subsiklus instruksi atau lebih.
4. Interrupt Cycle
Interrupt/Interupsi adalah suatu permintaan khusus kepada mikroposesor
untuk melakukan sesuatu. Bila terjadi interupsi, maka komputer akan
menghentikan dahulu apa yang sedang dikerjakannya dan melakukan apa yang
diminta oleh yang menginterupsi.
Pada IBM PC dan kompatibelnya disediakan 256 buah interupsi yang diberi
nomor 0 sampai 255. Nomor interupsi 0 sampai 1Fh disediakan oleh ROM BIOS,
yaitu suatu IC didalam komputer yang mengatur operasi dasar komputer. Jadi bila
terjadi interupsi dengan nomor 0-1Fh, maka secara default komputer akan beralih
menuju ROM BIOS dan melaksanakan program yang terdapat disana. Program
yang melayani suatu interupsi dinamakan Interrupt Handler.
5. Execution Cycle
Execution cycle adalah proses dari CPU untuk mengerjakan instruksi yang
sudah dijemput dari main memory dan sudah berada di IR [Link] unit di
CPU mengartikan instruksi tersebut, melaksanakan operasi yang harus dilakukan,
seperti penjemputan/penambilan data dari main memory, mengirim instruksi ke
ALU untuk melakukan operasi aritmatika atau logika dan menyimpan hasil
pengolahan kembali ke main memory.
KESIMPULAN
Control unit Adalah salah satu bagian dari CPU yang bertugas untuk
memberikan arahan / kendali / kontrol terhadap operasi yang dilakukan di bagian
ALU (Arithmetic Logical Unit) di dalam CPU tersebut. Control unit dari sebuah
prosesor memiliki 2 peran penting. Pertama, control unit mengatur processor agar
melakukan semua micro-operation dalam urutan yang benar. Kedua, control unit
menghasilkan control signal yang memastikan supaya semua micro-operation
dieksekusi. Terdiri dari 2 jenis yaitu Single & Multi Control. Siklus instruksi
terdiri dari micro operation, fetch, indirect, interrupt dan execution cycle.
10
DAFTAR PUSTAKA
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
11