0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
312 tayangan8 halaman

Klasifikasi dan Pengantar Komputer Radiologi

Dokumen tersebut membahas tentang radiografi komputer. Teknologi ini mengubah sistem analog konvensional menjadi sistem digital dengan menggunakan plat imaging yang dapat menyimpan energi sinar-X secara digital dan ditampilkan oleh komputer. Komponen utamanya adalah plat imaging, kaset, pembaca gambar, konsol gambar, dan printer. Teknologi ini memungkinkan pengolahan gambar lanjut untuk diagnosa medis yang lebih baik.

Diunggah oleh

Dennis VE
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
312 tayangan8 halaman

Klasifikasi dan Pengantar Komputer Radiologi

Dokumen tersebut membahas tentang radiografi komputer. Teknologi ini mengubah sistem analog konvensional menjadi sistem digital dengan menggunakan plat imaging yang dapat menyimpan energi sinar-X secara digital dan ditampilkan oleh komputer. Komponen utamanya adalah plat imaging, kaset, pembaca gambar, konsol gambar, dan printer. Teknologi ini memungkinkan pengolahan gambar lanjut untuk diagnosa medis yang lebih baik.

Diunggah oleh

Dennis VE
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

COMPUTER RADIOGRAPHY

Bicara tentang radiologi, yaa pastinya tiidak terlepas dari teknologi yang
berkembang saat ini, teknologi tersebut adalah KOMPUTER. Di dunia radiologi juga
menggunakan komputer untuk meningkatkan kualitas gambaran radiograf atau hasil
rontgen sehingga mengefesienkan waktu dan meningkatkan hasil diagnosa. berikut
ulasannya :)
a. Pengertian Komputer

Pada hakikatnya komputer adalah sebuah alat hitung, seiring dengan perkembangan zaman
komputer berkembang menjadi sebuah barang yang dapat difungsikan untuk berbagai
keperluan. Komputer merupakan alat pengendali pada sistem computed radiography dan
berfungsi untuk melakukan proses scaning, rekonstruksi atau pengolahan data, menampilkan
gambar (display image) serta menganalisa gambar.

Menurut James. A. O’brein (1984:10) komputer adalah sebuah peralatan yang


mempunyai kemampuan untuk menerima data, menyimpan data dan menjalankan sebuah
instruki program secara otomatis melakukan penghitungan logika dan operasi manipulasi
pada data dan melaporkan hasilnya.
Salah satu jenis komputer yang paling populer dikenal dimasyarakat adalah personal
computed (PC). Personal computed merupakan suatu komputer yang digunakan oleh satu
orang yang berisi aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan oleh pengguna tersebut (Michele, 1986).
Menurut george [Link], MD (1984:5) komputer digital biasanya diklasifikasikan
berdasarkan atas ukuran dan kemampuan dalam menghitung. Salah satu parameter penting
untuk menyatakan kekuatan komputer, yaitu kecepatan dalam operasi. Kecepatan bergantung
pada banyak faktor seperti desain processor, jumlah kata, dan kecepatan perubahan gerbang
dasar. Ukuran besar dalam komputer disebut BFLops per second (Billion floating point
operations per second). Alat – alat pheriperal juga mempengaruhi kecepatan dari sebuah
program, seperti waktu masuk disket (disk acces time) dan jalur kecepatan alat pencetak
(printer).
Adapun komponen-komponen yang dapat ditemukan pada komputer adalah sebagai
berikut
1) Perangkat Keras (Hardware)
Semua peralatan yang secara fisik terlihat dan dapat dijamah dalam suatu komputer. Secara
garis besar hardware dapat dikelompokkan menjadi :
a) Alat Input (Input device) yaitu bagian dari system komputer yg berfungsi untuk
menerima input (masukan data), contohnya keyboard, pointing device, scanner, sensor
b) perangkat penyimpanan (Storage Device) Merupakan media untuk menyimpan data
seperti disket, harddisk, CD-I, flash disk dll.
c) Alat Pemproses yaitu alat dimana instruksi-intruksi program diproses untuk mengolah
data yang sudah dimasukkan lewat alat input dan hasilnya akan ditampilkan dalam alat ouput.
Alat pemroses terdiri dari central processor Unit atau CPU (central processor unit) dan main
memory.
d) Alat Output (Output device) yaitu bagian dari system komputer yg berfungsi sebagai
penerima hasil pengolahan data dan mengeluarkannya sehingga menghasilkan output.

2) Perangkat / Piranti Lunak (Software),


Software merupakan program-program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu
pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki. Program tersebut ditulis dengan bahasa khusus
yang dimengerti oleh komputer. Software terdiri dari beberapa jenis, yaitu:
a) Paket Aplikasi (package software) seperti GL, MYOB, Payroll dll. Merupakan program
yang khusus melakukan suatu pekerjaan tertentu, seperti program gaji pada suatu perusahaan.
Maka program ini hanya digunakan oleh bagian keuangan saja tidak dapat digunakan oleh
departemen yang lain. Biasanya program aplikasi ini dibuat oleh seorang programmer
komputer sesuai dengan permintaan / kebutuhan seseorang / lembaga/ perusahaan guna
keperluan interennya.
b) Sistem operasi (operating system) adalah software yang berfungsi untuk mengaktifkan
seluruh perangkat yang terpasang pada komputer sehingga masing-masingnya dapat saling
berkomunikasi. Tanpa ada sistem operasi maka komputer tak dapat difungsikan sama sekali.,
misalnyaDOS, UNIX, Windows, Linux,dll.
c) Program Utility,seperti Norton Utility, Scandisk, PC Tools, dll. Program utility berfungsi
untuk membantu atau mengisikekurangan/kelemahan dari system operasi, misalnya PC Tools
dapat melakukan perintah format sebagaimana DOS, tapi PC Tools mampu memberikan
keterangan dan animasi yang bagus dalam proses pemformatan. File yang telah dihapus oleh
DOS tidak dapat dikembalikan lagi tapi dengan program bantu hal ini dapat dilakukan.
Bahasa program (program language), yang dipakai oleh para pembuat program
(programmer) untuk membuat daftar instruksi yang harus dilaksanakan oleh komputer.
Contoh bahasa program adalah Basic, Cobol, Fortran, Pascal, Assembler, dll.

3) Manusia-nya (Brainware)
Brainware merupakan manusia atau orang-orang yang bekerja didalam mengoperasikan
serta mengatur sistem komputer, mereka diantaranya adalah :
a) System Analyst yang bertugas mempelajari, menganalisa, merancang dan membentuk
suatu sistem / prosedur pengolahan data secara elektronik berdasarkan aplikasi yang dipesan
oleh pemakai jasa komputer.
b) Programmer yang bertugas di dalam data processing programming berdasarkan program
spesialisasi.
c) Operator yang bertugas mempersiapkan komputer utk memproses suatu program mulai
dari menghidupkan komputer, menjalankan komputer (mengoperasikan program-program
komputer / aplikasi komputer).
B. Pengertian Computer Radiografi

Computed radiography adalah satu sistem atau proses untuk mengubah sistem analog
pada konvensional radiografi menjadi digital radiografi, dengan menggunakan photostimulable
untuk mengakuisisi data dan menampilkan parameter dari gambaran yang akan dimanipulasi oleh
komputer (Balliger, 1999:370)
Computed radiography masih memerlukan x-ray unit seperti halnya radiografi konvensional
sebagai sumber radiasi untuk mengekspose pasien.

C. Komponen Computed Radiography


Adapun komponen dari computed radiography yaitu:
1) Imaging plate (IP)
Imaging plate adalah plat film yang mempunyai kemampuan menyimpan energi sinar-x, dan
energi tersebut dapat di bebaskan atau dikeluarkan melalui proses scanning dngan menggunakan
laser. Imaging plate biasa digunakan dengan ditempatkan dalam cassette imaging plate. Ukuran
imaging plate yang paling banyak digunakan adalah 18x24 cm, 24x30 cm, 35 x 35 cm, dan 35x43 cm.
ukuran 30x40 cm tidak ada lagi karena ukuran tersebut akan digunakan 35 x 43 cm. imaging plate
merupakan media pencatat gambaran sinar x pada computed radiography, yang terbuat dari bahan
photostimulablephosphor tinggi, BaFX (X=halogen).
Pada penggunaan radiografi konvensional digunakan penggabungan antara film radiogrfi dan
screen, akan tetapi pada computed radiography menggunakan imaging plate. Walaupun imaging
plate terlihat sama dengan screen konvensional tetapi fungsinya sangatlah jauh berbeda dengan
imaging plate, karena pada imaging plate berfungsi untuk mencatat gambar sinar-x kedalam foto
stimulable phosphor dan menyampaikan informasi gambar itu kedalam bentuk elektrik
Struktur dari imaging plate adalah :
a) Protective layer : berukuran tipis & transparent berfungsi untuk melindungi IP.
b) Phosphor layer : mengandung barium fluorohalide dalam bahan pengikatnya.
c) Reflective layer : terdiri dari partikel yang dapat memantulkan cahaya.
d) Conductive layer : terdiri dari Kristal konduktif. Yang berfungsi untuk mengurangi
masalah yang disebabkan oleh electrostatic. Selain itu ia juga mempunyai
kemampuan untuk menyerap cahaya dan dengan demikian hal tersebut dapat
meningkatkan ketajaman gambaran.
e) Support layer : mempunyai stuktur dan fungsi yang sama seperti yang ada pada
intensifying screen.
f) Backing layer : lapisan soft polimer untuk melindungi imaging plate selama proses
pembacaan di dalam image reader.
g)Bar code label : digunakan untuk memberikan nomor seri dan untuk
mengidentifikasi imaging plate tertentu yang kemudian dapat dihubungkan dengan
data pasien.

2) Cassette
Cassette pada computed radiography bagian depan (front side) terbuat dari
carbon fiber dan bagian belakang terbuat dari aliminium.
3) Image reader
Berfungsi sebagai pembaca, pengolah gambar yang diperoleh dari imaging plate
yang dijalankan dengan menggunakan laser scanner. Dilengkapi dengan preview
monitor untuk melihat apakah pemotretan yang dilakukan tidak terpotong atau
obyeknya bergerak. Pada kasus ini pemotretan harus diulang. Namun apabila
gambar kurang baik karena faktor eksposi pemotretan tidak perlu diulang
pemotretan tersebut, karena gambaran dapat diperbaiki dengan image console.
Semakin besar kapasitas memori dari image reader semakin cepat waktu yang
diperlukan untuk memproses imaging plate, karena semakin besar memori dari
suatu perangkat komputer maka semakin besar daya simpan dari perangkat
tersebut. Semakin besar memori dari image reader akan menghasilkan daya
perputaran dari perangkat memori yang besar. Selain itu, imaging reader juga
mempunyai beberapa peranan penting dalam proses pembacaan, pengolahan
gambar, sistem transportasi imaging plate serta proses penghapusan data gambar
dari permukaan imaging plate.
4) Image console
Berfungsi untuk mengolah gambar, berupa komputer dengan software khusus
untuk medical imaging. Gambar dapat diolah tampilannya sehingga memudahkan
memperoleh gambar yang lebih baik.
Pada image console juga dilengkapi dengan menu yang lebih dari 200 macam
pilihan gambar yang sesuai dengan bagian anatomi yang akan difoto pada anatomi
tertentu. Karena computed radiography merupakan bentuk digital, bermacam-
macam jenis processing gambar dapat digunakan untuk menambah dan juga
mempertinggi kualitas gambar.

5) Imager (printer)
Apabila foto dikehendaki untuk dicetak maka gambar dapat dikirim
kebagianimager untuk dicetak sesuai yang diinginkan karena imager itu sendiri
mempunyai fungsi sebagai pencetak gambaran. Pada proses pencetakan ini tidak
memerlukan kamar gelap lagi karena dapat dicetak langsung didalam dry imager
tanpa harus di kamar gelap, dan juga tidak memerlukan lagi cairan seperti fixer dan
developer sehingga tempat kerja biasa lebih bersih.
c. Prinsip kerja computed radiography
1) Imaging plate yang terletak didalam kaset, dilakukan eksposi dengan
menggunakan peralatan pembangkit sinar-x. Pada saat sinar-x menembus objek,
akan terjadi attenuasi (perlemahan) akibat dari kerapatan objek karena berkas sinar-
x yang melalui objek tersebut. Kemudian membentuk bayangan laten.
2) IP cassete kemudian dimasukkan kedalam image reader. Di dalam image
reader, bayangan laten yang disimpan pada permukaan phosphor, dibaca dan
dikeluarkan menggunakan cahaya infra merah untuk menstimulus phosphor,
sehingga mengakibatkan energi yang tersimpan berubah menjadi cahaya tampak.
3) Cahaya yang dikeluarkan dari permukaan plate, akan ditangkap oleh sebuah
pengumpul cahaya dan diteruskan ke tabung photomultiplier yang mengubah energi
cahaya tersebut menjadi sinyal listrik analog.
4) Selanjutnya sinyal analog ini diubah menjadi sinyal digital oleh rangkaian
analog to digital converter (ADC) dan diproses dalam komputer.
5) Setelah proses pembacaan selesai, data gambar pada imaging plate dapat
dihapus dengan cara imaging plate dikenai cahaya yang kuat. Hal ini membuat
imaging plate dapat dipergunakan kembali.
6) Setelah gambaran tampil dilayar monitor, gambaran tersebut dapat dilakukan
rekontruksi atau dimanipulasi pada image console sehingga mendapatkan
gambaran yang diinginkan.

Apabila gambaran sudah baik, maka terdapat dua pilihan, apakah gambaran akan
dicetak dengan film atau disimpan didalam file khusus. Jika ingin dicetak, maka
gambaran akan dicetek menggunakan lasser.

d. Persamaan Radiografi Konvensional dan Computed Radiography


1) Menggunakan x-ray dalam pencitraan gambar

2) Masih memilih Kvp dan mAs yang standar

3) Menggunakan kaset atau gambar reseptor

4) Terdapat bayangan laten yang dapat diolah menjadi bayangan nyata

e. Kelebihan dan Kekurangan Computed Radiography


Adapun kelebihan dan kekurangan pada computed radiography, antara lain:

1) Kelebihan

a) Biaya operasional lebih rendah daripada konvensional

b) Foto bisa diprint lebih kecil

c) Tidak menggunakan bahan kimia, tetapi menggunakan sebuah komputer.

d) Brightness gambar dapat diatur sesuai keinginan.

e) Gambar dapat disimpan dalam bentuk cetak film, hard disk, compact disk.

2) Kekurangan
a) Membutuhkan energi listrik yang banyak.

b) Sumber Daya Manusia yang masih kurang berkompeten dalam menangani

computed radiography.

sumber :
Bushong, Steward C. 2001. Radiologic Science for Technologists, Physics, Biology and
Protection. Saint Louis : Mosby.

[Link]
[Link]

Anda mungkin juga menyukai