0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
289 tayangan32 halaman

Fungsi dan Struktur Double Bottom Kapal

1. Dasar ganda (double bottom) berfungsi untuk menjaga kekakapan kapal bila terjadi kebocoran dan sebagai ruang muatan. Hal ini membantu stabilitas dan kekuatan kapal. 2. Ada tiga jenis dasar ganda yaitu penuh, terbuka, dan tertutup. Dasar ganda penuh memiliki bagian-bagian seperti girder tengah, longitudinal, dan lainnya. 3. Gading-gading berfungsi untuk memperkuat konstruksi kap

Diunggah oleh

puput
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
289 tayangan32 halaman

Fungsi dan Struktur Double Bottom Kapal

1. Dasar ganda (double bottom) berfungsi untuk menjaga kekakapan kapal bila terjadi kebocoran dan sebagai ruang muatan. Hal ini membantu stabilitas dan kekuatan kapal. 2. Ada tiga jenis dasar ganda yaitu penuh, terbuka, dan tertutup. Dasar ganda penuh memiliki bagian-bagian seperti girder tengah, longitudinal, dan lainnya. 3. Gading-gading berfungsi untuk memperkuat konstruksi kap

Diunggah oleh

puput
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BANGUNAN DAN STABILITAS KAPAL ( DASAR GANDA / DOUBLE BOTTOM )

Jelaskan fungsi dasar berganda (double bottom)

GUNA DASAR BERGANDA


Bila kapal kandas dan mengalami kebocoran,masih ada dasar yang kedap air
Sebagai ruangan muatan cair,air tawar, bahan bakar, ballas, dlsb.
Membantu stabilitas kapal
Menambah kekuatan melintang kapal

Pada dasar berganda terdapat tiga jenis yaitu Wrang penuh,wrang terbuka,wrang tertutup. Gambar dan
jelaskan bagian – bagian dari wrang penuh
Wrang penuh (solid floor) terdapat pada :
Di bawah tiap – tiap gading kamar mesin
Dibawah kursi ketel
Dibawah sekat kedap air
Pada tiap gading di seperempat panjang kapal
Di tempat yang diperbolehkan wrang terbuka dengan jarak tidak lebih dari 10 kaki
Di tempat yang membutuhkan perkuatan

Keterangan gambar :
1. Center girder
2. Longitudinal
3. Tank top
4. Gading Gading
5. Wrang Penuh
6. Lempeng samping
7. frame

Apakah yang dimaksud dengan gading – gading kapal dan apa kegunaannya
Gading-gading adalah plat baja berbentuk U atau baja siku berbintul yang dipasang untuk memperkuat
konstruksi melintang kapal, menjaga agar tidak terjadi perubahan bentuk pada kulit kapal,
tempat menempelnya kulit kapal dan dapat memberii bentuk pada badan kapal

kegunaan :
Memperkuat konstruksi melintang kapal
Menjaga agar tidak terjadi perubahan bentuk pada kulit kapal
Tempat menempelnya kulit kapal
Memberi bentuk pada badan kapal

Jelaskan cara pemberian nomor dan nama pada gading-gading kapal


Gading – gading diberi tanda / nomor dengan angka dari belakang kedepan.
Penomoran dimulai dari bidang tegak belakang ( cagak kemudi ) sebagai gading nol atau Gading Buritan.
Gading sebelah depan Gading Nol diberi nomor urut : ( + ) 1 , 2 , 3, 4 , 5 dst dan gading– gading sebelah
belakang gading Nol diberi nomor urut : ( - ) 1, 2, 3, 4, 5 dst atau dengan huruf abjad kecil : a, b, c, d, e
dst.

Jelaskan cara pemberian nomor dan tanda pada kulit kapal


pemberian tanda pada kulit kapal dimulai dari plat pengapit lunas yaitu
Plat lajur sepanjang kiri kanan lunas datar sebagai lajur A. Lajur lainnya
ditandai dari bawah keatas pada tiap – tiap sisi secara alpabet A,B,C dst,
kecuali pemberian lajur nomor diberi secara berurutan dari belakang ke depan atau dari depan ke
belakang

Untuk menghubungkan/menyatukan plat-plat kapal, ada dua sistem yang digunakan yaitu sistem las dan
sistem keling. Jelaskan dan bandingkan kedua sistem tersebut serta sistem manakah yang lebih
baik/efisien untuk digunakan?
Perbadingan antara las dan keling
Berat kapal kosong dengan ruangan yang sama
kapal yang di keling lebih berat dari kapal yang di las
Kekedapan air (water tight)
kapal yang dikeling sering direparasi sehubungan dengan paku kelingnya banyak yang menjadi longgar
setelah beroperasi beberapa lamanya
Kekuatan sambungan
sambungan yang dilas lebih kuat dari pada sambungan yang dikeling
Tempat
Mengelas dapat dilakukan di bawah air,
sedangkan mengeling sampai saat ini hanya dapat dilakukan di atas permukaan di air
Ketenangan
Bengkel las lebih tenang dibandingkan dengan bengkel keling
Temperatur
mengeling dapat dilakukan dengan baik di hawa dingin tetapi mengelas akan memberikan hasil yang
kurang baik pada derajat pada temperatur kurang dari 10˚ Fahrenheit
Kecepatan biaya reparasi
Biaya reparasi kapal yang di las lebih sedikit dari pada kapal yang dikeling
Pada las terjadi pengurangan bobot 15 – 20 %
Menurut perbandingan di atas lebih efisien bila mengelas dari pada dikeling
Soal dan jawaban UKP Bangunan kapal dan Stabilitas
Jumat, 10 Mei 2013
BANGUNAN DAN STABILITAS KAPAL

1. Terangkan bagaimana cara memberi nomor pada gading2 (frames) kapal !


jawab :

Cara memberi nomor pada gading2 (frames) kpl, antara lain :


gading2 biasanya diberi nomor dari belakang ke depan yang dimulai dari gading nol (gading2 buritan)
gading2 sebelah depan (gading2 nol) diberi nomor urut 1,2,3,4,dst dengan tanda (+) sedang
gading2 dibelakang (gading2 nol) diberi nomor urut 1,2,3,4,dst dengan tanda (-)/dengan huruf abjad
kecila,b,c,d,dst

2. Double bottom :
apakah kegunaannya
bagaimana ketentuan solas 74 mengenai double bottom
jawab :
kegunaan double bottom,antara lain :
bila kapal kandas & mengalami kebocoran masih ada dasaryang kedap air
sbg ruangan muatan cair : air tawar,bahan bakar,ballast,dsb
membantu stabilitas kapal
menambah kekuatan melintang kapal

- ketentuan solas 74 mengenai double bottom,


antara lain :
panjang kapal 50 m & kurang dari 61 m harus dipasang dasar berganda paling sedikit dari sekat didepan
KM s/d sekat ceruk depan/ sejauh dapat dilaksanakan sedekat mungkin dengan sekat tersebutp
panjang 61 m (200 ft) & kurang dari 76 m (249 ft) hrs dipasang dasar berganda paling sedikit dari sekat2
kamar mesin diteruskan sampai ke sekat ceruk haluan & sekat ceruk buritan
untuk kapal yang panjangnya 76 m (249 ft)/lebih harus dipasang dasar berganda dari sekat ceruk haluan
sampai sekat ceruk buritan
bila dasar berganda diharuskan u/dipasang, maka tingginya ditentukan/atas persetujuan pemerintah &
dasar dlm diteruskan sampai ke sisi lambung sehingga dapat melindungi dasar kapal sampai ke,
lengkungan got (bilge) perlindungan ini dianggap memenuhi syarat bila garis potong antara lempeng
samping(margin plate) dengan lajur samping (bilge strake) tidak lebih rendah dari 1 bidang datar yang
melalui titik potong garis gading dengan lunas dimana garis diagonal tsb membentuk sudut 25° dengan
alas & memotong bidang simetri pada setengah lebar kapalterbesar
got pengering (drain well) yang dibuat dalam dsr berganda yg digunakan u/mengeringkan palka/ruang
muat,dll tdk boleh lebih rendah dari yang diperlukan
dasar berganda diperlukan kompartemen2 kedap air yang berukuran sedang khusus di pergunakan
u/mengangkut minyak & yang melakukan pelayaran internasional jarak dekat secara teratur
bagi kapal yang mempunyai kompartemen2 yang kedap air yg berukuran sedang khusus di pergunakan
u/mengangkut minyak & yang melakukan pelayaran internasional jarak dekat secara teratur

3. Jelaskan pengertiaan dari :


1. GRT (gross register ton).
2. NRT (netto register ton).
3. TPC (ton per centimeter).
4. FWA (fresh water allowance).
5. DWA (Dock water allwance).
6. LOA (length over all).
7. LBP (length between perpendicular).
8. lambung bebas (free board).
9. berat benaman (displacement).
10. bobot mati (DWT – dead weight tonnage).
11. sarat kapal. 12.
jawab :

1. GRT (gross register ton) adalah volume/isi sebuah kapal dikurangi dengan isi sejumlah ruangan
tertentu uk
keamanan kapal (deducted spaces).
2. NRT (netto register ton) a/volume/isi sebuah kapal dikurangi dengan jumlah isi ruangan2 yg tidak
dapat dipakai u/mengangkut muatan.
3. TPC (ton per centimeter) adalah bobot dalam ton yg diperlukan untuk merubah draft kapal sebesar 1
cm .
4. FWA (fresh water allowance) adalah besarnya perubahan sarat kapal yang terjadi jika kapal yang
mengapung disuatu perairan laut yang memiliki berat jenis 1025 kg/m³,berpindah tempat ke perairan
yang memiliki berat jenis1000 kg/m³/sebaliknya.
5. DWA (Dock water allwance) a/jarak perpindahan secara otomatis bila kapal berlayar dilaut &
memasuki sungai/air.
6. LOA (length over all) adalah jarak membujur kapal dari titik terdepan linggi haluan kapal sampaike
titik terbelakang dari buritan kapal diukur sejajar lunas.
7. LBP (length between perpendicular) adalah panjang kapal dihitung dari garis tegak depan sampai ke
garis
tegak belakang.
8. lambung bebas (free board) adalah jarak tegak dari garis air sampai geladak lambung bebas/garis deck
(deck line).
9. Berat benaman (displacement) adalah jumlah berat kapal & segalanya yang berada pada kapal tsb &
dinyatakan dalam ton .
10. Bobot mati (DWT – dead weight tonnage) a/ selisih berat kapal maksimum dikurangi berat kapal
kosong (load displacement – light displacement).
11. Sarat kapal (draft) adalah jarak tegak yang diukur dari titik terendah badan kapal sampai garis air
(sarat moulded).
Contoh soal Sistem pendingin

Question Prompt: 1
Total Points: 4
Sesuai dengan neraca panas atau diagram Sankey, panas yg efektif yang dibutuhkan agar mesin bekerja
secara optimum adalah sebesar..
25%
100%
34%
32%
6%
Question Prompt: 2
Total Points: 4
Panas yang dapat diserap oleh sistem pendingin adalah sebesar...
34%
32%
25%
6%
3%
Question Prompt: 3

Total Points: 4
Apa akibatnya bila mesin terlalu panas?
Tenaga lebih besar
Kualitas pelumas meningkat
Terjadi tegangan thermal yg mengakibatkan rusaknya komponen
Putaran mesin stabil
Top speed meningkat
Question Prompt: 4
Total Points: 4
Fungsi dari kipas pada sistem pendingin cairan adalah...
Memompa cairan agar bersirkulasi
Mengkompresikan campuran bahan bakar
Mendinginkan mesin
Mendinginkan cairan pendingin pada radiator
Membaca temperatur mesin
Question Prompt: 5
Total Points: 4
Yang tidak termasuk komponen sistem pendingin cairan adalah..
Water jacket
Sirip-sirip mesin
Radiator
Pompa
Thermostat
Question Prompt: 6
Total Points: 4
Sebagai ruang atau wadah cairan pada sekeliling mesin adalah fungsi dari...
Radiator
Thermostat
Radiator cap
Water jacket
Reservoir tank
Question Prompt: 7
Total Points: 4
Sebuah mekanisme katub yang bekerja ketika cairan pendingin mulai memanas disebut...
Thermometer
Pompa
Water temperaturetemperature censor
Termostat
Water jacket
Question Prompt: 8
Total Points: 4
Pernyataan yang benar tentang syarat cairan pendingin yang baik adalah...
Korosif dan mudah menyala
Berbusa
Tidak beracun dan berbusa
Berbusa dan tidak beracun
Tidak korosif dan tidak berbusa
Question Prompt: 9
Total Points: 4
Apa yang terjadi pada saat temperatur air meningkat mendekati titik didihnya (kisaran 80 derajat
Celsius)?
Cairan pendingin hanya bersirkulasi di area water jacket
Air bersirkulasi keseluruh saluran pendingin karena termostat mulai membuka
cairan pendingin hanya diam
kipas berputar mendinginkan mesin
termostat menutup
Question Prompt: 10
Total Points: 4
Karena pentingnya sistem pendinginan pada mesin, maka dibutuhkan...
Indikator yang dapat dibaca setiap saat untuk mengetahui temperatur mesin agar dapat bekerja
dengan baik
pelumasan yang baik
cairan pendingin yang mahal
pemeriksaan tali kipas setiap saat
pemeriksaan pengapian setiap saat
Question Prompt: 11
Total Points: 4
Laluan/saluran cairan pendinginyang terletak di bagian dalam blok dan kepala silinder disebut dengan....
Termostat
Pompa
Reservoir tank
Overflow hose/selang atas
Mantel cairan pendingin atau Water Jacket
Question Prompt: 12
Total Points: 4
Alasan kenapa air tidak disarankan untuk digunakan sebagai cairan pendingin dalam jangka waktu lama
adalah...
karena air mengandung racun
karena air mudah mengembun
karena air dapat mempercepat korosi atau pengkaratan
karena air mudah berbusa
karena air mudah terbakar
Question Prompt: 13
Total Points: 4
Fungsi termostat adalah mengatur aliran air ke radiator agar temperatur motor tetap berada dikisaran...
80 derajat celcius
75 derajat celcius
100 derajat celcius
0 derajat celcius
25 derajat celcius
Question Prompt: 14
Total Points: 4
Fungsi dari saluran bypass adalah...
Membypass aliran cairan pendingin ketika temperatur masih dingin dan termostat masih tertutup
Menyalurkan aliran dari radiator ke water jacket
Mengarahkan aliran dari water jacket ke radiator
Sebagai aliran ketika tekanan air meningkat
Menaikkan temperatur mesin
Question Prompt: 15
Total Points: 4
Umumnya efisiensi operasi mesin yang tertinggi apabila temperatur...
0 - 25 derajat celcius
80 -90 derajat celcius
90 - 100 derajat celcius
0 - 100 derajat celcius
diatas 100 derajat celcius
Question Prompt: 16
Total Points: 4
Kerja termostat bergantung pada...
Tekanan
Berat jenis
Massa jenis
Berat
Temperatur/Suhu
Question Prompt: 17
Total Points: 4
Pada tutup radiator terdapat dua katub, yaitu vacuum valve dan Pressure valve. fungsi dari vacuum
valve adalah...
saluran untuk cairan pendingin yang bertekanan tinggi menuju reserv tank
saluran cairan pendingin kembali ke radiator ketika cairan pada reserv tank dingin
saluran cairan pendingin dari water jaket menuju radiator
Saluran cairan pendingin dari radiator menuju water jacket
Sebagai saluran pengisian air radiator (coolant)
Question Prompt: 18
Total Points: 4
Pressure Valve pada tutup radiator berfungsi sebagai...
Saluran untuk cairan pendingin yang bertekanan tinggi menuju reserv tank
saluran cairan pendingin kembali ke radiator ketika cairan pada reserv tank dingin
saluran cairan pendingin dari water jaket menuju radiator
Saluran cairan pendingin dari radiator menuju water jacket
Sebagai saluran pengisian air radiator (coolant)
Question Prompt: 19
Total Points: 4
Apa akibatnya bila tegangan V-Belt pada kipas pendingin terlalu kencang?
Putaran kipas lambat
putaran kipas terlalu tinggi
Dapat merusak pulli
Menimbulkan bunyi
Suara kipas halus
Question Prompt: 20
Total Points: 4
Dibawah ini merupakan komponen dari sistem pendingin, kecuali...
Radiator
Water jacket
Water Pump
Fuel Pump
Termostat
Question Prompt: 21
Total Points: 4
Pada sistem pendingin radiator dipasang thermostat dengan tujuan …..
Memperlancar kinerja air dari mantel jacket menuju radiator
Untuk membuka saluran air dari radiator ke tangki cadangan
Membaca temperatur mesin
Untuk mencapai temperatur kerja mesin yang optimal
Untuk mencegah agar air pendingin tidak membeku pada saat temperatur air rendah
Question Prompt: 22
Total Points: 4
Pada saat kendaraan berjalan, maka yang paling beperan untuk membantu proses pendinginan adalah..
Kipas dan radiator
Radiator dan Pompa air
Termostat dan radiator cup
Reserv tank dan water jacket
water jacket dan termostat
Question Prompt: 23
Total Points: 1
Total persentase panas yang dapat dilepaskan ke saluran pembuangan/exhaust adalah sebesar.... %
32
25
34
3
6
Question Prompt: 24
Total Points: 4
Fungsi dari sistem pendinginan pada kendaraan yang tepat di bawah ini adalah...
Untuk menaikkan tempaeratur motor
Untuk mengurangi panas motor
Mempertahankan panas motor pada 100°C
Mempertahankan kondisi temperatur pada 0°C
Untuk meningkatkan top speed motor
Question Prompt: 25
Total Points: 1
Cairan pendingin pada mobil atau kendaraan bermotor disebut dengan....
Oxygen
Aquades
Ozon
Elektrolite
Coolant

Home » Nautik » Stabilitas Kapal » Soal Jawab Stabilitas Kapal Tentang Menghitung Maksimum Muatan
Yang Dimuat
Soal Jawab Stabilitas Kapal Tentang Menghitung Maksimum Muatan Yang Dimuat
Soal Jawab Stabilitas Kapal
Tentang Menghitung Maksimum Muatan Yang Dimuat
1. Sebuah kapal muat dipelabuhan sungai pada daerah Summer dengan Bj=1.009 sarat rata2 =6.95 m
jika summer draft = 7.15m FWA= 116mm. TPC= 18t/m. Pemakaian BBM dan FW selama pelayaran ke
kalut = 35t

Hitung: maximum muatan yang dapat dimuat ?

Diketahui: Summer Draft = 7.15m


Sarat awal = 6.95m
Bj pelabuhan=1.009
FWA = 116mm
TPC = 18t/cm
Consump = 35 t

Jawab:
DWA = FWA x 1.025-1.009 = 166 x 0.016

1.025-1.000 0.025
= 74.24mm (0.0742m)
Summer Draft = 7.15m
DWA = 0.074
Sarat max. = 7.22m
Sarat awal = 6.95m
Δ sarat = 0.274m(27.4cm)

TPC(s) = 18 x 1.009/1.025 = 17.72


W = Δsarat x TPC (s) = 27.4 x 17.72
= 485.53t
Consumption = 35t
Max. Cargo to Load = 520.53t

2. Kapal tiba dipelabuhan dengan displacement 8200t pada sarat 6.40m KG= 6.2. memuat : 3600t berat
di LTD. KG =6.5m Bongkar: 200t Plat Besi di LH KG =3.5m. Isi air tawar di APT 200t KG =2.5m Bila TPC=20
KM= 8.0m

Ditanya:
a. Sarat rata2 kapal setelah kegiatan ?

b. GM akhir

Jwab:

W kg Moment
+ 8200 6.2 50840
+3600 6.5 23400
+200 2.5 500
- 200 3.5 - 700
Σ W= 11800t Σ M= 74040
KG1 = 74040 = 6.27m
11800

b. GM = KM – KG1 = 8.0 – 6.27 = 1.73m (GM akhir)

a. Muat = 3600t + 200


Bongkar = 200
W = 3600t
Δ sarat = W/TPC= 3600/ 20 = 180cm (1.8m)
Sarat akhir = Sarat awal + Δ sarat = 6.40 + 1.8
= 8.20m
3. Berat benaman sebuah kapal 5000t KG = 7.5m GM = -0.06m Agar GM kapal menjadi +0.3m akan diisi
pada tangki dasar berganda dengan air laut Bj= 1.025 sampai penuh semula terisi ¼ bagian. Tinggi tangki
dasar berganda tsb 1.2m

Ditanya:

a. Berapa ton air ballast yang dapat di isi


b. Volume tangki ballast tsb.

Jawab:

GM akhir = 0.3m
GM awal = -0.06m
GG1 = 0.36m
KG awal = 7.5m
KG akhir = 7.14m

W kg moment
5000 7.5 37500
X 0.75 0.75x
Σ w = 5000 + x Σ m = 37500 + 0.75x
7.14 = 37500 + 0.75x
5000 + x
35700 + 7.14x = 37500 + 0.75x
7.14x – 0.75x = 37500 – 35700
6.39x = 1800
X = 281.69 ton

b. Volume tangki ballast = 281.69/1.025 = 274.82m3

4. Berat benaman sebuah kapal 4617t KG= 8.2m mengadakan kegiatan muat sbb:
Muat pada TD atas senanyak 3000t dengan KG= 10m
Muat pada TD bawah sebanyak 3000t dengan KG 7.0m
Muat pada LH sebanyak 3500t dengan KG =3.3m
Isi BBM dan FW = 761t dengan KG =0.6. GM akhir yang di inginkan adalah: 1.0m

Ditanya:

Berapa banyak muatan yang harus dipindahkan


dari LH KG = 3.3m ke TD atas KG = 10m bila
diketahui KM = 8.0

Jawab:

W kg Moment
4617 8.2 37859.4
3000 10 30000
3000 7.0 21000
3500 3.3 11550
761 0.6 456.6
Σ W = 14878 Σ M = 100866
KG1 = 100866/14878 = 6.779m
GM = KM –KG = 8.0 – 6.779 = 1.221m
GM = 1.221m
GM1= 1.0
GG1= 0.221m
GG1 = W x dv
Δ
0.221 = w x 6.7
14878
3288.038 = 6.7w
W = 490.75t
BANGUNAN DAN STABILITAS KAPAL 1

01 a. Apakah yg disebut dgn SCANTLING ? Jelaskan?


Jawab:
Scantling: suatu konstruksi kpl yg memenuhi syarat klas tertinggi dari biro klasifikasi dinamakan “ full
scantling ship “ dan yg agak kurang dari yg diisyaratkan dinamakan “ light scantling ship “. Pembatasan
jumlah muatan yg dapat diangkut tanpa melihat yaitu “ S” sbg garis muat untuk laut dan “ F “ sbg garis
muat untuk air tawar.

b. Ada berapa factor utama yg dpt dipakai unt menentukan SCANTLING sebuah kpl ? Sebutkan &
jelaskan ?
Jawab:
- Kerapatan gading2 jarak gadingnya lebih dekat sehingga kekuatan konstruksi secara membujur kapal
lebih kuat
- Ketebalan plat: ketebalan platnya lebih tebal daripd ketebalan plat untuk kpl memakai yang tidak
mempunyai scantling draft.
- Mutu/kwalitas bahan bangunannya kwalitas bahan yg baik.

c. Jelaskan mengapa bentuk struktur dibangun dgn adanya FLANGES DAN WEBS; tdk hanya sekedar
bentuk RECTANGURLAR CROSS SECTION saja !
Jawab:
Bentuk struktur dibangun dg adanya flanges dan webs adalah untuk membuat struktur secara
membujur pada bagian2 yg memerlukan perkuatan/bagian yg mendapat tekanan sekaligus tempat
menempelnya kulit kapal seperti yang terdapat ditengah kpl.

2. a. Jelaskan persyaratan2 mengenai pintu kedap air


bukan kapal penumpang menurut solas 74!
b. Jelaskan jenis2 dari bahan bangunan kapal dadimana penggunaannya.
Jawab :
a. Syarat2 pintu kedap air menurut solas 74 :
1. Pintu sorong :
- Theta 15º kemiringan bisa digerakkan buka tutup
- Buka tutup pd kedua sisi
- Dilaut selalu ditutup
- Indikator kedudukan posisi pintu
- dpt dg hidrolic atau oleh sebuah plunyer memutar
roda dan batang plunyer

2. Pintu Putar :
- pintu dari flat baja
- Packing dan handle
- Kedua belah sisi
- Pengecekan atw keamanan
b. Jenis dari bahan bangunan kapal :
1. Baja ( steel) pd plat lambung
2. Besi Lebur = Baja lunak (Mild Steel)
3. Besi Tuang : linggi kpl,bingkai baling2,penunjang
poros baling2
4. Baja Tempa : bingkai blg2,blg2,linggi,poros atas
kemudi
5. Baja Paku Keling
6. Besi Tuang : Pondasi Mesin
7. Besi Tuang yg ditempa
8. Alumunium campuran

3. PINTU KEDAP AIR (PKA)


1. Pintu kedap air berengsel (Hinged watertight door) ini termasuk pintu kedap air kelas I yg dipasang
digeladak yg titik terendahnya terletak paling sedikit 7” diatas subdiision load line (garis muat pembagi)
dan hrs dpt dibuka pd kemiringan 15º
2. Pintu kedap air yg didorong (Sliding watertight door) dpt didorong secara vertical maupun horizontal
dan membuka/menutup PKA ini paling lama. Dalam waktu 90 detik dengan memakai sistim mekanis
atau jg dpt memakai system engkol serta hrs dpt dibuka/ditutup pd kemiringan 15º
Pintu Kadap Air dibagi dua jenis :
a. PKA yg didorong dg tangan saja (hand operated) ini termasuk PKA kelas II yg terletak antara
subdivision load line sampai minimal 7” diatas subdivision load line’66
b. PKA yg didorong memakai tangan atau dg penggerak mesin (hand and power operated) PKA ini
memakai system mekanis dg hidrolic dan hrs dpt dibuka/tutp dlm 60 detik dlm kemiringan 15º

4. Keuntungan metode pengelasn :


1. Penggunaan bobot pemakaian material yg ekonomis dan peningkatan daya angkut.
2. Sambungan las mempunyai kekuatan yg hampir sama dg kekuatan bagian kapal yg akan disambung.
3. smbungan las lebih kedap air dan kedap minyak.
4. Sambungan las rata dan licin serta hambatan air lebih kecil
5. Konstruksi lebih sederhana.
6. Sambungan las bebas dari pengaruh getaran kpl krn teguh dan kokohnya kontruksi bangunan.

Jenis2 pengelasan :
1. mengelas dg memanaskan.
2. mengelas dg tekanan, methode ini mempunyai macam2 sambungan sbb :
- Sambungan las I, sambungan ini digunakan utk menyambung pelat tipis.
SOAL-SOAL STABILITAS DAN BANGUNAN KAPAL
[Link] :
Berat Jenis air : 1,025
Sr depan : 4,10 m
Sr Belakang : 4,85 m
Muat :
150 tones 80 meter di depan After Perpandicular
70 tonnes 25 meter di depan After Perpandicular
LOA : 106 meter
LBP : 100 meter
TPC : 15
MCTC : 40 t meter / cm
TRIM : 40 m didepanPerpandicular
Dit :
Sarat kapal selesai pemuatan : ?
Jawab :
Moment
Muat Bongkar d
Depan Blkg
150 - 35 5.250 -
70 - 20 - 1.400
220 5.250 1.400
1.400 -
3.850
COT = MT / MCTC = 3.850 / 40 = 96,25 cm
CODA = i / L x COT= 45 / 100 x 96,25 = 43,31
CODF = COT – CODA = 96,25 – 43,31 = 52,94 cm.
MS = 220 / 15 = 14,67 cm
F A
Original draft 410 485
MS (+) 14,67 (+) 14,67
424,67 499,67
COD (+) 52,94 (-) 43,31
Final draft = 477,61cm 456,36cm
Trim yang di peroleh tidak di inginkan karena trim by a head membahayakan untuk pelayaran.

2. Dik:
= 4000 T KG = 6,2 m KM = 7,5m
memuat
1000 T KG = 5,8m , 6m di kanan CL
800 KG = 6,5m, 10m di kiri CL
1500 KG = 6,0m, 2 m di kiri CL
Dit : Berapa derajat kapal miring ?
Jawab :
Muat Bongkar KG [Link] [Link]
4.000 - 6,2 24.800 -
1.000 - 5,8 5.800 -
800 - 6,5 5.200 -
1.500 - 6,0 9.000 -
7.300 44.800

KG’ = 44.800 / 7.300 = 6,14 meter


G’M = KM – KG’ = 7,5 – 6,14 = 1,36 meter
M M
Muat Bongkar D
Kanan Kiri
4.000 - 0 - -
1.000 - 6 6.000 -
800 - 10 - 8.000
1.500 - 2 - 3.000
7.300 6.000 11.000
6.000 -
5.000

G1G2 = 5000 / 7.300 = 0,685

Tg = G1G2 / G’M = 0,685 / 1,36 = 0,504


= 26,7 °

1.a) Stabilitas : Sifat atau kecendurungan sebuah kpl untuk kembali ke kedudukannya semula setelah
mendapat senget karena gaya dari luar
b) 5 titik utama dalam perhitungan stabilitas
1. Titik G = titik berat kpl tergantung dari pembagian bobot di kpl.
2. Titik B = titik apung
- titik tangkap dari gaya2 yg bekerja ke atas
- titik tangkap dari gaya2 hidrostatis
- titik berat dari bagian yg terbenam dalam air
3. Titik M = titik Metacentris adalah sebuah ttk
yg tidak boleh dilampaui oleh titik G agar Stabilitas kapal tetap positif.
4. Titik Z = perolehan dari ttk G ditarik garis tegak lurus terhadap grs gaya yg melalui B’
5. Titik K = titk lunas kapal

2. Dik : Displ. = 5.000 Tonnes, KG = 4,75 m Memuat : 200 Ton di palkah bawah KG = 3,66 m di atas lunas.
Memuat ; 1.000 Ton di geladak atas dgn KG = 7,62 m di atas lunas.
Muatan di geladak atas dengan ttk berat 12,12 m di atas lunas.
Selesai pemuatan GM akhir tdk boleh kurang dari 0,30 m; KM akhir = 5,03 m
Ditanya :
Hitunglah byk muatan geladak yg dapat dimuat
Jawab :

W KG Moment
5.000 4,57 22.850
2.000 3,66 7.320
1.000 7,62 7.620
W 12,12 12,12
W
8.000 – W 37.790+12,12W

KG’ = 37.790+12,12W
8.000 + W
4,73 (8.000 + W) = 37.790 + 12,12 W
37.840 + 4,73 W = 37.790 + 12,12 W
37.840 – 37.790 = 12,12 W – 4,73 W
50 = 7,39 W
W = 50 / 7,39
W = 6,76 Ton
Pembuktian :
W KG Moment
5.000 4,57 22.850
2.000 3,66 7.320
6,76 12,12 81,93
8.006,76 37.871,93

KG’ =337.871,93 = 4,72 meter


8006,76
GM = KM – KG’ = 5,03 – 4,72 = 0,13 meter

3. Dik :
Summer Freeboard = 1.764 mm
TPC = 19,5 T / cm ; FWA = 135 mm
Muat di sungai (Bj = 1,015) dan Freeboard = 1.792 mm pada lambung kiri
1.860 mm pada lambung kanan
Dit :
Hitunglah muatan yg masih di muat agar kpl terapung pada S draft bila di laut nanti ?
Jawab :

Mean Freeboard = Freboard kiri+Freboard kanan


2
= 1.792 mm + 1.860 mm
2
= 1.862 mm
DWA = FWA x 1.025 – Bj sungai
25
= 135 x 10/ 25 = 54 mm
S Freeboard di laut = 1.764 mm
DWA = 54 mm
S Freeboard = 1.710 mm
Mean Freeboard = 1.826 mm
Beda Sarat = 116 mm
W = Beda sarat x TPC = 11,6 x 19,5
= 226,2 Ton

1. [Link] Kapal :
Sifat atau kecendurungan sebush kpl untuk kembali ke kedudukannya semula setelah mendapat senget
karena gaya dari luar
[Link] Melintang :
Titik berat dimana semua gaya berat bekerja tegak ke bawah melalui titik berat tsb, sebesar gaya yg
sama dgn berat benda tsb.
c. Stabilitas awal :
Stabilitas Statis pada kpl senget pada sudut senget kecil dan ditentukan oleh GM juga dapat
menentukan kapal kaku dan langsar.

2. Dik: Displ = 5.000 Tonnes ; KG = 5,6 m


Sarat rata2 = 6,72 m ; TPC = 20
Membongkar : 700 T KG = 6,5 m
Memindah : 10 T dr atas ke bawah sejauh 3,35 m.
Memuat dgn titik berat = 2,43 m di atas lunas
Sarat rata2 akhir = 7,28 [Link] KM = 5,2 m
Dit : a) Berapa berat muatan yg dimuat
b) Hitung GM kpl stlh selesai kegiatan
bongkar muat tsb.
Jawab :
Sarat rata2 akhir : 7,28 m
Sarat rata2 awal : 6,72 m -
Penambahan sarat : 0,56 m
Penambahan berat : 56 x TPC
: 56 x 20 = 1.120 Ton
Muat Bkr KG [Link] [Link]
5.000 - 5,6 28.000 -
- 700 6,5 - 4.550
- - 10 x 33,5 -
3,35
1.120 - 2,43 2.721,6 -
6.120 700 30.755,1 4.550
700 - 4.550 -
5.420 26.205,1
KG’ = 26.205,1 = 4,83 meter
5.420
GM = KM – KG’ = 5,2 – 4,83 = 0,37 meter

3. Dik : Displ = 4.000 Ton KG = 4,06 m KM = 4,57 , miring kanan = 2,5°


a. Bongkar 440 T, KG = 6,4 m dan 2 m di kanan
bidang simetris.
b. Muat 100 T, KG = 3,0 m di kiri [Link]
c. Bongkar 200 T, KG = 2 m dan 2 m dikiri bidang simetris.
Dit : 1) Keadaan kpl setelah kegiatan tsb
2) Hitung GM akhir kapal.
Jawab :
GM = KM – KG GG’ = GM x TG
= 4,57 – 4,06 = 0,51 x 0,043
= 0,51 = 0,022
Muat Bkr KG [Link] [Link]
4.000 - 4,06 16.240 -
- 440 6,4 - 2.816
100 - 3,0 300 -
- 200 2 - 400
4.100 640 16.540 3.216
640 - 3.216 -
3.460 13.324

KG’ = 13.324 = 3,85 meter


3.460
GM = KM – KG’ = 4,57 – 3,85 = 0,72 meter

Muat Bkr d [Link] [Link]


4.000 - 0,022 88 -
- 440 2 - 880
100 - 4 - 400
- 200 2 400 -
4.100 640 488 1.280
640 - 488 -
3.460 792
G1G2 = 792 = 0,229
3.460

Tg = G1G2 / G’M = 0,229 / 0,72 = 0,318


= 17,6 °

4.a) Kegunaan Pintu Kedap air ialah : Untuk menutup kedap air pintu2 di kapal yg menghadap ke luar (
yg menghadap udara luar) atau pintu2 antara ruang2 tertentu di kapal.

4. a) Guna terowongan poros baling2 adalah :


1. Sebagai tabung pembungkus bagian
ujung poros baling2
2. Sebagai tempat pelumasan air laut atau
minyak sesuai dgn jenis poros baling2.
b) Panjang terowongan poros baling2 :
1. Kapal kecil = 5 s/d 7 kaki
2. Kapal besar = 5 s/d 7 jarak gading
Panjang tabung perunggu minimal =
4x diameter poros baling2.
5. a) Syarat Manhole :
-Harus dapat ditutup kedap air
-Berbentuk bulat dgn diameter = 22”
-Berbentuk lonjong dgn ukuran sum-
bu 18” dan 24”
b) Manhole ditempatkan :
Pada setiap ruangan dan tangki di kpl yg harus berada dlm keadaan tertutup kedap air / minyak yg
memiliki lubang tempat keluar masuk ke tangki saat diperlukan dan juga untuk lubang tempat
pemberian udara peranginan.

[Link] dengan GM negative :


[Link] keadaan tegak :

b. Keadaan bekerjanya upsetting resultan Moment

[Link] keadaan keseimbangan baru

Tg = 2 GM / BM
= Angle of loll
Angle of loll = Sudut senget yang disebabkan karena GM awal Negatif ( - )

4.a)Kegunaan gading2 di kapal :


Bagian dari kekuatan melintang kpl
Memberi bentuk pada lambung kpl
Tempat menempel lajur Plat kulit
b)Macam2 gading :
1. Gading haluan terdapat di depan sekat
Pelanggaran.
2. Gading Agung terdapat di tengah panjang kpl
3. Gading Buritan terdapat di belakang sekat
buritan
4. Gading Cermin terdapat di belakang gading
Buritan.
5. Gading simpul terdapat di antara sekat
buritan dan gading buritan
6. Gading sarang terdapat di tempat2 yang
memerlukan kekuatan Extra seperti di KM
c) Cara membuat nomor gading – gading
Gading buritan diberi tanda 0 (Nol)
Di depan gading buritan tanda (+)
Di belakang gading buritan tanda (-)

[Link] Konstruksi Collision Bulk Head (sekat tubrukan ) untuk kpl barang dan Penumpang sesuai
SOLAS 1974:

2. Salah satu kegunaan lunas samping adalah untuk mengurangi Periode Olengan kapal.
a. Gambar Konstruksi penempatannya dilambung kpl sehubungan dgn letak titik B kapal

b. Panjang Bilge Keel ialah : ¼ panjang kapal (¼xL)

[Link] : Sarat rata2 di sungai = 8 meter


Bj = 1,010
Kpl akan dimuat sebanyak –banyaknya agar nanti di laut sarat rata2 = 8,1 meter
TPC = 15 ; FWA = 150 mm
Dit : Muatan yg dapat dimuat ?
Jawab :

DWA = FWA x 1,025 – 1,000


25
= 150 x 0,015
25
= 0,09 cm
[Link] = 810 cm
S –T (1/48 x 810) = 16,9 cm +
[Link] di laut = 826,99 cm
DWA = 0,09 cm +
[Link] di sungai = 826,99 cm
Sarat Awal = 800,00 cm -
Sarat = 26,99 cm

Sarat = W / TPC W = Sarat x TPC


= 26,99 x 15
= 404,85 Ton
Jadi Muatan yg dpt dimuat : 404,85 Ton

[Link] : Displ : 3.800 T ; GM = 0,6 meter


Miring kiri = 8°
Untuk menegakkan kpl dipindah muatan yg letaknya GM dikiri bidang simetri ke kanan sejauh 8 meter
dikanan bidang simetri
Dit : Hitung berat muatan yg hrs dipindah
(Tg 8° = 0,141)
Jawab : d = 6 + 8 = 14 meter
GM = W x d
Displ x Tg
W = GM x Displ x Tg
d
= 0,6 x 3.800 x 0,141 = 22,96 Ton.

1.a)Mamfaat Double Bottom adalah :


1) Merupakan kekuatan ganda / tambahan membujur kpl pada bagian lunas
2) Mengisolasi kebocoran lunas
3) Sebagai tangki penyimpanan [Link]
4) Sebagai tangki penyimpanan air Ballast

b) Gambar Jenis2 Floor (Wrang):


- Wrang terbuka :

Ket Gbr :
[Link] tengah DD ; [Link] tengah
[Link] datar ; [Link] terbuka
[Link] plat lunas
[Link] siku gading yg diperberat
[Link] yg terbuka
[Link] siku penguat ; [Link] siku
[Link] peringan ; 11. Plat got
[Link] ; [Link] samping
[Link] kipas ; [Link] plat tank top
- Wrang Penuh:

Ket Gbr :
[Link] tengah dasar dalam ; [Link] tegak
[Link] Siku ; [Link] datar
[Link] penuh ; [Link] peringan
[Link] air ; [Link] plat lunas
[Link] siku gading ; [Link] samping
[Link] got ; [Link]
[Link] kipas ; [Link] siku gading balik
[Link] plat tank top

- Wrang kedap air (Tertutup):

[Link] :
[Link] tengah dasar dalam ; [Link] tegak
[Link] datar ; [Link] kedap air
[Link] Plat lunas ; [Link] siku keliling
7. Baja siku penguat ; [Link] membujur
[Link] samping ;[Link] siku
[Link] got ; [Link] peringan
[Link] ; [Link] kipas
[Link] plat tank top

Wrang terbuka dipasang pada buritan / boleh dimana saja atau tdk untuk wrang penuh tertutup
Wrang Penuh dipasang pada bagian haluan,Kamar mesin, disetiap bawah bulk head melintang dibawah
kursi ketel dibawah tempat yg terdapat mesin peralatan berat.
Wrang Tertutup dioasang pada ujung depan dan belakang DB antara tangki2 DB

[Link] M (PS) tidak sama dengan M (SB) dari moment bobot2 muatan yg ditempatkan
dikanan dan kiri CL mengakibatkan kapal “List” ke kiri atau ke kanan, jelaskan disertai gambar dan
rumus2 sehingga sudut2 “list” dapat dihitung besarnya.
Jawab :
Mencari Moment terhadap Lunas : M = W x KG
KG’ = M / W ; G’M = KM – KG’
Mencari Moment terhadap CL :
M = W x d ; G1G2 = M / W
Tg = G1G2 / G’M ; = dapat dicari
Gambar :

[Link] : Panjang kapal = 174 m, selesai memuat di [Link] memiliki draft: F = 6,4 m, A = 6,10 m
agar kpl dalam kondisi On Even Keel akan dipindahkan balas dari DB no.2 ke DB no.4 dgn jarak 40 meter;
MCTC = 110 t meter/cm
TPC = 15 ; LCF = 85,5 m
Dit : Berat balas dalam Ton yg dipindahkan tsb
Jawab :
COT = MT / MCTC
MT = COT x MCTC = 30 x 110 = 3.300
MT = W x d ; 3.300 = W x 40 m
W = 3.300 / 40 = 82,5 Ton

4. Displ.= 6.500 Ton ; KG = 7,4 meter KN Curve terlampir,kpl tsb berangkat dari suatu pelabuhan dan
dalam pelayaran dipakai bila KM = 8,15 m
a) FO = 175 ton KG = 0,5 m dan 5,0 m di Kr CL
b) FO = 25 ton KG = 0,5 m dan 5,0 m di Kn CL
c) FSM (FO) = 150 [Link]
d) FW = 75 ton KG = 0,5 m dan 4,0 m Kn CL
e) FSM (FW) = 80 T meter
f) Stores = 10 ton KG = 8,0 meter

Dit :
[Link] Curve Stability on Departure
[Link] Curve of Static Stability on Arrival
[Link] Stability on Departure
[Link] On Arrival (bila ada)

Guna sekat kedap air


Mengisolasi kebocoran agar tetap dlm satu ruang.
Mengisolasi kebakaran agar tetap dlm satu ruang.
Membagi kapal dlm beberapa ruang.
Merupakan kekuatan melintang setempat.
Menopang geladak di atasnya.
Persyaratan letak sekat tubrukan
Kapal barang minimum 5% x LBP

LBP
Kapal penumpang 5% x LBP + 3,05 m

LBP

Proses percobaan stabilitas kapal


Peralatan yang di perlukan
- Papan peluncur yg di pasang melintang di atas dek.
- Bobot yg dapat memiringkan kapal 20 s/d 30 di letakan pd C/L di atas papan peluncur.
- Tali bandul dr dek sampai dasar palka.
- Papan berskala di atas palka bawah ± 1m.
Pelaksanaan
- Bobot di geser melintang kapal sejauh d meter, akibatnya kapal miring, tali bandul bergeser dari A ke
B.
- Besarnya sudut kemiringan (Ø) di cari dg rumus Tg Ø = AB/OA.
AB ; penyimpangan tali bandul.
OA ; panjang tali bandul
- GM = W x d
∆ x Tg Ø
- KG di hitung → KG = KM- GM
Syarat:
- Cuaca baik, bila kapal terikat di dermaga tros kendor, tidak boleh ada bobot/cairan yg dpt bergerak
dll.
Yg di hasilkan dr percobaan stabilitas
- Mendapatkan nilai KG kapal dlm keadaan tertentu

Data yg di peroleh dr DWT scale


TPC, MCTC, DISPLACEMENT, DWT
Data yg di peroleh dr Hidrostatic Curve
KM, DISPLACEMENT, TPC, MCTC, KB,
AP- COF
Data yg di peroleh dr Cross Curves
Nilai GZ dg asumsi nilai KG tertentu
Data yg di peroleh dr KN Curves
Nilai GZ dg asumsi nilai KG 0
Kapal memiliki displacement 6000 T dan data Cross Curve
Sudut senget 150 300 450 600 750 900
GZ 0,87 1,15 1,25 0,77 -0,18 -1,0
Lukiskan lengkung stabilitas statis kapal tsb
Tentukan Range of Stability
GZ max terjadi pd sudut senget berapa
GM awal
Moment statis pd sudut senget 300

Keuntungan menggunakan deck crane (Boom robot)


Dapat menghibob, mengayun dan swing serta mengarea beban dg satu orang saja.
Kerugianya
Kekuatan dan kecepatanya kecil, membutuhkan ruangan yg besar di dek.
3 macam jenis winch di lihat dr alat penggeraknya
Winch hidrolis.
Winch listrik.
Winch uap.

Persiapan Palka yg harus dilakukan untuk memuat muatan dingin


1. Isolasinya diperiksa dan apabila ada yg kendor diperbaiki
2. Papan2 dan boyo2 dan mulut palka dan ventilasi dari ruang isolasinya diperiksa, dan bila ada yang
rusak diperbaiki.
3. Skaper (tutup lobang) dipasang dan semua pipa yg menuju ke ruangan dingin harus ditutup untuk
menjaga agar tidak ada udara yg masuk.
4. Bocoran2 harus diperiksa
5. Palka beserta gotnya dibersihkan seluruhnya.
6. Alat pendingin dibersihkan lalu diisi lagi kemudian ditest
Persiapan yang dilakukan untuk menerima muatan Container :
Membuat By Plan
Peralatan lasing, twis lock yang digunakan di siapkan.
Bila ada muatan yg berbahaya jauhkan dari Cabin, jangan di taruh di dalam palka

Diketahui
Summer draft = 60 dm
Sarat awal = 30 dm
Bj sungai = 1.005
TPC = 16 Ton/m
Sf rotan = 2 m3/ton
FWA = 18 cm Bs = 10%
Remaining space = 10.000
Di tanya
Berapa ton rotan bisa di muat?
Berapa remaining space?
Dwa = fwa x 10025 – 1005
25
= 180 x 20/25
= 144 mm = 14,4 cm
S draft = 600 cm
S – T 1/48 x 600 = 12.5 cm
tropik draft = 612.5 cm
DWA = 14.4 cm
Draft di sungai = 629.9 cm
Sarat awal = 300.0 cm
∆ sarat = 326.9 cm

w = ∆ sarat x TPC
= 326,9 cm x 16
= 5230,4 ton
jadi muatan yg muat 5230,4 ton
V muatan = SF x T
= 2 x 5230,4 ton
= 10460,8 m3
V effectif = 90/100 x10000
= 9000 m3
dari hasil perhitungan V muatan lebih dari V ruang muat sebesar 10460,8 – 9000 =1460,8
Diketahui
Sarat awal = 6,3 m
Muatan A = 200 Ton, Sf = 2,1 m3/t
Muatan B = 148 Kg
Volume B = 1,6 m x 0,6 m x 0,3 m
= 0.288 m3
sarat akhir = 5,6 m
DLC = 35 Ton/cm, Bs = 5%
Di tanya
Volume ruang muat yg di bongkar
Jumlah peti yg di bongkar
Sarat awal = 6,3 m
Sarat akhir = 5,6 m
∆ sarat = 0,7 m
= 70 cm

W = ∆ sarat x TPC
= 70 x 35 = 2450 ton
muatan yg dibongkar = 2450 ton(T)
ton B = T – ton A
= 2450 – 200
= 2250 ton
Vol A = SF A x ton A
= 2,1 x 200 ton
= 420 m3
SF B = v peti = 0,288 = 1,95m3/ton
w peti 0,148
Vol B = SF B x ton B
= 1,95 x 2250 ton
= 4387,5 m3
V muatan yg dibongkar
= Vol A + Vol B
= 420 + 4387,5
= 4807,5 m3
V ruang muat yg dibongkar dg BS 10%
100/90 x 4807,5 = 5341,7 m3

Diketahui
Geladak ukuran 30 m x 18 m x 3 m
DLC = 2,1Ton/m2
Bj baja = 2,5 Bs = 2,5%
Di tanya
Berapa ton baja bisa di muat
SF = 1/Bj = 1/2,5 = 0,4 m3/ton
h=Cxf
= 2,1 x 0,4
= 0,84 m (jadi tinggi baja 0,84 m)
V baja = 30 x 18 x 0,84
= 453,6 m3
ton baja = V baja = 453,6 m3
SF baja 0,4
= 1134 ton
jadi berat baja yg dpt dimuat 1134 ton

Anda mungkin juga menyukai