Magnesium (Mg) jangan bingung dengan mangan (Mn).
Magnesium, Mg
12
Garis spektrum magnesium
Sifat umum
Nama, simbol magnesium, Mg
Pengucapan /mæɡˈniːziəm/, mag-NEE-zee-əm
Penampilan padatan abu-abu berkilau
Magnesium di tabel periodik
Be
↑
Mg
↓
Ca
natrium ← magnesium → aluminium
Nomor atom (Z) 12
Golongan, blok golongan 2 (logam alkali tanah), blok-s
Periode periode 3
Kategori unsur logam alkali tanah
Bobot atom standar (±) (Ar) 24,3050(6)
Konfigurasi elektron [Ne] 3s2
per kelopak 2, 8, 2
Sifat fisika
Fase solid
Titik lebur 923 K (650 °C, 1202 °F)
Titik didih 1363 K (1091 °C, 1994 °F)
Kepadatanmendekati s.k. 1,738 g/cm3
saat cair, pada t.l. 1,584 g/cm3
Kalor peleburan 8,48 kJ/mol
Kalor penguapan 128 kJ/mol
Kapasitas kalor molar 24,869 J/(mol·K)
Tekanan uap
P (Pa) 1 10 100 1k 10 k 100 k
at T (K) 701 773 861 971 1132 1361
Sifat atom
Bilangan oksidasi 2, 1[1] oksida basa kuat
Elektronegativitas Skala Pauling: 1,31
Energi ionisasi
(artikel)
Jari-jari atom empiris: 160 pm
Jari-jari kovalen 141±7 pm
Jari-jari van der Waals 173 pm
Lain-lain
Struktur kristal heksagon
Kecepatan suarabatang ringan (annealed)
4940 m/s (pada s.k.)
Ekspansi kalor 24,8 µm/(m·K) (suhu 25 °C)
Konduktivitas termal 156 W/(m·K)
Resistivitas listrik 43.9 n Ω·m (suhu 20 °C)
Arah magnet paramagnetik
Modulus Young 45 GPa
Modulus Shear 17 GPa
Modulus Bulk 45 GPa
Rasio Poisson 0,290
Skala Mohs 2,5
Skala Brinell 260 MPa
Nomor CAS 7439-95-4
Sejarah
Penemuan J. Black (1755)
Isolasi pertama H. Davy (1808)
Isotop magnesium terstabil
Iso- Kelim- Waktu Moda Pro-
top pahan paruh(t1/2) peluruhan duk
24Mg 24Mg
78,99% stabil dengan 12 neutron
25Mg 25Mg
10% stabil dengan 13 neutron
26Mg 26Mg
11,01% stabil dengan 14 neutron
lihat
bicara
sunting
| referensi | di Wikidata
Magnesium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Mg dan nomor
atom 12. Ia berupa padatan abu-abu mengkilap yang memiliki kemiripan fisik dengan lima unsur
lainnya pada kolom kedua (golongan 2, atau logam alkali tanah) tabel periodik: semua unsur
golongan 2 memiliki konfigurasi elektron yang sama pada kelopak elektron terluar dan struktur
kristal yang serupa.
Magnesium adalah unsur kesembilan paling melimpah di alam semesta.[2][3] Magnesium diproduksi
dalam penuaan bintang besar dari penambahan sekuensial tiga inti helium ke inti karbon. Ketika
bintang semacam itu meledak sebagai supernova, sebagian besar magnesium dimuntahkan
ke medium antarbintang yang dapat didaur ulang ke dalam sistem bintang baru. Magnesium adalah
unsur kedelapan yang paling melimpah dalam kerak bumi[4] dan unsur keempat yang paling umum
di Bumi (setelah besi, oksigen dan silikon), membentuk 13% massa planet dan sebagian
besar mantel planet ini. Magnesium adalah unsur paling melimpah ketiga yang terlarut dalam air
laut, setelah natrium dan klor.[5]
Magnesium terjadi secara alami hanya dalam kombinasi dengan unsur lain, dan ia selalu
memiliki tingkat oksidasi +2. Unsur bebasnya (logam) dapat diproduksi secara artifisial, dan sangat
reaktif (meski di atmosfer, segera tersalut lapisan tipis oksida yang sebagian menghambat
reaktivitasnya — lihat pasivasi). Logam bebasnya terbakar dengan cahaya putih cemerlang yang
khas. Logamnya sekarang terutama diperoleh melalui elektrolisis garam magnesium yang diperoleh
dari air garam (bahasa Inggris: brine), dan terutama digunakan sebagai komponen
paduan aluminium magnesium, kadang-kadang disebut magnalium atau magnelium. Magnesium
kurang padat dibanding aluminium, dan paduannya sangat berharga karena kombinasi antara bobot
ringan dan kekuatan.
Magnesium adalah unsur paling melimpah kesebelas, berdasarkan massa, dalam tubuh
manusia dan esensial untuk semua sel dan sekitar 300 enzim.[6] Ion magnesium berinteraksi dengan
senyawa polifosfat seperti ATP, DNA, dan RNA. Ratusan enzim memerlukan ion magnesium agar
berfungsi. Senyawa magnesium digunakan secara medis sebagai
obat pencahar umum, antasida(misalnya, susu magnesia), dan untuk menstabilkan eksitasi saraf
abnormal atau kejang pembuluh darah dalam kondisi seperti eklampsia.[6]
Daftar isi
[sembunyikan]
1Karakteristik
o 1.1Sifat fisika
o 1.2Sifat kimia
1.2.1Kemudahterbakaran
1.2.2Sumber cahaya
o 1.3Keterjadian
2Bentuk
o 2.1Logam paduan
2.1.1Korosi
2.1.2Rayapan suhu tinggi dan kemudahterbakaran
o 2.2Senyawa
o 2.3Isotop
3Produksi
4Sejarah
5Kegunaannya sebagai logam
o 5.1Pesawat terbang
o 5.2Otomotif
o 5.3Elektronika
o 5.4Lain-lain
o 5.5Awasan keselamatan
6Senyawa bermanfaat
7Peran biologis
o 7.1Mekanisme aksi
o 7.2Sumber makanan, asupan yang disarankan, dan suplementasi
o 7.3Metabolisme
o 7.4Deteksi dalam serum dan plasma
o 7.5Defisiensi
o 7.6Terapi
o 7.7Overdosis
o 7.8Fungsi dalam tanaman
8Lihat juga
9Catatan
10Referensi
11Pranala luar
Karakteristik[sunting | sunting sumber]
Sifat fisika[sunting | sunting sumber]
Unsur magnesium adalah logam ringan putih abu-abu, dengan densitas dua pertiga dari densitas
aluminium. Ia menjadi sedikit kusam saat terpapar udara, walaupun, tidak seperti logam alkali
tanah lainnya, tidak perlu disimpan di lingkungan bebas oksigen karena magnesium dilindungi oleh
lapisan tipis oksida yang cukup kedap dan sulit dihilangkan. Magnesium memiliki titik lelehterendah
(923 K (650 °C)) dan titik didih terendah (1.363 K (1.994 °F)) di antara semua logam alkali tanah.
Magnesium bereaksi dengan air pada suhu kamar, meskipun bereaksi jauh lebih lambat daripada
kalsium, logam golongan 2 yang mirip. Saat terendam air, gelembung hidrogen terbentuk perlahan
di permukaan logam—meskipun jika dalam bentuk serbuknya ia bereaksi lebih cepat. Reaksi terjadi
lebih cepat dengan suhu yang lebih tinggi (lihat Awasan keselamatan). Reaksi reversibel
magnesium dengan air dapat dimanfaatkan untuk menyimpan energi dan menjalankan mesin
berbasis magnesium.
Magnesium juga bereaksi secara eksotermik dengan kebanyakan asam seperti asam klorida (HCl),
menghasilkan logam klorida dan gas hidrogen, serupa dengan reaksi HCl dengan aluminium, seng,
dan banyak logam lainnya.
Sifat kimia[sunting | sunting sumber]
Kemudahterbakaran[sunting | sunting sumber]
Magnesium sangat mudah terbakar, terutama bila dibuat bubuk atau diiris menjadi strip tipis, meski
sulit menyala dalam bentuk massal atau curah. Suhu nyala magnesium dan logam paduannya bisa
mencapai 3.100 °C (5.610 °F),[7] meskipun ketinggian api di atas logam yang terbakar biasanya
kurang dari 300 mm (12 in).[8] Setelah menyala, api semacam itu sulit untuk dipadamkan, dengan
pembakaran berlanjut dalam nitrogen (membentuk magnesium nitrida), karbon
dioksida (membentuk magnesium oksida dan karbon), dan air (membentuk magnesium
oksida dan hidrogen). Sifat ini digunakan dalam senjata pembakar (en) selama pemboman kota-kota
dalam Perang Dunia II, di mana satu-satunya pertahanan sipil praktis untuk memadamkan api yang
terbakar adalah dengan menimbun bawah pasir kering untuk menyingkirkan atmosfer dari
pembakaran.
Magnesium juga dapat digunakan sebagai alat penyala untuk termit, campuran aluminium dan
bubuk oksida besi yang menyala hanya pada suhu yang sangat tinggi.
Sumber cahaya[sunting | sunting sumber]
Saat terbakar di udara, magnesium menghasilkan cahaya putih cemerlang yang mencakup panjang
gelombang ultraviolet yang kuat. Bubuk magnesium (bubuk kilat) digunakan untuk penerangan
subjek pada masa-masa awal fotografi.[9][10] Kemudian, filamen magnesium digunakan pada bola
lampu fotografi penggunaan tunggal yang dinyalakan secara elektrik. Bubuk magnesium digunakan
dalam kembang api dan suar laut yang memerlukan cahaya putih cemerlang. Magnesium juga
digunakan untuk berbagai efek teatrikal,[11]seperti petir,[12] kedipan pistol,[13] dan penampilan
supernatural.[14]
Keterjadian[sunting | sunting sumber]
Lihat pula Kategori: Mineral magnesium
Magnesium adalah unsur kedelapan yang paling melimpah di kerak bumi berdasarkan massa dan
berada di tempat ketujuh bersama-sama dengan besi berdasarkan molaritas.[4] Ia ditemukan dalam
deposit besar magnesit, dolomit, dan mineral lainnya, dan dalam air mineral, yang mengandung ion
magnesium terlarut.
Meskipun magnesium ditemukan di lebih dari 60 mineral,
hanya dolomit, magnesit (en), brusit (en), karnalit (en), talk, dan olivina (en) yang memiliki kepentingan
komersial.
Kation Mg2+ adalah kation kedua yang paling melimpah di air laut (sekitar ⅛ massa ion natrium
dalam sampel tertentu), yang menjadikan air laut dan garam laut sumber komersial Mg yang
menarik. Untuk mengekstraksi magnesium, kalsium hidroksida ditambahkan ke air laut untuk
membentuk endapan magnesium hidroksida.
Magnesium hidroksida (brusit (en)) tidak larut dalam air dan dapat disaring serta direaksikan
dengan asam klorida untuk menghasilkan magnesium klorida pekat.
Elektrolisis magnesium klorida menghasilkan magnesium.
Bentuk[sunting | sunting sumber]
Logam paduan[sunting | sunting sumber]
Pada tahun 2013, konsumsi paduan magnesium kurang dari satu juta ton per tahun,
dibandingkan dengan 50 juta ton paduan aluminium. Penggunaannya telah dibatasi secara
historis oleh kecenderungannya mengalami korosi, mengalami rayapan pada suhu tinggi,
dan terbakar.[15]
Korosi[sunting | sunting sumber]
Adanya besi, nikel, tembaga, dan kobalt sangat mengaktifkan korosi. Lebih besar dari
persentase yang sangat kecil, logam ini mengendap sebagai senyawa intermetalik, dan
daerah pengendapan berfungsi sebagai situs katodik aktif yang mengurangi air,
menyebabkan hilangnya magnesium.[15] Pengendalian jumlah logam-logam ini
meningkatkan ketahanan terhadap korosi. Jumlah mangan yang cukup dapat mengatasi
efek korosif besi. Ini membutuhkan pengendalian komposisi yang tepat, tetapi berdampak
meningkatkan biaya.[15]Penambahan racun katodik menangkap hidrogen atomik dalam
struktur logam. Hal ini mencegah pembentukan gas hidrogen bebas, faktor penting proses
kimia korosi. Penambahan arsenik sekitar satu dalam tiga ratus bagian mengurangi laju
korosinya dalam larutan garam dengan faktor hampir sepuluh.[15][16]
Rayapan suhu tinggi dan kemudahterbakaran[sunting | sunting sumber]
Penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan magnesium untuk merayap pada suhu
tinggi dapat dieliminasi dengan penambahan skandium dan gadolinium.
Kemudahterbakaran sangat berkurang dengan penambahan sejumlah kecil kalsium dalam
paduan.[15]
Senyawa[sunting | sunting sumber]
Magnesium membentuk berbagai senyawa yang penting untuk industri dan biologi,
termasuk magnesium karbonat, magnesium klorida, magnesium sitrat, magnesium
hidroksida(susu magnesia) magnesium oksida, magnesium sulfat, dan magnesium sulfat
heptahidrat) (garam Epsom).
Isotop[sunting | sunting sumber]
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Isotop magnesium
Magnesium memiliki tiga isotop stabil: 24Mg, 25Mg dan 26Mg. Kesemuanya hadir dalam
jumlah yang signifikan (lihat tabel isotop di atas). Sekitar 79% Mg adalah 24Mg.
Isotop 28Mgbersifat radioaktif dan pada tahun 1950an sampai 1970an diproduksi oleh
beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir untuk digunakan dalam percobaan ilmiah. Isotop
ini memiliki waktu paruh yang relatif singkat (21 jam) dan penggunaannya dibatasi oleh
waktu pengiriman.
Isomer 26Mg telah menemukan aplikasinya dalam geologi isotopik, serupa dengan
aluminium. 26Mg adalah produk putri radiogenik dari 26Al, yang memiliki waktu paruh
717.000 tahun. Jumlah 26Mg stabil yang melimpah telah diamati pada inklusi kaya Ca-Al dari
beberapa meteorit kondrit karbon. Kelimpahan anomali ini disebabkan oleh peluruhan
induknya 26Al dalam inklusi, dan para peneliti menyimpulkan bahwa meteorit semacam itu
terbentuk di nebula surya sebelum 26Al meluruh. Ini adalah salah satu objek tertua di tata
surya dan berisi informasi yang tersimpan tentang sejarah awalnya.
Merupakan hal biasa untuk memplot 26Mg/24Mg terhadap rasio Al/Mg. Dalam
plot penanggalan isokron (bahasa Inggris: isochron dating), rasio Al/Mg yang diplotkan
adalah 27Al/24Mg. Kemiringan isokron tidak memiliki signifikansi usia, namun
mengindikasikan rasio 26Al/27Al awal dalam sampel pada saat sistem dipisahkan dari
reservoir umum.
Produksi[sunting | sunting sumber]
Produksi 2015
Negara
(ton)[17]
China 852.000
A.S.[note 1] H
Rusia 60.000
Israel 30,000
Kazakhstan 8.000
Brazil 15.000
Produksi 2015
Negara
(ton)[17]
Ukraina 8.000
Total 973.000
Lembar dan ingot magnesium
Cina merupakan pemasok dominan magnesium, dengan sekitar 80% pangsa pasar dunia.
Cina hampir sepenuhnya bergantung pada proses Pidgeon silikotermik (reduksi oksida pada
suhu tinggi dengan silikon, yang sering tersedia sebagai paduan ferosilikon di mana besi
tersebut hanyalah sebagai spektator dalam reaksi) untuk mendapatkan logam
tersebut.[18] Prosesnya juga bisa dilakukan dengan karbon pada suhu sekitar 2.300 °C
(4.170 °F):
Di Amerika Serikat, magnesium diperoleh terutama dengan proses Dow,
melalui elektrolisis leburan magnesium klorida dari air asin dan air laut. Larutan
garam yang mengandung ion Mg2+ pertama kali diberi perlakuan dengan kapur
(kalsium oksida) dan magnesium hidroksida yang mengendap dikumpulkan:
Hidroksidanya kemudian diubah menjadi hidrat parsial dari magnesium
klorida dengan memperlakukan hidroksida dengan asam klorida dan
pemanasan produknya:
Garamnya kemudian dielektrolisis dalam keadaan cair. Pada katode,
ion Mg2+ direduksi menjadi logam magnesium:
Pada anode, masing-masing pasangan ion Cl− dioksidasi menjadi
gas klor, melepaskan dua elektron untuk menyelesaikan rangkaian
listrik:
Sebuah proses baru, teknologi membran oksida padat, melibatkan
reduksi elektrolitik MgO. Pada katode, ion Mg2+ direduksi oleh
dua elektron menjadi logam magnesium. Elektrolitnya
adalah zirkonia yang distabilkan Yttria (Yttria-stabilized zirconia,
YSZ). Anodenya adalah logam cair. Pada YSZ/anode logam
cair O2− teroksidasi. Lapisan grafit berbatasan dengan anoda
logam cair, dan pada antarmuka ini, karbon dan oksigen bereaksi
membentuk karbon monoksida. Bila perak digunakan sebagai
anode logam cair, tidak diperlukan reduktor karbon atau hidrogen,
dan hanya gas oksigen yang terbentuk pada anode.[19] Telah
dilaporkan bahwa metode ini memberikan pengurangan 40% biaya
per pon dibandingkan metode reduksi elektrolit.[20] Metode ini lebih
ramah lingkungan daripada yang lain karena lebih sedikit karbon
dioksida yang dibebaskan.
Amerika Serikat pernah menjadi pemasok utama logam ini,
memasok 45% produksi dunia bahkan sampai tahun 1995. Saat ini,
pangsa pasar AS hanya 7%, dengan satu produsen dalam negeri
yang tersisa, US Magnesium, perusahaan Renco
Group di Utah yang didirikan oleh Magcorp (saat ini sudah
tutup).[21]
Sejarah[sunting | sunting sumber]
Nama magnesium berasal dari kata Yunani untuk sebuah distrik
di Thessaly yang disebut Magnesia.[22] Ini terkait
dengan magnetit dan mangan, yang juga berasal dari daerah ini,
dan membutuhkan diferensiasi sebagai zat terpisah.
Lihat mangan untuk sejarah ini.
Pada tahun 1618, seorang petani di Epsom di Inggris berusaha
memberikan air dari sumur di sana. Sapi-sapi tersebut menolak
untuk minum karena rasanya pahit, namun petani tersebut
menyadari bahwa air tersebut tampaknya dapat menyembuhkan
goresan dan ruam. Zat ini menjadi dikenal sebagai garam
Epsom dan ketenarannya menyebar. Garam tersebut akhirnya
dikenal sebagai magnesium sulfat terhidrasi, MgSO4·7 H2O.
Logam itu sendiri pertama kali diisolasi oleh Sir Humphry Davy di
Inggris pada tahun 1808. Dia menggunakan elektrolisis pada
campuran magnesia dan merkuri oksida.[23] Antoine
Bussy membuatnya dalam bentuk yang koheren pada tahun 1831.
Nama yang diusulkan pertama kali oleh Davy adalah
magnium,[23] namun nama yang digunakan sekarang adalah
magnesium.
Kegunaannya sebagai
logam[sunting | sunting sumber]
Aplikasi magnesium yang tidak biasa sebagai
sumber pencahayaansaat wakeskating pada tahun 1931
Magnesium adalah logam struktural ketiga yang paling banyak
digunakan, setelah besi dan aluminium.[24]
Aplikasi utama magnesium adalah, berturut-turut: paduan
aluminium, tuang cetak (en) (dipadu
dengan seng),[25] menghilangkan belerangdalam produksi besi dan
baja, dan produksi titanium dalam proses Kroll.[26]
Magnesium digunakan dalam bahan dan paduan super kuat
berbobot ringan. Misalnya, ketika diinfus dengan nanopartikel
silikon karbida, ia memiliki kekuatan spesifik yang sangat tinggi.[27]
Dalam sejarah, magnesium adalah salah satu logam utama
konstruksi kedirgantaraan dan digunakan untuk pesawat militer
Jerman sejak Perang Dunia I dan secara ekstensif untuk pesawat
Jerman pada Perang Dunia II.
Bangsa Jerman menciptakan nama "Elektron" untuk paduan
magnesium, sebuah istilah yang masih digunakan sampai
sekarang. Dalam industri kedirgantaraan komersial, magnesium
pada umumnya terbatas pada komponen yang berhubungan
dengan mesin, karena bahaya kebakaran dan korosinya. Saat ini
penggunaan paduan magnesium dalam industri dirgantara semakin
meningkat, didorong oleh pentingnya penghematan bahan
bakar.[28] Pengembangan dan pengujian paduan magnesium baru
terus berlanjut, terutama Elektron 21, yang (dalam uji) telah terbukti
cocok untuk mesin pesawat udara, internal, dan komponen badan
pesawat.[29] Komunitas Eropa menjalankan tiga proyek litbang
magnesium dalam Aerospace priority of Six Framework Program.
Dalam bentuk pita tipis, magnesium digunakan untuk memurnikan
pelarut; misalnya pembuatan etanol super kering.
Pesawat terbang[sunting | sunting sumber]
Wright Aeronautical menggunakan bak mesin (en) magnesium
pada mesin aviasi Wright Duplex Cyclone pada era PDII. Ini
menimbulkan masalah serius bagi model pesawat pengebom
berat Boeing B-29 paling awal saat api menyulut bak mesin
ketika mengudara. Suhu pembakaran yang dihasilkan adalah
5.600 °F (3.090 °C) dan bisa memutuskan sayap dari badan
pesawat (fuselage).[30][31][32]
Otomotif[sunting | sunting sumber]
Blok mesin motor paduan Mg
Mercedes-Benz menggunakan paduan Elektron pada
bodi Mercedes-Benz 300 SLR model awal; mobil ini melaju
(dengan sukses) di Le Mans, Mille Miglia, dan acara balap
kelas dunia lainnya di tahun 1955.
Porsche menggunakan kerangka paduan magnesium
pada Porsche 917/053 yang memenangkan Le Mans pada
tahun 1971, dan terus menggunakan paduan magnesium
untuk blok mesinnya karena keuntungan bobotnya.
Volkswagen Group telah menggunakan magnesium dalam
komponen mesinnys selama bertahun-tahun.
Mitsubishi Motors menggunakan magnesium untuk transmisi
semi otomatisnya.
BMW menggunakan blok magnesium alloy dalam
mesin N52 mereka, termasuk sisipan paduan aluminium untuk
dinding silinder dan jaket pendingin yang dikelilingi paduan
magnesium suhu tinggi AJ62A. Mesin ini digunakan di seluruh
dunia antara tahun 2005 dan 2011 dalam berbagai model seri
1, 3, 5, 6, dan 7; serta Z4, X1, X3, dan X5.
Chevrolet menggunakan paduan magnesium AE44 pada
Corvette Z06 2006.
Baik AJ62A dan AE44 adalah perkembangan terkini pada paduan
magnesium rayapan rendah pada suhu tinggi. Strategi umum untuk
paduan semacam itu adalah membentuk
endapan intermetalik (en) pada batas butir, misalnya dengan
menambahkan mischmetal atau kalsium.[33] Pengembangan
paduan baru dan biaya yang lebih rendah, yang membuat
magnesium dapat bersaing dengan aluminium, akan meningkatkan
jumlah aplikasinya pada otomotif.
Elektronika[sunting | sunting sumber]
Magnesium banyak digunakan untuk pabrikasi telepon genggam,
komputer jinjing dan komputer tablet, kamera, dan komponen
elektronika lainnya karena bobotnya yang ringan serta sifat
mekanik dan elektriknya yang bagus.
Produk terbuat dari magnesium: pemantik api, alat cukur, peraut pensil,
pita magnesium.
Lain-lain[sunting | sunting sumber]
Magnesium telah memiliki banyak kegunaan karena mudah
didapat dan relatif tak beracun.
Magnesium mudah terbakar, terbakar pada suhu sekitar
3.100 °C (3.370 K; 5.610 °F),[7] dan suhu swasulut pita
magnesium sekitar 473 °C (746 K; 883 °F).[34] Ia menghasilkan
cahaya putih cerah yang kuat ketika terbakar. Suhu
pembakaran magnesium yang tinggi membuatnya bermanfaat
sebagai pemantik api darurat. Kegunaan lain termasuk lampu
kilat fotografi, suar, piroteknik, dan kembang api. Magnesium
juga sering digunakan untuk menyalakan termit atau bahan lain
yang memerlukan suhu penyulutan tinggi.
Dalam bentuk serpihan atau pita, untuk menyiapkan pereaksi
Grignard, yang berguna dalam sintesis organik.
Pemantik magnesium (tangan kiri), digunakan dengan pisau
lipat and batu api untuk membuat percikan yang menyulut serbuk.
Sebagai zat tambahan dalam propelan konvensional dan
produksi grafit nodular pada besi tuang.
Sebagai reduktor untuk memisahkan uranium dan logam
lainnya dari garamnya.
Sebagai anode galvanis (en) untuk melindungi kapal, tangki
bawah tanah, pipa, struktur bawah tanah, dan pemanas air.
Dipadu dengan seng untuk membuat lembaran seng yang
digunakan dalam pelat photoengraving pada industri
percetakan, dinding baterai, dan bahan atap.[25]
Sebagai logam, kegunaan utama unsur ini adalah sebagai
aditif pemaduan untuk aluminium. Paduan aluminium-
magnesium ini telah digunakan untuk kaleng minuman,
peralatan olahraga seperti stik golf, alat pancing, dan busur
panah serta anak panah.
Roda mobil spesial yang terbuat dari paduan magnesium
disebut "mag wheels", meskipun istilah tersebut sering
disalahterapkan untuk roda aluminium. Banyak pabrik mobil
dan pesawat terbang telah membuat bagian mesin dan badan
dari magnesium.
Baterai magnesium telah dipasarkan sebagai baterai primer,
dan merupakan topik aktif untuk penelitian baterai isi
ulang sekunder.
Awasan keselamatan[sunting | sunting sumber]
Blok magnesium dipanaskan dengan suluh tiup (en), membuatnya
mengalami swabakar, memancarkan cahaya putih kuat.
Logam dan paduan magnesium dapat menyebabkan bahaya
ledakan, mereka sangat mudah terbakar dalam bentuk murninya
ketika dilelehkan atau dalam bentuk serbuk maupun pita. Lelehan
atau bakaran magnesium bereaksi hebat dengan air. Ketika
bekerja dengan serbuk magnesium, harus menggunakan kaca
mata pengaman yang dilengkapi dengan pelindung mata dan filter
UV (seperti yang digunakan petugas pengelasan) karena
magnesium yang terbakar menghasilkan sinar ultraviolet yang
dapat merusak retina mata secara permanen.[35]
Magnesium dapat mereduksi air dan melepaskan
gas hidrogen yang sangat mudah terbakar:[36]
Oleh karena itu, air tidak dapat memadamkan kebakaran
magnesium. Gas hidrogen yang dihasilkan semakin
memperhebat api. Pasir kering adalah zat pemadam yang
efektif, tetapi hanya untuk kejadian pada permukaan relatif
rata.
Magnesium bereaksi eksotermis dengan karbon
dioksida membentuk magnesium oksida dan karbon:[37]
Jadi, karbon dioksida lebih bersifat bahan bakar daripada
memadamkan api.
Magnesium yang terbakar dapat dipadamkan
menggunakan pemadam api kimia kering Kelas D, atau
dengan menutupi api mengunakan pasir atau fluks
pengecoran untuk menyingkirkan sumber udara.
Senyawa bermanfaat[sunting | sunting
sumber]
Senyawa magnesium, terutama magnesium oksida (MgO),
digunakan sebagai bahan refraktori pada tanur untuk
memproduksi besi, baja, logam nonfero (en), kaca,
dan semen. Magnesium oksida dan senyawa magnesium
lainnya juga digunakan dalam industri pertanian, kimia,
dan konstruksi. Magnesium oksida
dari kalsinasi digunakan sebagai isolator listrik dalam kabel
tembaga berisolasi mineral (en).[38]
Magnesium bereaksi dengan alkil
halida menghasilkan pereaksi Grignard, yang sangat
berguna untuk pembuatan alkohol.
Garam magnesium dimasukkan ke dalam
beragam makanan, pupuk (magnesium adalah
komponen penyusun klorofil), dan media biakan
mikroba.
Magnesium sulfit digunakan dalam
pabrikasi kertas (proses sulfit).
Magnesium fosfat digunakan untuk membuat kayu
tahan api yang digunakan dalam konstruksi.
Magnesium heksafluorosilikat digunakan untuk anti
ngengat pada tekstil.
Peran biologis[sunting | sunting sumber]
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Magnesium
dalam biologi
Mekanisme aksi[sunting | sunting sumber]
Interaksi penting antara ion fosfat dan magnesium
membuat magnesium menjadi esensial untuk kimia asam
nukleat pada semua sel organisme hidup yang diketahui.
Lebih dari 300 enzim memerlukan ion magnesium untuk
aksi katalitiknya, termasuk semua enzim yang
menggunakan atau mensintesis ATP dan enzim yang
menggunakan nukleotida lainnya untuk
mensintesis DNA dan RNA. Molekul ATP normalnya
ditemukan sebagai khelat dengan ion magnesium.[39]
Sumber makanan, asupan yang
disarankan, dan
suplementasi[sunting | sunting sumber]
Contoh makanan sumber magnesium
Rempah-rempah, kacang-kacangan, sereal, coklat dan
sayuran merupakan sumber kaya magnesium.[6] Sayuran
berdaun hijau seperti bayam juga kaya magnesium.[40]
Di Inggris, nilai harian yang direkomendasikan untuk
magnesium adalah 300 mg untuk pria dan 270 mg untuk
wanita.[41] Di A.S. Recommended Dietary Allowance (RDA)
adalah 400 mg untuk pria berusia 19–30 dan 420 mg untuk
yang lebih tua; untuk wanita 310 mg untuk usia 19–30 dan
320 mg untuk yang lebih tua.[42]
Tersedia sejumlah bentuk sediaan farmasi
magnesium dan suplemen makanan. Dalam dua
percobaan pada manusia, magnesium oksida adalah salah
satu bentuk paling umum dalam suplemen diet magnesium
karena kandungan magnesium per beratnya tinggi, namun
ketersediaan hayatinya lebih rendah daripada magnesium
sitrat, klorida, laktat atau aspartat.[43][44]
Metabolisme[sunting | sunting sumber]
Orang dewasa memiliki 22–26 gram
magnesium,[6][45] dengan 60% pada skeleton, 39% intrasel
(20% pada otot rangka), dan ekstrasel 1%.[6]Tingkat serum
biasanya 0,7–1,0 mmol/L atau 1,8–2,4 mEq/L. Tingkat
magnesium serum bisa normal meski magnesium intrasel
kurang. Mekanisme untuk mempertahankan tingkat
magnesium dalam serum adalah berbagai
penyerapan gastrointestinal dan ekskresi renal.
Magnesium intrasel berkorelasi dengan kalium intrasel.
Peningkatan magnesium menurunkan kalsium[46] dan
dapat mencegah hiperkalsemia atau menyebabkan
hipokalsemia tergantung pada tingkat awal.[46] Baik kondisi
asupan protein rendah maupun tinggi menghambat
penyerapan magnesium, begitu pula
jumlah fosfat, fitat (en), dan lemak di usus. Magnesium diet
yang tidak terserap diekskresikan melalui feses;
magnesium yang diserap diekskresikan melalui urin dan
keringat.[47]
Deteksi dalam serum dan
plasma[sunting | sunting sumber]
Status magnesium dapat diperiksa dengan mengukur
konsentrasi magnesium serum dan eritrosit yang
digabungkan dengan kandungan
magnesium urin dan feses, namun uji magnesium
intravena lebih akurat dan praktis.[48] Retensi 20% atau
lebih dari jumlah yang disuntikkan menunjukkan defisiensi.
Belum ada biomarker untuk magnesium.[49]
Konsentrasi magnesium dalam plasma atau serum dapat
digunakan untuk memantau kemanjuran dan keamanan
obat terapeutik, untuk mengkonfirmasi diagnosis pada
korban keracunan, atau untuk membantu
investigasi forensik dalam kasus overdosis fatal. Anak-
anak yang baru lahir dari ibu yang menerima magnesium
sulfat parenteral selama persalinan mungkin menunjukkan
toksisitas dengan kadar magnesium serum normal.[50]
Defisiensi[sunting | sunting sumber]
Magnesium plasma rendah (hipomagnesemia) umum
terjadi: ditemukan pada 2,5–15% populasi
umum.[51] Penyebab utama kekurangan adalah asupan
makanan yang rendah: kurang dari 10% orang di Amerika
Serikat memenuhi kecukupan diet yang direkomendasikan.
Penyebab lainnya adalah peningkatan kehilangan dari
ginjal atau usus, peningkatan pergeseran intrasel, dan
terapi antasida inhibitor pompa proton. Sebagian besar
bersifat asimtomatik, namun gejala yang merujuk
pada neuromuskular, kardiovaskular, dan disfungsi
metabolik dapat terjadi.[51] Alkoholisme sering dikaitkan
dengan defisiensi magnesium. Tingkat magnesium serum
yang kronis rendah dikaitkan dengan sindrom
metabolik, diabetes melitus tipe 2, fasikulasi,
dan hipertensi.[52]
Terapi[sunting | sunting sumber]
Magnesium intravena direkomendasikan
oleh ACC/AHA/ESC 2006 Guidelines for Management
of Patients With Ventricular
Arrhythmias dan Prevention of Sudden Cardiac
Deathuntuk pasien dengan aritmia ventrikel yang
terkait dengan torsades de pointes yang hadir
dengan sindrom QT panjang; dan untuk pengobatan
pasien dengan aritmia yang diinduksi digoxin.[53]
Magnesium sulfat - intravena - digunakan untuk
mengelola pre-eklampsia dan eklampsia.[54][55]
Hipomagnesemia, termasuk yang disebabkan oleh
alkoholisme, dapat dipulihkan dengan pemberian
magnesium oral atau parenteral tergantung pada
tingkat defisiensinya.[56]
Terdapat bukti terbatas bahwa suplementasi
magnesium dapat berperan dalam pencegahan dan
pengobatan migrain.[57]
Diurutkan menurut jenis garam magnesium, aplikasi
terapeutik lainnya meliputi:
Magnesium sulfat, sebagai heptahidratnya yang
disebut garam Epsom, digunakan sebagai garam
mandi, laksatif, dan pupuk yang sangat mudah larut.[58]
Magnesium hidroksida, yang tersuspensi dalam air,
digunakan dalam antasida susu magnesia dan laksatif.
Magnesium
klorida, oksida, glukonat, malat, orotat, glisinat, askorb
at dan sitrat semuanya digunakan sebagai suplemen
magnesium oral.
Magnesium borat, magnesium salisilat,
dan magnesium sulfat digunakan sebagai antiseptik.
Magnesium bromida digunakan sebagai sedatif ringan
(aksi ini lebih dikarenakan bromidanya, bukan
magnesiumnya).
Magnesium stearat adalah serbuk putih yang mudah
terbakar dengan sifat pelumasan. Dalam
teknologi farmasi, ia digunakan dalam pabrik farmasi
untuk mencegah agar tablettidak lengket pada
peralatan ketika zat penyusun dikompresi ke dalam
bentuk tablet.
Serbuk magnesium karbonat digunakan oleh atlet
seperti atlet senam, atlet angkat besi,
dan pendaki untuk menghilangkan keringat telapak
tangan, mencegah lengket, dan memperbaiki
genggaman pada peralatan senam, batang angkat
besi, dan batu pendakian.
Overdosis[sunting | sunting sumber]
Overdosis dari sumber makanan saja tidak mungkin
karena kelebihan magnesium dalam darah segera disaring
oleh ginjal,[51] dan overdosis lebih mungkin terjadi dengan
adanya gangguan fungsi ginjal. Meskipun demikian, terapi
megadosis telah menyebabkan kematian pada anak
kecil,[59] dan hipermagnesemia parah pada wanita[60] dan
anak perempuan[61] yang memiliki ginjal sehat. Gejala
overdosis yang paling umum adalah mual, muntah,
dan diare; gejala lainnya meliputi hipotensi, kebingungan,
detak jantung dan laju pernafasan melambat, defisiensi
mineral lainnya, koma, aritmia jantung, dan kematian
akibat serangan jantung.[46]
Fungsi dalam tanaman[sunting | sunting
sumber]
Tanaman membutuhkan magnesium untuk
mensintesis klorofil, esensial untuk fotosintesis.
Magnesium di tengah cincin porfirin klorofil analog dengan
besi di tengah cincin porfirin heme. Defisiensi
magnesium pada tanaman menyebabkan penguningan di
antara vena daun, terutama pada daun yang lebih tua, dan
dapat disembuhkan dengan penambahan garam
Epsom (yang cepat terlindi), atau
tumbukan gamping dolomitik, pada tanah.