PUSKESMAS GONDANGLEGI No.
Dokumen
No. Revisi.
SOP
Tanggal 13 Juni 2013
RESUSITASI JANTUNG PARU Halaman 1 / 2
UNIT KERJA : UGD PETUGAS : DOKTER/PERAWAT
1. Nama Pekerjaan
Resusitasi jantung paru
2. Tujuan
Petunjuk kerja ini sebagai acuan untuk melakukan Resusitasi Jantung Paru dengan benar
dan memberikan bantuan hidup dasar.
3. Ruang Lingkup
Meliputi pelayanan di ruang tindakan, unit pelayanan 24 jam di Puskesmas Gondanglegi.
4. Ketrampilan Petugas
4.1 Dokter terampil (yang bersertifikat BCLS).
4.2 Perawat terampil (yang bersertifikat BCLS).
4.3 Bidan terampil (yang bersertifikat BCLS).
5. Peralatan
5.1 Resusitasi Bag
5.2 Tong spatel
5.3 Orofaring Tube
5.4 Sarung tangan
5.5 BVM ( Bag Valve Mask )
6. Instruksi Kerja
6.1 Cek Kesadaran,tepuk pundak pasien
6.2 Letakan di posisi datar dan keras
6.3 Cek Circulation
6.3.1 Cek Nadi karotis
6.3.2 Nadi tidak ada, Tentukan land Mark, lakukan 30 kali kompresi, 2 ventilasi
6.3.3 Bantuan pernapasan dengan menggunakan BVM ( Bag Valve Mask ).
6.3.4 Bantuan sirkulasi : lakukan penekanan (kompressi) dada luar dengan menekan
daerah bawah sternum (2 jari / cm) di atas processus xyphoideus. Penekanan
dilakukan dengan tangan penolong tegak lurus terhadap dada / sternum pasien
Bantuan pernapasan dan sirkulasi lakukan 30 kali kompresi, 2 ventilasi
6.4 Bebaskan jalan nafas.
6.4.1 Posisikan head tilt chin lift
6.4.2 Posisikan jaw trust, jika ditemukan indikasi trauma cervical
6.4.3 Kalau ditemukan ada sumbatan maka bisa dilakukan finger swap
6.5 Chek breathing
6.5.1 lakukan teknik Look (melihat) pergerakan dinding dada
6.5.2 lakukan listen (mendengar) suara nafas
PUSKESMAS GONDANGLEGI [Link]
No. Revisi.
SOP
Tanggal 13 Juni 2013
RESUSITASI JANTUNG PARU Halaman 2 / 2
UNIT KERJA : UGD PETUGAS : DOKTER/PERAWAT
6.5.3 lakukan feel (merasakan) hembusan nafas
6.6 Dilakukan berulang-ulang sampai dengan ada usaha nafas / bila ada tanda-tanda MBO
6.7 Cuci tangan petugas
6.8 Rapihkan alat
6.9 Dokumentasi
7. Dokumen Terkait
7.1 Buku status pasien
7.2 Buku register ruang tindakan
7.3 Form resep
8. Indikator Kinerja
8.1 Tidak terjadi fraktur atau trauma pada daerah sternum
8.2 Pasien dapat bernafas kembali.
Disahkan Oleh Dibuat Oleh
Kepala Puskesmas
dr. Sri Kartika R Avis Widiasari