Tabel laju infiltrasi rata2
PELIPUTAN
NO JENIS TANAH
PERTANIAN RUMPUT BERPOHON/SEMAK
Laju Infiltrasi Rata-rata, Tanah
1 Berpasir,
atau Berkerikil 0.20 0.15 0.10
Laju Infiltrasi Rata-rata, Tidak ada
2 cadas
tanah lempung 0.40 0.35 0.30
3 Laju Infiltrasi di bawah rata-rata, tanah
lempung berat atau tanah dengan
banyak lapisan lempung kedap air 0,50 0,45 0,40
dekat permukaan tanah, tanah tipis di
atas batuan kedap air
Sumber : Chow (1964)
Tabel 2.2 Korelasi Antar Variable46
Interval Tingkat
Koefisien Hubungan
0,00 - 0,199 Sangat rendah
0,20 - 0,399 Rendah
0,40 - 0,599 Sedang
0,60 - 0,799 Kuat
0,80 - 1,000 Sangat kuat
Ali, Sambas. 2007. Analisis Korelasi, Regresi, dan Lajur dalam Penelitian.
Bandung: Pustaka Setia
Tabel 2. Klasifikasi hubungan jenis batuan dengan infiltrasi
Laju
Sifat Jenis batuan Klasifikasi
Infiltrasi
(m/hari)
Terkonsolidasi Andesit/aliran 10-7 – 10-3 Sangat
lava lambat -
10-4 – 1
Breksi volkanik Lambat
Batu pasir 10-2 – 102 Sedang
Batu gamping -2
10 – 10
Tidak Endapan
terkonsolidasi piroklastik
Endapan lahar 10 – 106
Cepat
Endapan
koluvium
Endapan alluvium
Sumber : Gregory Wall, 1973 dengan modifikasi Dulbahri, 1992
Tabel 3. Klasifikasi hubungan tekstur tanah dengan kecepatan infiltrasi
relatif.
Tekstur Tanah Kecepatan Infiltrasi
Pasir, pasir geluhan Cepat – Sangat cepat
Geluh lempung pasiran, geluh pasiran
Sedang
Geluh pasiran
Geluh lempungan, geluh lempung
debuan Lambat
Lempung pasiran, lempung geluhan
Lempung berat, lempung ringan,
Sangat lambat
lempung, lempung debuan
Sumber : Dulbahri, 1992
Tabel 4. Klasifikasi hubungan curah hujan dengan besar infiltrasi
Curah Hujan
Klas Potensi Infiltrasi
Rerata
Tahunan (mm)
I < 2500 Kecil
II 2500 - 3500 Sedang
III 3500 - 4500 Agak besar
IV 4500 - 5500 Besar
V >5500 Sangat besar
Sumber : Dirjen Reboisasi dan Rehabilitasi Lahan, 1998