PENGERTIAN TOGA
Toga adalah singkatan dari Tanaman Obat Keluarga. Taman obat keluarga pada
hakekatnya merupakan sebidang tanah baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang
digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka
memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.
Toga termasuk POKJA dalam PKK. Manfaat lomba Toga adalah masyarakat dapat
membudidayakan dan memanfaatkan Toga dilingkungan sekitar. Perlombaan Toga meliputi:
a. Admin PKK
b. Produk Toga unggulan
c. Penataan taman
d. Pengetahuan pengelola
Kriteria Tanaman
Terdapat 7 tanaman wajib yaitu : kunyit, kencur, jahe, laos, kunci, temulawak,
lidah buaya.
Skor tanaman : murah, mudah di dapat, mengobati 1-3 jenis penyakit, mudah
diolah, bagian yang lebih dimanfaatkan adalah buah.
Kriteria Taman
Adanya plang (pada taman, pada tanaman)
Penataan tanaman diatur sesuai kelompok atau jenisnya
Terjaga kebersihannya
Banyak jenis dan jumlah tanaman
Adanya lubang biopori
DAFTAR TANAMAN OBAT
Adas Daun Sendok Kelapa Lidah Buaya Sembung
Angsana Delima Putih Kembang Sepatu Lobak Sirih
Anyang-anyang Gambir Kemiri Mentimun Sosor Bebek
Asam Tamarindus Jagung Kencur Padi Teh
Bawang Merah Jambu Biji Urang-aring Pare Tembakau
Bawang Putih Jarak Ketumbar Pegagan Temu Giring
Belimbing Wuluh Jarak Pagar Kumis Kucing Pepaya Temu Kunci
Beluntas Pluchea Jeruk Nipis Kunyit Curcuma Pinang Temu Lawak
Brotowali Katuk Labu Merah Pisang Ubi Jalar
Cengkeh Kayu Putih Lada Pulasari Seledri
Dadap Serep Kecubung Lengkuas Sambiloto
Note (Searching by google) :
Kriteria penilaian yang diambil dari lomba antara lain keragaman atau jenis Toga
yang dipunya, kerapihan dalam penataan, keterawatan, pemberian identitas
tanaman, dan inovasi produk. Tak kalah pentingnya dalam sesi penilaian, yaitu sisi
regulasi dari kecamatan dan kelurahan setempat dalam pengembangan dan
pemanfaatan Toga di wilayahnya. Dari sisi regulasi ingin dilihat sejauh mana
kebijakan kecamatan dan kelurahan yang mendukung pemanfaatan Toga. Serta ingin
dilihat sumber pembiayaan pengembangan Toga apakah hanya dari APBD ataukah
sudah swadaya masyarakat. Kalau sudah swadaya masyarakat artinya sudah bagus
dan masyarakat terlibat aktif dalam Toga.
Kriteria penilaian adalah pengetahuan kader terkait dengan nama, jenis dan
kegunaan tanaman, tata letak tanaman dan keragaman tanaman.
Kriteria penilaian adalah meliputi tujuh tanaman wajib (kunyit, kencur, jahe, laos,
kunci, temulawak, dan lidah buaya), terdapat tanaman pengusir nyamuk, kondisi
tanaman, kebersihan, dan kerapihan taman.
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT
Berbagai macam ramuan yang dapat digunakan untuk penyembuhan
berbagai penyakit menurut Depkes (1992) adalah sebagai berikut :
1. Ramuan Demam
1a. Demam Biasa
a. Bahan
1 buah jeruk nipis
3 biji bawang merah
1 sendok makan minyak kelapa
Garam (sedikit)
b. Cara pembuatan
Peras jeruk nipis, ambil airnya.
Parut bawang merah, terlebih dahulu dilapisi dengan daun
pisang.
Campurkan jeruk nipis dan bawang merah tersebut, tambahkan
Garam dengan minyak.
c. Cara pemakaian
Dikompreskan pada ubun-ubun.
1b. Demam Karena Malaria
a. Ciri-ciri penyakit
Panas menggigil
Keringat dingin
Nyeri otot
Pucat, lesu
Sakit kepala
b. Bahan
I buah jeruk nipis dibelah
½ pelepah daun pepaya
1 jari dipukul/dimemarkan
3 gelas air
c. Cara pembuatan
Semua bahan direbus, kalau perlu di tambah dengan gula merah
secukupnya sampai airnya tinggal 1 ½ gelas.
d. Cara pemakaian
Minimal diminum 3 x sehari ½ gelas. Diulang lagi setiap hari
sampai 1 minggu.
1c. Demam Karena Campak (Babagen)
a. Ciri-ciri penyakit
Panas tinggi
Anak rewel, lemah
Batuk-batuk
Mata merah
Bintik-bintik merah coklat di kulit
b. Bahan
4 lembar daun sembiroto
1 ibu jari pule
1 gelas air
c. Cara pembuatan
Daun sambiroto dan pule dibersihkan, kemudian didihkan
sampai menjadi ½ gelas.
d. Cara pemakaian
Diminum 2 x sehari ½ gelas pagi dan sore, ulangi tiap hari sampai
panasnya mereda.
2. Ramuan Batuk
2a. Batuk Biasa
a. Bahan
3 jari kencur
Garam sedikit
b. Cara pembuatan
Kupas kencur dan parut
Tambahkan air ¾ gelas
Peras dengan kain bersih dan saring
c. Cara pemakaian
Diminum 2 x sehari 1 ramuan untuk anak-anak dan dewasa.
2b. Batuk Pilek
a. Ciri-ciri penyakit
Pilek, keluar lendir/cairan ingus dari hidung
Kadang-kadang disertai panas
Sakit kepala
Hidung tersumbat
Nyeri otot
b. Bahan
¾ air teh kental
3 sendok makan air jeruk nipis
Gula batu sebesar telur ayam
c. Cara pembuatan
Campur semua bahan, diaduk sampai larut.
d. Cara pemberian
Orang dewasa minum 3 x sehari 1 ramuan
Anak-anak 3 x sehari ½ cangkir
Anak Balita jangan diberi ramuan ini
2c. Batuk Asma
a. Ciri-ciri penyakit
Napas berbunyi
Berkeringat
Sesak napas
b. Bahan
7 helai daun randu (daun kapuk)
1 genggam pegagan
Gula batu secukupnya
1 cangkir air matang
c. Cara pembuatan
Cuci daun randu dan pegagan.
Tumbuk dengan sedikit air, setelah halus tambah air matang dan
saring.
Beningnya ditambah dengan gula batu dan aduk hingga larut.
d. Cara pemakaian
Diminum 1 x sehari ramuan, pagi hari sebelum makan
Diulang tiap hari sampai sembuh
Untuk pemeliharaan cukup 1 minggu sekali satu ramuan
3. Ramuan Sakit Perut
3a. Sakit Perut Biasa
a. Bahan
¾ sendok makan gula pasir
3 tetes minyak kayu putih
b. Cara pembuatan
Gula pasir ditetesi dengan minyak kayu putih, campur
c. Cara pemakaian
Campuran ini dimakan, disertai minum teh
3b. Sakit Perut Disertai Mencret
a. Ciri-ciri penyakit
Berak encer lebih 3 x sehari
Sakit perut saat berak
Kadang rasa mual dan kembung
b. Bahan
1 genggam daun jambu biji muda
5 butir Adas (1/3 sendok teh)
2 jari tangan pulo sari
2 cangkir air
c. Cara pembuatan
Bahan setelah dicuci dipotong kecil-kecil kemudian didihkan
sampai diperoleh 1 cangkir.
d. Cara pemakaian
Diminum 2 x sehari ½ cangkir
3c. Muntah Mencret
Berikan ramuan mencret di tambah dengan ramuan muntah yaitu:
a. Bahan
1 sendok teh parutan pala
Garam sedikit
b. Cara pembuatan
Kedua bahan dicampur
c. Cara pemakaian
Makanlah ramuan tersebut
3d. Sakit Maag ( Sakit Ulu Hati)
a. Ciri-ciri penyakit
Sakit terasa perih terutama daerah ulu hati
Mual
Kadang-kadang disertai keringat dingin dan pusing
Perut kembung
b. Bahan
2 jari tangan kunyit yang tua
½ cangkir air matang
c. Cara pembuatan
Kupas kunyit dan bersihkan
Parut kunyit, tambahkan air matang
Peras dengan air bersih
Ambil beningnya
d. Cara pemakaian
Minum 2 x sehari satu ramuan, pagi hari sebelum makan dan
malam hari sebelum tidur.
4. Ramuan Gatal
4a. Gatal-gatal Biasa
a. Bahan
2-3 jari batang brotowali
6 gelas air
b. Cara pembuatan
Campuran dididihkan selama ½ jam
c. Cara pemakaian
Air brotowali gunakan untuk mencuci kulit yang gatal
4b. Gatal Karena Panu
a. Ciri-ciri penyakit
Bercak putih halus, berbatas tegas
Rasa gatal pada waktu berkeringat
b. Bahan
1 jari lengkuas
1 sendok makan cuka
c. Cara pembuatan
Lengkuas dipotong-potong miring
Bagian ujungnya dipukul-pukul hingga berserabut seperi kuas
d. Cara pemakaian
Kuas lengkuas yang sudah direndam dalam cuka digosokkan pada
kulit yang sakit 2 x sehari.
4c. Gatal Karena Kurap
a. Ciri-ciri penyakit
Bercak-bercak bundar di kulit selebar beberapa cm dengan tepi
berbatas jelas kemarahan.
Bersisik biasanya dibadan, tangan, kaki, lipatan paha, sela jari dan
kepala.
b. Bahan
1 genggam daun landep
1 buah jeruk nipis
c. Cara pembuatan
Daun landep dilumatkan
Jeruk nipis dipotong dan diperas
Campurkan pada daun landep yang telah dilumat
d. Cara pemakaian
Dioleskan pada kulit yang sakit
4d. Gatal Karena Kudis
a. Ciri-ciri penyakit
Bintik-bintik bergerombol
Rasa amat gatal terutama diantara jari-jari tangan dan kaki
Pergelangan sebelah dalam dan pantat
b. Bahan
1 genggam Daun sambiloto segar
Sedikit belerang
c. Cara pembuatan
Bahan ditumbuk bersama-sama sampai halus dan rata
d. Cara pemakaian
Dilumurkan pada kulit yang sakit
Ramuan Tradisional Untuk Pengobatan Darah Tinggi
(eBook)
Ramuan ini dapat digunakan pada penderita hipertensi, terutama pada hipertensi
stadium 1, juga digunakan untuk menjaga stabilnya tekanan darah. Ramuan ini diminum
setiap hari, sampai tekanan darah menjadi normal.
Resep 1
Bahan :
2 butir bawang putih, dikupas kulitnya
Cara pemakaian :
Bawang putih dikunyah sampai halus lalu ditelan dan minumlah air hangat
sebanyak 1 cangkir. Lakukan 3 x sehari.
Resep 2
Bahan :
2 buah mengkudu yang telah dimasak
Cara pemakaian :
Buah mengkudu dicuci lalu diparut. Peras dan saring airnya untuk diminum.
Lakukan 2-3 kali sehari.
Catatan :
Penderita hipertensi yang disertai penyakit kencing manis sangat baik memakai
resep ini.
Resep 3
Bahan :
¼ genggam daun meniran
Cara pemakaian :
Daun meniran dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan ½ cangkir air matang.
Peras dan saring, lalu airnya diminum. Lakukan 2-3 kali sehari
Catatan :
a. Penderita hipertensi yang disertai pembengkakan kaki, ada protein dalam air
kemih, atau terdapat batu ginjal dianjurkan memakai resep ini.
b. Jika terlalu banyak atau berlebihan memakai meniran dapat menyebabkan
lemah syahawat (impotensi).
Resep 5
Bahan :
20 kuntum bunga jeruk nipis
2 buah jeruk nipis
30 lembar daun jeruk nipis
Cara pemakaian :
Bahan-bahan tersebut dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Masukkan ke
dalam panci. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa dua seperempat
gelas. Setelah dingin lalu disaring, disaring untuk 3 kali minum. Minumlah dengan
sedikit madu. Lakukan setiap hari.
Resep 6
Bahan :
½ jari rimpang kunyit
Cara pemakaian :
Kunyit dicuci bersih lalu diparut. Remas dengan 1 sendok makan madu. Peras dan
saring, bari diminum. Lakukan 2-3 kali sehari.
Resep 7
Bahan :
16 batang seledri
Cara pemakaian :
Seledri dicuci lalu dipotong-potong kasar. Masukkan ke dalam panci. Rebus
dengan 2 gelas air berish sampai tersisa satu setengah gelas. Air dibagi untuk 2
kali minum. Seledrinya dimakan.