PIROXICAM
5. Informasi Tarapeutik
A. Dosis Manusia
Anak-anak diatas usia 12 tahun : 0,2-0,3 mg/kg berat badan sehari sekali. Maksimal
dosis harian 15 mg.
Dewasa:
- Rematoid artritis, osteoartritis dan ankilosing spondilitis: Dosis awal 20 mg
sebagai dosis tunggal. Dosis pemeliharaan pada umumnya 20 mg sehari atau jika
diperlukan dapat diberikan 10 mg - 30 mg dalam dosis tunggal atau terbagi.
Dosis lebih dari 20 mg sehari meningkatkan efek samping gastrointestinal.
- Gout akut, mula-mula 40 mg sehari sebagai dosis tunggal, diikuti 4-6 hari
berikutnya 40 mg sehari dosis tunggal atau terbagi.
- Gangguan muskuloskeletal akut, awal 40 mg sehari sebagai dosis tunggal atau
terbagi selama 2 hari, selanjutnya 20 mg sehari selama 7-14 hari.
Lansia diatas usia 70 tahun : berdasarkan resep dari dokter dengan dosis harian yang
lebih rendah dan dikurangi durasi pengobatan.
B. Bentuk Sediaan Yang Dibutuhkan
Tablet 10 mg, 20 mg
Kapsul
C. Ketersediaan hayati
Konsentrasi plasma dicapai dalam waktu 3-5 jam setelah diserap melalui pemberian
oral. Terikat 99% pada protein plasma. Obat ini menjalani siklus enterohepatik. Kadar taraf
mantap dicapai sekiotar 7-10 hari dan kadar dalam plasma kira-kira sama dengan kadar di
cairan sinovia.
D. Produk Kompetitor
Meloksikam
Tenoksikam
DAFPUS
Departemen Farmakologi dan Terapeutik FKUI. 2007. Farmakologi dan terapi edisi 5. Jakarta : Balai
Penerbit FKUI.
BPOM RI. 2008. Monografi Piroksikam. ([Link] diakses
tanggal 21 Februari 2018).
BPOM RI. 2008. Piroxicam. ([Link] diakses tanggal 21 Februari
2018).
BPOM RI. 2008. 10.1.1 Antiinflamasi Nonsteroid (AINS). ([Link]
skelet-dan-sendi/101-obat-reumatik-dan-gout/1011-antiinflamasi-nonsteroid-ains, diakses tanggal
21 Februari 2018).
Zerina, Neva. Piroxicam : Kegunaan, Dosis, Efek Samping. ([Link] diakses
tanggal 21 Februari 2018).