CREAM
Kelompok 4
Data Preformulasi :
1. Zat aktif
Mometasone furoate (Obat Obat penting hal )
Pemerian = Serbuk, hablur putih
Kelarutan = Mometasone furoate adalah putih bubuk praktis tidak larut
dalam air, sedikit larut dalam oktanol, dan cukup larut dalam etil alkohol.
Dosis = 0,1%
Khasiat = Meredakan inflamasi dan pruritus terhadap dermatosis yang
responsif kortikosteroid
Indikasi = Darmatosis
Efek Samping = rasa terbakar, kulit kasar kering iritasi, gatal, erupsi yang
menyerupai akne
Penyimpanan = Dalam wadah tertutup rapat, tidak tembus cahaya.
2. Bahan Tambahan
Acid Stearic (FI III hal. 57)
Pemerian : Zat padat keras mengkilat menunjukkan susunan hablur, atau kuning
pucat, mirip lemak lilin.
Kelarutan : Praktis tidak larut dalam air, larut dalam 20 bagian etanol (95%)P,
dalam 2 bagian kloroform P dan dalam 3 bagian eter P.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik.
Khasiat : Zat tambahan, untuk melembutkan kulit dengan konsentrasi 1-20%.
Triaethanolamin (FI IV hal.1203)
Pemerian : Cairan tidak berwarna, berbau kuat amoniak.
Kelarutan : Sukar larut dalam air, dapat bercampur dengan etanol, dengan eter
dan dengan air dingin.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat.
Khasiat : Surfaktan, emulgator. Kadar 2-4%.
Adeps Lanae (FI IV hal. 57-58)
Pemerian : Massa seperti lemak, lengket, warna kuning, bau khas.
Kelarutan : Tidak larut dalam air, dapat bercampur dengan air kurang lebih 2x
beratnya, agak sukar larut dalam etanol dingin, lebih larut dalam etanol panas, mudah
larut dalam eter dan kloroform.
Khasiat : Basis krim.
Paraffin Liquidum (FI III hal. 474)
Pemerian : Cairan kental, transparan, tidak berfluoresensi, tidak berwarna, hampir
tidak berbau, hampir tidak mempunyai rasa.
Kelarutan : Praktis tidak larut dalam air dan dalam etanol (95%) P, larut dalam
kloroform P dan dalam eter P.
Khasiat : Penggunaan laksativum.
Nipagin/ Methylis Parabenum (FI IV hal. 551)
Pemerian : Hablur kecil, tidak berwarna atau serbuk hablur putih, tidak berbau
atau berbau khas lemah, mempunyai sedikit rasa terbakar.
Kelarutan :Sukar larut dalam air, dalam benzena dan dalam karbon tetraklorida,
mudah larut dalam etanol dan dalam eter.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat.
Khasiat : Preservatif atau pengawet. Kadar 0,12-0,18%
Bahan:
1. Mometasone Furoate
2. Acid stearic
3. Adeps lanae
4. Paraffin liquid
5. TEA (Trieathanolamin)
6. Methylis parabenum (Nipagin)
FORMULA :
R/ Mometasone cream 10 gram
SUE
Teori pendukung (FMS hal 111)
Acid stearic 145
Adeps lanae 30
Paraffin liquid 250
TEA (Trieathanolamin) 15
Aqua destilata 550
Methylis parabenum (Nipagin) qs
Mf. Cream
1. PERHITUNGAN DAN PENIMBANGAN
Ø Perhitungan
1. Zat aktif : Mometasone furoate:
Tiap gram mengandung 1 mg Mometasone
10 gram = 10 mg x 10 sediaan = 100 mg
2. Basis cream :
100% – 0,1% = 99,9% x 100 gram = 99,9 gram
Acid stearic = x 999 = 14,63
Trieathanolamin= x 999 = 1,51
Adeps lanae = x 999 = 3,02
Paraffin liquid = x 999 = 25,2
Aqua dest = x 999 = 55,5
Nipagin = x 10 = 0,01 gram x 10 = 0,01 gram
1. ALAT DAN BAHAN
Alat :
1. Alat pencampur
2. Batang pengaduk
3. Beaker glass
4. Heater
5. Kompor
6. Pot plastik
7. Timbangan
8. Water bath
Bahan :
1. Mometasone furoate
2. Asam stearat
3. Adeps lanae
4. Paraffin liquid
5. TEA
6. Aquadest
7. Nipagin
Prosedur Pembuatan
1. Siapkan alat dan bahan
2. Setarakan timbangan.
3. Ditimbang TEA dilarutkan dengan air panas didalam beaker glass, aduk
ad homogen.
4. Ditimbang nipagin dilarutkan dalam air mendidih.
5. Diambil acid stearat, Adeps lanae, paraffin dimasukkan kedalam cawan
penguap yang telah dilapisi kain kasa. Dileburkan diatas penangas air. Setelah
melebur diserkai dan dipindahkan ke mortir hangat.
6. Dicampur no. 3, 4 kedalam no. 5, aduk ad homogen dalam mortir
hangat.
7. Ditambahkan sisa air, aduk ad homogen.
8. Dimasukkan dalam wadah, beri etiket biru.