SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
Pursed Lips Breathing
Mata Kuliah : Keperawatan Medikal Bedah
Dosen Pembimbing :
1. Ns. Chrisyen Damanik, [Link]., [Link]
2. Ns. Kiki Hardiansyah, [Link]., [Link]., [Link]
Rumah Sakit Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan
DISUSUN OLEH :
Kelompok II
Iswanto P170679
Lilis Suryani P170683
Ayu Rezki Amaliah P170670
Indria Nirmala Putri P170678
Kristine Handayani P170681
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIYATA HUSADA SAMARINDA
KALIMANTAN TIMUR
2018
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)
Pokok Bahasan : Pursed Lip Breathing Exercise
Sub Pokok Bahasan : Pursed Lip Breathing Exercise
Sasaran : Tn. H
Hari/Tgl Pelaksanaan : Kamis/ 15 Februari 2018
Waktu Pelaksanaan : 15 menit
Tempat : Ruang Flamboyan B Rs. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan
TUJUAN
a. Tujuan Umum : Setelah diberikan pendidikan kesehatan diharapkan klien mampu
memahami tentang cara Latihan Napas Dalam
b. Tujuan Khusus: Setelah diberikan penyuluhan selama 15 menit, klien mampu :
1. Menyebutkan pengertian Latihan Napas Dalam
2. Menyebutkan tujuan & manfaat Latihan Napas Dalam
3. Menyebutkan cara melakukan Latihan Napas Dalam
4. Menyebutkan alat dan bahan yang dibutuhkan
MATERI
a. Pengertian
b. Manfaat & tujuan
c. Cara melakukan Latihan Napas Dalam
d. Alat dan bahan yang diperlukan
METODE
Ceramah dan tanya jawab
MEDIA DAN ALAT BANTU
Leaflet
URAIAN KEGIATAN
Langkah – langkah kegiatan :
Jenis Kegiatan Petugas Sasaran
Pembukaan Memberi salam Menjawab salam
(5 menit) Memperkenalkan diri Mendengarkan dengan seksama
Melakukan kontrak waktu
Menyampaikan tujuan
EVALUASI
a. Jelaskan pengertian Pursed Lips Breathing ?
b. Sebutkan manfaat dan tujuan Pursed Lips Breathing ?
c. Sebutkan cara melakukan Pursed Lips Breathing ?
d. Sebutkan alat dan bahan yang diperlukan ?
MATERI
Pursed Lip Breathing Exercise
Pengertian
Pursed Lips Breathing merupakan latihan pernapasan dengan cara penderita duduk dan inspirasi
dalam saat ekspirasi penderita menghembuskan melalui mulut hampir tertutup seperti bersiul secara
perlahan (Smeltzer, 2008).
Tujuan dan manfaat
1. Untuk mencapai ventilasi yang lebih terkontrol dan efisien serta mengurangi kerja pernapasan
2. Meningkatkan inflasi alveolar maksimal, relaksasi otot dan menghilangkan ansietas
3. Mencegah pola aktifitas otot pernapasan yang tidak berguna, melambatkan frekuensi
pernapasan, mengurangi kerja bernapas (Smeltzer, 2008)
Indikasi
1. COPD / PPOK ( penyakit Paru obstruktif kronik )
2. Emphysema
3. Fibrosis
4. Asma
5. Chest infection
6. Pasien bedrest / post op
Teknik Pursed Lips Breathing
1. Mengatur posisi pasien dengan duduk ditempat tidur atau kursi
2. Meletakkan satu tangan pasien di abdomen (tepat dibawah proc. Sipodeus) dan tangan lainnya
ditengah dada untuk merasakan gerakan dada dan abdomen saat bernapas
3. Menarik napas dalam melalui hidung selama 4 detik sampai dada dan abdomen terasa terangkat
maksimal lalu jaga mulut tetap tertutup selama inspirasi dan tahan napas selama 2 detik.
4. Hembuskan napas melalui bibir yang dirapatkan dan sedikit terbuka sambil mengkontraksikan
otot-otot abdomen selama 4 detik (Smeltzer, 2008).
Peralatan yang diperlukan
1. Bantal
2. Tissue