0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan3 halaman

Uraian Bahan Kimia dan Pelarut

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang beberapa bahan kimia dasar yang sering digunakan sebagai pelarut, seperti air suling, alkohol, etil asetat, metanol, dan n-heksana. Untuk setiap bahan, dijelaskan nama resmi dan lainnya, rumus molekul, struktur, pemerian fisik, kelarutan, khasiat dan kegunaan, serta cara penyimpanannya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan3 halaman

Uraian Bahan Kimia dan Pelarut

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang beberapa bahan kimia dasar yang sering digunakan sebagai pelarut, seperti air suling, alkohol, etil asetat, metanol, dan n-heksana. Untuk setiap bahan, dijelaskan nama resmi dan lainnya, rumus molekul, struktur, pemerian fisik, kelarutan, khasiat dan kegunaan, serta cara penyimpanannya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

II.

6 Uraian Bahan
II.6.1 Air suling (Dirjen POM, 1979)
Nama resmi : AQUA DESTILATA
Nama lain : Air suling, Aquadest
RM/BM : H2O/18,02
Rumus Struktur :

Pemerian : Cairan jernih, tidak berwarna, tidak berbau, tidak


mempunyai rasa
Khasiat : Sebagai pengikat metanol
Kegunaan : Sebagai pelarut
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
II.6.2 Alkohol (Dirjen POM, 1979; Dirjen POM, 1995)
Nama resmi : Aethanolum
Nama lain : Etanol
RM/BM : C2H5OH /46,07
Rumus struktur :

Pemerian : Cairan mudah menguap, jernih, tidak berwarna, baunya


khas dan menyebabkan rasa terbakar pada lidah. Mudah
menguap walaupun pada suhu rendah dan mendidih
pada suhu 78° C. Mudah terbakar
Kelarutan : Bercampur dengan air dan praktis bercampur dengan
semua pelarut organik
Khasiat : Antiseptikum
Kegunaan : Membersihkan alat yang akan digunakan dari jamur,
bakteri, dan air maupun minyak yang menempel.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat, jauh dari api
II.6.3 Etil Asetat (Minarni, 2013)
Nama resmi : Etil Asetat
Nama lain : Hidroksimetana, metil alcohol, metal hidrat
RM/BM : C4H8O2 /32
Rumus struktur :

Pemerian : Cairan tidak berwarna, jernih, bau khas, tidak beracun


mudah meguap, dan tidak higroskopis
Kelarutan : Dapat melarutka air hingga 3% dan larut dalam air
hingga kelarutan 8% pada suhu kamar, kelarutanya
meningkat pada suhu yang lebih tinggi. Namun
senyawa ini tidak stabil dalam air yang mengandung
basa dan asam.
Khasiat : Sebagai pengikat senyawa non polar
Kegunaan : Sebagai pelarut non polar
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat, jauh dari api
II.6.4 Metanol (Dirjen POM, 1979; Dirjen POM, 1995)
Nama resmi : Methanol
Nama lain : Hidroksimetana, metil alkohol, metal hidrat
RM/BM : CH3OH /32
Rumus struktur :

Pemerian : Cairan tidak berwarna, jernih, bau khas.


Kelarutan : Bercampur dengan air membentuk caira jernih, tidak
berwarna
Khasiat : Sebagai pengikat senyawa polar
Kegunaan : Sebagai pelarut polar
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat, jauh dari api
II.6.5 n-Heksana (Ditjen POM, 1979)

Nama resmi : HEXAMINUM

Nama lain : Heksamina

RM/BM : C6H14 / 140,19 g/mol

Rumus Struktur :

Pemerian : Hablur mengkilap, tidak berwarna atau serbuk hablur


putih, tidak berbau, rasa membakar dan manis
kemudian agak pahit. Jika di panaskan dalam suhu ±
26oC menyublim.

Kelarutan : Larut dalam 1,5 bagian air, dalam 12,5 ml etanol (95
%) P dan dalam lebih kurang 10 bagian kloroform P

Kegunaan : Sebagai pelarut

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

Anda mungkin juga menyukai