1.
PERSIAPAN
direkomendasikan beton sudah mencapai umur karakteristik yang diinginkan, supaya susut pengeringan
beton sudah relatif tidak berpengaruh pada perubahan volume elemen struktur yang akan diisi dengan
grouting
material bekisting menggunakan material yang tidak menyerap air
bekisting disiapkan dan dipastikan tidak ada celah sehingga tidak terjadi kebocoran saat penuangan
permukaan elemen beton yang akan diisi dengan grouting harus cukup kasar untuk menjamin lekatan yang
baik
permukaan elemen struktur yang akan diisi harus bersih dari debu dan partikel lepas lainnya
seluruh permukaan baik elemen struktur maupun bekisting harus dibasahi supaya jenuh, selama sekitar 4
jam sebelum penuangan pasta grouting
sebelum penuangan, semua kelebihan dan sisa air harus dibuang
Pengadukan
Pada umumnya campuran antara material grout dan air, untuk mendapatkan adukan pasta yang mempunyai
kekentalan cukup baik untuk pengaliran (flowable), digunakan takaran sesuai rekomendasi dari produk grouting yang
diapakai
untuk pemakaian 1 sak (25 kg) semen grouting (sekitar 9 liter volume semen grouting) supaya mendapatkan adukan
yang dapat mengalir dengan gravitasi (flowable), pada umumnya ditambahkan air sebanyak 4 liter - 4,25 liter sampai
memperoleh adukan pasta dengan volume 13 liter - 13,25 liter
Namun perlu diperhatikan pula takaran yang direkomendasikan pada beberapa merk berbeda, sehingga jika berbeda
dengan acuan umum di atas, harus mengikuti aturan yang ditetapkan dalam spesifikasi dan brosur teknis produk
yang digunakan
Pengadukan campuran grouting dilakukan dengan menggunakan alat pengaduk yang didesain khusus supaya
menjamin pengadukan yang homogen tanpa mengakibatkan terperangkapnya udara dalam adukan yang dibuat :
siapkan ember dan alat pengaduk grouting
alat pengaduk yang digunakan direkomendasikan mempunyai kecepatan putar 400 - 600 rpm
masukkan air ke dalam ember dengan takaran yang ditentukan dalam brosur teknis produk (untuk aplikasi
flowable umumnya diperlukan 4,25 liter air)
jalankan alat pengaduk dalam air, dengan kecepatan konstan
masukkan sedikit demi sedikit secara konstan semen grouting ke dalam ember sambil terus diaduk
seluruh proses pengadukan memakan waktu sekitar 4 menit sampai diperoleh adukan pasta yang
mempunyai konsistensi baik dan homogen
Pelaksanaan
Pelaksanaan grouting dilakukan dengan memperhatikan :
penuangan pasta grouting sedapat mungkin dilakukan dari satu titik atau sisi dan dibiarkan mengalir dengan
sendirinya
jika luasan permukaan cukup besar dan tertutup base plate yang lebar pula, dilakukan penuangan dari
tengah dengan membuat lubang-lubang kontrol pada base plate
jika luasan permukaan cukup luas, gunakan head box untuk menjamin tekanan gravitasi yang cukup untuk
pengaliran pasta grouting dengan baik
jika terpaksa dilakukan penuangan dari beberapa titik, tidak boleh ada pertemuan antar aliran pasta grouting
yang tidak terkontrol atau tidak terlihat, untuk memastikan pertemuan antar aliran dapat menyatu dengan
sempurna
penuangan harus dilakukan dengan tidak menimbulkan gelembung udara terperangkap dalam adukan
pasta yang dialirkan
penuangan harus kontinyu dan tidak terputus antar adukan, harus diperhatikan antara kecepatan
penuangan dan pengadukan pasta grouting
tidak dilakukan penggetaran dengan alat concrete vibrator
seluruh proses penuangan dan pengaliran harus diselesaikan dalam waktu 25 menit setelah pengadukan
material pasta grouting
suhu adukan selama pelaksanaan, sampai 48 jam setelah penuangan selesai harus dijaga supaya tidak
lebih dari 30°C