NOTULEN PERTEMUAN
Hari / Tanggal : Minggu / 24 Feb 2013
Waktu : Pukul 12.00
Tempat : Apotik
Pembicara : Ita Dwi Rachmanti, [Link],.Apt.
Agenda Rapat : Rapat Koordinasi
Peserta Rapat : Semua anggota farmasi dan logistik ( Absensi terlampir )
Hasil Pembicaraan :
Akan ada pelayanan baru di rumah sakit palang biru gombong, yaitu Haemodialisa, untuk
itu akan dibicarakan mengenai ketentuan permintaan obat dan alkes dan pengadaan obat
baru.
Untuk pelayanan obat Haemodialisa :
1. Pakai lembar permintaan barang dan R/ asli jika belum ada R/ asli pake R/ sementara
dulu, R/ asli menyusul.
2. Lembar permintaan barang diasip tersendiri di stopmap HD ( dibawah Komputer )
3. R/ asli di jurnal di “lain-lain”.
Obat baru :
1. Netrofer inj, Hemapo inj, Di taro di almari kaca depan.
2. Pepsol 10, Pepsol 40, Patral
Penutup
Demikian hasil pembicaraan , kemudian rapat ditutup dengan doa oleh Umi Wadingah.
Gombong, 24 Maret 2013
Ka. Instalasi Farmasi
Ita Dwi Rachmanti [Link],.Apt.
NOTULEN PERTEMUAN
Hari / Tanggal : Sabtu / 27 April 2013
Waktu : Pukul 13.00
Tempat : Apotik
Pembicara : Ita Dwi Rachmanti, [Link],.Apt.
Agenda Rapat : Hasil dari Pelatihan Penetapan Unit Cost Rumah Sakit
Peserta Rapat : Semua anggota farmasi ( Absensi terlampir )
Hasil Pembicaraan :
Dalam penetapan Unit cost perlu dihitung secara teliti apa yang dipakai pasien
dibebankan pasien.
Gedung mengalami penyusutan
Alat mengalami penyusutan
Dibuat daftar tiap unit mengenai hal-hal yang bias dihemat.
Untuk unit farmasi : Kertas yang tidak dipakai pada waktu salah membuat copy resep
dipakai untuk membendel resep atau dipotong kecil untuk menulis nama pada plastic
kresek pasien pulang.
Penutup
Demikian hasil pembicaraan , kemudian rapat ditutup dengan doa oleh Umi Wadingah.
Gombong, 24 Maret 2013
Ka. Instalasi Farmasi
Ita Dwi Rachmanti [Link],.Apt.
NOTULEN PERTEMUAN
Hari / Tanggal : Kamis / 14 Februari 2013
Waktu : Pukul 13.00
Tempat : Apotik
Pembicara : Ita Dwi Rachmanti, [Link],.Apt.
Agenda Rapat : Hasil rapat koordinasi
Peserta Rapat : Semua anggota farmasi
( Absensi terlampir )
Karu / Kepala Ruang / Kaur
1. Seorang kaur /karu itu harus :
Berdasarkan :
a. Kemampuan
a) Punya leadership atau tidak
b) Menguasai di bidangnya
b. Integritas
a) Kejujuran
b) Tingkah laku
c) Atitude
c. Loyalitas terhadap rumah sakit
d. Agama & senioritas
2. Dipilih direksi yayasan dilantik direktur bukan dipilih anak buah
3. Karu pejabat struktural yang menjabat tugas dari direktur
HD ( Haemodialisa )
1. Adalah bagian pelayanan RS
2. Penanggung jawab direktur
3. Petugas HD adalah staf rs perawat RSPB
4. Awal diberi 2 perawat HD ( Dedi & Sinta ) selanjutnya dibutuhkan 2 perawat baru lagi
5. Awal dari ( massa cipta husada ) nanti selanjutnya setelah berdiri sendiri RSPB lepas dr
massa cipta husada atau yg meminjami mesin HD.
Problem
1. Sarana
Setelah penambahan HD Genset lama perlu diganti dg yang baru, hasilnya mennggu
tempat baru sudah siap. Genset lama bisa untuk serep.
2. Lukas
a. Butuh penambahan tenaga perawat baru.
b. VIP closet minta di ganti karena sudah tidak layak.
3. IGD – POLI
Semua pasien baru lewat IGD, Yg memasukan pasien perawat IGD.
4. OK - POLIKLINIK
Jika waktu longgar sebaiknya membantu IGD
5. Pendaftaran
a. Kartu poliklinik ukuranya diperkecil
b. Kartu yg lama dibuat resume untuk kantor Poli yg baru.
6. R. Maria
a. Membantu unit lain boleh tapi di arahkan untuk membantu apa yang dikerjakan.
b. Dr spesialis kandungan yang baru di tunda sampai kapan ?
7. R. Yosep
a. Syarat JKM 2 x 24 jam kalau lebih harus bayar ( jam kerja)
b. Ruang perawatan 2, 3, 4 ditambah TV ( beli LCD untuk VIP, TV di VIP untuk
ruang, 2, 3, 4.
8. Kendaraan
a. Untuk pemindahan pasien dari RB ke Rs selatan kalau hujan kehujanan.
b. Solusi ditambah kanopi biar tidak kehujanan.
c. Jalan t4 jenazah ke ambulan kalau hujan tidak lewat jalur karena kalo lewat jalan
kehujanan.
Laporan Rekam medis tentang penyakit DB ke laborat IGM LS IGM bisa negatif atau positif
Trombosit kurang dr 100.000
Hematokrit terendah smp tertinggi diminta dinkes
Dari dinkes laporan DB ditambahkan dilaporan ke dinkes, nanti ada yg melacak dr dinkes.
Memori telepon diperbesar ( kapasitasnya sudah full )
Ganti verban JKM tidak menentu tergantung kondisi ruang Operasi.
Penutup
Demikian hasil pembicaraan , kemudian rapat ditutup dengan doa oleh Umi Wadingah.
Gombong, 14 Feb 2013
Ka. Instalasi Farmasi
Ita Dwi Rachmanti [Link],.Apt.
NOTULEN PERTEMUAN
Hari / Tanggal : Jum’at/ 24 Mei 2013
Waktu : Pukul 13.00
Tempat : Apotik
Pembicara : Ita Dwi Rachmanti, [Link],.Apt.
Agenda Rapat : Hasil Rapat Koordinasi Akreditasi
Peserta Rapat : Semua anggota farmasi
( Absensi terlampir )
Hasil Pembicaraan :
RS Palang Biru Akreditasi habis pada Juli 2013 maka akan dimulai persiapan akreditasi
yang dimulai pada bulan ini. Rencananya Juli 2013 akan di mulai bimbingan pertama dan
akan maju akreditasi di akhir tahun 2013.
Untuk akreditasi 2013 memakai draf baru agak berbeda dengan akreditasi yang dulu
dibagi 4 kelompok kerja.
I. Kelompok I : ketua dr. Edwin
II. Kelompok II : ketua drg. Agus Wiyatma
III. Kelompok III : ketua dr. Bambang Suryanto, SpPD FINASIM
Untuk farmasi masuk kelompok kerja I
Managemen pengelolaan obat.
Akreditasi farmasi
Manajemen dan pengunaan obat ( MPO )
Standar MPO I
Pengunaan obat di rumah sakit sesuai UU
Elemen penilaian MPO I
1. Ada perencanaan atau kebijakan atau dokumen lain yang mengidentifikasi bagaimana
penggunaan obat diorganisir dan dikelola rumah sakit.
a. Bukti dokumen pelaksanaan.
b. SPO
c. Pedoman
d. Kebijakan
2. Semua penataan pelayanan dan petugas yang mengelola proses obat dilibatkan dalam
struktur organisasi
a. Bukti wawancara Staf Rumah sakit
b. Bukti dokumen pelaksanaan
c. Ketentuan tertulis kebijakan.
3. Kebijakan mengarahkan semua tahapan manajemen obat dan penggunaan obat dalam
rumah sakit
a. Bukti dokumen pelaksaan
b. Ketentuan tertulis
SPO dan Kebijakan.
4. Sekurang kurangnya ada satu review managemen obat yang di dokumentasikan dalam
12 bulan terakhir.
Bukti dokumen pelaksanaan
5. Pelayanan farmasi dan penggunaan obat sesuai dengan uu dan peraturan yang berlaku.
Bukti dokumen pelaksanaan
6. Sumber informasi obat yang tepat tersedia bagi semua yang terlibat dalam penggunaan
obat.
Bukti wawancara
a. Pasien
b. Keluarga pasien
c. Staf RS
Bukti dokumen pelaksanaan
Ketentuan tertulis
Pedoman.
Elemen penilaian MPI I. I
1. Seorang petugas mempunyai izin, sertifikat dan terlatih mensupervisi semua aktivitas.
a. Bukti wawancara
b. Bukti dokumen pelaksaan
MPO II
1. Ada metode untuk mengawasi penggunaan obat di rumah sakit
2.