0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
165 tayangan6 halaman

Spesifikasi dan Sejarah Honda CG 125

Honda CG 125 adalah motor Honda pertama yang diluncurkan pada tahun 1975 setelah kesuksesan Honda CB Series. Meskipun kalah populer dari CB Series, CG 125 memiliki keunikan engine Over Head Valve yang berbeda dari kebanyakan motor saat itu. Motor ini berkapasitas 124 cc dan mampu mencapai kecepatan maksimum 110 km/jam meskipun hanya memiliki 4 gigi, sebelum akhirnya berhenti diproduksi pada tahun 1982.

Diunggah oleh

carolus ryan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
165 tayangan6 halaman

Spesifikasi dan Sejarah Honda CG 125

Honda CG 125 adalah motor Honda pertama yang diluncurkan pada tahun 1975 setelah kesuksesan Honda CB Series. Meskipun kalah populer dari CB Series, CG 125 memiliki keunikan engine Over Head Valve yang berbeda dari kebanyakan motor saat itu. Motor ini berkapasitas 124 cc dan mampu mencapai kecepatan maksimum 110 km/jam meskipun hanya memiliki 4 gigi, sebelum akhirnya berhenti diproduksi pada tahun 1982.

Diunggah oleh

carolus ryan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Honda CG 125, merupakan salah satu seri motor dari Honda yang pertama kali muncul di tahun

1975 setelah kemunculan Honda CB Series yang menuai kepopulerannya selama masa penjualan di
tanah air. Honda CG Series tak hanya mengeluarkan CG 125 tetapi juga mengeluarkan CG 110 yang 2
tahun lebih dulu menginjak tanah air daripada Honda CG 125.

Motor Tuo ini bila dibandingkan dengan pendahulunya, Honda CB Series, memang kalah pamor,
tetapi kuda besi lawas ini memiliki keunikan tersendiri. Yakni di sektor engine, engine yang
digunakan bukanlah Over Head Camshaft atau OHC yang diusung oleh Honda CB Series. Engine kuda
besi ini menggunakan Over Head Valve atau OHV yang lazimnya digunakan oleh motor Harley
Davidson. Sistem OHV menggunakan rocker arm yang bertugas untuk mengatur buka tutup klep
melalui mekanisme dari push rod sedangkan camshaft berada dibawah area blok silinder.

Dilihat dari sisi desain, Honda CG 125 memang mirip dengan Honda CB tapi jika ditelisik lebih
seksama motor ini memiliki perbedaan. Bentuk silinder head salah satunya.

Di sektor dapur pacu Honda CG 125 ini mampu mengeluarkan tenaga maksimum sebesar 8 kW pada
8500 rpm atau bila di konversi ke horse power sebesar 10,7 hp. Sedangkan untuk torsi maksimum
sebesar 0,9 kgf-m pada 7500 rpm. Dengan berat kosong 94 kg ini kuda besi lawas dari sayap
mengepak ini mampu meraih top speed 110 km/jam meskipun hanya memiliki 4 gigi percepatan.

Sistem pengapian masih sama seperti pendahulunya yang menyematkan platina. Dapur pacu yang
dimiliki Honda CG 125 ini sebesar 124 cc dengan rasio kompresi 9,5 : 1 yang masih mampu diredam
panasnya engine dengan sistem pendingin udara.

Disisi lain meski motor yang membawa teknologi OHC ini memiliki kekurangan, yakni bunyi“klitik-
klitik” yang berasal dari engine bila digeber di putaran tinggi.

Meskipun Motor Tuo ini memiliki keunikan tersendiri dari sisi engine yang benar-benar beda dengan
motor yang dipasarkan oleh pabrikan lain di masa itu, Honda CG 125 ini akhirnya dihentikan
produksinya di tahun 1982 yang penjualannya masih dibawah sang pendahulunya,Honda CB Series.
Honda CG 125

Spesifikasi Honda CG 125

Model Honda CG 125 – K1

Tahun Produksi 1975 – 1982

Engine OHV, 4 Tak

Kapasitas Engine 124 cc

Bore x Stroke 56,5 x 49,5 mm

Rasio Kompresi 9,5 : 1

Sistem Pendingin Udara

Sistem Pengapian Platina

Maximum Power 8 kW @ 8500 rpm

Maximum Torque 0,9 kgfm @ 7500 rpm

Transmisi 4-Speed ( 1-N-2-3-4)

Kopling Manual
Starter Kick

Kapasitas Tangki BBM 10 liter

Berat kosong 94 kg

Battery 6 Volt

Suspensi

Depan Telescopic

Belakang Swing arm, Double Shock Absorbe

Ban

Depan 2,50 - 18

Belakang 2,75 - 18

Rem

Depan Tromol

Belakang Tromol

Sering kita mendengar ungkapan “6-percepatan” atau “gigi nya sampai 6”, dan mungkin yang
terbayang adalah kumpulan gir seperi gambar di atas, tapi jangan sampai kebayang gigi-nya
marwoto ya. Kemudian dalam praktek sehari2, dalam penggantian gigi, baik naik ataupun turun,
dengan menggunakan kaki kiri bagi kebanyakan motor dengan transmisi manual, mungkin terselip
pertanyaan “gimana caranya proses pemindahan gigi?”. Nah dalam artikel kali ini kita akan
membicarakan, bagaimana gerakan kaki kiri dapat memindahkan gigi, naik maupun turun.

Sekarang mari kita lihat dulu komponen2 dan letaknya, yang terlibat dalam sistem pemindah gigi
transmisi

1. Tuas pemindah gigi


2. Poros penerus gerakan tuas ke penggeser gigi

3. Gearshift cam plate, plat pemutar shiftdrum berbentuk bintang


4. Shift drum yang terhubung dengan gearshift plate dan berada di dalam crankcase. Letak shift
drum sangat berdekatan dengan garpu pemindah/shift fork dan gigi transmisi/transmission gear.

Sistem transmisi bekerja sama dengan sistek kopling untuk melakukan pemindahan gigi. Saat motor
jalan/bekerja, setelah handle kopling di tekan, barulah sistem transmisi siap bekerja, yaitu dengan
urutan :

1. Tuas pemindah gigi ditekan oleh kaki kiri

2. Putaran diteruskan oleh as ke tangan pemindah (spindle)


3. Gerakan spindle yang nyangkut di pin2 pada gearshift plate (bintang) membuat bintang
berputar sekitar 60 derajat. Supaya posisi pergeseran tepat pada tempatnya, maka putaran
bintang ditahan oleh stopper.

4. Karena bintang terhubung langsung dengan shift drum, maka shift drum juga ikut berputar.

5. Karena garpu pemindah (shift fork) ujung terletak di alur pada shift drum maka garpu
pemindah akan bergerak naik atau turun, untuk memindah posisi gir baik masa mainshaft
atau pada countershaft.

6. Dan terjadilah pemindahan gigi, naik atau turun

Anda mungkin juga menyukai